Pendaki Pemula Juga Bisa Sampai Puncak, Intip Cerita Pertama Kali Naik Gunung Sibayak

by - Maret 15, 2026

 Sebelum mendaki ke Sibayak, sejujurnya sempat ragu bisa sampai ke puncaknya. Mungkinkah bisa naik gunung hingga melihat sunset atau sunrise? Apalagi usia bukan lagi muda, sudah melewati 30 tahun dan memang belum pernah sama sekali mencoba naik gunung manapun.

Pendakian Gunung Bagi Pemula

Seseorang meyakinkan untuk coba mendaki pertama kali, ia adalah yang menjadi suami Saya saat ini. Pada masa pendakian itu, memang kami masih berstatus rekan kerja, saling bercerita dan berbagi pengalaman.



Ia sudah lebih berpengalaman urusan pendakian gunung sehingga berniat untuk mengajak Saya yang awam ini. Bermula dari obrolan hingga sudah dua kali naik gunung, dimulai dari yang paling dekat yaitu gunung sibayak.

Banyak yang bilang jalur gunung sibayak tidak rumit dan terbilang bisa dicoba siapapun. Saya tidak memikirkan tentang kemudahan kata orang tapi menantang diri sendiri yang baru pertama kali ini. Hingga akhirnya kami pun berturut-turut tiap minggu mendaki selama dua minggu.

Gunung sibayak ini sering disebut sebagai gunung terbaik untuk pendaki pemula karena jalurnya relatif pendek dan pemandangannya luar biasa indah. Selain itu, lokasinya juga dekat dengan kota wisata terkenal yaitu Berastagi yang terkenal dengan udara sejuk dan panorama pegunungan.

Dalam artikel ini, saya akan berbagi pengalaman pertama naik Gunung Sibayak, lengkap dengan rute perjalanan, tips pendakian, serta estimasi biaya yang bisa menjadi panduan bagi kamu yang ingin mencoba mendaki gunung untuk pertama kalinya.

Kenapa Mendaki di Sibayak?


Gunung Sibayak adalah gunung berapi aktif yang berada di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 2.094 meter di atas permukaan laut. Meski termasuk gunung berapi aktif, gunung sibayak sangat populer di kalangan pendaki pemula karena jalur pendakian cukup jelas, waktu pendakian relatif singkat, banyak pendaki yang datang setiap hari, pemandangan kawah yang unik serta spot sunrise yang luar biasa

Itulah alasan mengapa banyak wisatawan yang menjadikan pendakian Gunung Sibayak sebagai pengalaman pertama mereka naik gunung terutama bagi perempuan sih. Saya sendiri merasakan hal menyenangkan langsung nge-camp disana bersama sosok orang terdekat.

Cara Menuju Gunung Sibayak dari Medan


Ada banyak cara sebenarnya untuk kawan melalak cantik yang ingin melakukan perjalanan menuju gunung sibayak, tentu saja biasanya dimulai dari kota Medan. Dari Medan, perjalanan dilanjutkan menuju kota Berastagi yang berjarak sekitar 66 km.

Berhubung Saya dan suami yang saat itu masih berstatus teman ingin menginap dan nikmati suasana sekitar gunung maka kami memilih naik sepeda motor. Semua disesuaikan dengan kebutuhan dan kesenangan masing-masing pendaki sih. Ada banyak kok yang bawa sepeda motor apalagi agar lebih praktis dan terhindar dari kemacetan di perjalanan yang biasanya ramai menuju ke Berastagi.

Beberapa pilihan transportasi yang bisa digunakan antara lain:

1. Bus atau Angkutan Umum

Bus dari Medan menuju Berastagi tersedia hampir setiap hari dengan tarif sekitar Rp20.000 – Rp30.000. Biasanya kawan melalak cantik akan melihat bus ramai dipenuhi penumpang yang membawa carrier di daerah sekitar Simpang Pos.

2. Travel

Banyak jasa travel yang melayani rute Medan – Berastagi dengan harga sekitar Rp50.000 – Rp80.000. Bahkan ada juga yang open trip sehari ke Sibayak atau 2 hari disana, ini budget disesuaikan dengan fasilitas juga tentunya donk.

3. Kendaraan Pribadi

Jika membawa kendaraan pribadi, perjalanan dari Medan ke Berastagi biasanya memakan waktu sekitar 2 hingga 2,5 jam tergantung kondisi lalu lintas. Apalagi naik sepeda motor bisa lebih cepat tapi untuk nikmati suasana lebih baik santai aja sih. Setelah sampai di Berastagi, perjalanan dilanjutkan menuju titik awal pendakian gunung sibayak.

Memulai Pendakian Gunung Sibayak


Pendakian menuju puncak gunung sibayak biasanya dimulai dari jalur Semangat Gunung, salah satu jalur yang paling populer. Banyak pendaki memilih mendaki dini hari sekitar pukul 03.00 – 04.00 agar bisa menikmati sunrise dari puncak.

Tapi Ssya dan suami memilih untuk jalur wisata yang lebih mudah dilewati karena ini pertama kalinya untuk saya sehingga lebih baik pilih termudah saja. Meskipun begitu sudah kelelahan dan banyak berhenti di beberapa pos.

Di awal perjalanan, jalur masih cukup landai dengan suasana hutan pinus yang menenangkan. Udara terasa sangat segar dan sejuk, khas pegunungan di daerah Berastagi. Namun semakin naik, jalur mulai berubah menjadi bebatuan dan tanah yang agak curam. Meski begitu, jalurnya masih cukup aman untuk pendaki pemula.

Di awali dari pos pertama untuk pendaftaran nama disertai KTP kemudian ada pembayaran biaya kebersihan. Parkir sepeda motor juga bisa di Pos 1 ini sehingga mau titip helm pun disediakan. Intinya pilihlah yang nyaman untuk kita karena ada juga yang mau sampai pos 2 tapi cukup menegangkan bawa motor ke atas sampai pos 2.

Pengalaman Pertama Mendaki Gunung


Sebagai pendaki pemula, perjalanan menuju puncak terasa seperti petualangan baru yang penuh rasa penasaran. Di beberapa titik, kami harus berhenti sejenak untuk beristirahat sambil menikmati pemandangan pegunungan yang mulai terlihat dari kejauhan. Lampu-lampu kecil dari kota Berastagi juga terlihat indah dari ketinggian.

Perjalanan menuju puncak biasanya memakan waktu sekitar 2 hingga 3 jam, tergantung kecepatan berjalan dan jumlah istirahat. Saat mendekati puncak, aroma belerang mulai tercium karena kawah aktif Gunung Sibayak sudah tidak jauh lagi.

Keindahan Kawah Gunung Sibayak


Salah satu daya tarik utama dari Gunung Sibayak adalah kawahnya yang masih aktif. Dari dekat kawah, kita bisa melihat uap panas yang keluar dari celah batuan. Suasananya terasa seperti berada di dunia yang berbeda. Banyak pendaki berhenti cukup lama di area ini untuk berfoto dan menikmati pemandangan. Namun tetap perlu berhati-hati karena beberapa batu di sekitar kawah cukup panas.

Menikmati Sunrise dari Puncak Gunung Sibayak


Salah satu momen paling ditunggu saat mendaki Gunung Sibayak adalah sunrise di puncak gunung. Ketika matahari mulai muncul, langit perlahan berubah warna menjadi jingga keemasan. Kabut tipis yang menyelimuti kota Berastagi terlihat sangat indah dari atas. Pemandangan ini benar-benar menjadi hadiah setelah perjalanan mendaki yang cukup melelahkan. Banyak pendaki mengatakan bahwa sunrise di Gunung Sibayak adalah salah satu yang terbaik di Sumatera Utara.




Tips Naik Gunung Sibayak untuk Pemula


Bagi kamu yang ingin mencoba mendaki Gunung Sibayak untuk pertama kali, berikut beberapa tips yang bisa membantu:

1. Gunakan Sepatu Trekking

Jalur berbatu membutuhkan sepatu dengan grip yang baik agar tidak mudah terpeleset.

2. Bawa Air Minum yang Cukup

Minimal bawa 1,5 liter air untuk satu orang.

3. Gunakan Jaket Hangat

Suhu di puncak bisa cukup dingin terutama saat subuh.

4. Jangan Mendaki Sendirian

Lebih aman mendaki bersama teman atau menggunakan jasa guide lokal.

5. Mulai Pendakian Lebih Pagi

Jika ingin melihat sunrise, sebaiknya mulai mendaki sekitar pukul 03.00 pagi.

Estimasi Biaya Naik Gunung Sibayak


Berikut perkiraan biaya untuk perjalanan naik Gunung Sibayak:
1. Transport Medan – Berastagi
Rp20.000 – Rp80.000

2. Tiket masuk kawasan gunung
Rp10.000 – Rp15.000

3. Parkir kendaraan
Rp5.000 – Rp10.000

4. Makan dan minum
Rp20.000 – Rp50.000

Total biaya perjalanan biasanya sekitar Rp60.000 – Rp150.000, tergantung pilihan transportasi dan kebutuhan pribadi. Saya bawa bahan mentah sehingga bisa masak selama disana untuk buat teh di malam hari dan sarapan pagi hari.

Oh ya, tidak ada toilet di gunung sehingga harus siapkan air dan buang di semak-semak sih. Memang sedikit kurang nyaman terutama untuk Saya yang tidak terbiasa tapi inilah pengalamannya. Apa cerita kalian tentang naik gunung nih?





You May Also Like

0 Comments

Hai, Kawan Melalak Cantik. Berbagi Cerita Disini,yhaa.