Review Serenity Hostel Kuala Lumpur, Aku Tidur Bersama Para Turis Bule

July 30, 2018

Hallo everyone,
Hope you happy and enjoy your life.

Twin Tower Serenity Hostel

Review hostel mungkin tidak begitu sering kulakukan meskipun sering menginap di beberapa penginapan yang menarik selama liburan di dalam maupun luar negeri. Well, liburan saat menjelan bulan ramadhan yang lalu, aku mencoba untuk menginap di kawasan Bukit Bintang, Kuala Lumpur. Sebelum aku meninggalkan kota Medan tentunya hostel sudah kupesan melalui aplikasi Traveloka karena bayar lebih mudah bisa menggunakan internet banking, transfer via Authomatic Teller Machine (ATM) atau pembayaran melalui Indomaret.

Hostel yang menjadi pilihan saat itu adalah Serenity Hostel yang keberadaannya di seputaran pusat kota. Aku pun sudah membaca review dari para tamu yang sudah pernah kesana sebelumnya. Posisi hostel memang di kawasan yang sangat ramai, aku membaca bahwa keberadaannya pun dikelilingi pub dan bar. Berhubung aku si perempuan petualang yang suka tantangan, aku pun memilih Serenity Hostel ini apalagi harga nya masih masuk akal serta pemiliknya adalah orang Pakistan yang menurut pengunjung lain sangat ramah dan baik saat kubaca review di aplikasi online travel agent.

Aku mendapat teman sekamar yang semuanya adalah warga asing sehingga tak seorang pun yang berasal dari negara ku bahkan yang serumpun melayu pun tak ada. Aku tidur di posisi atas dan seorang gadis yang perawakan seperti gadis Amerika tidur di bed yang berada di bawahku. Yeah, tempat tidurnya adalah tipe bunked bed. Kawan tidur di kamar ini lainnya ada yang berasal dari Korea Selatan, Amerika, Turki dan beberapa lainnya tidak terlalu kuketahui asalnya. Hmm,, tidur bersama para turis bule tentu bervariasi kesan dan pengalamannya. Ada yang tidak bisa tidur dengan lampu yang menyala, ada yang keluar-masuk kamar berkali-kali, ada yang baru pulang hampir pagi dan tidur sampai siang hari. Well, selengkapnya tentang Serenity Hostel diulas di bawah ini yah.


Lokasi Hostel

Well, aku langsung menceritakan tentang lokasi karena dekat dan jauh dari fasilitas umum merupakan salah satu pertimbangan penting saat ingin memilih sebuah penginapan saat liburan. Aku sih tidak mau mencari yang murah atau bagus namun jauh untuk menjangkau lokasi wisata yang ingin kudatangi. Pertimbangan jarak ke pusat hiburan biasanya menjadi pilihan utama saat memilih tempat tidur yang nyaman saat liburan.

Nah, posisi Serenity Hostel ini berada di lantai 3 dari sebuah bar. Saat aku turun dari transportasi yang dipesan secara online (red: grab), memang harus berjalan lagi untuk mencapai hostel tersebut karena jalur untuk hostel ini hanya dipenuhi pejalan kaki dan sisi kanan serta kirinya adalah pub dan bar, apakah kamu mulai bisa membayangkannya?

Sumber: Hostel.com


Sstt,,.awalnya sih aku khawatir yah melewati pub dan bar namun orang-orang disana sangat cuek dan tidak terlalu memperdulikan orang lain kok, aku sempat merada canggung karena menggunakan hijab memasuki kawasan seperti itu. Eh, aku sih tidak mau kegeeran lah, ternyata orang tidak ada yang memperhatikanku kok.

Oh yah, untuk mencapai Serenity Hostel, ada jalan kecil di sebelah pub dan bar yang berada di lantai bawah hostel tersebut. So, aku tidak perlu khawatir harus masuk ke dalam pub dan bar karena aku sih tidak perlu melakukan itu karena sudah ada jalan kecil di sebelahnya. Pamflet tulisan Serenity Hostel akan tampak terlihat yang bergabung dengan bar tersebut. Lokasinya memang tidak mudah ditemukan namun juga tidak sulit terlihat, kamu lebih baik turun di Havana Pub & Bar selanjutnya berjalan saja memasuki kawasan jalan yang dipenuhi bar tersebut, hanya melewati 3 tempat bar sudah menemukan pamflet Serenity Hostel tersebut.

Alamat Serenity Hostel

20, Changkat Bukit Bintang, Bukit Bintang, 50200 Kuala Lumpur, Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur, Malaysia.

Telephone: +60 3-2110 4017

Berhubung saat itu aku tiba di Kuala Lumpur International Airport 2 (KLIA 2) sudah pukul 7 pm waktu setempat maka aku harus menghubungi pihak Serenity Hostel agar mereka tahu bahwa aku akan check in kemungkinan pukul 9 atau bahkan 10 pm karena setelah dari bandara masih harus mencapai KL Sentral terlebih dahulu yang kemudian dilanjutkan menuju Serenity Hostel tersebut.

Yeah, kondisi sudah malam sehingga lebih memilih naik transportasi online dibandingkan naik MRT atau public transportation lainnya. Dan dikarenakan pertama kali menginap di kawasan ini maka aku lebih memilih jalan yang lebih mudah saja untuk mencari alamat dari Serenity Hostel. 

Fasilitas Hostel

Biasanya yang menginap di Serenity Hostel Kuala Lumpur ini memang backpacker dari berbagai negara namun bukan berarti tidak punya uang dan cuek terhadap fasilitas. Hal yang perlu menjadi pertimbangan selanjutnya adalah mengenai fasilitas jika ingin menginap di sebuah tempat agar travelling tetap nyaman dan aman.

Serenity Hostel ini memang dipenuhi para traveller dan namanya hostel yah maka dalam satu kamar juga terdiri dari beberapa orang tanpa saling mengenal sebelumnya. Nah, asiknya adalah dengan adanya ruang santai maka bisa saling mengenal dan berkomunikasi disitu. Aku senang sih dengan suasana seperti ini meskipun tetap harus waspada dengan barang bawaan.

Beberapa fasilitas yang disediakan oleh Serenity Hostel yaitu:

!. Bed, Sprei, Bantal dan Selimut

Berbicara tentang kamar maka rangkaian bed, sprei, bantal dan selimut adalah paket lengkap yang harus diperhatikan saat berada di sebuah penginapan. Yeah, keseluruhan sih aku masih suka yah karena warna nya yang putih bersih dan kamu tidak perlu khawatir karena seluruhnya kamu dapatkan percuma saat menginap disini.

Review Serenity Hostel
Suasana Kamar Serenity Hostel



Review Serenity Hostel


2.  Pendingin Ruangan

Yeah, kamar dengan berisi 6-8 orang dengan sebuah AC mungkin tidak bisa dilakukan oleh sebagian orang. Namun, aku yang sudah terbiasa tidur di segala kondisi maka pendingin ruangan bukan menjadi masalah yang besar. Saat itu aku memesan kamar yang 6-Bed Mixed Dormitory Room tetapi berhubung aku terlalu telat check in maka masuk ke 7-Bed Mixed Dormitory Room. Coba bayangkan deh, ada 8 orang dalam sebuah kamar yang terdiri dari 3 buah bunked bed dan sebuah single bed dengan sebuah AC dan kipas angin kecil yang berdiri di lantai.

3. Kamar Mandi

Nah, aku paling sangat peduli untuk urusan yang satu ini, kamar mandi adalah pertimbangan yang penting dari fasilitas yang tersedia. Aku melihat kamar mandi dari hostel ini cukup bersih, ada beberapa peraturan yang ditempelkan oleh si pengelola hostel. Hmm, kamar mandi di luar kamar loh yah, namanya juga hostel maka berbagi lah dengan seluruh tamu di hostel tersebut. Opss, tenang saja yah guys, kamu tidak akan mengantri terlalu lama kok untuk buang air karena terdapat beberapa room yang khusus untuk buang air juga kok. Kamar mandi juga memiliki shower untuk mandi, ada wastafel di dalam serta WC duduk sehingga dalam room yang itu semua bisa dilakukan.

4. Ruang Kumpul-Kumpul

Kenapa aku sebut sebagai ruang kumpul-kumpul? Yeah, karena ruangan ini seperti ruang keluarganya gitu deh. Ada terdapat beberapa bean bag untuk duduk santai yang berwarna-warni, terus ada meja panjang yang berbentuk persegi panjang dengan beberapa kursi di posisi tengah, kemudian ada meja panjang disertai lubang colokan di bagian bawah yang menghadap ke jendela dan bisa melihat suasana jalanan. Ssst.. ada terdapat beberapa buku juga loh di bagian sudut sehingga ada book corner yang bisa kamu baca sambil bersantai di ruang tengah. Buku-bukunya seperti dari para tamu karena terdapat bervariasi buku dengan bermacam bahasa. Oh yeah, biasanya para tamu juga ikut saling bernyanyi jika ada yang memainkan gitar di ruangan tersebut. Uh la la, keakraban sangat terjaga deh jika kita mau membaur bersama tamu lainnya.

Review Serenity Hostel
Bean Bag




Review Serenity Hostel
Ruang Kumpul-kumpul




Review Serenity Hostel
Book Corner

5. No Loker No Sarapan

Yups, saat kamu ingin menginap di hostel ini tentu jangan mengharapkan adanya loker dan sarapan yah. Aku pun hanya meletakkan barang bawaanku tergeletak di sebelah sisi tempat tidur, intinya sih selamatkan barang masing-masing. Aku hanya membawa barang berharga jika ingin keluar hostel, biasanya baju dan lainnya kubiarkan tersimpan di kamar hostel sebab aku yakin mereka tidak akan mencuri pakaianku. Oh yeah, sarapan juga tidak tersedia disini maka aku lebih memilih bangun pagi dan mencari sarapan di sekitar hostel yang menurutku lebih asik karena disesuaikan dengan selera meskipun harus mengeluarkan budget tambahan lah.

6. WIFI

Hal penting bagi para traveller adalah koneksi internet gratisan yang kenceng. Yeah, syukurnya deh masih tersedia WIFI disini sehingga tidak terlalu menyebalkan saat butuh eksistensi di dunia maya maupun mencari informasi di mesin pencarian.

Oh yeah, kamu jangan kebingungan saat sudah melewati jalan kecil yang di sebelah bar tersebut karena kamu akan melewati dua tangga hingga akhirnya menemukan dua buah rak sepatu yang berisi banyaknya alas kaki para tamu dan sebuah pintu kaca yang akan tampak di dalamnya petugas receptionist dari balik layar monitor komputer. Ketika kamu berdiri di depan maka sang receptionist akan langsung membantu kok. So, tetap ramah dan bisa bersosialisasi yah.

Tempat Menarik Terdekat

Hmm, secara kawasannya sudah berada di Bukit Bintang maka mau keliling mall sudah tidak perlu diragukan lagi donk. Aku bebas berjalan saat malam hari maupun pagi hari karena tidak sulit menjangkau tempat-tempat asik. Nah, yang terdekat itu seperti Kawasan Kuliner Malam Jalan Alor, Low Yat Plaza, Pavillion Mall juga tentunya dan jalur MRT. Btw, cari info kota maupun negara bagian lainnya di Malaysia bisa baca di artikel Kota Favoritku di Malaysia.

Harga Menginap Serenity Hostel

Well, menurutku untuk harga ini bervariasi yah, tergantung kamu mengambil waktu menginap saat peak season atau low season. Saat itu aku sih tidak peak season namun hostel ini memang selalu ramai dan menjadi favorit para backpacker sehingga selalu ramai dan penuh kamarnya. Aku mendapat harga sekitar Rp.75.913 yang kubayar melalui internet banking untuk satu bed dalam 6-Bed Mixed Dormitory Room. Saat itu setelah aku tiba di hostel, ada keinginan untuk extend semalam lagi namun mereka tidak menerima pemesanan di tempat, harus memesan melalui online lagi karena alasannya sudah penuh jika pesan secara langsung. Yeah, dengan harga yang terjangkau tersebut maka cukup worth it lah dengan fasilitas yang ada apalagi memang lokasi yang berada di kawasan ramai seperti Bukit Bintang. So, sudah siap mencoba tidur bersama banyak orang yang tak dikenal?

Selengkapnya boleh cari informasi lainnya di akun instagram mereka yah di bawah ini:

Akun Instagram : Serenity Hostel Bukit Bintang





















You Might Also Like

3 komentar

Silahkan tinggalkan kesan yang baik ketika bertamu. Komentar yang menarik dan asik yah kawan melalak cantik.