facebook twitter instagram linkedin
  • Home
  • Travel
    • Wisata Indonesia
    • Wisata Asia Tenggara
    • Wisata Turki
  • LifeStyle
    • Beauty
    • Healthy
  • About Me
  • Kontak Informasi

Melalak Cantik- Travel Blog Ririn Wandes

TRAC (Foto: Dok. Pribadi)


Jakarta, melalakcantik.com - Mengatur transportasi seringkali menjadi tantangan menjelang liburan keluarga, terutama saat membawa anak-anak. Kenyamanan, keamanan, dan fleksibilitas waktu perjalanan adalah faktor utama yang harus dipertimbangkan. Salah satu solusi terbaik untuk memastikan perjalanan tetap lancar adalah layanan rental mobil yang memberikan kemudahan serta kenyamanan bagi keluarga selama berlibur.


Rencana berwisata ke Bali kini menjadi lebih mudah dengan adanya layanan rental mobil Bali. Keluarga dapat menikmati perjalanan tanpa khawatir tentang keterbatasan transportasi umum atau jadwal yang ketat. Dengan armada yang selalu terawat dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan, layanan ini menjadi pilihan ideal bagi keluarga yang ingin menjelajahi keindahan Pulau Dewata dengan santai dan menyenangkan.


Berikut beberapa alasan mengapa rental mobil di Bali menjadi pilihan cerdas untuk liburan keluarga yang bebas repot.


4 Alasan Memilih Rental Mobil untuk Liburan Keluarga di Bali

1. Fleksibilitas Penuh dengan Layanan Lepas Kunci

Keleluasaan dalam mengatur waktu dan rencana perjalanan menjadi keunggulan utama layanan lepas kunci. Keluarga bisa menentukan jadwal perjalanan sendiri tanpa perlu menyesuaikan diri dengan jadwal transportasi umum. Dengan rental mobil, setiap destinasi wisata dapat dikunjungi dengan bebas dan santai sesuai keinginan tanpa terburu-buru.


2. Kendaraan Terawat Menjamin Kenyamanan dan Keamanan

Kenyamanan saat bepergian bersama keluarga merupakan hal yang sangat penting. Layanan rental profesional memastikan bahwa seluruh kendaraan berusia di bawah lima tahun dan selalu mendapatkan perawatan berkala. Kondisi mobil yang prima menjamin keamanan serta kenyamanan di sepanjang perjalanan, membuat setiap anggota keluarga dapat menikmati liburan tanpa rasa khawatir.


3. Proses Pemesanan yang Cepat dan Praktis Digital

Melalui website resmi atau aplikasi mobile, proses pemesanan mobil menjadi lebih mudah. Keluarga dapat melakukan pemesanan kapan saja dan di mana saja sesuai dengan jadwal liburan. Fitur fleksibel dalam aplikasi juga memungkinkan perubahan waktu rental jika terjadi penyesuaian rencana mendadak, memberikan keleluasaan penuh selama perjalanan.


4. Jaringan Luas dan Dukungan Pelanggan 24 Jam

Ketersediaan layanan di banyak kota besar, termasuk Bali, memudahkan keluarga yang bepergian antar kota. Selain itu, Customer Assistance Center siap membantu selama 24 jam, memberikan ketenangan ekstra apabila terjadi situasi darurat selama perjalanan. Dukungan profesional ini, yang disediakan oleh penyedia seperti TRAC, sangat vital untuk perjalanan yang aman.


Liburan Bebas Hambatan di Pulau Dewata


Dengan layanan rental mobil Bali, liburan bersama keluarga menjadi lebih nyaman, fleksibel, dan bebas hambatan. Penyedia layanan ini seperti TRAC, memenuhi semua kebutuhan transportasi sehingga momen kebersamaan dapat dinikmati sepenuhnya.


Saat ini, tersedia penawaran khusus yang dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan layanan transportasi berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau. Kunjungi saluran resmi untuk mengetahui syarat dan ketentuan promosi yang berlaku.


TRAC, Teman di Setiap Kilometer.


Kawan melalak cantik yang kuliah atau tinggal di kawasan Medan Pancing, pasti tahu kalau mencari tempat ngopi bukanlah perkara sulit. Kawasan yang ramai dengan mahasiswa dan berbagai aktivitas ini memiliki banyak pilihan coffee shop untuk sekadar melepas penat, mengobrol bersama teman, atau menyelesaikan pekerjaan.

cold n brew pancing






Coffee Shop di Sekitar Medan Pancing


Sebagai penikmat perjalanan dan kuliner, Saya merasa pengalaman nongkrong bukan hanya soal rasa kopi. Suasana, kenyamanan tempat duduk, pelayanan, hingga fasilitas juga menjadi pertimbangan penting terutama kalo mau sekalian ngerjain tugas sih.

Nah, buat kawan Melalak Cantik yang sedang mencari referensi, berikut lima rekomendasi coffee shop di sekitar Medan Pancing yang bisa masuk daftar kunjunganmu!

1. Kopi Kenangan 

Buat kamu yang menyukai minuman kopi kekinian, Kopi Kenangan bisa menjadi salah satu pilihan saat berada di kawasan Pancing. Namanya sudah cukup dikenal oleh para pencinta kopi yang mencari minuman praktis dengan harga terjangkau yang hanya sekitar belasan ribu hingga tidak sampai lima puluh ribuan untuk menemani aktivitas sehari-hari.

kopi kenangan 24 jam pancing



Cocok dijadikan pilihan ketika ingin membeli kopi sebelum kuliah, bekerja, atau sekadar menikmati minuman favorit di sela kesibukan. Selain menyediakan minuman, Kopi Kenangan Pancing yang memiliki waktu operasional buka 24 jam ini pun menjual makanan ringan seperti roti, ayam goreng dan snack ringan. Silahkan baca selengkapnya tentang Kopi Kenangan Spot Ngopi 24 Jam.

2. Cold 'N Brew

Kawan melalak cantik yang ingin ngopi ketika sebagian besar tempat lain sudah tutup, Cold 'N Brew bisa dipertimbangkan karena kedai kopi ini punya waktu operasional 24 jam. Pilihan seperti ini menarik untuk kamu yang memiliki jadwal aktivitas tidak menentu atau ingin mencari minuman kopi di luar jam nongkrong biasanya. 




Banyak mahasiswa yang ingin santai mengerjakan tugas dan butuh inspirasi tengah malam juga bisa menghabiskan waktu ke Cold 'N Brew ini. Memang untuk harga sedikit lebih pricey tapi ini tentu sesuai dengan vibes dan aneka menu makanan dan minuman yang disajikan. Oh ya, kalian yang suka main padel pun ada lho disini, so setelah olahraga bisa lanjut nongkrong deh.

3. Kedai Kopi Masa Moeda


Pernah lewat kawasan simpang Bhayangkara yang ramai dipenuhi sepeda motor? Itulah Kedai Kopi Masa Moeda yang selalu penuh dengan pengunjung anak muda untuk bersantai ria, ngobrol atau sekedar nikmati satu cup kopi.

kopi masa moeda pancing



Bisa dikatakan ini sempat viral hingga kedai kopi ini semakin melebarkan sayap buka cabang ke kawasan lain di sekitar kota Medan. Bahkan meskipun sudah memiliki beberapa lantai tetap saja selalu penuh oleh anak-anak muda.

Coffee shop ini bisa jadi rekomendasi untuk kawan melalak cantik yang mau nongkrong 24 jam juga lho. Tapi tentu saja karena kedai kopi ini sangat ramai dan terkadang sulit dapat tempat duduk harus reservasi saja deh. Pastikan tanyakan ke staf agar mudah menemukan spot kosong juga jika sudah terlanjur tiba di tempat.

4. Chez Cafe and Bakery

Cari cafe estetik yang menyediakan aneka pastry enak di Sekitar Pancing? Langsung saja main ke Chez Cafe and Bakery. Banyak spot menarik buat anak muda yang suka duduk santai sambil ngopi dengan harga terjangkau.




Memang lokasinya tidak terlalu besar tapi nikmati senja sangat asik berada di Chez Cafe. Konsep cafe minimalis dengan penataan bangku dan meja yang sesuai membuat para pengunjung makin merasa nyaman.

Spot foto juga ada terutama bagi yang suka mengambil gambar di depan kaca, semakin estetik hasilnya jika disesuaikan dengan OOTD. Harga menu minuman dan makanan masih terjangkau dan asik buat kerjakan tugas karena ruangan sempit makin terasa homey.

5. Starbucks

Kalo mencari kedai kopi yang lebih premium bisa singgah di Starbucks Williem Iskandar, tersedia banyak spot duduk untuk kerja atau ngerjain tugas. Lantai 1 dan lantai 2 membuat coffee shop ini menjadi lebih luas dengan konsep interior yang cantik.

Tentu saja tidak begitu ramai karena memang harga menyesuaikan dan tidak semua mahasiswa siap mengeluarkan budget lebih untuk 1 cup kopi. Bagi pekerja digital yang cari tempat duduk nyaman berlama-lama cocok nongkrong di Starbucks ini.

Ciri Cafe Nyaman Untuk Nongkrong


Sebelum menentukan tempat nongkrong, ada beberapa ciri cafe yang nyaman yang sebaiknya kamu perhatikan sebab cafe yang menarik secara visual belum tentu cocok untuk semua aktivitas. Saya sendiri termasuk pemilih untuk cari cafe nyaman karena biasanya bukan cuma buat nongkrong saja melainkan sambil bawa laptop dan mengerjakan to do list dari online job.

Berikut beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan:

1. Tempat duduk nyaman


Kursi dan meja yang sesuai dengan kebutuhan pengunjung, baik untuk mengobrol maupun mengerjakan tugas. Biasanya Saya lebih suka yang memiliki sofa atau bangku panjang lembut karena mau berlama-lama setidaknya 3-4 jam makanya butuh tempat duduk nyaman.

2. Suasana menyenangkan


Berhubung memang mau sekalian kerja online dan ambil foto buat postingan review blog maupun media sosial maka pencahayaan pun menjadi pertimbangan. Selain itu, tentu saja kebersihan, sirkulasi udara, dan tingkat kebisingan yang mendukung aktivitas bisa semakin nyaman.

3. Pelayanan ramah


Terkadang mau seenak apapun makanannya atau seviral apapun kalo staf yang membantu tidak menyenangkan maka bukan jadi pilihan untuk dikunjungi. Tapi jika proses pemesanan yang jelas membuat pengalaman berkunjung terasa lebih menyenangkan maka akan datang berkali-kali.

4. Menu sesuai kebutuhan


Tersedia pilihan minuman dan makanan yang cocok dengan selera serta anggaran pengunjung pasti membuat cafe nyaman. Biasanya pengunjung yang datang akan melihat ada apa saja yang bisa dibeli untuk menemani nongkrong atau kerja online di cafe.

5. Fasilitas memadai


Wi-Fi, stopkontak, dan area yang mendukung aktivitas tertentu bisa menjadi nilai tambah, terutama untuk mahasiswa dan pekerja digital. So, kalo cafe mau ramai dan buat nyaman maka siapkan pula fasilitasnya termasuk tersedia mushola lho karena yang muslim pasti pilih yang ada tempat beribadah sembari bekerja.

Oh ya, menariknya memang kenyamanan pengunjung juga berkaitan dengan pengelolaan operasional cafe. Penggunaan aplikasi kasir kedai kopi dapat membantu pelaku usaha mengelola transaksi dan pencatatan penjualan secara lebih teratur. Dengan sistem operasional yang tertata, pengelola bisa lebih fokus memperhatikan kualitas pelayanan dan pengalaman pelanggan.

Pengelolaan Cafe yang Tepat

Hal yang berhubungan dengan pengelolaan cafe yang tepat bisa dipertimbangkan

1. Penataan Kursi dan Meja yang Tidak Membuat Sesak

Hal pertama yang biasanya aku perhatikan ketika memasuki kafe adalah penataan meja dan kursinya. Kafe yang nyaman biasanya memiliki susunan tempat duduk yang memungkinkan pengunjung menikmati waktu tanpa merasa terlalu berdesakan.

Jarak antarmeja yang cukup, jalur berjalan yang tidak terhalang, serta posisi kursi yang sesuai dengan kebutuhan pengunjung bisa membuat pengalaman bersantai terasa lebih menyenangkan.

Apalagi kalau datang bersama teman untuk mengobrol atau membawa laptop untuk bekerja. Penataan ruang yang baik membuat kita lebih leluasa menikmati waktu.

2. Kebersihan Meja dan Area Sekitar Terjaga

Menurutku, kebersihan merupakan salah satu faktor penting yang menentukan kenyamanan sebuah kafe. Coba perhatikan meja yang baru saja ditinggalkan pengunjung sebelumnya. Apakah segera dibersihkan? Bagaimana kondisi lantai, kursi, dan area sekitar tempat duduk?




Meja yang bersih, tempat sampah yang tidak meluap, serta area makan yang terawat memberikan kesan bahwa kebersihan menjadi perhatian pengelola. Hal sederhana seperti ini mungkin terlihat sepele, tetapi bisa memengaruhi kesan pertama pengunjung terhadap sebuah tempat.

3. Pelayanan Terasa Teratur dan Tidak Membingungkan

Pernah mengalami kebingungan saat memesan makanan karena tidak tahu harus antre di mana atau bagaimana cara melakukan pembayaran? Pengalaman seperti itu bisa membuat kunjungan terasa kurang menyenangkan.

Sebaliknya, alur pemesanan yang jelas, staf yang komunikatif, serta penyajian pesanan yang teratur dapat membuat pengunjung merasa lebih nyaman.

Dari kursi pengunjung, kita mungkin melihat bagaimana staf berkoordinasi, mengantarkan pesanan, dan membantu pelanggan. Pelayanan yang terorganisasi dapat menjadi salah satu tanda bahwa operasional kafe diperhatikan dengan baik.

4. Suasana Mendukung untuk Berbagai Aktivitas

Kafe yang nyaman bukan berarti harus selalu mewah atau memiliki dekorasi mahal. Terkadang, suasana sederhana justru terasa lebih menyenangkan.

Pencahayaan yang pas, sirkulasi udara yang baik, musik yang tidak terlalu keras, serta kursi yang cukup nyaman bisa membuat pengunjung betah.

Buat aku yang suka mengeksplorasi tempat baru, kafe dengan suasana mendukung juga menjadi pilihan menarik untuk bekerja, menulis artikel perjalanan, atau sekadar menikmati me time.

5. Pengelolaan Pesanan Terlihat Rapi

Selain suasana, pengelolaan pesanan juga bisa memberikan kesan tersendiri. Ketika pesanan datang dengan tepat, pembayaran berlangsung lancar, dan staf terlihat bekerja secara teratur, pengalaman pelanggan pun terasa lebih praktis.

Di balik pelayanan tersebut, pengelola kafe dapat memanfaatkan teknologi untuk membantu operasional, termasuk menggunakan aplikasi kasir kedai kopi seperti Labamu untuk mendukung pencatatan transaksi dan pengelolaan pesanan secara lebih praktis.

So, kalo kawan-kawan melalak cantik cari rekomendasi kedai kopi di Sekitar Medan Pancing bisa langsung kunjungi aja rekomendasi coffee shop ini ya. Oh ya, kalau kamu sendiri, apa hal pertama yang membuatmu merasa nyaman saat mengunjungi sebuah kafe? Apakah suasananya, makanannya, pelayanannya, atau justru tempat duduknya?

Yuk, ceritakan pengalamanmu di kolom komentar. Siapa tahu, rekomendasimu bisa menjadi inspirasi tempat nongkrong berikutnya untuk sesama pencinta kuliner dan cafe hopping! Anyway, boleh komen di bawah ini deh yang uda main ke coffee shop tersebut!















Saat sedang menantikan sebuah momen, pasti hati merasa riang dan gembira, tetapi ketika waktunya tiba ada yang menjadi kendala tentu menjadi resah dan gelisah. Apalagi ternyata penyebab momen menjadi kurang menyenangkan dan kurang bisa dinikmati karena mata terasa tidak nyaman.

Saya pernah merasakan hal seperti itu saat mau menikmati trip jauh mengunjungi Turki yang mana harus transit di beberapa bandara. Mata terasa kering, pErih, dan LElah serta rasanya ingin segera memejamkan mata saja.

wisata turki



review insto dry eyes



Padahal, ada momen yang sudah lama dinantikan mau menginjakkan kaki ke negeri dua benua. Berhubung jarak dari Medan begitu jauh ke Istanbul dan tidak ada penerbangan langsung, Saya harus ambil flight menuju Jakarta terlebih dahulu.

Awalnya Saya mengira kondisi tersebut hanya karena kurang tidur sebab trip ini memang panjang dari Jakarta harus transit lagi ke Doha, lalu penerbangan ke Istanbul. Namun, setelah dipikir-pikir, sehari-hari mata memang sudah bekerja cukup keras.

Bayangkan saja mulai dari melihat layar laptop, smartphone, mengedit foto dan video, membaca, hingga scrolling media sosial. Dari situ Saya mulai menyadari bahwa mata LElah bukan sesuatu yang sebaiknya terus-menerus disepelekan.

Apa Itu Mata LElah dan Kering?


Mata lelah atau eye strain merupakan kondisi ketika mata terasa tidak nyaman setelah digunakan secara intens atau dalam waktu lama. Salah satu pemicunya adalah aktivitas yang membuat kita terus fokus melihat layar.

Sementara itu, mata kering terjadi ketika mata tidak mendapatkan kelembapan yang cukup atau lapisan air mata tidak bekerja secara optimal. Keduanya bisa muncul bersamaan dan membuat aktivitas sehari-hari terasa kurang nyaman. Apalagi bagi kita yang sehari-hari tidak bisa jauh dari gadget.

Gejala Mata LElah yang Sering Dianggap Sepele


Ternyata, mata lelah tidak selalu ditandai dengan rasa sakit lho. Beberapa gejala yang bisa muncul antara lain:

1. Mata terasa berat atau cepat lelah.
2. Mata terasa kering, panas, atau perih.
3. Mata berair secara berlebihan.
4. Pandangan terasa kabur sementara.
5. Lebih sensitif terhadap cahaya.
6. Kesulitan mempertahankan fokus.
7. Muncul sakit kepala setelah lama melihat layar.
8. Terasa seperti ada pasir atau benda asing di mata.

Kadang kita hanya menganggapnya sebagai efek terlalu lama bermain HP. Padahal, jika keluhan tersebut sering terjadi atau semakin mengganggu aktivitas, kondisi mata sebaiknya tidak diabaikan.

Kenapa Mata Bisa LElah dan Kering?


Ada banyak kebiasaan sehari-hari yang dapat membuat mata lebih cepat lelah. Salah satunya adalah terlalu lama menatap layar. Ketika sedang fokus membaca atau bekerja, kita cenderung berkedip lebih jarang. Akibatnya, permukaan mata bisa terasa lebih kering. Kawan melalak cantik juga harus tahu Gejala Mata Kering sehingga lebih cepat melakukan penanganannya.

Selain itu, paparan AC atau kipas secara langsung, udara yang kering, pencahayaan yang kurang nyaman, hingga posisi layar yang tidak tepat juga dapat membuat mata terasa semakin tidak nyaman.

Kurang tidur dan kebiasaan menggunakan gadget sampai larut malam juga dapat membuat tubuh dan mata tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

Tips Mengatasi Mata Lelah dan Kering


Tidak perlu menunggu mata terasa sangat tidak nyaman untuk mulai merawatnya. Ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa dilakukan.

1. Terapkan aturan 20-20-20

Jika bekerja di depan komputer atau sering menggunakan gadget, coba lakukan aturan 20-20-20. Setiap 20 menit, alihkan pandangan selama setidaknya 20 detik ke objek yang berjarak sekitar 20 kaki atau 6 meter. Sederhana, tetapi bisa menjadi pengingat bahwa mata juga membutuhkan jeda.

2. Lebih Sering Berkedip

Saat sedang fokus menatap layar, kita sering tidak sadar bahwa frekuensi berkedip berkurang. Cobalah sesekali berhenti melihat layar dan berkedip secara sadar agar permukaan mata tetap terlapisi air mata.

3. Atur Kecerahan Layar

Layar yang terlalu terang atau terlalu redup dapat membuat mata terasa tidak nyaman. Sesuaikan tingkat kecerahan dengan pencahayaan ruangan dan pastikan posisi layar berada pada jarak serta sudut yang nyaman.

4. Berikan Waktu untuk Mata Beristirahat

Setelah bekerja lama menggunakan laptop, jangan langsung beralih ke smartphone untuk scrolling tanpa jeda. Cobalah memberikan waktu bebas layar. Bisa dengan berjalan-jalan, menikmati pemandangan, mengobrol dengan orang sekitar, atau sekadar memejamkan mata sebentar.

5. Hindari Paparan AC Secara Langsung

Bagi yang sering berada di ruangan ber-AC, perhatikan arah hembusan udara. Hindari AC atau kipas mengarah langsung ke wajah karena udara yang terus menerus mengenai mata dapat membuat mata terasa lebih kering.

6. Jangan Sembarangan Menggunakan Obat Tetes Mata

Ketika mata merah atau kering, jangan langsung memilih obat tetes mata hanya berdasarkan rekomendasi orang lain. Jika keluhan sering muncul, menetap, atau mengganggu penglihatan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter mata atau tenaga kesehatan untuk mengetahui penyebab dan penanganan yang tepat.

Nah, Saya tidak mau sembarangan memilih obat tetes mata, sudah sejak lama selalu membawa INSTO DRY EYES agar perjalanan ngetrip tetap nyaman. Kawan melalak cantik pastinya sudah mengenal produk ini karena sejak lama ada dan terbukti khasiatnya.

Kenapa sih Harus Pakai Insto Dry Eyes?

- Mengandung bahan aktif yang bekerja memberikan efek pelumas seperti air mata untuk mengatasi mata kering
- Mengandung bahan aktif yang dapat meringankan iritasi mata yang disebabkan oleh kekurangan produksi air mata
- Tersedia dalam ukuran 7,5 ml 


review insto dry eyes


#InstoDryEyes membuat #BebasMataKering sehingga aktifitas semakin lancar makanya #MataSePeLeJanganSepelein lagi deh, mau tetap seru berpetualang makanya selalu dibawa kemana-mana deh.

Kapan Mata Lelah Perlu Diperiksakan?


Mata lelah setelah terlalu lama menggunakan layar umumnya dapat membaik setelah mendapatkan istirahat. Namun, jangan abaikan keluhan yang menetap atau semakin berat ya, gaes.

Jika muncul nyeri mata yang signifikan, perubahan penglihatan, kemerahan yang berat, sensitif terhadap cahaya secara berlebihan, atau keluhan terus berulang, sebaiknya lakukan pemeriksaan mata.

Karena tidak semua keluhan mata bisa diselesaikan hanya dengan tidur atau mengurangi penggunaan gadget.

Jangan Sampai Mata Menghalangi Momen yang Kita Nantikan


Dari pengalaman sederhana tersebut, Saya belajar bahwa menjaga kesehatan mata sebenarnya merupakan investasi kecil untuk menikmati lebih banyak momen.

Terlebih bagi kita yang setiap hari bekerja dengan laptop dan smartphone, membuat konten, membaca, mengedit foto atau video, hingga bepergian ke berbagai tempat.

Mata membantu kita melihat dunia, menikmati perjalanan, membaca cerita, mengabadikan foto, dan menyaksikan orang-orang yang kita sayangi.

Jadi, ketika mata mulai terasa lelah dan kering, mungkin ini saatnya berhenti sebentar dengan cara letakkan smartphone, tutup laptop, lihat pemandangan di sekitar dan biarkan mata menikmati jedanya.

Karena momen yang sudah lama kita nantikan akan terasa jauh lebih indah ketika kita bisa menikmatinya dengan nyaman. Akhirnya, Saya pun bisa liburan dengan lebih menyenangkan dan tetap bisa bekerja darimana saja di depan laptop.
Kawan melalak cantik pasti sudah tidak asing melihat orang Indonesia berlibur ke Malaysia bahkan bisa sebulan sekali atau mungkin bisa dalam sebulan berkali-kali. Well, ketika mendengar nama Kuala Lumpur, kebanyakan wisatawan langsung teringat pada Petronas Twin Towers atau kawasan Bukit Bintang.

Apakah kawan melalak cantik juga seperti itu? Padahal, ada satu kawasan di Kuala Lumpur yang menyimpan banyak cerita sejarah, kuliner legendaris, spot foto estetik, hingga tempat nongkrong kekinian yang cocok untuk traveler dengan budget terbatas lho. Apa nama kawasannnya itu? Namanya adalah Chinatown Kuala Lumpur, mungkin pernah dengar yha.




Well, biasanya pun para pelancong yang bepergian ke Chinatown lebih sering hanya melewati Petaling Street. Tentu saja bisa melihat aneka produk bermerk tapi fake dengan harga lebih terjangkau dan harus pula disertai dengan ilmu tawar menawar.

Dimana Sih Chinatown?


Terletak di jantung kota atau pusat Kuala Lumpur, kawasan ini menjadi perpaduan menarik antara budaya Tionghoa, Melayu, dan modernitas Malaysia yang berkembang pesat. Kawasan ini menawarkan perpaduan unik antara budaya Tionghoa, bangunan bersejarah, kuliner legendaris, hingga berbagai spot foto yang menarik untuk mengisi feed Instagram. Tidak heran jika Petaling Street Kuala Lumpur selalu menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan lokal maupun mancanegara.

Ngapain di Chinatown?

Jika berbicara tentang apa yang bisa dilakukan di Chinatown tentu saja beragam sih, namun kebanyakan mulai dari penelusuran di Petaling Street. Well, ini beberapa aktifitas lainnya yang bisa kawan-kawan melalak cantik lakukan kalo lagi traveling di Chinatown:

1. Menyusuri Petaling Street yang Ikonik


Kenapa tetap Saya masukkan ke poin nomor 1 karena memang rasanya ridak lengkap membahas wisata Kuala Lumpur murah tanpa menyebut Petaling Street. Kawasan ini merupakan jantung dari Chinatown dan menjadi tempat pertama yang biasanya dikunjungi wisatawan.

Gerbang merah besar yang berdiri megah menjadi penanda bahwa kamu telah memasuki kawasan Chinatown. Di sepanjang jalan, terdapat berbagai kios yang menjual pakaian, souvenir, tas, aksesori, hingga oleh-oleh khas Malaysia dengan harga yang cukup terjangkau.

Salah satu keseruan berbelanja di sini adalah kesempatan untuk menawar harga. Bagi wisatawan Indonesia, pengalaman ini tentu tidak jauh berbeda dengan berburu barang di pasar tradisional. Tampak barang-barang branded terlihat mewah padahal itu adalah fake alias kw ala ala lah.



2. Mengunjungi Central Market


Hanya beberapa menit berjalan kaki dari Chinatown, terdapat Central Market yang menjadi salah satu pusat seni dan budaya Malaysia. Biasanya memang disebut pasar seni untuk central market ini karena banyak dijual produk-produk unik bernilai seni tinggi.

Di dalam bangunan bersejarah ini, pengunjung dapat menemukan berbagai produk lokal seperti Batik Malaysia, kerajinan tangan, lukisan karya seniman lokal, produk UMKM dan souvenir khas Malaysia. Tempat ini sangat cocok bagi wisatawan yang ingin membawa pulang oleh-oleh unik dan berbeda.

Selain itu, terdapat pula food court di lantai paling atas, pengunjung yang sudah lelah berkeliling beli oleh-oleh, bisa jajan tentunya beli makanan dan minuman menyegarkan baik yang khas lokal maupun dari daerah lainnya.

3. Berjalan Kaki ke Masjid Jamek


Tidak jauh dari Chinatown terdapat Masjid Jamek yang merupakan salah satu masjid tertua di Kuala Lumpur. Sejak pertama kali main ke Kuala Lumpur, Saya sudah memasukkan Masjid Jamek ini ke dalam itinerary.

Lokasinya yang berada di pertemuan Sungai Klang dan Sungai Gombak menjadikannya bagian penting dalam sejarah perkembangan kota Kuala Lumpur. Selain memiliki nilai sejarah yang tinggi, arsitekturnya juga sangat indah untuk dijadikan objek fotografi.

Ada banyak wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang datang ke masjid ini bahkan sekedar untuk ambil gambar di halaman depan masjid. Ketika melihat bagian depan seperti ada payung-payung di masjid Madinah, tampak instagramable untuk berfoto.

4. Berfoto di Kwai Chai Hong yang Instagramable


Salah satu hidden gem yang semakin populer di Chinatown adalah Kwai Chai Hong. Sejak melihat postingan para travel kreator di media sosial, Saya pun berniat mencari tahu kawasan ini namun belum juga berkesempatan hingga liburan pada Agustus 2024 lalu.




Apa sih Kwai Chai Hong ini? Well, ini merupakan lorong kecil yang dipenuhi mural interaktif menggambarkan kehidupan masyarakat Tionghoa di Kuala Lumpur pada masa lalu. Setiap sudutnya memiliki cerita unik yang menarik untuk diabadikan dalam foto maupun video.

Bagi konten kreator dan travel blogger, tempat ini bisa menjadi lokasi sempurna untuk membuat konten Instagram Reels atau TikTok. Itulah mengapa semakin ramai saja yang masuk ke Kwai Chai Hong, uda gratis dan cantik semakin ramai pastinya yang datang.

5. Berburu Kuliner Khas Malaysia yang Menggugah Selera


Bagi pecinta kuliner, Chinatown Kuala Lumpur adalah surga yang wajib dijelajahi. Banyak makanan legendaris yang telah bertahan puluhan tahun dan menjadi favorit wisatawan. Beberapa menu yang patut dicoba antara lain: Wantan Mee, Hokkien Mee, Chicken Rice, Roast Duck, Char Kway Teow, Cendol Durian dan Teh Tarik. Harga makanan di kawasan ini juga relatif ramah di kantong sehingga cocok bagi traveler yang ingin menikmati liburan hemat di Kuala Lumpur. 

6. Mencari Cafe Hidden Gem yang Estetik


Dalam beberapa tahun terakhir, Chinatown berkembang menjadi salah satu kawasan favorit pecinta kopi. Banyak bangunan tua yang disulap menjadi kafe modern dengan konsep industrial, vintage, hingga minimalis. Tidak sedikit wisatawan yang datang hanya untuk menikmati secangkir kopi sambil mengagumi arsitektur heritage yang unik. Bagi solo traveler, suasana santai di kawasan ini sangat cocok untuk beristirahat setelah seharian berjalan kaki menjelajahi Kuala Lumpur.

7. Menikmati Suasana Malam yang Berbeda


Jika memungkinkan, jangan terburu-buru meninggalkan Chinatown saat sore hari. Ketika malam tiba, kawasan ini berubah menjadi lebih hidup. Lampion merah mulai menyala, pedagang kaki lima semakin ramai, dan aroma makanan memenuhi udara. Suasana malam di Chinatown memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan siang hari. Inilah waktu terbaik untuk menikmati kuliner jalanan sambil mengamati aktivitas masyarakat lokal.

Chinatown Kuala Lumpur membuktikan bahwa destinasi terbaik tidak selalu harus mahal atau mewah. Di balik keramaian Petaling Street, tersimpan berbagai cerita sejarah, budaya, dan pengalaman lokal yang membuat perjalanan terasa lebih berkesan.

Jika suatu hari kamu kembali mengunjungi Malaysia, sempatkanlah menghabiskan setidaknya setengah hari di kawasan ini. Siapa tahu, justru dari lorong-lorong kecil Chinatown itulah kamu menemukan sisi Kuala Lumpur yang paling menarik dan membuatmu ingin kembali lagi.

Banyak orang datang ke Medan hanya untuk transit sebelum ke Danau Toba. Padahal setelah tinggal dan menjelajahi kota ini berkali-kali, Saya menemukan bahwa Medan punya banyak kejutan yang membuat selalu ingin kembali meskipun terkenal sebagai gotham city atau apalah sebutan beragam dari orang-orang.



Nikmati Pesona Kota Medan


Ketika berkunjung ke Medan tentu hal-hal menarik itu akan menghampiri mulai dari sarapan lontong Medan, berburu bangunan bersejarah, sampai menikmati kopi di kafe estetik yang nyaman untuk menghabiskan sore baik sendirian maupun bersama yang tersayang.

Saya beberapa kali menanyakan kawan-kawan dari luar kota tentang kota Medan, apa sih yang terlintas kalau mendengar kata Medan, banyak orang langsung teringat Danau Toba. Padahal sebelum melanjutkan perjalanan ke destinasi lain di Sumatera Utara, ada banyak aktivitas seru yang bisa dilakukan di Medan. 
Kota ini menawarkan perpaduan unik antara budaya Melayu, Batak, Tionghoa, hingga India yang tercermin dari makanan, bangunan, dan kehidupan sehari-harinya. Beragam bangunan bersejarah yang bisa dikunjungi secara gratis maupun berbayar apalagi sekarang sudah ada bus dalam kota yang menarik dicoba agar bisa lihat suasana kota.




Ngapain di Medan?


1. Menjelajahi Kawasan Kota Tua Kesawan

Jika kawan melalak cantik menjelajahi kawasan kota tua Kesawan maka akan melihat suasana heritage yang unik, bangunan tua peninggalan kolonial. Ada London Sumatera yang banyak dijadikan spot untuk berfoto, jalan sedikit lagi ke dalamnya bisa melihat Warenhuis atau berjalan lagi sepanjang Kesawan akan melihat bangunan Tjong A Fie sambil kulineran di Tip Top Restaurant yang tak kalah bersejarahnya.




Kawasan ini tentu cocok untuk street photography, para fotografer maupun pelancong biasa yang mau koleksi foto dengan background unik memang pas ke kawasan ini. Ada banyak kafe estetik di sekitar kawasan apalagi ramainya angkringan yang seolah-olah seperti di Bandung atau Jogja.

Saya suka datang pagi atau menjelang sore ketika cuaca tidak terlalu panas dan suasana jalan lebih nyaman untuk berjalan kaki tapi kalau bawa kendaraan tentu saja akan dikenakan parkir dan biasanya sudah ramai tukang parkir di sekitarnya siap mengutip retribusi.

2. Berfoto di Istana Maimun

Istana Maimun merupakan ikon wisata Medan dengan arsitektur Melayu yang megah. Turis lokal maupun manca negara tidak melewatkan untuk lakukan kunjungan kesana. Memang tidak banyak hal yang bisa dilakukan selain cari tahu sejarah atau foto-foto, tapi untuk yang mau tampil seperti putri melayu bisa menyewa pakaian adat untuk foto.

Kalian yang berlibur bersama keluarga tentu cocok untuk mengunjungi Istana Maimun karena halaman luas untuk bisa anak-anak bermain atau jika anak sudah remaja bisa pelajari tentang sejarah Kesultanan Deli.

3. Mengunjungi Masjid Raya Al-Mashun

Masjid Raya Al-Mashun memiliki arsitektur Timur Tengah, India, dan Eropa. Lokasinya dekat Istana Maimun dan merupakan salah satu bangunan paling fotogenik di Medan. So, kalau kamu sedang mengunjungi Istana Maimun maka jangan lewatkan untuk ke Masjid Raya Medan ini juga.

4. Wisata Kuliner Sepanjang Hari 

Siapa sih yang mau melewatkan aneka kuliner lezat sepanjang hari selama di Medan. Ada banyak makanan yang harus dicobain sih dan tentu saja bisa dijadikan oleh-oleh. Makanya sih sebelum ke Danau Toba harus keliling Medan dulu deh meskipun cuma sehari atau dua hari.

Beberapa rekomendasi kulinernya seperti soto medan, lontong Medan, bika ambon, icip durian medan, mie aceh, martabak piring dan masih banyak lagi tentunya. Tidak sedikit yang ditanya kalau ada satu alasan selalu senang kembali ke Medan, jawabannya adalah makanan.

5. Nongkrong di Coffee Shop Kekinian 

Medan terkenal dengan budaya ngopi bahkan semakin menjamur coffee shop baik premium atau sekedar ala ala angkringan pinggir jalan lho. Beberapa yang menarik bisa coba ke Seven Sumatera Beans, BAQA Cafe, Kokoro, Thirty Six Coffee, Lbry Cafe by Muse atau Kedai Ama by Hidden. Well, ada banyak coffee shop di Medan yang tidak kalah estetik dibanding Kuala Lumpur atau Penang. kok

6. Menikmati Senja di Taman Kota 

Ngomongin taman di Medan pun enggak kalah banyak kok, mau aktivitas santai sore hari bisa banget lah.
Kamu yang bawa keluarga bisa pula singgahi taman-taman tersebut, bahkan sekedar untuk olahraga ringan atau piknik sederhana tanpa biaya mahal.

7. Berburu Oleh-Oleh Khas Medan 

Wih, ini sih paling seru berburu oleh-oleh khas Medan, jangan sampai deh melewatkan belanja oleh-oleh saat meninggalkan Medan. Rekomendasi yang bisa dibeli tentu saja seperti bika ambon dari berbagai brand atau toko, bolu gulung, kopi sidikalang maupun teri medan. Jangan belanja mendadak sebelum ke bandara karena biasanya pilihan lebih terbatas disana, gaes.

Medan mungkin belum sepopuler Bangkok, Penang, atau Singapura di mata sebagian wisatawan. Namun setelah beberapa kali berkunjung, Saya menyadari bahwa kota ini memiliki pesonanya sendiri. Dari kuliner yang menggoda hingga bangunan bersejarah yang penuh cerita, selalu ada alasan untuk kembali ke Medan. Ada yang punya cerita saat di Medan? Yuk, komen di kolom komentarnya, gaes.
Setelah pernah menikmati pagi hari maupun senja di beberapa taman yang ada di luar negeri, akhirnya memahami bahwa keberadaan taman memang sepenting dan semenarik itu. Sekedar untuk menghabiskan akhir pekan bersama orang-orang tersayang tentu dengan adanya taman menjadi tempat menyenangkan dengan biaya terjangkau.




Taman Santai Budget Hemat


Enggak semua akhir pekan harus dihabiskan di mal atau kafe kok, mau ganti suasana tentu saja duduk santai di bawah rindangnya pepohonan sambil menikmati angin sore justru menjadi momen yang paling berkesan. Apalagi jika ditemani pasangan, keluarga, atau sahabat terdekat yang diselingi dengan canda tawa.

Sebagai orang yang suka menjelajahi berbagai kota di Asia Tenggara, Saya selalu percaya bahwa setiap kota memiliki ruang hijau yang bisa menjadi tempat "bernapas" dari hiruk-pikuk aktivitas sehari-hari. Kota Medan pun memiliki beberapa taman yang menarik untuk dikunjungi saat akhir pekan. 

Terkadang memang perspektif orang-orang mengenai Medan memang masih sebagai kota yang kurang bersih dan asri. Tetapi bukan berarti tidak ada taman yang bisa didatangi, duduk santai saat akhir pekan di taman tentu selain ramah di kantong, taman-taman ini juga menawarkan suasana yang cocok untuk berbincang santai, olahraga ringan, hingga berburu foto estetik.

Rekomendasi Taman Cantik Piknik Santai


Kalau kawan melalak cantik sedang mencari tempat untuk quality time tanpa harus mengeluarkan banyak biaya, berikut beberapa rekomendasi taman di Medan yang layak masuk daftar kunjungan baik sebagai warga lokal maupun pelancong yang berlibur ke Medan:

1. Taman Cadika


Taman ini menjadi salah satu ruang terbuka hijau favorit warga Medan. Area yang luas dengan pepohonan rindang membuat suasananya terasa lebih sejuk dibandingkan area perkotaan lainnya. Banyak pula yang bisa dilakukan seperti jalan santai pagi atau sore, piknik sederhana bersama keluarga, jogging atau sekedar berfoto di area danau dan pepohonan.

Saya pun mengingat pernah berkemah di Taman Cadika saat mengikuti Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) dalam kegiatan dari Palang Merah Remaja (PMR) semasa SMP. Akhir-akhir ini pun, suami ada kegiatan yang mirip disana, memang sih taman ini masih cocok untuk nge-camp karena cukup asri.

So,sebenarnya siapa sih yang cocok untuk nikmati Taman Cadika ini? Siapa saja sih boleh nikmati suasaana disana baik pasangan yang ingin menikmati suasana tenang tanpa keramaian berlebihan maupun keluarga yang sekedar ingin coba piknik ala ala dengan view danau buatan sederhana.

2. Taman Ahmad Yani


Berlokasi di pusat kota, taman ini mudah dijangkau dari berbagai sudut Medan bahkan jika tidak punya kendaraan pribadi pun, masih mudah bisa naik ojek online dengan biaya masih murah. Suasananya cukup nyaman untuk duduk santai sambil menikmati lalu-lalang kota dan terdapat banyak penjual makanan pula di depannya.

Daya tarik yang menjadikan banyak pengunjung yang main ke Taman Ahmad Yani adalah banyak pohon besar yang teduh, mau duduk saat siang atau sore hari pun masih bisa donk. Tentu saja daya tarik lainnya karena lokasi strategis, cocok untuk membaca buku atau menikmati kopi takeaway sendirian maupun bersama kawan-kawan komunitas.




3. Taman Sri Deli


Jika ingin menikmati suasana yang memiliki nilai sejarah, Taman Sri Deli bisa menjadi pilihan menarik. Letaknya tidak jauh dari kawasan peninggalan Kesultanan Deli namun untuk aktivitas yang bisa dilakukan tentu saja tidak terlalu banyak.

Hal yang bisa dilakukan seperti berjalan santai, sesi pengambilan foto di sekitarnya,menikmati arsitektur sekitar kawasan bersejarah seperti Masjid Raya Medan maupun Istana Maimun. Oh ya, satu lagi, bisa pula makan rujak kolam yang cukup terkenal dan bisa ditemukan tidak jauh dari sekitar Taman Sri Deli.

4. Taman Gajah Mada


Banyak warga sekitar memanfaatkan taman ini untuk berolahraga dan bersantai bersama keluarga. Kelebihannya adalah rea hijau yang cukup luas, ramah untuk anak-anak serta cocok untuk aktivitas ringan di pagi hari

Banyak pula yang melakukan olahraga badminton atau panjat tebing karena ada wall besar yang biasa digunakan untuk olahraga tersebut. Baik anak-anak maupun orang dewasa tetap bisa asik nikmati susasan di Taman Gaja Mada itu.

5. Taman Beringin


Taman ini terkenal dengan pohon beringin besar yang menjadi ikon kawasan tersebut. Aktivitas menarik seperti menikmati jajanan sekitar taman dengan harga terjangkau bahkan bisa dikatakan murah meriah. Mau duduk santai saat sore hari juga bisa sambil mengamati aktivitas warga Medan. Oh ya, ada mushola juga disini sehingga jika menghabiskan waktu lama dan mau shalat tetap bisa donk.

6. Lapangan Merdeka Medan


Meskipun lebih dikenal sebagai ruang publik daripada taman, area ini tetap menjadi salah satu tempat favorit warga Medan untuk menikmati waktu santai. Apa sih yang menarik? Ada banyak kegiatan komunitas yang biasanya diadakan di lapangan merdeka.




Spot kuliner di sekitar lokasi pun banyak termasuk cafe-cafe estetik, tentu saja akan merasakan nuansa kota yang hidup karena sangat ramai dilalui oleh warga Medan. Lapangan ini cocok untuk pasangan yang ingin berjalan kaki sambil menikmati suasana kota, begitu pula untuk keluarga yang mau membawa anak jalan-jalan dengan suasana kota tapi budget murah.



7. The Le Hu Garden


Jika tidak keberatan sedikit keluar dari pusat kota, tempat ini menawarkan suasana taman yang lebih modern dengan danau dan area foto yang menarik. Aktivitas yang bisa dilakukan seperti piknik, bersepeda, berfoto maupun menikmati sunset. Mirip taman rekreasi yang sering ditemukan di Malaysia atau Thailand. Saya pun pernah review khusus untuk artikel mengenai The Le Hu Garden, bisa baca di blog melalak cantik ini.

Well, itulah beberapa taman cantik untuk wisata murah di Medan. Setelah beberapa kali traveling ke Penang, Singapura, dan Bangkok, Saya menyadari satu hal sederhana. Terkadang kebahagiaan tidak selalu datang dari perjalanan jauh atau tiket pesawat murah. Duduk santai di taman bersama orang tersayang sambil berbagi cerita tentang mimpi dan rencana masa depan juga bisa menjadi perjalanan yang berkesan.

Medan mungkin belum terkenal sebagai kota taman seperti Singapura, tetapi kota ini tetap memiliki banyak ruang hijau yang nyaman untuk dinikmati saat akhir pekan. Jadi, jika minggu ini kamu tidak punya rencana bepergian jauh, mengapa tidak mencoba mengunjungi salah satu taman di atas?

Kalau kamu warga Medan, taman mana yang paling sering kamu kunjungi? Atau mungkin ada taman favorit yang belum masuk daftar ini? Ceritakan pengalamanmu di kolom komentar yuk, gaes.
Ngobrolin tentang kopi memang enggak ada habisnya, sebagai penikmat yang bukan terlalu ahli dengan teori detail perkopian tentu menantikan beragam event berbau kopi. Bukan sekedar untuk bisa mengenal kopi lebih dalam dan icip-icip rasanya tapi lebih menyemangati dari euforia para kopi antusias.




Event Festival Kopi Terbesar


Pernah tahu tentang event festival kopi terbesar di Indonesia? Saya sudah menghadiri dan mengambil bagian kemeriahan acara tersebut sejak 3 tahun terakhir ini. Perhelatan festival kopi tahunan terbesar di tanah air, Kopi Fest Indonesia (KFI) 2026, resmi membuka rangkaian turnya tahun ini dengan memilih Kota Medan sebagai pemberhentian pertama lho.

Jadi memang sudah bertahun-tahun ada kegiatan festival kopi seperti ini yang khususnya memang diselenggarakan oleh Otten Coffee. Kawan-kawan melalak cantik yang sudah sering mendengar eventnya atau membaca rangkaian trend di Threads pasti tahu nih kalo event kopi berlangsung di Sun Plaza Medan mulai tanggal 27 hingga 31 Mei 2026.




Begitu viralnya dengan beragam tenant kopi yang hadir di festival ini tentu sukses menyedot perhatian ribuan pencinta kopi lewat perpaduan F&B (Food and Beverage) bazaar lintas skala, ruang edukasi interaktif, hingga kompetisi penyeduhan tingkat dunia. Setelah Medan, pergelaran bergengsi ini dijadwalkan akan melanjutkan kemeriahannya ke Bandung dan Jakarta.

Mengenal Kopi Fest Indonesia

Kopi Fest Indonesia merupakan festival kopi tahunan yang berkomitmen penuh untuk merayakan, mengedukasi, dan menumbuhkan ekosistem industri kopi di Indonesia. Memadukan unsur hiburan modern dengan edukasi yang inklusif, festival ini mempertemukan para petani, pemilik bisnis, barista, pengopi pemula, hingga pencinta kopi kasual dalam satu ruang kolaboratif.

Apa Saja yang Ramai?


Sejak hari pertama dibuka, area F&B bazaar yang diisi oleh lebih dari 60 tenant lokal dan nasional langsung dipadati oleh pengunjung. Fenomena menarik terlihat dari antrean yang mengular panjang di beberapa gerai kopi populer, seperti pelopor kopi susu lokal Toko Kopi Tuku serta salah satu roastery kebanggaan masyarakat lokal, Alligator Roastery. Kehadiran jenama-jenama ini membuktikan tingginya animo masyarakat Medan terhadap budaya nongkrong dan apresiasi terhadap komoditas kopi berkualitas.

Well, Saya sendiri pun menantikan kehadiran Food and Beverage bazaar dalam setiap rangkaian event begini. Sejak muncul aneka reels di akun instagram Kopi Fest Indonesia, sudah membayangkan mau jajan apa saja termasuk Ice Berg Cheese dari MixnMax Cafe.



Daya Tarik Event Festival Kopi


Salah satu daya tarik utama yang membedakan KFI tahun ini adalah kehadiran AeroPress Village. Zona khusus ini merangkul total 9 local roastery terpilih untuk menyuguhkan pengalaman minum kopi yang lebih personal. Sepanjang festival, para pengunjung tidak hanya sekadar menikmati seduhan kopi menggunakan alat AeroPress, tetapi juga bisa berinteraksi langsung dengan para roaster di balik layar sekaligus berburu biji kopi pilihan segar untuk kebutuhan seduh di rumah.

Bagi para pemula yang baru ingin menyelami dunia kopi, KFI 2026 menghadirkan aktivitas inklusif berupa gerakan "Seduh Kopi Rp1". Melalui program edukasi ini, masyarakat awam ditantang untuk beralih peran dari sekadar penikmat menjadi peracik kopi. Pengunjung dapat mencoba langsung menyeduh kopi menggunakan peralatan kelas dunia, mulai dari alat seduh manual Bialetti dan Fellow, hingga teknologi mutakhir dari mesin espresso otomatis DeLonghi dan perangkat pintar Mesin Espresso dari Fellow.

Kemeriahan KFI 2026 Medan akan mencapai puncaknya melalui gelaran Indonesia AeroPress Championship (IAC) 2026 Regional Medan yang dijadwalkan bergulir pada 29–31 Mei. Puluhan jagoan seduh dari berbagai daerah akan saling adu ketangkasan demi memperebutkan tiket menuju babak Final Nasional di Jakarta. Pemenang utama dari tingkat nasional nantinya akan resmi mewakili Indonesia untuk bertanding di panggung puncak World AeroPress Championship (WAC) 2026 yang akan diselenggarakan di Meksiko.

Cari Diskonan Saat Event

Sebagai inisiator, Otten Coffee juga memanjakan para pengunjung sepanjang festival dengan menghadirkan berbagai penawaran eksklusif yang hanya tersedia di lokasi acara. Penawaran tersebut meliputi potongan harga hingga 20% untuk jajaran biji kopi nusantara maupun internasional, diskon 10% untuk menu kopi siap minum (ready-to-drink), serta penawaran harga khusus untuk lini mesin espresso rumahan hingga komersial.




So, siapa saja yang sudah pernah ke Kopi Fest Indonesia nih? Ssstt, jangan sampai ketinggalan deh biar tetap tau rasanya ngopi berkelas dan menjadi bagian kekinian.
Kalau biasanya wisatawan Indonesia datang ke Kuala Lumpur untuk melihat menara kembar, belanja di Bukit Bintang, atau berburu foto di sekitar Petronas, sekarang ada satu kawasan yang mulai viral di media sosial dan menarik perhatian para traveler yaitu Chow Kit.



Hidden Gem Viral: Chow Kit


Jika melihat para konten kreator traveling di media sosial khususnya TikTok dan Instagram maka akan menemukan begitu banyak wisatawan yang mengunjungi tempat tersebut. Masyarakat Indonesia yang sedang berlibur ke Malaysia tidak melewatkan berfoto di kawasan Chow Kit.

Awalnya Saya juga tidak terlalu mengenal kawasan ini, hanya saja dulu pada tahun 2017 an kawan suka cerita kalo ia sering belanja di Pasar Chow Kit bahkan suka ambil penginapan di lokasi tersebut. Nah, setelah beberapa kali melihat video TikTok tentang hidden gem Kuala Lumpur dengan suasana klasik dengan banyaknya cafe estetik barulah tau kalo ini bagian Chow Kit.

Ternyata di sekitar sini itu ada pasar lokal yang penuh warna, akhirnya memutuskan untuk datang sendiri ke Chow Kit biar lebih tahu sih. Dan ternyata, kawasan ini punya vibe yang berbeda dibanding tempat wisata mainstream lainnya di Malaysia.

Chow Kit terasa seperti sisi lain Kuala Lumpur yang lebih hidup, lebih lokal, dan lebih autentik. Sekitar tahun 2023 akhir mengambil liburan 2 minggu di Malaysia dan tidak menyangka akhirnya bisa dapat apartemen di sekitar Chow Kit.

Berawal dari kenalan dengan dua orang teman warga Turki yang sedang berlibur juga, mereka menginap di apartemen sekitar Chow Kit. Kemudian, salah seorang merekomendasikan untuk pindah di apartemen sekitar situ saja karena ada yang sharing dan juga harga lebih terjangkau.

Finally, setiap berlibur ke Kuala Lumpur akan tetap ambil penginapan di Chow Kit terutama jika sedang solo traveling. Nah, terakhir tahun 2024 pun menginap di apartemen yang sama sehingga memudahkan mau jalan atau sekedar cari coffee shop di sekitarnya.




Kawasan Menjadi Viral Kembali


Chow Kit merupakan salah satu kawasan legendaris di Kuala Lumpur yang sudah terkenal sejak lama sebagai area perdagangan dan pasar tradisional terbesar di kota ini. Lokasinya cukup strategis dan mudah dijangkau menggunakan monorail Kuala Lumpur. Begitu turun di stasiun Chow Kit, suasana kota langsung terasa berbeda.

Di sini, gedung modern berdampingan dengan bangunan lama. Cafe modern berdiri tidak jauh dari pasar tradisional yang ramai sejak pagi. Jalanannya terasa sibuk, tetapi justru di situlah daya tariknya. Banyak wisatawan Indonesia mulai datang ke Chow Kit karena kawasan ini sering muncul di konten travel TikTok dan Instagram. Suasana urban klasiknya cocok untuk foto aesthetic, video cinematic, maupun sekadar menikmati sisi lokal Kuala Lumpur yang jarang diperlihatkan di brosur wisata.

Salah satu aktivitas paling menarik di Chow Kit tentu saja mengunjungi Pasar Chow Kit. Pasar ini terkenal sangat besar dan menjual hampir semua kebutuhan masyarakat lokal. Buat pecinta street photography atau travel photography, tempat ini benar-benar menarik. Banyak sudut yang terasa sangat “Malaysia”.

Bahkan hanya berjalan kaki sambil memperhatikan aktivitas warga lokal saja sudah menjadi pengalaman tersendiri. Kadang saat traveling, justru tempat seperti ini yang membuat perjalanan terasa lebih berkesan dibanding destinasi wisata mewah.

Cafe Estetik dan Hidden Gem Buat Nongki


Selain pasar tradisional, Chow Kit sekarang juga dikenal dengan banyak cafe estetik dan hotel boutique yang artsy. Kawasan ini mulai berkembang menjadi tempat nongkrong favorit anak muda dan konten kreator. Inilah yang menjadi kawasan utama penuh pengunjung yang sedang hunting konten agar mendapat foto maupun video estetik.




Saya sempat mampir ke beberapa coffee shop kecil dengan interior minimalis vintage yang nyaman banget untuk istirahat setelah jalan kaki keliling area Chow Kit. Banyak cafe di sini punya konsep modern tetapi tetap mempertahankan nuansa klasik Kuala Lumpur. Artikel tentang cafe shop yang lucu dan estetik pun sudah ada direview di blog melalak cantik ini.

Buat yang suka bikin konten Instagram atau reels, kawasan ini cocok banget. Hampir setiap sudut cafe punya pencahayaan dan dekorasi yang aesthetic. Paling Saya suka adalah kontras suasananya dimana di satu sisi ada pasar tradisional yang ramai dan penuh aktivitas, tetapi beberapa langkah kemudian langsung bertemu cafe modern dengan suasana tenang dan lagu jazz pelan. Perpaduan ini membuat Chow Kit terasa unik dan berbeda.

Surga Konten Cinematic Buat Kreator


Menjelang sore hingga malam, suasana Chow Kit berubah semakin menarik. Lampu toko mulai menyala, jalanan menjadi lebih ramai, dan vibe urban klasik Kuala Lumpur semakin terasa. Banyak kreator datang ke sini untuk membuat video cinematic karena area ini punya nuansa yang mirip kota-kota lama di Asia. Bangunan tua, papan toko klasik, lampu jalan, dan suasana malamnya terasa sangat fotogenik.




Bahkan menurutku, Chow Kit adalah salah satu hidden gem Kuala Lumpur yang paling cocok untuk traveler yang bosan dengan tempat wisata mainstream. Dulu pertama kali kesini memang belum viral sehingga terasa masih sepi dan takut berjalan sendirian.

Chow Kit membuat sadar kalau Kuala Lumpur bukan cuma tentang gedung tinggi dan pusat perbelanjaan modern. Ada sisi lain kota ini yang lebih hangat, lebih nyata, dan penuh cerita. Kawasan ini cocok untuk traveler yang suka eksplor tempat lokal, berburu suasana autentik, mencoba kuliner sederhana, dan mencari spot konten yang aesthetic.

Kalau suatu hari kawan melalak cantik kembali ke Kuala Lumpur, mungkin sesekali cobalah keluar dari itinerary mainstream dan berjalan kaki di Chow Kit. Siapa tahu, justru di tempat seperti inilah kamu menemukan pengalaman traveling yang paling berkesan.

Anyway, siapa nih yang sudah sering melipir ke Kawasan Chow Kit? Apa sih kesan yang kalian dapatkan? Sekedar ramai dan viral atau sudah temukan tempat nyaman yang damai?

























 Pernah membayangkan sudah di depan counter imigrasi baru sadar passport enggak ada? Ini menjadi hal yang menyeramkan saat traveling terutama kondisi passport yang tertinggal di dalam pesawat dan sudah terbang kembali ke destinasi lainnya.



Panik Ketinggalan Pesawat

Begitulah yang dialami oleh Saya dan teman ketika kami melakukan trip ke Singapura beberapa waktu lalu. Awalnya semua baik-baik saja, perjalanan sejak keberangkatan begitu menyenangkan tanpa ada hal yang perlu dikhawatirkan selama trip.



Memulai trip dari Bandar Udara Internasional Kualanamu (KNO) terasa seperti biasa saja, hanya membayangkan trip ini akan seru diisi oleh cerita lucu dan pengalaman asik bersama teman-teman. Ini pertama kali untuk kami ngetrip bareng ke luar negeri, sebelumnya hanya road trip dalam kota saja.

Awal Mula Bencana Ketinggalan Passport

Passport yang tertinggal awalnya tidak disadari oleh teman, Saya sendiri pun tidak terlalu memperhatikan ketika teman ngetrip meletakkan passportnya setelah dari imigrasi Medan. Seperti biasa, Saya selalu menyimpan langsung passport jika sudah selesai urusan imigrasi, tentu saja harus dimasukkan ke dalam tas agar tidak tercecer.

Trip ini akan dijalani oleh Saya dan dua orang teman namun salah seorang berangkat dari Jakarta, maka perjalanan ini terpisah saat keberangkatan begitu pula saat pulang nantinya. Ketika itu, Saya pergi bersama kawan cowok yang sudah terbiasa ngetrip pula bahkan sampai Eropa.

Saya pun tidak kepikiran hal ini akan terjadi, mengingat kawan ngetrip bukan orang yang pertama kali ke luar negeri. Sudah dipastikan perjalanan akan seru karena tidak perlu khawatir akan kerempongan bepergian dengan orang yang baru pertama kali tahu liburan di negara lain.

Kami pun tetap jalani perjalanan dari bandara senormalnya penumpang pesawat, namun berubah semuanya saat tiba di bandara Singapura. Bahkan saat di pesawat pun tetap seru, Saya tetap berfoto dan mengajak teman tetap buat konten.

Hingga akhirnya kepanikan muncul begitu sudah mendekati counter imigrasi, Singapura sudah menerapkan self check in untuk para pendatang. Kawan Saya seketika histeris mencari passportnya, Saya pun kaget karena kami sudah di depan counter check in imigrasi. Posisi pun sudah turun eskalator yang tidak bisa naik begitu saja langsung dari tempat tersebut.

Petugas melihat kepanikan dari kejauhan dan mulai mendekati, Kami pun menginformasikan tentang passport yang tertinggal di bangku pesawat. Ternyata teman meletakkannya di kantong depan kursi (seat pocket) yang biasa tempat penyimpanan majalah.

Tanya Petugas Bandara


Bukan hal yang mudah untuk langsung naik ke bagian atas terutama ke dalam pesawat mengingat sudah terlalu jauh dan jalurnya juga tidak sama. Saat itu hanya Saya dan teman tersebut, sedangkan teman satu lagi sudah menunggu di ruang ketibaan.

Saya pun terus menghubungi teman yang sudah menunggu sementara waktu sudah mendekati 12 malam. Memang malam itu kami berniat bermalam di bandara saja karena sudah tahu waktu tiba akan malam dan sayang jika harus menuju hotel.

Saya dan teman yang ketinggalan passport pun langsung dibawa ke counter yang mana ada petugas imigrasi yang bertugas malam itu. Kami pun bertanya cara menemukan passport tersebut dan tentu saja menggunakan bahasa Inggris. Semakin gunakan bahasa melayu tentu semakin bingung dengan khas warga Singapura.

Kawan pun sudah semakin panik apalagi petugas sudah mengatakan harus kembali ke Indonesia dan beli tiket yang harus dibayar sendiri. Ditambah lagi ia masih ada trip yang cukup lama di Malaysia nantinya dan sudah beli tiket pulang dari sana. Selain itu, tentu repot harus urus passport yang hilang di negara orang, ah lengkap rasanya trip ini.

Petugas bandara pun menanyakan segala informasi detail termasuk nomor penerbangan, nama maskapai dan lain sebagainya. Tentu saja petugas begitu kooperatif dan terus membantu, bahkan coba menelepon petugas lapangan di dalam pesawat.

Kembali ke Pesawat

Setelah drama yang cukup lama, akhirnya kawan diberitahukan untuk segera menuju ke atas. Ia pun segera bergegas mencari jalur naik sedangkan Saya harus menunggu di ruangan khusus yang biasanya banyak tertahan di dalamnya.

Saya menunggu dengan cemas sambil memanfaatkan WiFi bandara untuk menghubungi teman yang sudah menantikan kami di depan. Sambil terus meyakinkan diri bahwa perjalanan akan tetap berlanjut dan passport akan ditemukan.

Ketika sudah menunggu cukup lama, akhirnya kawan yang ketinggalan passport pun datang dengan membawa passportnya. Saya pun merasa lega meskipun belum selesai urusan imigrasi karena belum melewati jalur tersebut.

Finally, drama selesai dan bisa masuk imigrasi hingga akhirnya bisa lanjut trip ini. Menjadi pelajaran untuk selalu simpan passport di tempat aman dan mudah ditemukan.

















Older Posts

Total Tayangan Halaman

HELLO, THERE!


Hello, There!
Hello, There!
My name is Ririn Famur Wandes Rahayu Lubis. I am from Medan, North Sumatera, Indonesia.

Find More



LET̢۪S BE FRIENDS

recent posts

Labels

Blogger Medan Cafe Medan English Article Lifestyle Blogger Review Cafe Solo Backpacker Tips Melalak Cantik Tips Traveling Wisata Asia Tenggara Wisata Indonesia

Blog Archive

Postingan Populer

  • T-Garden Medan,Resort and Ranch Instagramable ala Bali
    T-Garden Medan Resort and Ranch menambah daftar tempat wisata baru yang santai dengan konsep nuansa kekinian ala Bali yang instagram...
  • Pengalaman Pertama Nge-Grab ke Kualanamu International Airport
    Rasa bahagia dan syukur tak terhingga dihaturkan kepada Sang Pencipta sejak membaca sebuah email pengumuman yang menyatakan bahwa aku te...
  • Menikmati Wisata Seni 3D Art Magic Eye Museum Kawasan Bandara Kualanamu
    Menikmati wisata seni 3 dimensi di hari libur memang menyenangkan dan semakin seru apabila dinikmati bersama keluarga, para sahabat mau...
  • Asian Make Up with PIXY TWC Cover Smooth and PIXY Lip Cream
    Setiap wanita selalu ingin tampil cantik dan mempesona. Definisi cantik dari setiap wanita pun berbeda-beda,begitu juga kaum lelaki y...
  • Imajinasi, Creativity, dan Teknologi Ciptakan Konten Kreatif Masa Kini
    Kehidupan manusia melalui banyak proses yang tidak sederhana. Manusia yang diciptakan juga berproses hingga akhirnya kembali lagi ke s...

Community

selebgram medan

Intellifluence Trusted Blogger


 


Created with by BeautyTemplates | Distributed by blogger templates