facebook twitter instagram linkedin
  • Home
  • Travel
    • Wisata Indonesia
    • Wisata Asia Tenggara
    • Wisata Turki
  • LifeStyle
    • Beauty
    • Healthy
  • About Me
  • Kontak Informasi

Melalak Cantik- Travel Blog Ririn Wandes

Setiap menuliskan momen perjalan di Kuala Lumpur memang selalu menyenangkan, ada saja kenangan baru meskipun sudah berkali-kali kesana. alau lagi jalan-jalan ke Kuala Lumpur, biasanya orang langsung kepikiran ke menara kembar, mall besar, atau wisata kuliner.

Review Berkunjung ke BookXcess Rex KL


Tapi di antara semua hiruk pikuk kota ini, ternyata ada satu tempat yang diam-diam jadi favorit para traveler dan content creator: sebuah toko buku yang vibes-nya bikin kamu lupa waktu. Namanya adalah BookXcess dan jujur, ini bukan toko buku biasa sih.

toko buku bookxcess rexkl



Saya sudah mengunjungi BookXcess di Kuala Lumpur dan Penang, ternyata memang semua punya keunikan tersendiri. Untuk cabang toko buku ini tentu lebih banyak di KL tetapi kawan melalak cantik enggak perlu khawatir karena yang di Penang tidak kalah menarik.

First Impression


Sejak pertama kali masuk ke BookXcess, rasanya seperti masuk ke dunia lain. Dari luar mungkin terlihat sederhana, tapi begitu melangkah ke dalam, kamu langsung disambut rak buku tinggi menjulang, lorong-lorong unik, dan pencahayaan hangat yang bikin suasana terasa tenang sekaligus magis.




Pengalaman mengunjungi BookXcess Penang pertama kali, bisa kamu baca di artikel Toko Buku Unik Ternyaman di Penang Cocok Buat Traveler yang Hobi Baca.

Well, mari kita lanjut bahwa bahkan beberapa sudut di BookXcess itu terasa seperti setting film, asda sedikit “Harry Potter vibes” yang bikin siapa pun betah berlama-lama. Hal yang menjadikan BookXcess viral bukan cuma karena tampilannya yang estetik.

Sebenarnya lebih dari itu, tempat ini menawarkan pengalaman yang jarang ditemukan di toko buku biasa. Buku-buku di sini ditata dengan menarik dari lantai hingga hampir menyentuh langit-langit, menciptakan kesan megah sekaligus artistik. Setiap langkah seolah mengajak kita untuk terus menjelajah, menemukan buku-buku yang bahkan sebelumnya tidak dicari.

Salah satu cabang paling populer memang berada di RexKL, sebuah bangunan bekas bioskop yang diubah menjadi ruang kreatif dengan sentuhan seni modern. Begitu masuk, Saya pun bisa merasakan langsung seperti berada di ruang seni yang hidup. Tangga-tangga besar, instalasi unik, dan susunan buku yang tidak biasa membuat tempat ini bukan hanya destinasi belanja, tapi juga pengalaman visual yang kuat.

Spot Berburu Konten


Jika mengingat tahu tempat ini pertama kali itu justru sejak awal banyak muncul di media sosial dan berkeinginan mengunjungi sejak 2023 akhir. Punya waktu liburan sampai 10 hari lebih ternyata tidak menjadikan langkah kaki sampai ke RexKL ini.

Ternyata baru bisa berfoto langsung saat honey moon bersama suami pada akhir tahun 2025 lalu. Bisa dikatakan selain untuk membaca atau sekadar menikmati suasana, BookXcess juga jadi spot favorit untuk berburu konten.

Hampir setiap sudutnya Instagramable lho, rak buku tinggi, lorong simetris, hingga area duduk yang cozy bisa jadi latar foto yang estetik. Tidak heran kalau banyak traveler dan kreator datang ke sini bukan hanya untuk membeli buku, tapi juga untuk mengabadikan momen.

Hal lain yang tidak kalah menarik adalah harga buku yang jauh lebih terjangkau. BookXcess dikenal dengan koleksi buku impor yang dijual dengan diskon besar. Dari novel, buku self-development, hingga coffee table book dengan visual cantik, semuanya bisa ditemukan di sini. Tapi hati-hati, karena sangat mungkin kamu datang tanpa rencana belanja, tapi pulang dengan tas penuh buku.

Kalau kamu berencana berkunjung, ada beberapa tips yang bisa kamu coba. Datanglah di pagi hari atau saat weekday untuk menghindari keramaian, terutama di cabang yang populer. Pilih outfit dengan warna netral jika kamu ingin foto yang lebih aesthetic. Dan yang paling penting, siapkan budget ekstra karena godaan buku murah di sini benar-benar sulit ditolak apalagi masih harus memikirkan bagasi yang terbatas.

What To Do di BookXcess RexKL?

Mau traveling sendirian atau sama teman bahkan bareng family juga bisa kok, ada banyak beragam tipe traveler yang mengunjungi BookXcess ini. Buat kawan melalak cantik yang merasa bingung mau ngapain sih disana selain berfoto doank. Well, berikut ini beberapa kegiatan yang bisa dilakukan:

1. “Treasure Hunting” Buku Random


Salah satu hal paling seru di BookXcess adalah menemukan buku secara tidak sengaja karena susunannya yang unik dan tidak selalu berdasarkan kategori konvensional, kamu akan sering menemukan buku yang sebelumnya tidak kamu cari tapi justru jadi yang paling menarik. Nah, inilah rasanya seperti berburu harta karun versi literasi.

2. Naik Tangga Ikonik & Jelajah Rak Tinggi


Di beberapa cabang BookXcess seperti RexKL, kamu bisa naik tangga besar yang mengarah ke rak buku super tinggi. Dari atas, pemandangan deretan buku yang tertata rapi terlihat seperti instalasi seni. Ini bukan cuma aktivitas biasa, bisa dinamakan pengalaman visual yang bikin merasa kecil di tengah “lautan ilmu”.

3. Me-Time & Slow Reading di Sudut Tersembunyi



BookXcess punya banyak spot duduk tersembunyi yang cozy. Kamu bisa ambil satu buku, duduk di sudut yang tenang, dan benar-benar menikmati waktu tanpa distraksi. Buat traveler yang capek dengan itinerary padat, ini jadi momen recharge yang priceless.

4. Foto Aesthetic ala Book Lover


Setiap sudut di sini bisa jadi konten, itulah kebanyakan tujuan awal para pendatang, karena mulai dari lorong simetris, rak buku menjulang, sampai tangga artistik itu semuanya photogenic. Banyak pengunjung bahkan sengaja memakai outfit-an khusus untuk foto di sini. Tipsnya: manfaatkan lighting alami dan ambil angle dari bawah untuk efek dramatis.

5. Ngonten Reels / TikTok Cinematic


Kalau kamu kreator, BookXcess adalah surga konten karena bisa bikin video transisi dari “masuk dunia nyata” ke “masuk dunia buku”, atau shoot slow motion jalan di antara rak. Bahkan, banyak yang bikin konten POV seperti “tersesat di toko buku terbesar”. Pastikan siapkan gadget maupun gear terbaikmu deh agar hasil konten lebih maksimal.

6. Cari Inspirasi & Ide Kreatif


Buat penulis, guru, atau kreator, tempat ini bisa jadi sumber inspirasi tanpa batas. Melihat ribuan buku dengan berbagai tema bisa memicu ide baru baik untuk konten, tulisan, atau bahkan refleksi diri. Itulah mengapa Saya sering mengunjungi banyak BookXcess selama di Malaysia karena hampir semua yang dikunjungi bisa dijadikan konten untuk direview.

7. Belanja Buku Impor Harga Murah

Ini bagian yang paling berbahaya untuk kantong terutama traveler yang masih harus mikirin bagasi. Buku-buku di sini bisa jauh lebih murah dibanding toko biasa. Kamu bisa menemukan novel best seller, buku self improvement, sampai coffee table book dengan visual cantik dengan harga miring. Banyak pengunjung akhirnya “kalap” karena terlalu banyak pilihan menarik. Itulah yang sering Saya pikirkan saat mau borong karena bawaan menjadi berat dan bagasi yang tidak murah.



BookXcess KL, Malaysia

Alamat: Jalan Sultan, City Centre, 50000 Wilayah Persekutuan, Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur, Malaysia

Opening Hours: Setiap Hari: 10.00 s/d 22.00



































Pernah nggak sih, kamu booking penginapan cuma karena “yang penting murah dan strategis” tapi ternyata malah jadi salah satu bagian paling berkesan dari perjalananmu? Well, itu persis seperti yang Saya rasakan bersama suami waktu pertama kali menginap di Swing & Pillows Georgetown Penang.

review swing and pillows penang


Review Swing and Pillows Penang


Ini merupakan sebuah hostel yang diam-diam punya cara sendiri untuk bikin tamunya jatuh hati sih. Awalnya, kami nggak berekspektasi banyak karena saat berlibur di akhir tahun tidak mudah menemukan penginapan murah dan nyaman.

Sebagai pejalan yang lebih suka menghabiskan budget untuk kuliner dan eksplorasi kota, penginapan buat Saya tentu saja sekadar tempat untuk istirahat setelah seharian lakukan penjelajahan. Sebelum menikah pun lebih sering menginap di apartemen yang sudah lengkap fasilitas dengan harga terjangkau tapi lokasi memang kebanyakan di Bayan Lepas, cukup jauh ke kawasan wisata di George Town.

Hal yang paling penting lainnya juga tidak menyeramkan karena tidak sedikit hostel di Penang yang haunted. Bagi Saya untuk cari hostel yang penting bersih, aman, nyaman dan lokasinya strategis sih. Tapi begitu sampai di kawasan George Town, semua terasa sedikit berbeda. Jalanan yang penuh warna, mural di setiap sudut, dan aroma makanan yang menggoda seolah menyambut perjalanan ini dengan hangat.

First Impression Hostel Murah Gak Murahan


Kesan pertama menginjakkan kaki di Swing and Pillows sempat kebingungan karena ternyata ada dua hostel dengan nama yang sama di lorong yang sama pula. Saya pun memastikan kembali bahwa yang kami tuju sudah tepat meskipun tampak sepi dan seperti tak nampak ada kehidupan dari luar.




Memang sejak awal sudah tahu bahwa proses check-in dilakukan sendiri, hanya perlu menghubungi via WhatssApp ke admin. Kemudian, akan diberikan kode untuk bisa masuk ke pintu utama dan kamar. Tentu saja semuanya sudah disiapkan oleh pihak hostel termasuk kamar dan kebutuhan lainnya.

Proses check-in di hostel ini terbilang cepat dan tanpa ribet. Nggak ada kesan mewah memang, tapi justru itu yang bikin suasananya terasa santai. Interiornya minimalis dengan dominasi warna netral, dipadukan dengan pencahayaan hangat yang bikin suasana terasa nyaman. Bukan tipe tempat yang langsung bikin “wow” di awal, tapi perlahan bikin betah sih.




Begitu masuk ke ruangan utama tampak memang kesedarhanaan itu, tapi ketika naik ke lantai atas mulai terlihat interior yang memiliki nilai seni. Syukur saja tidak merasakan horor walaupun lampu remang-remang sedikit menakutkan karena memang suasana sangat sepi.

Ketika masuk ke kamar, kesan pertama yang muncul adalah: simple, tapi cukup buat berdua bersama suami. Tempat tidurnya empuk, sprei bersih, dan yang paling penting ada AC-nya dingin (trust me, ini penyelamat di Penang yang cuacanya bisa cukup terik).

Apa yang Buat Betah di Swing and Pillows?


Ada banyak hal yang buat betah di hostel murah tapi gak murahan ini bahkan Kami yang awalnya hanya 3 malam bisa extend 2 malam lagi lho.  Buat kamu yang seperti Saya, yang kadang masih harus update blog atau upload konten selama traveling, koneksi WiFi di sini juga cukup stabil. Jadi nggak perlu drama cari sinyal ke sana-sini deh, mau di kamar atau ruang komunal bahkan dapur tetap bisa kok.

Yang aku suka dari Swing & Pillows adalah konsepnya yang “nggak berlebihan, tapi ngena” banget. Mereka tahu kebutuhan traveler masa kini: tempat istirahat yang nyaman, lokasi strategis, dan harga yang bersahabat. Nggak ada fasilitas super fancy, tapi semua yang ada terasa cukup dan fungsional sih.

Traveler yang menghemat juga cocok disini, bayangin aja Penang dengan cuaca panas itu tentu butuh minum air putih yang banyak. Jika selalu beli air di supermarket tentu bisa menghabiskan banyak anggaran donk. Bersyukur deh bisa isi air dingin, mau air hangat juga bisa di dapur sehingga tiap keluar bisa penuhi semua botol minum terlebih dahulu sebelum keluar untuk jalan-jalan.

Fasilitas lainnya tentu saja bisa cuci kain karena ada jemuran kecil, tempat menggantungkan baju di kamar seperti lemari kecil, ada pula meja kecil dan bangku untuk kerja serta lampu kamar yang bisa diganti-ganti warna sehingga suasana makin romantis bersama suami.

Dan soal lokasi, ini salah satu nilai plus terbesar sih. Dari hostel, Saya dan suami bisa jalan kaki ke berbagai spot menarik di George Town. Mau cari street art ikonik? Tinggal jalan santai. Mau kulineran? Pilihannya banyak banget, dari makanan kaki lima sampai hidden gem yang sering direkomendasikan warga lokal. Rasanya seperti tinggal di tengah cerita, bukan sekadar jadi turis yang lewat gitu aja.

Momen Menarik Untuk Diingat

Ada satu momen yang cukup buat Saya mengingatnya dimana saat pagi hari Saya dan suami keluar hostel untuk mencari sarapan masih sekitar pukul 7 pagi. Udara masih segar, jalanan belum terlalu ramai, dan suasana kota terasa lebih “hidup” dengan cara yang tenang. 




Rasanya memang ini dinamakan slow living sih, kenyamanan yang hadir membuat hubungan makin romantis. Di momen itu, Saya pun sadar bahwa pengalaman menginap bukan cuma soal tempat tidur, tapi juga bagaimana sebuah tempat bisa membuat kita merasa lebih dekat dengan kota yang kita kunjungi.

Swing & Pillows juga cocok banget untuk berbagai tipe traveler sih. Seketika kepikiran juga kenapa dulu belum menemukan hostel ini saat masih suka liburan sendirian. Buat solo traveler, tempat ini terasa aman dan nyaman.

Buat backpacker, jelas ramah di kantong. Bahkan buat content creator yang butuh spot estetik sederhana, beberapa sudut di hostel ini masih cukup “Instagramable” dengan gaya minimalisnya. Saya pun melihat ada banyak wisatawan mancanegara yang menginap disini, terlihat saat mereka berkumpul di ruang komunal maupun ketika makan di dapur.




So, menurut Saya dan sudah bertanya pula ke suami bahwa tempat ini direkomendasikan deh untuk yang cari penginapan murah tapi gak murahan. Ada yang sudah punya pengalaman menginap disini? Yuk berbagi ceritanya di kolom komentar.
Perjalanan dari Penang ke Kuala Lumpur merupakan salah satu rute populer bagi wisatawan yang sedang menjelajahi Malaysia. Banyak traveler memilih bus karena harganya lebih murah dibandingkan pesawat dan rutenya juga sangat mudah.

Cara Naik Bus Penang ke KL


Selain itu, perjalanan dengan bus juga cukup nyaman karena sebagian besar bus di Malaysia sudah dilengkapi kursi reclining, AC, dan bahkan beberapa memiliki port charger. Jadi meskipun perjalanan memakan waktu sekitar 4–5 jam, kamu tetap bisa menikmati perjalanan dengan santai.




Di artikel ini, aku akan membagikan panduan lengkap cara naik bus dari Penang ke Kuala Lumpur, mulai dari terminal keberangkatan, harga tiket, cara membeli tiket, hingga tips perjalanan agar lebih hemat.

Apakah Bisa Naik Bus dari Penang ke Kuala Lumpur?


Jawabannya tentu saja bisa dan sangat mudah. Bus merupakan salah satu transportasi paling populer di Malaysia karena jaringan jalurnya luas dan jadwalnya cukup banyak setiap hari. Biasanya bus dari Penang berangkat dari terminal utama yaitu Penang Sentral.

Terminal ini terletak di Butterworth, di daratan utama Malaysia yang berseberangan dengan Pulau Penang. Dari Pulau Penang, kamu hanya perlu menyeberang sebentar untuk sampai ke terminal ini. Bus kemudian akan menuju terminal utama di Kuala Lumpur seperti Terminal Bersepadu Selatan.

Terminal Keberangkatan Bus di Penang


Sebagian besar bus antar kota berangkat dari Penang Sentral. Terminal ini cukup modern dan terintegrasi dengan berbagai transportasi seperti kereta, ferry, bus lokal. Jika kamu berada di pusat wisata George Town, ada beberapa cara menuju Penang Sentral yaitu pertama bisa naik ferry.

Ferry dari Pulau Penang menuju Butterworth berangkat dari Penang Ferry Terminal dengan durasi perjalanan sekitar 15 menit. Selanjutnya kawan melalak cantik bisa pula naik ojek online dengan alternatif lain adalah menggunakan ojek online ini langsung menuju terminal yang iasanya perjalanan sekitar 30–40 menit tergantung kondisi lalu lintas dan tentu saja harga lebih mahal.

Terminal Kedatangan di Kuala Lumpur


Sebagian besar bus dari Penang akan tiba di Terminal Bersepadu Selatan atau yang sering disingkat TBS. Terminal ini merupakan terminal bus terbesar di Kuala Lumpur dan memiliki fasilitas lengkap seperti restoran, minimarket, ATM, area tunggu yang nyaman sehingga banyak akan ditemukan pelancong yang tidur di terminal juga. Nah, nantinya dari TBS, kamu bisa melanjutkan perjalanan menggunakan kereta menuju pusat kota melalui KL Sentral.

Harga Tiket Bus Penang ke Kuala Lumpur


Harga tiket bus dari Penang ke Kuala Lumpur cukup terjangkau sehingga menjadi pilihan favorit bagi backpacker dengan estimasi harga tiket sekitar RM35 – RM50 per orang jika dikonversi ke rupiah, sekitar Rp120.000 – Rp180.000 tergantung jenis bus dan waktu pemesanan.

Harga ini tentu jauh lebih murah dibandingkan pesawat dengan durasi erjalanan bus dari Penang menuju Kuala Lumpur biasanya memakan waktu sekitar 4 sampai 5 jam. Durasi ini tergantung kondisi lalu lintas dan jumlah pemberhentian.

Sebagian bus juga akan berhenti sebentar di rest area sehingga penumpang bisa membeli makanan atau menggunakan toilet.

Cara Membeli Tiket Bus


Ada beberapa cara mudah membeli tiket bus dari Penang ke Kuala Lumpur.

1. Membeli tiket online

Cara paling praktis adalah membeli tiket melalui platform travel seperti Easybook, Traveloka, Klook maupun apps lainnya.

Langkah-langkahnya:

1. Pilih rute Penang – Kuala Lumpur
2. Pilih tanggal perjalanan
3. Pilih operator bus
4. Lakukan pembayaran
5. Setelah pembayaran selesai, kamu akan mendapatkan e-ticket yang bisa langsung ditunjukkan saat check-in di terminal.

2. Membeli tiket di terminal

Jika kamu tidak sempat membeli tiket online, kamu juga bisa membeli langsung di loket di Penang Sentral. Namun pada musim liburan atau akhir pekan, tiket sering cepat habi karena itu disarankan membeli tiket lebih awal.

Operator Bus Populer


Beberapa operator bus terkenal yang melayani rute ini antara lain: KPB Express, Billion Stars Express, Super Nice Express. Operator-operator ini sudah cukup terkenal dan memiliki reputasi baik dalam hal kenyamanan dan keamanan perjalanan.

Tips Naik Bus dari Penang ke Kuala Lumpur


Agar perjalananmu lebih nyaman, berikut beberapa tips yang bisa kamu ikuti.

1. Pesan tiket lebih awal

Jika kamu bepergian saat akhir pekan atau musim liburan, tiket bus bisa cepat habis. Sebaiknya pesan tiket minimal 2–3 hari sebelumnya.

2. Pilih kursi dekat jendela

Kursi dekat jendela memungkinkan kamu menikmati pemandangan sepanjang perjalanan. Malaysia memiliki pemandangan alam yang cukup indah seperti sawah dan perbukitan.

3. Datang lebih awal ke terminal

Usahakan datang 30–45 menit sebelum keberangkatan agar punya waktu check-in dan menemukan gate bus dengan santai.

4. Bawa jaket ringan

AC bus biasanya cukup dingin sehingga membawa jaket bisa membuat perjalanan lebih nyaman. Pengalaman Naik Bus Penang ke Kuala Lumpur Banyak traveler yang memilih bus karena perjalanan terasa cukup santai.




Begitu bus meninggalkan Penang Sentral, perjalanan akan melewati jalan tol yang cukup mulus menuju Kuala Lumpur. Sepanjang perjalanan kamu bisa melihat pemandangan pedesaan Malaysia yang hijau dan tenang. Kursi bus yang dapat direbahkan juga membuat perjalanan terasa lebih nyaman, bahkan beberapa penumpang memilih untuk tidur selama perjalanan.

Sekitar empat hingga lima jam kemudian, bus akan tiba di Terminal Bersepadu Selatan, dan kamu siap melanjutkan petualangan di ibu kota Malaysia. Naik bus dari Penang ke Kuala Lumpur adalah pilihan transportasi yang murah, mudah, dan nyaman.

Bus biasanya berangkat dari Penang Sentral dan tiba di Terminal Bersepadu Selatan dengan durasi perjalanan sekitar 4–5 jam. Dengan harga tiket yang terjangkau dan fasilitas bus yang cukup nyaman, transportasi ini sangat cocok bagi traveler yang ingin menjelajahi Malaysia dengan budget lebih hemat.

Jika kamu sedang merencanakan perjalanan dari Penang ke Kuala Lumpur, bus bisa menjadi pilihan transportasi yang praktis sekaligus menyenangkan. Perjalanan darat ini bahkan bisa menjadi pengalaman menarik untuk menikmati pemandangan Malaysia sebelum tiba di ibu kota yang penuh dengan berbagai destinasi wisata menarik.

Ini bukan perjalanan pertama naik kereta dari Kuala Lumpur ke Penang. Sebelumnya sekitar 2017 dan 2018 pun sering bepergian naik kereta ke Taiping dan Kuala Kangsar juga. Tapi ini mengingat pengalaman naik kereta terbaru dari Kuala Lumpur ke Penang.

cara naik kereta kuala lumpur ke penang


Saat membagikan postingan liburan singkat ke Malaysia di media sosial, ada banyak para pengikut instagram yang menanyakan cara naik kereta dari Kuala Lumpur ke Penang. Saya pun berniat untuk memberikan panduan naik ETS dan harga tiketnya.

Mungkin sudah pernah atau sering melihat kereta yang ada di Malaysia dari postingan pengguna media sosial lainnya. Tetapi pernahkah berkeinginan bisa pindah antar kota naik kereta saja di negara lain? Inilah saatnya mengenal ETS dan langsung coba lakukan perjalanan.

Cara Naik Kereta Dari Kuala Lumpur ke Penang


Jika kembali ke pengalaman awal ke Penang memang sudah langsung naik kereta. Banyak yang berfikir bahwa perjalanan dari Kuala Lumpur ke Penang itu jauh dan menghabiskan waktu lama sehingga satu-satunya cara hanya naik pesawat.

Bagi para solo traveler yang mau menghemat tentu trip menuju Penang tidak selalu harus naik pesawat. Jika kamu ingin perjalanan yang lebih santai, hemat, dan tetap nyaman, naik kereta bisa jadi pilihan terbaik. Banyak traveler Indonesia yang belum tahu bahwa Malaysia memiliki kereta listrik modern yang cepat dan nyaman.

Itulah alasan banyak kawan-kawan melalak cantik yang mengikuti akun personal Ririn Wandes langsung menanyakan cara pergi naik kereta ini. Biasanya hanya tahu via bus atau pesawat saja, boleh sih naik disesuaikan preferensi tapi saran ya cobalah juga naik kereta.

Dengan menggunakan kereta KTM ETS, kawan melalak cantik bisa menempuh perjalanan sekitar 4 jam dari pusat kota Kuala Lumpur menuju wilayah Penang. Selain praktis, perjalanan ini juga menawarkan pemandangan alam Malaysia yang hijau dan menenangkan.

Panduan Lengkap Naik ETS


Di artikel ini, aku akan membagikan panduan lengkap mulai dari rute kereta, harga tiket, cara membeli tiket, hingga tips hemat agar perjalananmu dari Kuala Lumpur ke Penang semakin mudah. Sebelum melanjutkan panduan lengkap naik ETS, perlu juga kawan-kawan tahu apa sih ETS tersebut.

Well, menurut Wikipedia bahwa ETS atau Electric Train Service adalah salah satu jenis layanan kereta cepat listrik khusus yang dioperasikan oleh KTM. ETS adalah kereta antarkota yang lebih cepat dibandingkan kereta konvensional KTM.

Nah, KTM (Keretapi Tanah Melayu) adalah perusahaan operator kereta api nasional di Malaysia, sedangkan ETS ini merupakan nama layanannya. ETS adalah kereta api listrik berkecepatan lebih tinggi (kereta sepur 1 meter tercepat di Malaysia) dengan fasilitas modern, cocok untuk perjalanan antarkota (misal: Kuala Lumpur - Padang Besar/Johor Bahru)

Apakah Bisa Naik Kereta dari Kuala Lumpur ke Penang?


Pertanyaan ini sering muncul dari wisatawan pertama kali ke Malaysia. Jawabannya: bisa, tetapi kereta tidak langsung berhenti di Pulau Penang. Dalam artian perlu ketahui pula nih, rute kereta dari Kuala Lumpur menuju Penang sebenarnya berhenti di kota Butterworth yang berada di daratan utama Malaysia. 

Lalu selanjutnya bagaimana? Well, dari sana, kamu tinggal menyeberang sebentar menuju Pulau Penang. Jadi jika dilihat rutenya sebagai berikut:

1. Mengawali keberangkatan dari KL Sentral
stesen kl sentral


2. Melewati berbagai stasiun
3. Turun di Butterworth Railway Station
4. Lanjut naik ferry atau taksi online menuju George Town, yang merupakan pusat wisata Penang.

Para pelancong atau traveler tentu saja mempertimbangkan naik kereta karena memang prosesnya sangat mudah dan banyak traveler memilih cara ini karena lebih hemat dibandingkan pesawat lho. Saya pun termasuk pejalan yang suka coba hal baru makanya sejak tahu ada kereta maka ini pilihan utama apalagi jika tidak diburu waktu.

Kereta Apa yang Digunakan?


Kereta utama untuk rute ini adalah KTM ETS. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa ETS merupakan kereta listrik modern di Malaysia yang terkenal cepat dan nyaman. Kereta ini mirip dengan kereta cepat di beberapa negara Asia.

Penasaran pastinya dengan fasilitas di dalam kereta? Memang bukan mewah seperti kereta jalur Trans Siberia tapi hal yang perlu diketahui kenyamanan bisa didapatkan karena kursi empuk dan luas, AC dingin, stop kontak untuk charger ada, toilet bersih, ada ruang bagasi, mushola buat shalat dan kantin untuk duduk nikmati kopi lho.

fasilitas ets malaysia



Nah, paling penting adalah kecepatan kereta bisa mencapai sekitar 140 km per jam sehingga perjalanan terasa sangat cepat. Banyak traveler bahkan mengatakan perjalanan naik ETS terasa lebih nyaman dibandingkan naik bus jarak jauh.

Jadwal Kereta Kuala Lumpur ke Penang


Kereta ETS biasanya berangkat beberapa kali setiap hari dari KL Sentral menuju Butterworth Railway Station. Beberapa jadwalnya bisa cek langsung ke webiste ktmb saat mau pemesanan tiket, contoh bisa seperti ini:

Kereta Berangkat        Tiba
ETS Gold               07.05  11.00
ETS Platinum         09.15 13.05
ETS Gold               13.15  17.10
ETS Platinum         17.15  21.05

Perjalanani ini berdurasi rata-rata sekitar 4 jam. Jika ingin perjalanan lebih santai, kamu bisa memilih jadwal pagi sehingga tiba di Penang sebelum sore. Saya pun suka berangkat pagi hari karena ingin menikmati pemandangan sepanjang jalan sambil santai.

Harga Tiket Kereta Kuala Lumpur ke Penang


Harga tiket kereta ETS cukup terjangkau dengan estimasi harga yaitu untuk ETS Gold: sekitar RM59, ETS Platinum: sekitar RM79. Jika dikonversi ke rupiah, harganya sekitar Rp200.000 – Rp300.000 tergantung kelas keretanya.

Harga ini tentu jauh lebih murah dibandingkan pesawat jika kamu memesan mendadak. Selain itu, kamu juga tidak perlu datang terlalu awal seperti di bandara sehingga lebih praktis. Tapi tentu saja tetap harus datang tepat waktu agar tidak ketinggalan jalan.

Cara Membeli Tiket Kereta ETS


Ada beberapa cara membeli tiket kereta dari Kuala Lumpur ke Penang:

1. Beli melalui aplikasi resmi

Kamu bisa menggunakan aplikasi KTM Mobile. Langkahnya yaitu dimulai dengan mendownload aplikasi KTM Mobile. Kemudian, pilih rute Kuala Lumpur – Butterworth, pastikan pula pilih tanggal perjalanan lalu bisa pilih kursi dan selanjutnya bisa lakukan pembayaran. Setelah pembayaran selesai, kamu akan mendapatkan e-ticket yang bisa langsung ditunjukkan saat naik kereta.

2. Beli melalui platform travel

Alternatif lain adalah membeli tiket melalui platform travel seperti: Klook atau Traveloka. Platform ini sering memberikan promo atau diskon khusus untuk wisatawan.

Cara Menyeberang dari Butterworth ke Penang


Setelah turun di Butterworth Railway Station, kamu tinggal menyeberang menuju Pulau Penang. Saya pernah langsung menuju bandara juga dari Railway yang ada di Penang Sentral. Tapi untuk yang mau berwisata keliling Penang ada dua cara populer di antaranya:

1. Naik Ferry

Ferry dari Butterworth menuju Penang berangkat dari Penang Ferry Terminal dengan durasi perjalanan hanya sekitar 15 menit, harga tiketnya pun murah cuma sekitar RM2. Bisa dikatakan ini adalah cara paling murah sekaligus menarik karena kamu bisa menikmati pemandangan laut.

2. Naik Taksi Online

Jika membawa banyak barang atau ingin lebih cepat, kamu bisa langsung naik taksi online menuju hotel di George Town. Pemesanan tentu saja melalui aplikasi dari taksi online yang ada seperti Indrive maupun grab. Perjalanan biasanya sekitar 20–30 menit tergantung kondisi lalu lintas serta tentu saja biaya yang dikeluarkan akan lebih mahal dibandingkan naik ferry.

Tips Hemat Naik Kereta ke Penang


Agar perjalananmu lebih hemat dan nyaman, berikut beberapa tips yang bisa kamu coba:

1. Pesan tiket lebih awal

Tiket kereta ETS sering cepat habis terutama saat akhir pekan atau musim liburan. Idealnya pesan tiket 1 minggu sebelum keberangkatan terutama untuk mencari tipe paling murah yaitu Gold maka pastikan sudah pesan lebih cepat.

2. Pilih kursi dekat jendela

Ini sih favoritku untuk selalu pilih dekat jendela, jika kamu suka menikmati pemandangan, pilih kursi dekat jendela. Sepanjang perjalanan kamu akan melihat pemandangan sawah, bukit, dan desa khas Malaysia.

3. Hindari perjalanan weekend


Harga tiket biasanya lebih cepat habis saat Sabtu dan Minggu karena banyak warga lokal bepergian. Tentu saja untuk jenis tiket yang termurah pun segera habis maka sebisa mungkin jika banyak waktu liburan pilihlah hari biasa saja.

4. Datang lebih awal ke stasiun

Datanglah sekitar 30 menit sebelum kereta berangkat agar tidak terburu-buru. Memang tidak harus datang secepat seperti ke bandara tetapi untuk hadir lebih awal akan membuat nyaman dan tidak tergesa-gesa.

Pengalaman Naik Kereta Kuala Lumpur ke Penang


Salah satu hal yang membuat perjalanan ini menyenangkan adalah suasananya yang santai. Terakhir naik kereta ini pun masih seorang diri, namanya juga solo traveler ya. Saat kereta meninggalkan Kuala Lumpur, pemandangan gedung tinggi perlahan berubah menjadi hamparan hijau yang luas. Sepanjang perjalanan Saya pun bisa melihat desa kecil, sawah, hingga perbukitan yang indah.

Kereta juga sangat bersih dan tenang sehingga banyak traveler memanfaatkan perjalanan ini untuk beristirahat atau menikmati pemandangan. Tetapi Saya pun masih juga buka laptop dan tetap bisa mengerjakan kerjaan lho karena ada meja yang cukup bisa meletakkan laptop.

Tidak terasa, sekitar empat jam kemudian Saya pun sudah tiba di Butterworth Railway Station dan siap melanjutkan petualangan ke Pulau Penang. Tapi saat trip terakhir memang cuma iseng naik kereta dan lanjut terbang ke Medan. Saya mengambil taksi online dari railway station ke luar menuju Penang Sentral dan langsung naik taksi online ke bandara.

penang sentral



Terakhir, menurut Saya untuk naik kereta dari Kuala Lumpur ke Penang adalah salah satu cara perjalanan yang paling nyaman dan hemat di Malaysia. Dengan menggunakan kereta KTM ETS, Saya pun bisa menikmati perjalanan cepat sekitar 4 jam dari KL Sentral menuju Butterworth Railway Station, lalu menyeberang sebentar menuju George Town.

Bagi traveler yang ingin menjelajahi Malaysia dengan cara lebih santai, rute kereta ini sangat direkomendasikan. Selain hemat, perjalanan ini juga memberikan pengalaman berbeda menikmati pemandangan alam Malaysia sebelum akhirnya tiba di Pulau Penang yang terkenal dengan kuliner dan budaya yang kaya.

Penang selalu punya cara untuk membuat siapa pun jatuh cinta, bahkan hanya dalam waktu sehari. Banyak orang bilang, “Ah, sehari mana cukup?” Tapi justru di situlah serunya. Sehari di Penang itu seperti mencicipi hidangan pembuka yang begitu lezat sampai kamu berjanji akan kembali lagi.

spot foto lebuh armenian



Saya pun mengenang masa pertama kali ke Penang pada tahun 2016, sungguh banyak ketakjuban dengan kota sederhana namun luar biasa. Tampak biasa bagi yang hanya berasumsi ini sekedar deretan rumah tua dan wajah warga oriental yang kebanyakan sudah tua.

Namun, seseorang yang menyukai hal unik penuh suasana otentik tentu Penang begitu mempesona. Setiap sudut di kawasan George Town ini selalu ada cerita. Kisah yang akan selalu dikenang baik berlibur sendiri, bersama pasangan maupun keluarga.

So, kawan melalak cantik yang cuma punya waktu sehari doank di Penang bisa ngapain aja? Ayo baca sampai selesai selengkapnya artikel di bawah ini. Terkhusus ini hanya sekitar beragam Lebuh di George Town saja ya.

Pagi di George Town: Aroma Kopi dan Jejak Sejarah

Saya memulai hari di kawasan bersejarah George Town, jantungnya Pulau Pinang yang penuh warna dan cerita. Udara pagi terasa hangat, dengan sinar matahari yang perlahan menyinari deretan bangunan kolonial berwarna pastel. Jalanan masih relatif lengang, tapi beberapa kedai kopi sudah mulai ramai oleh warga lokal.

Langkah kaki menyusuri lorong-lorong kecil yang dipenuhi mural terkenal karya Ernest Zacharevic. Salah satu yang paling ikonik tentu saja mural anak kecil di sepeda. Rasanya berbeda melihatnya langsung dibanding hanya lewat foto instagram.

Dinding tuanya terasa hidup, seakan menyimpan ribuan cerita wisatawan yang pernah berhenti dan tersenyum di tempat yang sama. Tahun 2016, pertama kali kesini bersama teman perempuan, tetap berada di lokasi yang sama pula dengan momen berbeda.

Jika ini pertama kalinya untuk kamu ke Penang tentu bisa coba sarapan di kedai kopi tradisional untuk nikmati roti bakar kaya dan telur setengah matang. Aroma kopi hitam yang kuat bercampur manisnya selai kaya membuat pagi terasa begitu sempurna. Pilihan sarapan untuk nikmati kopi ini bisa ke Roti Bakar Legendaris Hutton Lane, Toh Soon Cafe maupun Makan Pagi by Fizzy Cafe.

Sambil sarapan bisa memperhatikan aktivitas warga lokal yang berbicara dalam campuran bahasa Hokkien, Melayu, dan Inggris. Penang benar-benar terasa multikultural, tampak kehangatan satu sama lain sehingga membuat betah duduk berlama-lama memandangi sekitar.

Siang di Lebuh Armenia Menatap Bangunan Tua dan Aneka Mural


Menjelang siang, saya melanjutkan perjalanan mengelilingi Lebuh Armenia, Lebuh Chulia sampai mendekat ke First Avenue Mall. Tidak ada salahnya jika cuma berjalan kaki memandangi aneka mural, namun apabila mau lebih asik bisa sewa sepeda saja.

Dulu, pertama kai kesini pun pada tahun 2016 juga menyempatkan untuk sewa sepeda sehingga lebih leluasa mau mendatangi semua mural yang ada. Cukup bawa peta wisata yang tersedia di hotel, tampak jelas lokasi dari masing-masing mural terutama yang masih sekitar Lebuh Armenia, kebanyakan spot foto viral disana.

Makan Siang Nana Tomyam

Terasa begitu lelah berkelilng seluruh Lebuh dan mendapatkan foto terbaik dari mural yang dicari, selanjutnya bisa mengisi perut yang mulai keroncongan. Nana Tomyam menjadi pilihan utama karena masih di sekitar Transfer Road.

nana tomyam penang



Saat sudah lelah berkeliling dan selesai membeli oleh-oleh di Penang Road maupun Pasar Chowrasta, maka menikmati semangkuk tomyan dan nasi putih akan mengenyangkan. Tentu saja tidak harus makan tomyam karena ada banyak beragam pilihan menu lainnya.

oleh-oleh penang


Senja di Padang Kota Lama

Traveler yang mau menutup hari melihat sunset, bisa memilih duduk di taman Padang Kota Lama. Jika ingin bergabung dengan banyaknya warga lokal yang santai, pun bisa duduk di pinggiran laut. Meskipun akan tercium aroma air laut dan desiran ombak tapi itulah keindahan tersendiri.

Jangan khawatir merasa lapar karena banyak makanan yang dijajakan oleh penjual baik warga lokal maupun pendatang. Ingin makan di tempat pun tersedia beberapa restoran sederhana dengan harga terjangkau pula.

Jika Kamu mau sampai malam pun tetap bisa karena semakin gelap tentu terus ramai, teringat tahun 2019 kesana ada atraksi bola-bola api yang dimainkan oleh warga lokal. Saat itu, ada teman dari Indonesia yang menjadi tenaga kerja di Penang sehingga ia banyak menunjukkan aktifitas seru selama disana.

Sehari yang Terasa Cukup, Tapi Tidak Pernah Benar-Benar Cukup


Sehari di Penang memang tidak akan cukup untuk menjelajahi semuanya. Masih banyak tempat yang belum sempat dikunjungi, kafe unik yang belum dicoba, dan museum yang belum disinggahi. Tapi justru itu yang membuat Penang terasa istimewa, ia selalu meninggalkan rasa penasaran.

Itulah mengapa Saya pun berkali-kali ke Penang, jika melihat cap di paspor tentu paling banyak kunjungan ke Malaysia. Bahkan bisa hampir tiap bulan liburan ke Penang karena dekat dan banyak hal yang selalu dirindukan meskipun sudah begitu sering melalak cantik kesana.

Jika Kamu hanya punya satu hari di Penang, jangan ragu. Datanglah dengan langkah ringan dan hati terbuka. Nikmati setiap sudutnya tanpa terburu-buru. Karena di Penang, bahkan sehari saja sudah cukup untuk membuatmu ingin kembali lagi.

So, apakah kawan melalak cantik punya cerita dan kenangan di Penang?Yuk berbagi ceritanya di kolom komentar.
Mengingat perjalanan bersama suami ke Penang beberapa bulan lalu, Kami mencari rekomendasi sarapan yang sesuai di lidah Indonesia. Namun, tak juga menemukan hingga Saya pun menyarankan untuk singgah ke roti bakar legendaris saja.

review roti bakar hutton lane penang



Berhubung sedang menikmati momen bulan madu maka Kami tidak ingin terlalu terburu-buru keluar dari hotel. Pagi itu, suasana sekitar kawasan hotel yang berada di George Town, Penang masih sepi bahkan warga lokal tidak begitu tampak ramai beraktifitas. 

Aku sempat berfikir, apakah Kami yang memang masih sepagi itu? Padahal aku menyadari ini sudah termasuk siang jika bangun di rumah untuk melakukan aktifitas seperti biasa Ternyata memang sekitar masih sunyi, Kami pun terus berjalan hingga mendekati Pasar Chowrasta.

Aku melihat antrian yang cukup ramai untuk mengejar sarapan pagi, akhirnya Kami pun memutuskan menuju ke salah satu tempat paling legendaris yang dibicarakan wisatawan dan warga lokal. Ini adalah Roti Bakar Hutton Lane yang antriannya panjang dan cukup viral.

Jika kawan melalak cantik melihat dari luar, tentu saja tempat ini terlihat sederhana. Bisa dikatakan hanya sebuah warung kecil dengan meja dan kursi plastik di trotoar yang ramai dilalui pejalan kaki dan sepeda motor.

Namun, sebelum mentari mencapai puncaknya, antrian yang sudah mulai mengular sejak jam 06:30 menunjukkan bahwa tempat ini bukan sekadar roti bakar biasa, ini adalah ritual pagi bagi banyak orang di Penang. 

Saya pun memandang ke sekeliling untuk mencari tempat duduk yang kosong, sekalian meminta suami langsung ambil antrian. Matahari sudah mulai menampakkan sinarnya, suami pun masih dengan sabar terus berjalan ketika antrian semakin berkurang di depan namun terus bertambah di belakang.

Saat Saya duduk mendekat dengan para customer yang sudah punya makanannya, aroma khas roti panggang yang disangrai di atas arang langsung menyambut hidung. Harumnya berbeda, bukan wangi manis biasa seperti toast pada umumnya, tapi ada sedikit sentuhan asap yang menggugah selera. 
Meskipun antrian panjang, namun staf di belakang counter tampak bergerak cepat melayani satu pesanan demi pesanan dengan senyum lelah tapi ramah. Sehingga ketika sudah mendapat giliran memesan maka akan cepat pula dapat makanan yang dipesan.

Rasa Otentik Tradisional: Roti Bakar Kaya & Telur Goyang

Begitu makanan datang, Saya pun langsung tahu kenapa tempat ini begitu dicari. Piring putih sederhana di depan para pengunjung dipenuhi seporsi roti bakar tebal yang berkilau dengan lelehan mentega dan kaya (selai kelapa).

Ini adalah bentuk kombinasi klasik yang menjadi favorit banyak penduduk lokal dan turis. Roti yang digunakan bukan sembarang roti tawar; ini adalah roti bengali dimana jenis roti sarapan khas lokal yang lembut di bagian dalam namun memiliki tekstur luar yang sempurna ketika dipanggang di atas arang. 

Tetapi yang membuat pengalaman ini tak terlupakan adalah sepiring roti bakar telur goyang. Dua butir telur setengah matang yang diletakkan di atas roti, dengan kuning yang masih menggoda untuk pecah saat disentuh garpu.

Sensasi lembutnya kuning telur yang mengalir ke setiap sudut roti menciptakan kontras tekstur yang luar biasa. Satu potong roti yang dicelupkan ke dalam kuning telur saja rasanya sudah seperti pelukan hangat di pagi hari. 

Saya memesan roti canai dengan telur goyang dan keju, perpaduan rasa lokal dan sentuhan modern yang memberi kejutan di lidah. Keju yang meleleh dengan gurihnya membuat roti canai crispy di pinggirnya terasa lebih menarik. 

Tentu saja menambah kenikmatan dengan memesan ayam kuah kari yang menjadikan rasa dan aroma khas semakin menggoyang lidah. Semua ini masih ditawarkan dengan harga yang sangat bersahabat, sungguh harga terjangkau untuk budget traveler.

Suasana Pinggir Jalan yang Penuh Cerita


Meski tidak berada di restoran ber-AC dengan interior Instagrammable, suasana di sini justru menjadi bagian dari pengalaman. Saya duduk di bangku plastik sederhana sambil menikmati roti bakar, melihat kehidupan pagi Penang berlalu.

suasana roti bakar hutton lane penang



Suasana open-air memang bukan untuk semua orang. Ada momen ketika angin membawa sedikit debu jalanan atau bau asap kendaraan, tapi justru di sanalah letak keasliannya. Ini bukan tempat yang dipoles untuk estetika pariwisata.

Bisa dikatakan bahwa ini adalah tempat yang hidup secara autentik. Bahkan beberapa pengunjung lokal terkadang mengeluh tentang burung-burung merpati yang berkeliaran sekitar meja, atau sedikit kerepotan mencari parkir di pagi hari yang sibuk. 

Antrian Panjang, Tapi Layak Ditunggu


Antriannya memang nyata terutama di akhir pekan atau hari libur. Seperti saat Saya dan suami datang memang akhir tahun dimana banyak wisatawan juga bahkan melihat beberapa pengunjung berbicara satu sama lain sambil berdiri dalam antrean panjang.

Ada yang saling bertukar rekomendasi menu favorit sambil menunggu giliran memesanan. Rasanya ada kebersamaan tersendiri ketika menunggu bersama orang asing yang sama-sama menantikan seporsi roti bakar ikonik ini. 




Saya pun hanya memandangi suami yang mulai terkena sinar matahari sambil tetap tersenyum dan mengabadikan senyumnya dari kejauhan. Begitu pesanan datang, semua penantian itu terasa sepadan. Setiap gigitan menghadirkan rasa nostalgia sederhana, roti yang garing di luar namun empuk di dalam, manisnya kaya yang bersatu dengan mentega yang lumer, dan sensasi lembut telur setengah matang yang menyebar bersamaan setiap kali dipotong. 

Cocok untuk Siapa?


Kalau Kamu adalah pecinta makanan lokal, traveler yang suka mengeksplorasi hidangan klasik, atau sekedar ingin menenggelamkan diri dalam pengalaman sarapan autentik Penang, Roti Bakar Hutton Lane adalah destinasi yang wajib dicoba. Meskipun tempat ini bukanlah restoran mewah, kekuatan rasa dan atmosfir lokalnya membuat setiap kunjungan layak dikenang. 

Saya pun berkata ke suami untuk datang lagi pada sarapan esok harinya karena meskipun sudah berkali-kali ke Penang tapi baru itu menikmati beli roti bakar Hutton Lane. Tidak masalah jika masih tempat yang sama karena variannya kan beragam, tentu bisa coba aneka menu lainnya. Bagaimana dengan kawan melalak cantik? Adakah yang pernah jajan di Roti Bakar Hutton Lane?
Older Posts

Total Tayangan Halaman

HELLO, THERE!


Hello, There!
Hello, There!
My name is Ririn Famur Wandes Rahayu Lubis. I am from Medan, North Sumatera, Indonesia.

Find More



LET̢۪S BE FRIENDS


recent posts

Labels

Blogger Medan Cafe Medan English Article Lifestyle Blogger Review Cafe Solo Backpacker Tips Melalak Cantik Tips Traveling Wisata Asia Tenggara Wisata Indonesia

Blog Archive

Postingan Populer

  • T-Garden Medan,Resort and Ranch Instagramable ala Bali
    T-Garden Medan Resort and Ranch menambah daftar tempat wisata baru yang santai dengan konsep nuansa kekinian ala Bali yang instagram...
  • Pengalaman Pertama Nge-Grab ke Kualanamu International Airport
    Rasa bahagia dan syukur tak terhingga dihaturkan kepada Sang Pencipta sejak membaca sebuah email pengumuman yang menyatakan bahwa aku te...
  • Asian Make Up with PIXY TWC Cover Smooth and PIXY Lip Cream
    Setiap wanita selalu ingin tampil cantik dan mempesona. Definisi cantik dari setiap wanita pun berbeda-beda,begitu juga kaum lelaki y...
  • Menikmati Wisata Seni 3D Art Magic Eye Museum Kawasan Bandara Kualanamu
    Menikmati wisata seni 3 dimensi di hari libur memang menyenangkan dan semakin seru apabila dinikmati bersama keluarga, para sahabat mau...
  • Imajinasi, Creativity, dan Teknologi Ciptakan Konten Kreatif Masa Kini
    Kehidupan manusia melalui banyak proses yang tidak sederhana. Manusia yang diciptakan juga berproses hingga akhirnya kembali lagi ke s...

Community

selebgram medan

Intellifluence Trusted Blogger


 

Created with by BeautyTemplates | Distributed by blogger templates