facebook twitter instagram linkedin
  • Home
  • Travel
    • Wisata Indonesia
    • Wisata Asia Tenggara
    • Wisata Turki
  • LifeStyle
    • Beauty
    • Healthy
  • About Me
  • Kontak Informasi

Melalak Cantik- Travel Blog Ririn Wandes

 Pernah membayangkan sudah di depan counter imigrasi baru sadar passport enggak ada? Ini menjadi hal yang menyeramkan saat traveling terutama kondisi passport yang tertinggal di dalam pesawat dan sudah terbang kembali ke destinasi lainnya.



Panik Ketinggalan Pesawat

Begitulah yang dialami oleh Saya dan teman ketika kami melakukan trip ke Singapura beberapa waktu lalu. Awalnya semua baik-baik saja, perjalanan sejak keberangkatan begitu menyenangkan tanpa ada hal yang perlu dikhawatirkan selama trip.



Memulai trip dari Bandar Udara Internasional Kualanamu (KNO) terasa seperti biasa saja, hanya membayangkan trip ini akan seru diisi oleh cerita lucu dan pengalaman asik bersama teman-teman. Ini pertama kali untuk kami ngetrip bareng ke luar negeri, sebelumnya hanya road trip dalam kota saja.

Awal Mula Bencana Ketinggalan Passport

Passport yang tertinggal awalnya tidak disadari oleh teman, Saya sendiri pun tidak terlalu memperhatikan ketika teman ngetrip meletakkan passportnya setelah dari imigrasi Medan. Seperti biasa, Saya selalu menyimpan langsung passport jika sudah selesai urusan imigrasi, tentu saja harus dimasukkan ke dalam tas agar tidak tercecer.

Trip ini akan dijalani oleh Saya dan dua orang teman namun salah seorang berangkat dari Jakarta, maka perjalanan ini terpisah saat keberangkatan begitu pula saat pulang nantinya. Ketika itu, Saya pergi bersama kawan cowok yang sudah terbiasa ngetrip pula bahkan sampai Eropa.

Saya pun tidak kepikiran hal ini akan terjadi, mengingat kawan ngetrip bukan orang yang pertama kali ke luar negeri. Sudah dipastikan perjalanan akan seru karena tidak perlu khawatir akan kerempongan bepergian dengan orang yang baru pertama kali tahu liburan di negara lain.

Kami pun tetap jalani perjalanan dari bandara senormalnya penumpang pesawat, namun berubah semuanya saat tiba di bandara Singapura. Bahkan saat di pesawat pun tetap seru, Saya tetap berfoto dan mengajak teman tetap buat konten.

Hingga akhirnya kepanikan muncul begitu sudah mendekati counter imigrasi, Singapura sudah menerapkan self check in untuk para pendatang. Kawan Saya seketika histeris mencari passportnya, Saya pun kaget karena kami sudah di depan counter check in imigrasi. Posisi pun sudah turun eskalator yang tidak bisa naik begitu saja langsung dari tempat tersebut.

Petugas melihat kepanikan dari kejauhan dan mulai mendekati, Kami pun menginformasikan tentang passport yang tertinggal di bangku pesawat. Ternyata teman meletakkannya di kantong depan kursi (seat pocket) yang biasa tempat penyimpanan majalah.

Tanya Petugas Bandara


Bukan hal yang mudah untuk langsung naik ke bagian atas terutama ke dalam pesawat mengingat sudah terlalu jauh dan jalurnya juga tidak sama. Saat itu hanya Saya dan teman tersebut, sedangkan teman satu lagi sudah menunggu di ruang ketibaan.

Saya pun terus menghubungi teman yang sudah menunggu sementara waktu sudah mendekati 12 malam. Memang malam itu kami berniat bermalam di bandara saja karena sudah tahu waktu tiba akan malam dan sayang jika harus menuju hotel.

Saya dan teman yang ketinggalan passport pun langsung dibawa ke counter yang mana ada petugas imigrasi yang bertugas malam itu. Kami pun bertanya cara menemukan passport tersebut dan tentu saja menggunakan bahasa Inggris. Semakin gunakan bahasa melayu tentu semakin bingung dengan khas warga Singapura.

Kawan pun sudah semakin panik apalagi petugas sudah mengatakan harus kembali ke Indonesia dan beli tiket yang harus dibayar sendiri. Ditambah lagi ia masih ada trip yang cukup lama di Malaysia nantinya dan sudah beli tiket pulang dari sana. Selain itu, tentu repot harus urus passport yang hilang di negara orang, ah lengkap rasanya trip ini.

Petugas bandara pun menanyakan segala informasi detail termasuk nomor penerbangan, nama maskapai dan lain sebagainya. Tentu saja petugas begitu kooperatif dan terus membantu, bahkan coba menelepon petugas lapangan di dalam pesawat.

Kembali ke Pesawat

Setelah drama yang cukup lama, akhirnya kawan diberitahukan untuk segera menuju ke atas. Ia pun segera bergegas mencari jalur naik sedangkan Saya harus menunggu di ruangan khusus yang biasanya banyak tertahan di dalamnya.

Saya menunggu dengan cemas sambil memanfaatkan WiFi bandara untuk menghubungi teman yang sudah menantikan kami di depan. Sambil terus meyakinkan diri bahwa perjalanan akan tetap berlanjut dan passport akan ditemukan.

Ketika sudah menunggu cukup lama, akhirnya kawan yang ketinggalan passport pun datang dengan membawa passportnya. Saya pun merasa lega meskipun belum selesai urusan imigrasi karena belum melewati jalur tersebut.

Finally, drama selesai dan bisa masuk imigrasi hingga akhirnya bisa lanjut trip ini. Menjadi pelajaran untuk selalu simpan passport di tempat aman dan mudah ditemukan.

















Kalian pernah gak sih, niatnya mau terlihat seperti karakter utama di film traveling, tapi yang terjadi malah seperti adegan komedi? Saya pernah punya beragam drama saat melakukan perjalanan terutama sebagai solo traveler yang menghadapi segala kemungkinan hanya seorang diri.



Drama Traveling Memang Nyata


Hari itu, Saya sedang berdiri cantik di bandara dengan outfit yang sudah dipilih seminggu sebelumnya. Tas sudah matching, makeup on point, sneakers putih masih bersih, dan merasa hidup seperti opening vlog travel aesthetic di TikTok.

Saya membayangkan perjalanan yang tenang, foto-foto cantik, kopi hangat di tangan, lalu menikmati sunset sempurna di negara orang. Tapi kenyataannya? Dua jam setelah mendarat, Saya masih kebingungan mau berbicara Bahasa Inggris tapi warga lokal banyak yang tidak paham bahkan polisi.

Dan itu baru permulaan dikarenakan menjadi awal untuk bisa naik kereta menuju pusat kota tapi harus bertanya terlebih dahulu untuk cara pemesanannya. Traveling memang lucu seperti itu. Kita merencanakan semuanya dengan detail, tapi justru hal-hal paling tidak terduga yang akhirnya jadi cerita paling diingat seumur hidup.

Salah satu kejadian paling memalukan terjadi saat aku traveling ke luar negeri untuk pertama kali sendirian. Karena terlalu percaya diri menggunakan Google Maps, Saya berjalan cepat sambil menyeret koper besar melewati jalan berbatu. Saat itu merasa keren sampai tiba-tiba, koperku terbuka di tengah jalan.

Isi koper keluar semua mulai dari baju tidur, skincare, charger, bahkan sandal menggelinding ke mana-mana, syukur saja pakaian dalam tidak sampai lompat terlihat ke permukaan. Dan lebih menyakitkan bukan isi koper berantakan, tapi banyak orang melihat sambil menahan tawa. Saya cuma bisa jongkok sambil tertawa malu dan berharap bumi menelan aku saat itu juga.

Anehnya, sekarang justru itu jadi cerita favorit yang selalu diulang ke teman-teman. Traveling memang mengajarkan kita satu hal penting: tidak semua perjalanan harus sempurna untuk bisa bahagia. Kadang justru kekacauan kecil itu yang membuat perjalanan terasa hidup.

Ada juga momen ketika Saya sudah bangun subuh demi berburu sunrise cantik. Makeup sudah rapi, outfit sudah estetik, bahkan aku membawa tripod supaya hasil fotonya maksimal. Tapi ternyata salah datang ke lokasi.

Berdiri sendirian di tempat yang sepi sambil melihat matahari terbit dari balik area parkiran. Saat itu Saya kesal sekali. Rasanya semua usaha sia-sia tapi sekarang kalau melihat fotonya lagi, justru malah tertawa sendiri karena ekspresi benar-benar campuran antara bingung, kecewa, dan ngantuk.

Lucunya lagi, semakin sering traveling, semakin sadar kalau perempuan memang punya “perjuangan tambahan” saat perjalanan. Kita ingin nyaman, tapi juga tetap ingin terlihat cantik di foto, ingin bawa skincare lengkap, tapi koper sudah overweight.

Kita ingin tampil fresh setelah penerbangan panjang, tapi wajah sudah berminyak duluan sebelum sampai hotel. Dan percaya atau tidak, salah satu skill penting saat traveling adalah belajar berdamai dengan penampilan yang tidak selalu sempurna.

Dulu Saya pun selalu berpikir traveling harus tampil flawless setiap saat. Sekarang aku lebih menikmati prosesnya. Rambut berantakan kena angin? Tidak masalah. Makeup luntur karena hujan? Santai saja. Sepatu kotor karena terlalu banyak jalan? Itu tanda perjalananmu benar-benar dinikmati.

Meski begitu, Saya tetap punya beberapa “senjata rahasia” supaya tetap terlihat fresh selama perjalanan. Pertama, sunscreen adalah penyelamat hidup. Mau ke pantai, jalan kaki di kota, atau naik motor seharian, kulit tetap harus dijaga. Kedua, lip tint dan cushion travel-size selalu ada di tas kecilku. Bukan untuk tampil berlebihan, tapi cukup membuat wajah terlihat segar saat difoto mendadak. Ketiga, aku selalu membawa parfum mini karena tidak ada yang lebih menyenangkan daripada merasa wangi setelah perjalanan panjang.

Hal kecil seperti itu ternyata bisa meningkatkan mood selama traveling, Saya juga belajar bahwa foto terbaik kadang bukan yang paling sempurna, melainkan yang paling jujur. Foto saat tertawa karena nyasar, foto saat kehujanan sambil lari mencari tempat berteduh maupun foto blur karena tangan gemetar di kendaraan.

Semua itu punya cerita dan cerita jauh lebih berharga daripada feed Instagram yang terlalu sempurna. Sekarang setiap kali bepergian, aku tidak lagi terlalu sibuk mengejar itinerary sempurna. Aku lebih suka menikmati momen kecil yang tidak bisa diulang. Obrolan random dengan orang asing di transportasi umum, makan makanan aneh yang ternyata enak, atau momen panik karena baterai HP tinggal 2% di negara orang.

Semua itu terasa menyebalkan saat terjadi, tapi selalu jadi bahan tawa setelah perjalanan selesai. Mungkin itu alasan kenapa banyak orang ketagihan traveling. Bukan hanya karena tempatnya indah, tapi karena perjalanan selalu memberi cerita baru tentang diri kita sendiri.

Tentang bagaimana kita bisa panik, malu, bingung, lalu tertawa dalam waktu bersamaan dan pada akhirnya, traveling bukan soal terlihat paling sempurna di foto. Tapi soal pulang dengan hati yang lebih penuh, pikiran lebih luas, dan cerita lucu yang akan terus dikenang bertahun-tahun kemudian.


Menikmati senja bersama tersayang akan selalu berbeda rasanya, momennya dan kenikmatan tersendiri cuma diri sendiri yang pahami. Jika dulu harus duduk seorang diri melihat pemandangan indah senja di Chew Jetty Penang, kali ini dengan nuansa baru bersama suami.




Menghabiskan waktu bersama tentu begitu bahagia, meskipun ada alokasi dana tambahan yang harus dikeluarkan saat menjadi suami dan istri. Ketika menikah ini, budget liburan menjadi bertambah, sebelumnya mungkin untuk keperluan diri namun kini harus menyiapkan anggaran berdua.

Setelah kami melakukan perjalanan panjang beberapa hari di Penang, tentu Saya tidak ingin melewatkan momen bisa duduk di tepi laut. Melihat beragam orang yang juga menikmati masa bersama keluarga tersayang.

Suasana Indah Chew Jetty

Suasana sore Chew Jetty membuat Saya sungguh paham bahwa menikmati perjalanan tak selalu harus mahal. Terletak di kawasan Weld Quay, bagian dari area bersejarah George Town, tempat ini adalah perkampungan tradisional Tionghoa di atas laut yang masih dihuni warga lokal.

Rumah-rumah kayu berdiri di atas tiang, lorongnya memanjang ke arah air, dan suasananya terasa hangat sekaligus autentik. Kanan dan kiri tampak para penjual yang menjajakan barang dagangan di teras rumah. Aneka hal pun dijual mulai souvenir, goodie bag, kaos hingga makanan dan minuman yang unik dan bisa menghilangkan dahaga.

Waktu Tepat ke Jetty


Datanglah sekitar pukul 17.30 agar bisa menikmati perubahan warna langit secara perlahan. Saat matahari mulai turun, cahaya keemasan memantul di permukaan laut, menciptakan siluet rumah-rumah panggung yang cantik untuk difoto.

Duduk santai di ujung dermaga adalah aktivitas paling sederhana sekaligus paling berkesan. Tidak ada tiket masuk untuk berjalan di area utama jetty, jadi kita bisa menikmati suasana tanpa biaya. Ini termasuk cara liburan hemat juga, bisa bepergian jauh dari rumah tetapi tetap murah.

Kenapa Harus ke Chew Jetty?

Beberapa kawan melalak cantik menanyakan alasan kenapa harus menginjakkan kaki ke Chew Jetty saat ke Penang? Saya pun memberikan beberapa alasan berikut ini:

1. Menikmati Sunset Tanpa Biaya


Hal pertama yang wajib dilakukan tentu saja berburu senja. Cari spot duduk yang tidak mengganggu aktivitas warga. Biasanya ada bangku kayu atau ruang terbuka di ujung jetty. Berhubung untuk menghemat budget maka bisa membawa minuman sendiri.

Saya dan suami sudah menyiapkan tumbler berisi air dan ketika habis pun akan membeli saja dari minimarket sekitar agar lebih hemat. Jika membeli di area jetty, harga minuman dingin rata-rata sekitar RM5–RM8. Dengan kurang dari RM10, kamu sudah bisa duduk tenang menikmati golden hour lho.

Bagi pecinta fotografi, momen ini adalah waktu terbaik untuk mengambil gambar dengan cahaya alami yang lembut. Siluet perahu nelayan dan warna langit yang dramatis akan membuat hasil foto terlihat estetik tanpa perlu filter berlebihan.

2. Mencicipi Jajanan Lokal yang Terjangkau


Di sepanjang jalan masuk Chew Jetty, terdapat kios kecil yang menjual camilan dan minuman ringan. Jika berminat bisa saja mencoba es krim lokal, jus buah segar, atau snack tradisional dengan harga rata-rata RM5–RM15.

Mau makan lebih kenyang dengan harga tetap ramah kantong? Bisa donk berjalan kaki sekitar 5–10 menit menuju area kuliner di sekitar George Town. Saya dan suami pun sempat membeli char kway teow yang murah di sekitar pintu luar jetty.

Penang terkenal dengan street food yang lezat dan murah. Dengan budget sekitar RM15–RM25 per orang, sebagai pelancong tentu sudah bisa menikmati nasi kandar, char kway teow, atau laksa Penang di kedai lokal. Makan sederhana setelah menikmati senja terasa jauh lebih bermakna dibandingkan makan di restoran mahal sih.

3. Berburu Foto dan Konten Estetik


Bagi traveler yang juga content creator, Chew Jetty adalah lokasi yang sangat instagrammable. Rumah kayu berwarna-warni, jembatan panjang, dan latar laut menciptakan komposisi visual yang unik. Selain itu, tidak jauh dari sini kamu bisa berjalan kaki menyusuri mural dan street art khas George Town yang sudah mendunia.

Banyak spot foto di area ini gratis. Cukup manfaatkan pencahayaan alami senja. Jika ingin hasil maksimal, gunakan outfit dengan warna netral agar kontras dengan langit jingga. Tanpa perlu biaya tambahan, kamu bisa mendapatkan banyak konten untuk media sosial.

Saya pun bersyukur liburan kali ini bersama suami sehingga bisa meminta untuk abadikan momen berkali-kali. Beberapa titik spot menjadi incaran yang memang ramai ditunggu para pelancong untuk mengantri. Harus ikut sabar nunggu orang lain foto jika mau ikutan eksis dan dapat konten estetik tapi jika tidak hobi, ya bisa saja tetap nikmati senja saja.

4. Naik Perahu Singkat 


Jika ingin pengalaman berbeda dan memiliki sedikit tambahan budget, terkadang ada warga lokal yang menawarkan perjalanan singkat dengan perahu kecil di sekitar perairan jetty. Biayanya berkisar RM20–RM30 per orang untuk durasi pendek.

Kami pun melihat ada banyak pengunjung yang mencoba naik perahu tersebut, cukuplah untuk berkeliling singkat. Dari atas perahu, bisa melihat garis pantai George Town dan suasana pelabuhan saat matahari terbenam. Meski opsional, pengalaman ini cukup berkesan sih sepertinya, mungkin saat kunjungan berikutnya, akan dicoba bersama suami.

Cara Hemat Menuju Chew Jetty


Untuk menuju Chew Jetty dari pusat kota, kamu bisa berjalan kaki jika menginap di area George Town. Alternatif lainnya adalah menggunakan bus Rapid Penang dengan tarif sekitar RM1–RM4 tergantung jarak. Transportasi online juga relatif terjangkau jika bepergian bersama teman atau pasangan.

Berhubung Saya dan suami memang sedang berjalan-jalan dan baru saja turun dari kapal ferry maka kami langsung jalan kaki saja menuju jetty. Kemudian, pulang ke hotel dengan berjalan kaki saja, meskipun melelahkan namun buat bahagia karena bersama pasangan yang disayang.

Chew Jetty bukan tentang atraksi modern atau hiburan mewah. Tempat ini menawarkan ketenangan, sentuhan sejarah, dan suasana lokal yang autentik. Duduk santai menyaksikan matahari tenggelam, berbagi camilan sederhana, lalu berjalan menyusuri jalanan heritage George Town adalah kombinasi yang sempurna untuk sore yang berkesan.

Kadang, perjalanan terbaik bukan yang paling mahal, melainkan yang memberi ruang untuk berhenti sejenak dan benar-benar menikmati waktu. Dan di Chew Jetty, senja selalu tahu cara membuat kita ingin tinggal sedikit lebih lama.

Saya dan suami pun akhirnya kembali ke hotel ketika sudah mulai gelap dikarenakan tubuh juga lelah setelah berkeliling seharian ke banyak spot asik di Penang. Kawan melalak cantik bisa baca aneka artikel lainnya seputar Penang di blog ini, ya.
Banyak orang memilih travel agency Jakarta ketika ingin berlibur tanpa repot mengurus detail teknis perjalanan. Mulai dari tiket pesawat, akomodasi, transportasi lokal, hingga perencanaan yang efisien, semuanya membutuhkan perencanaan yang matang.

Liburan Lebih Mudah Bersama Travel Agency Jakarta



Dengan adanya dukungan agen, liburan bisa menjadi lebih praktis dan wisatawan bisa lebih fokus menikmati momen tanpa terbebani urusan kecil yang sering menyita waktu.

Mengapa Memilih Travel Agency?


Liburan seharusnya menjadi momen untuk bersantai, bukan malah menambah stres karena persiapan yang rumit. Travel agency hadir untuk membantu wisatawan mengatur perjalanan dengan lebih terstruktur. Mulai dari destinasi populer hingga hidden gem yang jarang diketahui, semua bisa dirancang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan.

Selain itu, agen profesional biasanya memiliki jaringan luas dengan hotel, maskapai, hingga pemandu lokal. Dengan demikian, wisatawan bisa mendapatkan layanan lebih hemat biaya tanpa harus mengorbankan kenyamanan. Inilah nilai tambah yang membuat banyak orang beralih ke agen perjalanan dibanding mengatur segalanya sendiri.

Travel agency juga mampu menyesuaikan rencana perjalanan dengan karakter dan gaya liburan setiap orang. Fleksibilitas inilah yang sering kali membuat pengalaman liburan menjadi lebih personal dan bermakna. Wisatawan tidak hanya sekadar berkunjung ke tempat baru, tetapi juga merasakan kenyamanan dari layanan yang terencana dengan baik.

Fleksibilitas yang Ditawarkan


Salah satu keuntungan utama dari menggunakan jasa travel agency Jakarta adalah tingkat fleksibilitas yang diberikan. Agen perjalanan mampu menyesuaikan rencana liburan sesuai dengan kebutuhan dan karakter wisatawan. Berikut beberapa bentuk fleksibilitas yang bisa dirasakan :

1. Pilihan Gaya Liburan


Ada wisatawan yang lebih menyukai perjalanan santai dengan banyak waktu luang untuk bersantai, sementara ada juga yang lebih suka jadwal padat agar bisa mengunjungi banyak destinasi. Agen membantu merancang perencanaan sesuai dengan preferensi, sehingga pengalaman liburan lebih memuaskan.

2. Penyesuaian Anggaran


Budget sering menjadi salah satu pertimbangan utama dalam merencanakan liburan. Dengan bantuan agen, pilihan transportasi, penginapan, hingga jenis aktivitas bisa disesuaikan dengan kondisi keuangan wisatawan. Hasilnya, liburan akan tetap menyenangkan tanpa membuat kantong jebol.

anggaran traveling pakai travel agency



3. Variasi Destinasi


Agen tidak hanya menawarkan destinasi populer, tetapi juga bisa memberikan rekomendasi hidden gem yang jarang diketahui. Wisatawan pun memiliki kesempatan menikmati pengalaman unik yang tidak selalu bisa ditemukan dalam paket standar.

4. Fleksibilitas Aktivitas 


Dari wisata belanja, kuliner, hingga petualangan ekstrem, semua bisa diatur sesuai dengan minat. Agen juga bisa menyarankan aktivitas yang cocok untuk keluarga, pasangan, atau solo traveler, sehingga perjalanan terasa lebih personal.

Keuntungan Mendapat Pendamping Lokal


Saat berkunjung ke kota atau negara baru, tantangan terbesar biasanya adalah bahasa dan budaya. Tidak jarang wisatawan merasa kebingungan ketika harus berinteraksi dengan masyarakat setempat. Dengan bantuan travel agency, wisatawan bisa mendapatkan pemandu lokal yang ramah dan berpengalaman.

Pendamping lokal bukan hanya membantu dalam komunikasi, tetapi juga memberikan informasi berharga tentang tradisi, kuliner, hingga kebiasaan unik di daerah yang sedang dikunjungi. Hal ini membuat perjalanan akan terasa lebih autentik sekaligus aman.

Lebih dari itu, keberadaan pendamping lokal juga meningkatkan rasa percaya diri wisatawan. Mereka tidak perlu khawatir tersesat, salah memahami adat setempat, atau kehilangan arah. Semua akan terasa lebih nyaman karena ada orang yang memahami wilayah dan budaya sekitar dengan baik.
Lebih Hemat Waktu dan Energi

Mengatur perjalanan dari nol jelas membutuhkan waktu yang panjang. Mulai dari riset destinasi, membandingkan harga tiket, hingga mencari ulasan hotel, semua itu bisa memakan waktu berhari-hari. Jika semua dikerjakan sendiri, sering kali muncul rasa lelah bahkan sebelum liburan dimulai.

Dengan adanya layanan seperti travel agency Jakarta, wisatawan bisa menghemat waktu dan energi. Karena semua persiapan sudah ditangani oleh pihak yang ahli, sehingga wisatawan hanya perlu fokus menikmati perjalanan. Energi yang biasanya terkuras untuk hal teknis dapat dialihkan ke pengalaman baru selama liburan.

Agen perjalanan juga sudah memiliki akses cepat ke berbagai layanan, mulai dari pemesanan tiket hingga reservasi hotel. Hal ini dapat membuat proses yang biasanya rumit bisa diselesaikan lebih singkat. Traveler pun tidak perlu repot membandingkan ratusan opsi, karena rekomendasi terbaik sudah diberikan sesuai dengan kebutuhan.

Dengan demikian, liburan akan terasa lebih praktis dan menyenangkan. Wisatawan pun bisa menghabiskan waktu lebih banyak untuk menjelajahi destinasi, atau sekadar bersantai tanpa rasa khawatir mengenai urusan teknis di balik layar.

Berlibur seharusnya menjadi momen untuk bersantai tanpa perlu terbebani masalah teknis yang melelahkan. Mulai dari pembelian tiket, akomodasi, hingga pendampingan lokal.

Dengan adanya dukungan dari travel agency Jakarta, wisatawan bisa menikmati perjalanan dengan lebih praktis, fleksibel, dan hemat waktu, sehingga liburan akan terasa lebih menyenangkan, aman, serta meninggalkan pengalaman yang sulit dilupakan.

Sejak memutuskan untuk mulai menjadi traveler beberapa tahun lalu, tentu beragam aktifitas menunggu semakin bertambah. Diawali dari menunggu penerbangan, lalu jadwal kereta api, bus bahkan menantikan makanan yang sedang disiapkan sih.

tips usir kebosanan menunggu


Traveling selalu menjadi kegiatan yang menyenangkan meskipun dilakukan sendirian karena ada cerita dan momen menyenangkan selama di perjalanan. Sebagai solo traveler, tentu banyak tantangan namun kenangan dan pelajaran yang didapatkan begitu menyenangkan.

Keseruan Traveling Sendirian

Beberapa orang mungkin tidak terbiasa dan mengatakan bahwa traveling sendirian itu membosankan. Sebenarnya bukan tentang sendiri tetapi bagaimana mengisi agar kegiatannya menjadikan lebih menarik sehingga ada momen yang bisa dijadikan kenangan.

Dulu awal memulai solo traveling dalam negeri sekitar tahun 2012 lalu dilanjutkan bepergian sendiri ke luar negeri pada tahun 2017. Setelah itu menjadi terbiasa dan bahkan begitu menyukai hingga sekarang kecanduan pergi sendiri.

Dalam pandangan orang lain mungkin bepergian sendirian itu membosankan, tanpa teman dan menjadi canggung dilakukan seorang diri. Padahal bukan begitu konsepnya lho karena ketika ada rasa nyaman dengan diri sendiri maka semakin menarik untuk berpetualang dan mengenal diri.

Kenapa Harus Traveling Sendiri?


Sebenarnya tidak ada alasannya bahkan memang tidak ada yang mengharuskan untuk traveling sendirian. Hanya saja ini menjadi kesenangan tersendiri sih apalagi liburan sendiri sambil melatih dan menguji mental sih.

Kawan melalak cantik bisa membayangkan perjalanan begitu panjang, banyak tantangan dan bahkan harus siap hadapi cobaan yang di luar dugaan. Sebenarnya tidak semua punya momen yang sama, itulah mengapa memang ada hal-hal di luar prediksi harus siap dihadapi.

Sejak melakukan perjalanan sendirian itu makin banyak hal baru yang diperoleh termasuk semakin mengenal diri sendiri. Ketika menunggu sendiri atau duduk di dalam pesawat, bus, kereta pasti ada perenungan yang menjadikan diri makin bersemangat juga.

Tips Usir Kebosanan Sendirian

Melakukan perjalanan sendirian memang tidak melulu berbicara tentang menyenangkan, ada rasa yang terkadang membuat bosan. Tetapi tentu rasa itu tidak selalu muncul bahkan bisa diusir sih jika tahu kegiatan apa yang mau dilakukan.

Berikut ini ada beberapa tips usir kebosanan menunggu saat traveling sendirian versi melalak cantik:

1. Mendengarkan Podcast atau Audiobook

Sebelum bepergian ada baiknya untuk mengunduh beberapa episode dari podcast atau audiobook sehingga nantinya saat sendirian bisa mendengarkannya. Tidak perlu terlalu banyak namun cukup untuk mengisi waktu saat sudah mulai datang rasa bosan.

2.  Menulis Blog atau Jurnal Perjalanan


Sebagai travel blogger biasanya ini pun dilakukan demi mengusir kebosanan tersebut. Gunakan waktu luang yang ada untuk menuliskan cerita perjalanan, bisa dilakukan di buku catatan, laptop atau smartphone.

3. Membaca Buku atau e-Book

Saya termasuk traveler yang selalu bawa buku fisik saat melakukan perjalanan sehingga sendirian tidak begitu membosankan. Ada pergantian aktifitas saat menunggu agar tetap waras dan menikmati momen sendiri menunggu itu.

4. Mengedit Foto atau Video Perjalanan

Dikarenakan suka mengabadikan momen perjalanan seperti buat foto dan video maka dengan mengeditnya selama menunggu menjadikan aktifitas lebih happy. Biasanya suka cari inspirasi juga sambil scroll dari sosial media.

5. Bermain Games

Siapapun suka mengisi waktu kosong dengan bermain games, meskipun biasanya dilakukan oleh anak-anak saja namun sekarang ada banyak games untuk orang dewasa pula. Saat sedang menunggu sendirian tentu hibur diri dengan main games yang bermanfaat bisa melatih juga dalam beberapa hal.

Main Games Makanan

Kali ini Saya mau membagikan pengalaman main games makanan saat usir kebosanan. Bayangin saja sedang berlibur dan lapar tapi masih menunggu maka bermain games akan menyenangkan. Inilah rangkaian games seru boleh dicoba oleh kawan-kawan melalak cantik dari Culinary Schools.

Kenapa Main Games di Culinary Schools?


Karena memang ada beragam kumpulan games yang bisa dicoba melalui mobile dan desktop cukup memudahkan para gamers. Saat menunggu tentu bisa memanfaatkan momennya dengan membuka aneka koleksi games dari Culinary Schools. 

Kalian pasti enggak suka bermain games tetapi kebanyakan iklan, bener gak? Nah, tentu tidak perlu khawathr karena untuk Culinary Schools ini tidak ada banyak iklan kok bahkan klaimnya adalah ad-free. Tidak perlu suntuk menunggu main games tetapi harus nunggu rangkaian iklan yang banyak juga dari permainannya.

Koleksi kategori permainan cukup banyak di Culinary Schools diantaranya yaitu food education games, cooking and kitchen work, recycling, farming, serving eaters, lunch, dinner, ice cream dan banyak lagi.

Selain itu, masih ada banyak fun games yang bertema seperti snake, glass filling games, sandwich stackers, slicing games dan jangan khawatir untuk yang mengasah otak pun ada seperti brain games dengan koleksinya 3D mahjong, board games, card games dan beragam lainnya.

Untuk Kamu yang suka sports games atau arcade games juga bisa main melalui Culinary Schools ini lho. Itulah banyak pilihan sampai bingung mau mulai main yang mana. Tetapi jangan khawatir karena keseruan main akan tetap bisa dinikmati selama menunggu perjalanan sih.

My Favorite Games

Berhubung memang ada banyak koleksi games ini maka saya pun memainkan yang lebih mudah dipahami dan sudah disukai. Penyuka buah-buahan dan minum jus maka Saya pun memilih yang pertama yaitu Juice Crusher. Sedang membayangkan nikmati kesegaran buah-buahan dalam games yang kemudian jadi minuman segar.

culinary schools games

Cara Memainkan Juice Crusher:

1. Klik Tap Level to Start
2. Nantinya akan muncul beragam buah-buahan, nah kita hanya memasukan buah sesuai petunjuk jus apa yang akan dibuat.
juice crusher


3. Setelah buah masuk ke dalam tempat penggilingan buah maka akan mendapatkan score.
4. Selanjutnya jika sudah habis maktu maka jus akan berhasil dan muncul tulisan hore bahwa jus sudah jadi deh
pilihan games culinary schools

Sebenarnya ada banyak aneka games menarik lainnya yang bisa dimainkan dan ini bisa disesuaikan dengan kesenangan masing-masing sih.

























Internet menjadi kebutuhan utama masa kini dimana orang-orang begitu ketergantungan dengan jaringan demi bisa tetap terhubung dengan siapapun di berbagai tempat. Jarak jauh menjadi dekat ketika sudah ada internet karena berbagai aplikasi bisa digunakan saat terhubung jaringan.

paket data roaming penang


Aktifkan Paket Internet Roaming di Malaysia

Begitu pula ketika berlibur kemana pun pastinya butuh internet agar bisa berkomunikasi, mencari informasi maupun memberi kabar kepada keluarga dimana saja. Saat mengunjungi sebuah negara, Saya termasuk yang suka beli kartu internet lokal di tempat tersebut. Namun, kini sudah mencoba mengaktifkan roaming tanpa mengganti kartu baru.

Selama ini memang terlalu nyaman dengan membeli kartu baru di sebuah negara, kemudian cukup memasukkan saja ke smartphone. Biasanya sudah diaktifkan oleh penjual kartu di bandara terutama ketika ke Malaysia sih.

Mungkin kawan-kawan melalak cantik bertanya-tanya, kenapa harus beli kartu internet di bandara? Well, hal ini dikarenakan tidak mau ribet, cukup memberikan passport dan bayarkan sejumlah uang maka kartu sudah siap digunakan.

Akhirnya mencoba aktifken paket data internet roaming Telkomsel selama di Penang ini berawal dari memang tidak ada membeli di bandara. Saat tiba di Penang, Saya dijemput dan langsung menuju penginapan. 

Memang ada koneksi WiFi di apartemen sehingga tidak ragu urusan internet lagi tetapi saat ingin keluar rumah barulah kepikiran bahwa tidak punya data. Pada malam hari, Saya pun memutuskan untuk mengaktifkan roaming saja dan memang coba cari informasi terlebih dahulu melalui *266# atau *266*80# lalu bisa pilih sesuai kebutuhan.

Mengenal Paket Roaming, Apa Itu?

Roaming data adalah sebuah acuan sambungan jaringan internet ponsel. Roaming data ini akan bekerja ketika pengguna ponsel tidak dapat terkoneksi dengan jaringan karena berada di luar jangkauan. Salah satu contohnya adalah ketika pengguna berada di luar negeri, sedangkan masih menggunakan provider dalam negeri.

Mengutip laman Trusted Reviews, fungsi roaming data adalah agar pengguna provider masih bisa menggunakan perangkat seperti biasa contohnya untuk mengakses jaringan internet seperti biasanya, mengirim dan menerima pesan, baik dalam bentuk SMS online maupun aplikasi online. Kemudian melakukan panggilan dan juga menerima panggilan audio maupun video.

Kapan Diaktifkan Roaming?

Sebenarnya jadwal pengaktifan roaming ini disesuaikan sesuai kebutuhan, ada baiknya memang sebelum berangkat sih. Ketika masih berada di Indonesia sudah bisa mengaktifkan roaming dan beli data terlebih dahulu.

Namun bukan berarti tidak bisa beli ketika tiba di negara tujuan karena Saya pun baru mengaktifkan data paket roaming Telkomsel saat sudah berada di Penang. Namanya memang mendadak dangdut karena sudah butuh di malam hari saat mau keluar penginapan.

Beli Kartu Lokal Atau Aktifkan Roaming?


Pada awal kunjungan ke Malaysia sampai beberapa bulan lalu pun masih lebih sering beli kartu lokal dan cukup bayar serta serahkan passport saja. Memang ada kelebihan dan kekurangan masing-masing makanya Saya bisa katakan sesuai kesenangan aja.

Berhubung sudah coba keduanya maka bisa dipastikan tidak ada paksaan mau yang mana. Beli kartu lokal juga menarik saja dan sebenarnya harga lebih murah terutama jika beli di mini market sih. Sempat pula membandingkan dengan harga di bandara tentu jauh lah.

Oleh karena itu, jika berjiwa petualang dan memang masih sabar menanti hingga menemukan mini market di luar bandara yang tentu saja biasanya jauh maka boleh beli disitu saja. Tetapi untuk tipe pejalan yang suka membagikan beragam hal secara langsung di media sosial maka ada baiknya langsung beli deh atau aktifkan langsung roaming.

Sim Lokal atau e-SIM?

Well, ada pula kawan melalak cantik yang sempat mempertanyakan hal ini, mau beli sim lokal atau sudah siapkan e-SIM saja. Berhubung memang banyak pula dijual dengan harga terjangkau terutama yang mau lakukan perjalanan sekaligus ke beberapa negara.

Tahun 2024 ketika berlibur ke Singapura dan Malaysia, Saya pun membeli e-SIM saja karena pengaktifan yang mudah serta bisa otomatis dipakai di dua negara tanpa repot. Nah, ini juga bentuk preferensi sih, berbicara keunggulan disesuaikan dengan kebutuhan saja.

Cara Aktifkan Paket Data Internet Roaming Telkomsel di Penang

Marilah sekarang masuk ke tujuan utama artikel ini yaitu cara aktifkan paket data internet roaming Telkomsel di Penang. Berhubung memang ini memudahkan di saat situasi sedang malas keluar dan tersedia WiFi di penginapan.

Saat pembeli paket data internet roaming Telkomsel dan mengaktifkannya selama berlibur di Penang, ini dikarenakan memang sedang posisi terdesak mau keluar tapi tidak ada kuota. Sangat khawatir tidak bisa berkomunikasi ketika situasi terdesak di luar atau untuk memesan ojek online agar bisa kembali ke apartemen.

Berikut ini langkah-langkahnya:

1. Ambil smartphone dan ketik *266# maka akan muncul seperti di bawah ini
2. Selanjutnya pilih sesuai kebutuhan, berhubung ini untuk internet di Malaysia maka pilih 1 yaitu untuk single country. Setelahnya muncul pilihan beberapa negara.
3. Setelah ada pilihan beberapa negara, pilih angka 2 untuk Malaysia.
4. Ketika sudah pilih negara tujuan Malaysia maka akan muncul kembali pilihan hari mulai dari 1 dan3 hari, 7 hari hingga 30 hari.
5. Berhubung Saya hanya 4 hari maka pilih saja yang nomor 1 dimana untuk 1 dan 3 hari saja.
6. Setelah dipilih maka akan muncul keterangan selanjutnya untuk dipilih beli, internet untuk 3 hari dengan 20GB seharga Rp.100.000.
cara aktifkan paket internet roaming telkomsel


7. Ketika masuk pesan pemberitahuan bahwa sudah beli paket data roaming, maka selanjutnya masuk ke pengaturan SIM.
8. Klik bagian kartu SIM yang sudah diaktifkan internet, selanjutnya lihat pengaturan jaringan, klik bagian Roaming Data untuk menjadi hijau yang tandanya sudah aktif.
9. Oh ya, pastikan sebelum beli paket data, tentu isi dulu pulsa untuk nomor handphonenya ya.
10. Internet sudah siap dipakai deh.

cara aktifkan paket internet



Well, mudah sekali bukan? Dengan sentuhan jari maka sudah aktif deh internetnya. Mudah cara aktifkan paket data internet roaming Telkomsel di Penang. Mau berkomunikasi, membagikan momen di sosial media pun semakin mudah saja. Oh ya, saat itu ada juga pilihan untuk bisa hotspot kok, berhubung Saya pakai 4 device maka perlu beli paket yang itu.


















Older Posts

Total Tayangan Halaman

HELLO, THERE!


Hello, There!
Hello, There!
My name is Ririn Famur Wandes Rahayu Lubis. I am from Medan, North Sumatera, Indonesia.

Find More



LET̢۪S BE FRIENDS


recent posts

Labels

Blogger Medan Cafe Medan English Article Lifestyle Blogger Review Cafe Solo Backpacker Tips Melalak Cantik Tips Traveling Wisata Asia Tenggara Wisata Indonesia

Blog Archive

Postingan Populer

  • T-Garden Medan,Resort and Ranch Instagramable ala Bali
    T-Garden Medan Resort and Ranch menambah daftar tempat wisata baru yang santai dengan konsep nuansa kekinian ala Bali yang instagram...
  • Pengalaman Pertama Nge-Grab ke Kualanamu International Airport
    Rasa bahagia dan syukur tak terhingga dihaturkan kepada Sang Pencipta sejak membaca sebuah email pengumuman yang menyatakan bahwa aku te...
  • Asian Make Up with PIXY TWC Cover Smooth and PIXY Lip Cream
    Setiap wanita selalu ingin tampil cantik dan mempesona. Definisi cantik dari setiap wanita pun berbeda-beda,begitu juga kaum lelaki y...
  • Menikmati Wisata Seni 3D Art Magic Eye Museum Kawasan Bandara Kualanamu
    Menikmati wisata seni 3 dimensi di hari libur memang menyenangkan dan semakin seru apabila dinikmati bersama keluarga, para sahabat mau...
  • Imajinasi, Creativity, dan Teknologi Ciptakan Konten Kreatif Masa Kini
    Kehidupan manusia melalui banyak proses yang tidak sederhana. Manusia yang diciptakan juga berproses hingga akhirnya kembali lagi ke s...

Community

selebgram medan

Intellifluence Trusted Blogger


 

Created with by BeautyTemplates | Distributed by blogger templates