Generasi Millenial is My Generation - Melalak Cantik - Blogger Medan

Generasi Millenial is My Generation

October 25, 2017

Berbicara mengenai generasi millenial, saya pun merupakan bagian dari para millenial masa kini yang berseliweran di dunia ini. Kita sering mendengar pembahasan tentang millenial, yah itu artinya kita juga harus tahu sebenarnya apa yang dimaksud dengan millenial dan siapa sih sosok para millenial itu.



Well, saya akan bantu menjelaskan mengenai millenial yang sering kita dengar sehari-hari. Generasi Millenial sendiri sering juga disebut sebagai millenials saja. Istilah millenials ini begitu populer saat ini yang mana merupakan istilah yang digunakan untuk menggantikan istilah Generasi Y (Gen Y).

Gen Y itu sendiri merupakan kelompok demografis yang lahir setelah Generasi X (Gen X). Hayo, apa itu Gen X?. Hmm, Gen X itu sendiri merupakan para orang tua kita, paman kita, yah lebih tepatnya sih para generasi yang usianya sudah 35 tahun ke atas lah. So, Gen Y atau millenials itu merupakan para generasi yang lahir pada rentang tahun 1980 an hingga 2000 yang mana usianya sekitar 15-35 tahun.

Stereotype Generasi Millenials

Kawan melalak cantik sering mendengar ucapan-ucapan yang sering dilontarkan untuk generasi millenials. Para generasi X sering membicarakan mengenai kita sebagai generasi millenials. Anak muda yang akan mulai menguasai dunia dan menciptakan kreativitas tanpa batas. Namun, ungkapan-ungkapan yang dilontarkan untuk generasi millenials bukan hanya yang positif, namun banyak juga yang berbau negatif.

Stereotype mengenai generasi millenials pun semakin berkembang, ungkapan mengenai fakta dan mitos tentang generasi millenials semakin berkembang. Beberapa hal memang tidak selalu benar namun juga tidak sepenuhnya salah. Saya sebagai anak muda yang mana termasuk generasi millenials mulai melihat dan mengambil sikap atas stereotype ini. Jika millenials dikenal sebagai generasi yang hanya mau cepat, semua serba instan dan malas tentulah kita harus bisa menunjukkan yang terbaik dan mengubah stereotype buruk tersebut.

Belajar Memahami Generasi Millenials 

Para orang tua masa kini sudah saatnya lebih luas memandang generasi millenials karena dengan perkembangan teknologi masa kini maka para millenials akan terlihat lebih bijak dalam bertindak dan berkata-kata. Generasi millenials memang harus lebih dipahami karena memang banyak maunya.





Orang tua memahami generasi millenials tentunya dengan cara yang berbeda-beda karena millenials ini memang unik dan memiliki ciri khas. Millenials ini lahir di mana warna TV sudah berwarna dan memakai remote, masih sekolah aja sudah menggunakan handphone bahkan tiap tahun ganti smartphone dan internet sudah menjadi kebutuhan pokok. Informasi dari dunia luar lebih cepat didapatkan dan millenials akan dengan cepat dapat meniru dan menyerap segala informasi terkini.

Film My Generation

Well, ada banyaknya problematika generasi millenials dan perlunya orang tua memiliki cara untuk menyikapinya maka sudah tepat kehadiran film My Generation. Wah, film apa sih ini?, adakah yang bertanya-tanya?



Hmm, saya sudah menunggu film yang berhubungan dengan millenials seperti ini. Upi selaku sutradara dalam film ini sungguh bagus dalam menyuguhkan film yang berhubungan dengan anak muda masa kini. Upi tentulah sudah tidak perlu diragukan lagi dalam menghadirkan karya-karya film anak muda yang memiliki pesan-pesan moral yang bermanfaat. Kita bisa lihat film-film besutan Upi sebelumnya seperti Realita Cinta dan Rock & Roll serta 30 Hari Mencari Cinta.

Film ini sendiri mencoba untuk memotret kehidupan anak muda masa kini yang lebih kompleks dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Gaya hidup remaja masa kini yang lepas dan selalu ingin mencari tahu banyak hal tentunya harus diarahkan agar tidak kebablasan ke arah yang salah.

Generasi millenials is my generation, yah saya yang memang lahir tahun 1990 an maka termasuk bagian millenials ini maka generasi millenials is my generation. Film ini memang cocok untuk saya tonton dan teman lainnya karena tidak hanya orang tua yang perlu tahu cara membimbing anak namun sebagai anak muda juga harus bijak dalam menghadapi era ini. Well, film ini sendiri bercerita tentang persahabatan empat anak SMU yaitu Zeke, Konji, Suki dan Orly.



Dalam film garapan rumah produksi IFI Sinema ini memang menghadirkan para aktor dan aktris muda pendatang baru yang diplot sebagai pemeran utama yaitu Bryan Warow, Arya Vasco, Lutesha dan Alexandra Kosasie. Selain para tokoh utama tersebut, turut serta Tyo Pakusadewo, Karina Suwandhi, Indah Kalalo dan Joko Anwar.



Well, kawan melalak cantik harus ketahui bahwa dalam film ini sendiri, empat pemeran utama tersebut terlihat meluapkan keluh kesahnya terhadap orang tua dan guru-guru mereka melalui sebuah rekaman video. Mereka melakukan aksi coret-coret mobil, memakai kostum horor di tengah jalan sehingga kemudian video mereka tersebut menjadi viral di sekolah dan akhirnya mereka tidak diperbolehkan untuk liburan.

Dalam ketidakistimewaan masa liburan, mereka justru mendapatkan kejadian-kejadian dan petualangan yang memberikan mereka pelajaran berarti dalam kehidupan mereka. Keempat nya memang memiliki karakteristik yang berbeda-beda dan juga memiliki konflik yang juga berbeda. Nah, kawan melalak cantik coba deh untuk memahami juga bahwa kelakuan-kelakuan anak remaja itu terkadang tidak selalu salah, ada beberapa hal yang juga positif bahkan terkadang memang hanya butuh perhatian juga.

Aku sih tentunya tidak akan meninggalkan kesempatan menonton film ini karena sejak melihat trailer nya sudah sangat tertarik. Pada tanggal 9 November 2017, kawan melalak cantik sudah bisa menyaksikan film My Generation di bioskop-bioskop kesayangan sekitar kita.





















You Might Also Like

3 comments

  1. kalau liat trailernya exiceted kali.
    jadi gak sabar mau nonton ini..
    kalau bisa bawa ewmak nonton ini biar greget

    ReplyDelete
  2. Ajakin ayu nonton juga la kak.
    Seru nih film anak jaman now yah kak.

    ReplyDelete
  3. Gak setuju sama film ini kak, kalau ditonton anak-anak akan jadi boomerang bagi orangtuanya, seakan kenakalan dia didukung oleh adanya pembelaan di film ini.

    ReplyDelete

Popular Posts

Recent Posts

Recent Posts Widget

INSTAGRAM FEED