Saya enggak nyangka ternyata di tengah kota Medan ada cafe yang vibes seperti luar negeri tapi homey banget. Entahlah setiap nongkrong di cafe yang menarik dan mengingatkan suasana liburan di luar negeri langsung punya semangat untuk menuliskan review pengalaman nyantai disana.
Review Jujur Kedai Ama 27 Medan
Bisa dikatakan ini bukan tempat mewah, juga tidak termasuk cafe besar yang penuh noise tapi justru tempat kecil yang tenang, hangat, dan estetik. Namanya Kedai Ama 27 by Hidden Place Cafe, dan jujur ini salah satu hidden gem yang bikin betah berlama-lama.
Kalau kamu tipe yang suka cafe dengan vibes adem, aesthetic, dan cocok buat me-time, kemungkinan besar kamu bakal suka juga. Pada waktu itu, pengalaman melalak cantik di cafe ini pada bulan ramadan tapi memang sedang tidak berpuasa makanya cukup nikmati momennya sebelum berbuka.
First Impression: Hidden Tapi Bikin Penasaran
Sesuai namanya, “Hidden Place”, lokasi Kedai AMA ini memang gak terlalu mencolok meskipun masih di pinggir jalan. Bahkan, Saya sempat ragu, ini beneran cafe atau bukan? Karena awalnya hanya terlihat seperti bangunan rumah biasa saja tapi justru di situlah letak daya tariknya.
Begitu masuk, suasananya langsung berubah melewati pintu utama dan langsung ada pintu kaca lagi menuju bagian indoor. Dari luar yang biasa saja, tiba-tiba kamu disambut dengan interior yang hangat, dominasi warna earthy tone, dan sentuhan minimalis yang estetik. Rasanya seperti masuk ke cafe kecil di luar negeri,tenang, intimate, dan gak terlalu ramai.
Ini tipe tempat yang gak teriak minta difoto, tapi justru bikin kamu pengen ngeluarin kamera terus. Jadi, berhubung pada saat itu sedang bulan ramadan maka terlihat dekorasi yang didominasi dengan hiasan ketupat berwarna hijau yang menggantung.
Spot Foto: Aesthetic Tanpa Usaha Berlebihan
Salah satu alasan kenapa Kedai AMA 27 by Hidden Place Medan ini sempat cepat viral adalah karena visualnya. Tapi menariknya, estetik di sini bukan yang “too much” atau dibuat-buat karena masih terasa banget suasana homey.
Beberapa spot favorit Saya adalah sudut dekat jendela dengan cahaya natural. Area duduk dengan kursi berlapis busa, meja kayu dan tanaman hijau di sekeliling. Meja simpel berukuran kecil dengan plating makanan yang cantik pula.
Lighting di sini juara banget, terutama kalau datang pagi atau sore. Golden hour di Kedai AMA 27 itu vibes-nya dapet banget, soft, hangat, dan super fotogenik. Memang tidak setiap sudut untuk berfoto tapi terasa cantik aja jika mengabadikan momen diri berada di dalam ruangannya. Buat kamu yang suka bikin konten instagram atau sekadar foto cantik buat kenangan, tempat ini bisa jadi surga kecil sih.
Menu dan Rasa: Lokal, Gak Cuma Cantik Tapi Juga Enak
Sekarang kita masuk ke bagian penting yang sering dijadikan penilaian utama para pengunjung cafe yaitu makanan. Saya memang tidak mencoba banyak menu tapi setidaknya ada coba makanan utama dan ringan, yah bisa dikatakan overall, cukup memuaskan.
Saya pesan tahu gejrot dan ayam penyet, hal yang Saya suka adalah presentasi makanan rapi dan aesthetic. Rasa cukup balance, gak terlalu berat dan penyajian pun rapi serta menarik buat dimakan. Tampak bersih pula sehingga gak khawatir ketika mau memasukkan ke mulut.
Aneka pilihan minuman segar pun tersedia dan cocok buat santai lama disana. Saya tidak ingin melewatkan coba kopi ala Kedai Ama 27 ini. Ternyata kopi yang menjadi signature disajikan dalam bentuk botol kecil dengan penutup seperti minuman kaleng. Kemudian, pesan es batu tambahan agar kopi tetap terasa dingin.
Walaupun bukan tipe cafe dengan menu super fancy, tapi justru itu yang bikin nyaman. Simple, tapi tetap niat. Ketika jam berbuka, ternyata begitu ramai dan bahkan beberapa meja sudah ada reservasi sebelumnya.
Untuk harga? Pastinya banyak juga pembaca melalak cantik menanyakan tentang hal itu. Tenang kawan melalak cantik karena berbicara tentang harga masih tergolong reasonable untuk ukuran cafe aesthetic di Medan. Gak terlalu murah, tapi juga gak bikin mikir dua kali mau nongkrong disana.
Siapa Yang Cocok Nongki Disini?
Menurut owner Melalak Cantik, Kedai Ama 27 by Hidden Place ini punya target yang cukup jelas. So, siapa yang cocok?
Well, menurut Saya tempat ini cocok untuk kamu yang butuh me-time atau healing tipis-tipis, sekedar ingin menenangkan diri sambil ngemil. Bagi content creator yang cari spot aesthetic juga cocok kok di Kedai Ama 27 ini.
Bagi pekerja digital? Oh tentu juga bisa, kamu yang suka kerja santai di cafe bisa banget tenang kok disini. Cukup pesan makanan, buka laptop dan lanjut kerja deh tanpa harus merasa terganggu. Eh, bagi solo dater yang pengen quality time sendiri pun gak perlu ragu lah karena space kamu tidak tersentuh kok.
Tapi kalau kamu cari tempat nongkrong rame-rame dengan suasana super lively, mungkin ini bukan pilihan utama ya. Bisa jadi kebanyakan lebih nikmati momen duduk sendiri atau sekedar mau kerja. Entahlah jika di hari lain ramai yang nongki bersama teman-teman dan buat keributan tapi saat Saya berkunjung cukup tenang.
Haruskah Masuk Wishlist?
Tentu saja masih bisa dimasukkan ke wishlist terutama untuk kawan melalak cantik yang mau coba suasana bervariasi. Terkadang bagi penikmat me time atau pekerja digital yang sering berpindah-pindah vibes pasti mau coba hal baru maka dengan coba cafe ini akan menambah referensi pengalaman ngafe baru.





