facebook twitter instagram linkedin
  • Home
  • Travel
    • Wisata Indonesia
    • Wisata Asia Tenggara
    • Wisata Turki
  • LifeStyle
    • Beauty
    • Healthy
  • About Me
  • Kontak Informasi

Melalak Cantik- Travel Blog Ririn Wandes

Sebagai travel blogger yang sering bekerja dari bandara, coffee shop, hotel, hingga ruang tunggu pelabuhan, saya membutuhkan perangkat yang ringan, bertenaga, dan bisa diandalkan sepanjang perjalanan. Setelah melihat ASUS ExpertBook Ultra, Saya langsung paham mengapa laptop ini disebut sebagai "The Flagship of Industry".




Memiliki perangkat kerja yang ringan menjadikan waktu untuk produktif semakin berharga. Kita semua punya prioritas yang berbeda-beda namun untuk urusan kerjaan tentu mau cepat siap dan tepat. Apalagi sekarang memang banyak yang jalankan bisnis darimana saja maka menentukan gadget yang ingin dipakai sudah jadi hal penting untuk memajukan usaha.

Laptop flagship yang ditujukan spesifik untuk C-level executives dan business founder ini merupakan laptop bisnis thin and light pertama dengan seluruh kelebihan komputasi. Ia merangkum seluruh teknologi mutakhir dari sisi hardware, software, security dan durability ke dalam wujud sebuah laptop yang sangat tipis dan ringan, dengan ketebalan mulai dari 1.09cm dan bobot mulai dari 0,99kg, namun tetap dengan pengalaman mengetik yang tactile.




First Impression

Seperti dikatakan sebelumnya bahwa memang penting sekali membawa laptop ketika traveling berhubung pekerjaan saling terkoneksi. Well, saat dimasukkan ke dalam backpack bersama kamera, power bank, dan perlengkapan lainnya, laptop ini hampir tidak terasa menambah beban.

Mengapa demikian? Karena untuk material premium magnesium-aluminium, dengan desain elegan dan profesional. Begitu pula bobot sangat ringan, mulai sekitar 0,99 kg makanya sudah bisa dipastikan cocok untuk digital nomad dan pebisnis yang sering bepergian dari satu kota ke kota lain bahkan antar negara.

Kenapa Jadi Sahabat Terbaik Pebisnis dan Kreator?

Namanya juga bekerja darimana saja tanpa ribet makanya perlu banget jadikan ASUS ExpertBook Ultra sebagai sahabat terbaik para pebisnis dan kreator. Kok bisa sih suka dengan laptop ini? Karena mudah dibawa saat city hopping, nyaman digunakan di pesawat atau kereta, tidak memakan banyak ruang di meja coffee shop. dan tentu saja baterai dirancang untuk penggunaan seharian.

ASUS ExpertBook Ultra juga hadir dengan panel terbaik yang ada di industri saat ini yakni Tandem OLED dan audio paripurna berbasis enam speaker system dengan dual-magnetic wooder serta dua dedicated tweeter yang memperdalam sensasi bass serta detail yang kaya. Hadir pula haptic touchpad 6 sensor yang menawarkan sensasi input layaknya physical click hanya dengan sentuhan pada permukaan halus berlapis kaca.

Performa AI

ASUS membekali ExpertBook Ultra dengan prosesor Intel Core Ultra terbaru dan kemampuan AI yang kuat, termasuk NPU hingga 50 TOPS untuk mempercepat berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan. Saat harus mengedit foto perjalanan dari Penang sambil membuka belasan tab browser untuk riset destinasi berikutnya, ExpertBook Ultra tetap berjalan mulus tanpa hambatan.

Bahkan dengan performa AI nya, laptop ini mampu membantu meeting online dengan menyiapkan hasil rapat dari audio yang dihasilkan. Selain itu pun juga mendukung workflow kreator, editing foto lebih cepat serta multitasking lebih lancar.

Layar Memanjakan Mata

Ketika mengedit foto sunset di Batu Ferringhi atau pemandangan Marina Bay Sands, detail warna terlihat hidup dan mendekati kondisi aslinya. Tampilan layar OLED 3K tentu saja dengan warna tajam dan akurat, refresh rate tinggi makanya cocok untuk editing foto dan video.

ASUS ExpertBook Ultra juga hadir dengan panel terbaik yang ada di industri saat ini yakni Tandem OLED dan audio paripurna berbasis enam speaker system dengan dual-magnetic wooder serta dua dedicated tweeter yang memperdalam sensasi bass serta detail yang kaya. Hadir pula haptic touchpad 6 sensor yang menawarkan sensasi input layaknya physical click hanya dengan sentuhan pada permukaan halus berlapis kaca.

ASUS ExpertBook Ultra merupakan laptop bisnis pertama yang menggunakan prosesor Intel Core Ultra X7 Series 3 di Indonesia. Dengan teknologi pendinginan ExpertCool Pro, laptop bisa bekerja dengan stabil hingga TDP 50 Watt sehingga menawarkan performa komputasi dan grafis di atas rata-rata laptop ultra tipis di industri, serta performa AI on-device yang secure dan komprehensif.




Kenapa Disebut The Flagship of Industry?


Yah, ASUS ExpertBook Ultra bisa disebut sebagai the flagship of industry karena super ringan, performa AI generasi terbaru, layar premium, audio berkualitas, keamanan kelas enterprise, cocok untuk mobilitas tinggi serta desain premium.




Jika pekerjaan kawan melalak cantik menuntut mobilitas tinggi seperti saya yang sering berpindah kota bahkan negara, ASUS ExpertBook Ultra menawarkan kombinasi yang sulit ditolak: ringan, bertenaga, aman, dan siap menghadapi era AI. Tidak berlebihan jika laptop ini disebut sebagai "The Flagship of Industry" karena mampu menjawab kebutuhan profesional modern yang menginginkan produktivitas tanpa kompromi.




















Kalau dulu kantor pos identik dengan mengirim surat dan paket, sekarang ceritanya berbeda. Kawan melalak cantik pastinya sudah pernah mendengar atau bahkan mengunjungi beberapa Pos Bloc baik di Jakarta, Surabaya maupun di Medan.

Jika dulu hanya membayangkan kantor pos untuk urusan surat menyurat, sekarang konsepnya lebih menarik sehingga menarik untuk dikunjungi. Di tengah hiruk pikuk Kota Medan, Pos Bloc Medan hadir sebagai ruang kreatif yang menggabungkan sejarah, seni, kuliner, dan komunitas dalam satu tempat.




Menikmati Bangunan Bersejarah Disulap Jadi Ruang Kreatif

Tidak heran kalau lokasi ini menjadi salah satu tempat favorit anak muda, wisatawan, hingga keluarga yang ingin menghabiskan waktu santai tanpa harus keluar kota. Saat pertama kali datang ke Pos Bloc Medan, Saya mengira tempat ini hanya cocok untuk nongkrong dan minum kopi. Ternyata ada banyak aktivitas seru yang bisa dilakukan di sini.

Pos Bloc ini memang bangunan bekas kantor pos namun bisa dilihat perubahannya jadi lebih menarik. Terutama perpaduan arsitektur klasik dan konsep modern yang menyatu sehingga cocok untuk para pecinta sejarah dan fotografi.

Berburu Foto Estetik di Setiap Sudut

Kawan melalak cantik yang hobi mencari spot foto estetik dan suka membagikan ke media sosial, tentu bisa mulai hunting foto di Pos Bloc ini. Diawali dari pintu masuk sudah banyak yang senang mengambil gambar pada angle tersebut.

Memasuki ruang utama, tentu saja tetap menjadi spot perburuan foto karena sentuhan klasik sudah mulai terlihat dari lampu dan dinding yang begitu estetik. Dinding bata yang estetik berwarna gelap menjadi lebih ikonik dipadu lagi jendela-jendela besar bergaya kolonial. 

Lanjut terus jalan menelusuri lorong-lorong hingga ke spot utama yang ada seperti panggung biasanya sering tempat penyelenggaraan event-event. Nah, ini pun menarik untuk dijadikan spot foto terutama jika bepergian beramai-ramai akan lebih seru deh berfoto disana.




Nikmati Aneka Kuliner dan Kekinian

Salah satu hal yang Saya suka dari Pos Bloc Medan adalah suasananya yang membuat kita betah duduk lama sambil menikmati makanan favorit. Beragam tenant ada di Pos Bloc bahkan mau santai lebih lama atau WFC (Working From Cafe) pun bisa lho.

Sekarang semakin banyak cafe estetik yang bisa dipilih di Pos Bloc, anak muda Medan makin seru berburu tempat nongkrong hanya di satu lokasi. Mau makan yang berat atau ringan cukup pilih tenant atau cafe sesuai selera dan isi kantong tentunya.

Nonton Pertunjukan Musik dan Event

Setiap mengunjungi Pos Bloc selalu berasa ada saja hal-hal baru termasuk keseruan melihat ada event komunitas maupun pertunjukan musik. Terkadang ada brand yang berkolaborasi untuk membuat kegiatan anak-anak muda.

Selain itu, beragam komunitas pun sudah buat kegiatan rutin di Pos Bloc sehingga anak muda juga bisa cek agenda apa saja selama sebulan di Pos Bloc. Saya sendiri pernah ikut beberapa kegiatan disana termasuk pound fit dan pertunjukan seni.




Belanja Produk Lokal


Kamu wisatawan dari luar kota atau bawa turis dari luar negeri? Bisa banget beli oleh-oleh juga kok di Pos Bloc Medan. Saya pernah lihat beragam karya seni maupun makanan khas yang dijual untuk bisa dijadikan oleh-oleh.

Kalo kawan melalak cantik nanya tentang harga, tentu saja bervariasi sih. Ini disesuaikan dengan produk apa yang mau dibeli tapi tentu saja ada sentuhan lokal sehingga lebih berkesan menjadi oleh-oleh dari Medan.

Nikmati Senja dari Pos Bloc Medan

Sebagai warga Medan tentu bukan hanya sekali mengunjungi Pos Bloc ini, mengingat sudah ke sekian kalinya baik pada saat siang, sore maupun malam disana. Nah, itu ada sensasi atau suasana berbeda yang dirasakan.




Penikmat senja pengen ngopi dari Pos Bloc Medan? Bisa banget lah, ambil posisi duduk di cafe yang berada di halaman. Melihat lalu lalang pengendara yang lewat dari depan atau naik ke lantai atas, ada cafe yang punya bagian outdoor juga bisa dijadikan spot melihat dan nikmati senja di kota Medan lebih luas.

Well, bagi saya, Pos Bloc Medan bukan hanya tempat untuk nongkrong atau mencari makanan. Tempat ini adalah contoh bagaimana ruang bersejarah bisa dihidupkan kembali menjadi destinasi yang menyenangkan untuk semua kalangan. Kalau sedang berada di Medan dan ingin menikmati suasana kota yang santai, kreatif, dan penuh cerita, Pos Bloc Medan layak masuk daftar kunjunganmu.
Setelah pernah menikmati pagi hari maupun senja di beberapa taman yang ada di luar negeri, akhirnya memahami bahwa keberadaan taman memang sepenting dan semenarik itu. Sekedar untuk menghabiskan akhir pekan bersama orang-orang tersayang tentu dengan adanya taman menjadi tempat menyenangkan dengan biaya terjangkau.




Taman Santai Budget Hemat


Enggak semua akhir pekan harus dihabiskan di mal atau kafe kok, mau ganti suasana tentu saja duduk santai di bawah rindangnya pepohonan sambil menikmati angin sore justru menjadi momen yang paling berkesan. Apalagi jika ditemani pasangan, keluarga, atau sahabat terdekat yang diselingi dengan canda tawa.

Sebagai orang yang suka menjelajahi berbagai kota di Asia Tenggara, Saya selalu percaya bahwa setiap kota memiliki ruang hijau yang bisa menjadi tempat "bernapas" dari hiruk-pikuk aktivitas sehari-hari. Kota Medan pun memiliki beberapa taman yang menarik untuk dikunjungi saat akhir pekan. 

Terkadang memang perspektif orang-orang mengenai Medan memang masih sebagai kota yang kurang bersih dan asri. Tetapi bukan berarti tidak ada taman yang bisa didatangi, duduk santai saat akhir pekan di taman tentu selain ramah di kantong, taman-taman ini juga menawarkan suasana yang cocok untuk berbincang santai, olahraga ringan, hingga berburu foto estetik.

Rekomendasi Taman Cantik Piknik Santai


Kalau kawan melalak cantik sedang mencari tempat untuk quality time tanpa harus mengeluarkan banyak biaya, berikut beberapa rekomendasi taman di Medan yang layak masuk daftar kunjungan baik sebagai warga lokal maupun pelancong yang berlibur ke Medan:

1. Taman Cadika


Taman ini menjadi salah satu ruang terbuka hijau favorit warga Medan. Area yang luas dengan pepohonan rindang membuat suasananya terasa lebih sejuk dibandingkan area perkotaan lainnya. Banyak pula yang bisa dilakukan seperti jalan santai pagi atau sore, piknik sederhana bersama keluarga, jogging atau sekedar berfoto di area danau dan pepohonan.

Saya pun mengingat pernah berkemah di Taman Cadika saat mengikuti Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) dalam kegiatan dari Palang Merah Remaja (PMR) semasa SMP. Akhir-akhir ini pun, suami ada kegiatan yang mirip disana, memang sih taman ini masih cocok untuk nge-camp karena cukup asri.

So,sebenarnya siapa sih yang cocok untuk nikmati Taman Cadika ini? Siapa saja sih boleh nikmati suasaana disana baik pasangan yang ingin menikmati suasana tenang tanpa keramaian berlebihan maupun keluarga yang sekedar ingin coba piknik ala ala dengan view danau buatan sederhana.

2. Taman Ahmad Yani


Berlokasi di pusat kota, taman ini mudah dijangkau dari berbagai sudut Medan bahkan jika tidak punya kendaraan pribadi pun, masih mudah bisa naik ojek online dengan biaya masih murah. Suasananya cukup nyaman untuk duduk santai sambil menikmati lalu-lalang kota dan terdapat banyak penjual makanan pula di depannya.

Daya tarik yang menjadikan banyak pengunjung yang main ke Taman Ahmad Yani adalah banyak pohon besar yang teduh, mau duduk saat siang atau sore hari pun masih bisa donk. Tentu saja daya tarik lainnya karena lokasi strategis, cocok untuk membaca buku atau menikmati kopi takeaway sendirian maupun bersama kawan-kawan komunitas.




3. Taman Sri Deli


Jika ingin menikmati suasana yang memiliki nilai sejarah, Taman Sri Deli bisa menjadi pilihan menarik. Letaknya tidak jauh dari kawasan peninggalan Kesultanan Deli namun untuk aktivitas yang bisa dilakukan tentu saja tidak terlalu banyak.

Hal yang bisa dilakukan seperti berjalan santai, sesi pengambilan foto di sekitarnya,menikmati arsitektur sekitar kawasan bersejarah seperti Masjid Raya Medan maupun Istana Maimun. Oh ya, satu lagi, bisa pula makan rujak kolam yang cukup terkenal dan bisa ditemukan tidak jauh dari sekitar Taman Sri Deli.

4. Taman Gajah Mada


Banyak warga sekitar memanfaatkan taman ini untuk berolahraga dan bersantai bersama keluarga. Kelebihannya adalah rea hijau yang cukup luas, ramah untuk anak-anak serta cocok untuk aktivitas ringan di pagi hari

Banyak pula yang melakukan olahraga badminton atau panjat tebing karena ada wall besar yang biasa digunakan untuk olahraga tersebut. Baik anak-anak maupun orang dewasa tetap bisa asik nikmati susasan di Taman Gaja Mada itu.

5. Taman Beringin


Taman ini terkenal dengan pohon beringin besar yang menjadi ikon kawasan tersebut. Aktivitas menarik seperti menikmati jajanan sekitar taman dengan harga terjangkau bahkan bisa dikatakan murah meriah. Mau duduk santai saat sore hari juga bisa sambil mengamati aktivitas warga Medan. Oh ya, ada mushola juga disini sehingga jika menghabiskan waktu lama dan mau shalat tetap bisa donk.

6. Lapangan Merdeka Medan


Meskipun lebih dikenal sebagai ruang publik daripada taman, area ini tetap menjadi salah satu tempat favorit warga Medan untuk menikmati waktu santai. Apa sih yang menarik? Ada banyak kegiatan komunitas yang biasanya diadakan di lapangan merdeka.




Spot kuliner di sekitar lokasi pun banyak termasuk cafe-cafe estetik, tentu saja akan merasakan nuansa kota yang hidup karena sangat ramai dilalui oleh warga Medan. Lapangan ini cocok untuk pasangan yang ingin berjalan kaki sambil menikmati suasana kota, begitu pula untuk keluarga yang mau membawa anak jalan-jalan dengan suasana kota tapi budget murah.



7. The Le Hu Garden


Jika tidak keberatan sedikit keluar dari pusat kota, tempat ini menawarkan suasana taman yang lebih modern dengan danau dan area foto yang menarik. Aktivitas yang bisa dilakukan seperti piknik, bersepeda, berfoto maupun menikmati sunset. Mirip taman rekreasi yang sering ditemukan di Malaysia atau Thailand. Saya pun pernah review khusus untuk artikel mengenai The Le Hu Garden, bisa baca di blog melalak cantik ini.

Well, itulah beberapa taman cantik untuk wisata murah di Medan. Setelah beberapa kali traveling ke Penang, Singapura, dan Bangkok, Saya menyadari satu hal sederhana. Terkadang kebahagiaan tidak selalu datang dari perjalanan jauh atau tiket pesawat murah. Duduk santai di taman bersama orang tersayang sambil berbagi cerita tentang mimpi dan rencana masa depan juga bisa menjadi perjalanan yang berkesan.

Medan mungkin belum terkenal sebagai kota taman seperti Singapura, tetapi kota ini tetap memiliki banyak ruang hijau yang nyaman untuk dinikmati saat akhir pekan. Jadi, jika minggu ini kamu tidak punya rencana bepergian jauh, mengapa tidak mencoba mengunjungi salah satu taman di atas?

Kalau kamu warga Medan, taman mana yang paling sering kamu kunjungi? Atau mungkin ada taman favorit yang belum masuk daftar ini? Ceritakan pengalamanmu di kolom komentar yuk, gaes.
Ngobrolin tentang kopi memang enggak ada habisnya, sebagai penikmat yang bukan terlalu ahli dengan teori detail perkopian tentu menantikan beragam event berbau kopi. Bukan sekedar untuk bisa mengenal kopi lebih dalam dan icip-icip rasanya tapi lebih menyemangati dari euforia para kopi antusias.




Event Festival Kopi Terbesar


Pernah tahu tentang event festival kopi terbesar di Indonesia? Saya sudah menghadiri dan mengambil bagian kemeriahan acara tersebut sejak 3 tahun terakhir ini. Perhelatan festival kopi tahunan terbesar di tanah air, Kopi Fest Indonesia (KFI) 2026, resmi membuka rangkaian turnya tahun ini dengan memilih Kota Medan sebagai pemberhentian pertama lho.

Jadi memang sudah bertahun-tahun ada kegiatan festival kopi seperti ini yang khususnya memang diselenggarakan oleh Otten Coffee. Kawan-kawan melalak cantik yang sudah sering mendengar eventnya atau membaca rangkaian trend di Threads pasti tahu nih kalo event kopi berlangsung di Sun Plaza Medan mulai tanggal 27 hingga 31 Mei 2026.




Begitu viralnya dengan beragam tenant kopi yang hadir di festival ini tentu sukses menyedot perhatian ribuan pencinta kopi lewat perpaduan F&B (Food and Beverage) bazaar lintas skala, ruang edukasi interaktif, hingga kompetisi penyeduhan tingkat dunia. Setelah Medan, pergelaran bergengsi ini dijadwalkan akan melanjutkan kemeriahannya ke Bandung dan Jakarta.

Mengenal Kopi Fest Indonesia

Kopi Fest Indonesia merupakan festival kopi tahunan yang berkomitmen penuh untuk merayakan, mengedukasi, dan menumbuhkan ekosistem industri kopi di Indonesia. Memadukan unsur hiburan modern dengan edukasi yang inklusif, festival ini mempertemukan para petani, pemilik bisnis, barista, pengopi pemula, hingga pencinta kopi kasual dalam satu ruang kolaboratif.

Apa Saja yang Ramai?


Sejak hari pertama dibuka, area F&B bazaar yang diisi oleh lebih dari 60 tenant lokal dan nasional langsung dipadati oleh pengunjung. Fenomena menarik terlihat dari antrean yang mengular panjang di beberapa gerai kopi populer, seperti pelopor kopi susu lokal Toko Kopi Tuku serta salah satu roastery kebanggaan masyarakat lokal, Alligator Roastery. Kehadiran jenama-jenama ini membuktikan tingginya animo masyarakat Medan terhadap budaya nongkrong dan apresiasi terhadap komoditas kopi berkualitas.

Well, Saya sendiri pun menantikan kehadiran Food and Beverage bazaar dalam setiap rangkaian event begini. Sejak muncul aneka reels di akun instagram Kopi Fest Indonesia, sudah membayangkan mau jajan apa saja termasuk Ice Berg Cheese dari MixnMax Cafe.



Daya Tarik Event Festival Kopi


Salah satu daya tarik utama yang membedakan KFI tahun ini adalah kehadiran AeroPress Village. Zona khusus ini merangkul total 9 local roastery terpilih untuk menyuguhkan pengalaman minum kopi yang lebih personal. Sepanjang festival, para pengunjung tidak hanya sekadar menikmati seduhan kopi menggunakan alat AeroPress, tetapi juga bisa berinteraksi langsung dengan para roaster di balik layar sekaligus berburu biji kopi pilihan segar untuk kebutuhan seduh di rumah.

Bagi para pemula yang baru ingin menyelami dunia kopi, KFI 2026 menghadirkan aktivitas inklusif berupa gerakan "Seduh Kopi Rp1". Melalui program edukasi ini, masyarakat awam ditantang untuk beralih peran dari sekadar penikmat menjadi peracik kopi. Pengunjung dapat mencoba langsung menyeduh kopi menggunakan peralatan kelas dunia, mulai dari alat seduh manual Bialetti dan Fellow, hingga teknologi mutakhir dari mesin espresso otomatis DeLonghi dan perangkat pintar Mesin Espresso dari Fellow.

Kemeriahan KFI 2026 Medan akan mencapai puncaknya melalui gelaran Indonesia AeroPress Championship (IAC) 2026 Regional Medan yang dijadwalkan bergulir pada 29–31 Mei. Puluhan jagoan seduh dari berbagai daerah akan saling adu ketangkasan demi memperebutkan tiket menuju babak Final Nasional di Jakarta. Pemenang utama dari tingkat nasional nantinya akan resmi mewakili Indonesia untuk bertanding di panggung puncak World AeroPress Championship (WAC) 2026 yang akan diselenggarakan di Meksiko.

Cari Diskonan Saat Event

Sebagai inisiator, Otten Coffee juga memanjakan para pengunjung sepanjang festival dengan menghadirkan berbagai penawaran eksklusif yang hanya tersedia di lokasi acara. Penawaran tersebut meliputi potongan harga hingga 20% untuk jajaran biji kopi nusantara maupun internasional, diskon 10% untuk menu kopi siap minum (ready-to-drink), serta penawaran harga khusus untuk lini mesin espresso rumahan hingga komersial.




So, siapa saja yang sudah pernah ke Kopi Fest Indonesia nih? Ssstt, jangan sampai ketinggalan deh biar tetap tau rasanya ngopi berkelas dan menjadi bagian kekinian.

 Mau lihat Singapura lebih dekat dan hemat? Banyak cara untuk mengelilingi Singapura tapi yang tidak membuat dompet menangis, apa donk solusinya? Kebanyakan traveler yang ke Singapura langsung mengandalkan MRT, tapi coba sekali saja naik bus umum yang ternyata gampang banget lho. Transportasi yang santai buat nikmati suasana kota solusinya naik bus umum saja di Singapura.

cara naik bus di singapura untuk turis hemat

Mengingat perjalanan pertama kali ke Singapura sekitar tahun 2017 lalu, kalau mendengar transportasi umum di Singapura, kebanyakan orang pasti langsung teringat MRT. Memang benar, MRT di Singapura terkenal cepat dan nyaman. Tapi ternyata, ada pilihan transportasi lain yang tidak kalah praktis sekaligus lebih hemat untuk menikmati suasana kota, yaitu bus umum.

Saya sendiri saat pertama kali traveling ke Singapura mau naik bus terdengar membingungkan. Padahal setelah dicoba, transportasi ini justru jadi salah satu cara paling menyenangkan untuk keliling kota sambil menikmati pemandangan khas Singapura dari jendela.

Dulu masih mencoba naik MRT saja karena hanya membayangkan mau naik transportasi modern saja. Tapi, begitu liburan terakhir ke Singapura bersama teman-teman diajakin coba naik bus maka ini menjadi pengalaman pertama untuk gunakan bus.

Sebagai traveler yang suka jalan-jalan ke negara ASEAN seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura, Saya merasa bus di Singapura cocok banget untuk solo traveler maupun backpacker yang ingin perjalanan lebih santai dan hemat. Maybe next trip, Saya bakalan tetap coba naik bus aja deh keliling Singapura mengingat lebih mudah dan asik lihat sekeliling kota.


Kenapa Naik Bus di Singapura Lebih Menarik?


Salah satu alasan suka naik bus di Singapura adalah karena kita bisa menikmati suasana kota lebih dekat. Kalau naik MRT, kita lebih banyak berada di bawah tanah. Sedangkan bus membawa kita melewati jalan-jalan cantik, gedung modern, kawasan perumahan, sampai sudut kota yang jarang terlihat turis.

Selain itu, halte bus di Singapura juga sangat banyak dan mudah ditemukan. Bahkan beberapa tempat wisata justru lebih dekat dijangkau menggunakan bus dibanding MRT. Bus di Singapura juga terkenal bersih, nyaman, ber-AC, dan tepat waktu. Jadi meskipun menggunakan transportasi umum, rasanya tetap nyaman untuk turis.

Ternyata enggak sia-sia deh nyobain bus di Singapura pertama kali, awalnya sempat ragu saat diajakin kawan ngetrip. Eh, malah kepikiran bakalan coba lagi di next trip biar nyobain rute lainnya biar makin seru dan nambah pengalamannya.

Cara Bayar Bus di Singapura

Hal paling penting sebelum naik bus di Singapura adalah menyiapkan kartu pembayaran transportasi. Biasanya turis menggunakan EZ-Link Card, Singapore Tourist Pass maupun kartu debit atau kredit contactless.

Saya pun mengingat dulu pertama kali ke Singapura beli EZ-Link yang kalo dirupiahkan bisa sampai 200 ribuan, ya ampun kenapa dulu boros banget ya saat liburan di Singapura. Memang pada saat itu belum punya CC (Credit Card) sih dan syukurnya saat naik bus pada liburan terakhir itu uda bisa pakai CC BCA, yeayy akhirnya punya CC.

Cara penggunaannya sangat mudah lho jadi saat naik bus, cukup tap kartu di mesin dekat pintu masuk depan. Lalu saat turun, jangan lupa tap lagi di mesin dekat pintu keluar. Banyak turis pemula lupa tap saat turun dan akhirnya saldo terpotong lebih mahal. Jadi pastikan jangan lupa bagian ini ya, gaes.

Cara Mengetahui Rute Bus

Awalnya sempat bingung membaca rute bus di Singapura. Tapi sekarang semuanya jauh lebih mudah karena ada aplikasi. Saat itu cuma ngandalin teman sih, kami berempat dan salah satunya yang sibuk dengan urusan cek rute ini.

Oh ya, kawan melalak cantik yang mau cobain bisa banget lah buka aplikasi yang paling membantu seperti Google Maps, Citymapper maupun Moovit. Mudahnya cukup masukkan tujuan, lalu aplikasi akan menunjukkan nomor bus, halte keberangkatan, sampai estimasi waktu perjalanan. Menurut Saya sih memang Google Maps sudah cukup membantu untuk traveler pemula.

Tips Naik Bus di Singapura untuk Pertama Kali

Para traveler yang naik bus pertama kali di Singapura tetap harus perhatikan beberapa poin di bawah ini, tau sendiri kan kalo Singapura itu sangat tertib maka jagalah hal tersebut, misalnya seperti ini:

1. Antre dengan Tertib

Warga Singapura sangat tertib saat naik bus. Jadi pastikan ikut antre dan jangan menyerobot.

2. Masuk dari Pintu Depan

Penumpang masuk lewat pintu depan dan keluar dari pintu belakang atau tengah.

3. Tekan Tombol Stop

Kalau halte tujuan sudah dekat, tekan tombol stop yang tersedia di dalam bus agar sopir tahu kita ingin turun.

4. Hindari Jam Sibuk

Kalau ingin perjalanan lebih nyaman, hindari jam kerja pagi dan sore karena bus bisa sangat ramai.

Lebih Hemat untuk Traveler Budget


Buat traveler yang ingin hemat, bus di Singapura bisa jadi solusi terbaik. Tarifnya cukup terjangkau dan banyak rute wisata yang bisa dijangkau tanpa harus sering pindah transportasi. Saya berkeinginan next trip memilih naik bus dari kawasan Bugis menuju Orchard hanya untuk menikmati suasana kota sambil duduk santai di dekat jendela.

Rasanya pasti berbeda dibanding buru-buru naik MRT, mekipun saat itu Saya dan teman-teman naik bus sekitar China Town, Bugis dan melihat sekitaran Orchard juga tapi masih belum puas sih. Tau sendiri kan bahkan kadang perjalanan dengan bus justru terasa seperti city tour murah versi backpacker. Jadi gak harus booking naik bus hop on atau hop off tetap bisa happy keliling kota.




Pengalaman yang Lebih Seru


Menurut Saya, naik bus di Singapura bukan hanya soal transportasi, tapi juga pengalaman perjalanan. Kita bisa melihat kehidupan lokal lebih dekat, memperhatikan aktivitas warga, sampai menemukan sudut kota yang tidak ada di itinerary wisata biasa.

Hal-hal sederhana seperti melihat deretan rumah, taman kota yang rapi, atau suasana sore di jalanan Singapura justru membuat perjalanan terasa lebih berkesan. Bayangin deh, bisa berada dalam satu bus dengan warga lokal dan lihat apa yang dilakukan selama di dalamnya.

Oh ya, busnya kan double dekker tuh, pilihlah di bagian lantai atas biar puas lihat sekeliling ya. Kalian ada yang punya pengalaman naik bus di Singapura gak? Yuk berbagi ceritanya di kolom komentar.



Menikmati senja bersama tersayang akan selalu berbeda rasanya, momennya dan kenikmatan tersendiri cuma diri sendiri yang pahami. Jika dulu harus duduk seorang diri melihat pemandangan indah senja di Chew Jetty Penang, kali ini dengan nuansa baru bersama suami.




Menghabiskan waktu bersama tentu begitu bahagia, meskipun ada alokasi dana tambahan yang harus dikeluarkan saat menjadi suami dan istri. Ketika menikah ini, budget liburan menjadi bertambah, sebelumnya mungkin untuk keperluan diri namun kini harus menyiapkan anggaran berdua.

Setelah kami melakukan perjalanan panjang beberapa hari di Penang, tentu Saya tidak ingin melewatkan momen bisa duduk di tepi laut. Melihat beragam orang yang juga menikmati masa bersama keluarga tersayang.

Suasana Indah Chew Jetty

Suasana sore Chew Jetty membuat Saya sungguh paham bahwa menikmati perjalanan tak selalu harus mahal. Terletak di kawasan Weld Quay, bagian dari area bersejarah George Town, tempat ini adalah perkampungan tradisional Tionghoa di atas laut yang masih dihuni warga lokal.

Rumah-rumah kayu berdiri di atas tiang, lorongnya memanjang ke arah air, dan suasananya terasa hangat sekaligus autentik. Kanan dan kiri tampak para penjual yang menjajakan barang dagangan di teras rumah. Aneka hal pun dijual mulai souvenir, goodie bag, kaos hingga makanan dan minuman yang unik dan bisa menghilangkan dahaga.

Waktu Tepat ke Jetty


Datanglah sekitar pukul 17.30 agar bisa menikmati perubahan warna langit secara perlahan. Saat matahari mulai turun, cahaya keemasan memantul di permukaan laut, menciptakan siluet rumah-rumah panggung yang cantik untuk difoto.

Duduk santai di ujung dermaga adalah aktivitas paling sederhana sekaligus paling berkesan. Tidak ada tiket masuk untuk berjalan di area utama jetty, jadi kita bisa menikmati suasana tanpa biaya. Ini termasuk cara liburan hemat juga, bisa bepergian jauh dari rumah tetapi tetap murah.

Kenapa Harus ke Chew Jetty?

Beberapa kawan melalak cantik menanyakan alasan kenapa harus menginjakkan kaki ke Chew Jetty saat ke Penang? Saya pun memberikan beberapa alasan berikut ini:

1. Menikmati Sunset Tanpa Biaya


Hal pertama yang wajib dilakukan tentu saja berburu senja. Cari spot duduk yang tidak mengganggu aktivitas warga. Biasanya ada bangku kayu atau ruang terbuka di ujung jetty. Berhubung untuk menghemat budget maka bisa membawa minuman sendiri.

Saya dan suami sudah menyiapkan tumbler berisi air dan ketika habis pun akan membeli saja dari minimarket sekitar agar lebih hemat. Jika membeli di area jetty, harga minuman dingin rata-rata sekitar RM5–RM8. Dengan kurang dari RM10, kamu sudah bisa duduk tenang menikmati golden hour lho.

Bagi pecinta fotografi, momen ini adalah waktu terbaik untuk mengambil gambar dengan cahaya alami yang lembut. Siluet perahu nelayan dan warna langit yang dramatis akan membuat hasil foto terlihat estetik tanpa perlu filter berlebihan.

2. Mencicipi Jajanan Lokal yang Terjangkau


Di sepanjang jalan masuk Chew Jetty, terdapat kios kecil yang menjual camilan dan minuman ringan. Jika berminat bisa saja mencoba es krim lokal, jus buah segar, atau snack tradisional dengan harga rata-rata RM5–RM15.

Mau makan lebih kenyang dengan harga tetap ramah kantong? Bisa donk berjalan kaki sekitar 5–10 menit menuju area kuliner di sekitar George Town. Saya dan suami pun sempat membeli char kway teow yang murah di sekitar pintu luar jetty.

Penang terkenal dengan street food yang lezat dan murah. Dengan budget sekitar RM15–RM25 per orang, sebagai pelancong tentu sudah bisa menikmati nasi kandar, char kway teow, atau laksa Penang di kedai lokal. Makan sederhana setelah menikmati senja terasa jauh lebih bermakna dibandingkan makan di restoran mahal sih.

3. Berburu Foto dan Konten Estetik


Bagi traveler yang juga content creator, Chew Jetty adalah lokasi yang sangat instagrammable. Rumah kayu berwarna-warni, jembatan panjang, dan latar laut menciptakan komposisi visual yang unik. Selain itu, tidak jauh dari sini kamu bisa berjalan kaki menyusuri mural dan street art khas George Town yang sudah mendunia.

Banyak spot foto di area ini gratis. Cukup manfaatkan pencahayaan alami senja. Jika ingin hasil maksimal, gunakan outfit dengan warna netral agar kontras dengan langit jingga. Tanpa perlu biaya tambahan, kamu bisa mendapatkan banyak konten untuk media sosial.

Saya pun bersyukur liburan kali ini bersama suami sehingga bisa meminta untuk abadikan momen berkali-kali. Beberapa titik spot menjadi incaran yang memang ramai ditunggu para pelancong untuk mengantri. Harus ikut sabar nunggu orang lain foto jika mau ikutan eksis dan dapat konten estetik tapi jika tidak hobi, ya bisa saja tetap nikmati senja saja.

4. Naik Perahu Singkat 


Jika ingin pengalaman berbeda dan memiliki sedikit tambahan budget, terkadang ada warga lokal yang menawarkan perjalanan singkat dengan perahu kecil di sekitar perairan jetty. Biayanya berkisar RM20–RM30 per orang untuk durasi pendek.

Kami pun melihat ada banyak pengunjung yang mencoba naik perahu tersebut, cukuplah untuk berkeliling singkat. Dari atas perahu, bisa melihat garis pantai George Town dan suasana pelabuhan saat matahari terbenam. Meski opsional, pengalaman ini cukup berkesan sih sepertinya, mungkin saat kunjungan berikutnya, akan dicoba bersama suami.

Cara Hemat Menuju Chew Jetty


Untuk menuju Chew Jetty dari pusat kota, kamu bisa berjalan kaki jika menginap di area George Town. Alternatif lainnya adalah menggunakan bus Rapid Penang dengan tarif sekitar RM1–RM4 tergantung jarak. Transportasi online juga relatif terjangkau jika bepergian bersama teman atau pasangan.

Berhubung Saya dan suami memang sedang berjalan-jalan dan baru saja turun dari kapal ferry maka kami langsung jalan kaki saja menuju jetty. Kemudian, pulang ke hotel dengan berjalan kaki saja, meskipun melelahkan namun buat bahagia karena bersama pasangan yang disayang.

Chew Jetty bukan tentang atraksi modern atau hiburan mewah. Tempat ini menawarkan ketenangan, sentuhan sejarah, dan suasana lokal yang autentik. Duduk santai menyaksikan matahari tenggelam, berbagi camilan sederhana, lalu berjalan menyusuri jalanan heritage George Town adalah kombinasi yang sempurna untuk sore yang berkesan.

Kadang, perjalanan terbaik bukan yang paling mahal, melainkan yang memberi ruang untuk berhenti sejenak dan benar-benar menikmati waktu. Dan di Chew Jetty, senja selalu tahu cara membuat kita ingin tinggal sedikit lebih lama.

Saya dan suami pun akhirnya kembali ke hotel ketika sudah mulai gelap dikarenakan tubuh juga lelah setelah berkeliling seharian ke banyak spot asik di Penang. Kawan melalak cantik bisa baca aneka artikel lainnya seputar Penang di blog ini, ya.
Older Posts

Total Tayangan Halaman

HELLO, THERE!


Hello, There!
Hello, There!
My name is Ririn Famur Wandes Rahayu Lubis. I am from Medan, North Sumatera, Indonesia.

Find More



LET̢۪S BE FRIENDS


recent posts

Labels

Blogger Medan Cafe Medan English Article Lifestyle Blogger Review Cafe Solo Backpacker Tips Melalak Cantik Tips Traveling Wisata Asia Tenggara Wisata Indonesia

Blog Archive

Postingan Populer

  • T-Garden Medan,Resort and Ranch Instagramable ala Bali
    T-Garden Medan Resort and Ranch menambah daftar tempat wisata baru yang santai dengan konsep nuansa kekinian ala Bali yang instagram...
  • Pengalaman Pertama Nge-Grab ke Kualanamu International Airport
    Rasa bahagia dan syukur tak terhingga dihaturkan kepada Sang Pencipta sejak membaca sebuah email pengumuman yang menyatakan bahwa aku te...
  • Asian Make Up with PIXY TWC Cover Smooth and PIXY Lip Cream
    Setiap wanita selalu ingin tampil cantik dan mempesona. Definisi cantik dari setiap wanita pun berbeda-beda,begitu juga kaum lelaki y...
  • Menikmati Wisata Seni 3D Art Magic Eye Museum Kawasan Bandara Kualanamu
    Menikmati wisata seni 3 dimensi di hari libur memang menyenangkan dan semakin seru apabila dinikmati bersama keluarga, para sahabat mau...
  • Imajinasi, Creativity, dan Teknologi Ciptakan Konten Kreatif Masa Kini
    Kehidupan manusia melalui banyak proses yang tidak sederhana. Manusia yang diciptakan juga berproses hingga akhirnya kembali lagi ke s...

Community

selebgram medan

Intellifluence Trusted Blogger


 

Created with by BeautyTemplates | Distributed by blogger templates