Honeymoon hemat ke Malaysia mungkin sering sudah dilakukan oleh banyak pasangan suami istri. Namun, sebagai pengantin baru yang pertama kali menginjakkan kaki ke luar negeri pastinya ada sensasi yang berbeda.
Ini adalah tulisan pertama selama tahun 2026, memulai dengan bercerita tentang momen liburan bersama pasangan yang sudah sah. Selama ini hanya bercerita tentang solo trip namun kali ini ada hal berbeda, tentu ingin menceritakan lebih leluasa tentang liburan bersama pasangan.
Ada sesuatu yang berbeda saat pertama kali bepergian sebagai suami dan istri. Bukan lagi sekadar liburan, tapi perjalanan kecil yang penuh makna—belajar bekerja sama, berbagi lelah, dan menikmati momen sederhana berdua.
Untuk perjalanan pertama kami setelah menikah, Kuala Lumpur menjadi pilihan. Alasannya sederhana: dekat, ramah budget, makanan halal melimpah, transportasi mudah, dan cocok untuk pasangan baru yang ingin liburan santai tanpa ribet.
Kami memulai perjalanan dari Penang, berhubung sedang liburan natal dan tahun baru maka semua serba mahal apalagi memang beli semuanya mendekati tanggal kepergian. Kenapa sejak tidak awal? Karena memang awalnya belum ada rencana ingin lakukan perjalanan ini.
Kenapa Malaysia Cocok untuk Pasangan Baru Menikah?
Malaysia menawarkan kombinasi yang pas antara kota modern tapi tetap hangat, surga kuliner halal, transportasi umum yang mudah serta tentu saja nyak pilihan wisata gratis atau murah. Kami pun mulai ambil perjalanan dari Penang karena tiket pessawat termurah dari Medan langsung ke Penang daripada ke Kuala Lumpur.
Sebagai pasangan baru menikah, kami ingin perjalanan yang tidak melelahkan, tidak mahal, tapi tetap romantis. Kuala Lumpur menjawab semuanya. Apalagi ini trip pertama untuk suami menginjakkan kaki ke luar negeri bahkan naik pesawat untuk yang pertama kalinya.
Hari Pertama: Tiba & Menikmati Kota
Perasaan tiba di bandara bersama suami, saling genggam tangan sambil tersenyum, rasanya sederhana tapi istimewa. Dari Penang Airport, kami naik taksi online menuju penginapan, hal ini dikarenakan cepat dan praktis meskipun tentu saja lebih mahal.
Check-in Penginapan
Kami memilih hotel budget di area Georgetown agar dekat ke mana-mana. Tidak mewah, tapi bersih, nyaman, dan cukup untuk beristirahat berdua. Ternyata memang terdapat beberapa room di lantai 1 dan 2 sehingga beberapa kali akan berpapasan dengan tamu lainnya.
Hunting Makan Malam
Berhubung kami tiba sudah malam bahkan bisa dikatakan nyaris tengah malam maka sudah banyak tempat makan yang tutup. Finally kami temukan tempat makan yang halal masih buka dengan pilihan menu yang tidak banyak dan didominasi dengan mie.
Berhubung sudah lapar maka tidak ada pilihan lain kecuali terus masuk dan bertanya tentang proses pembayaran. Dikarenakan tidak ada bawa tukaran uang maka dengan kartu debit maupun kredit adalah kuncinya untuk bisa makan.
Review mengenai tempat makan mie di kawasan George Town akan diulas pada artikel terpisah nantinya. Selanjutnya kami pun makan tetapi Saya sudah tidak begitu berselera sehingga hanya minum dan mencoba cemilan saja.
Penang Menghangatkan
Penang adalah tempat yang pas untuk memulai perjalanan sebagai pasangan baru. Ritmenya tidak terburu-buru, cocok untuk adaptasi sebagai “kami”. Dimulai dari jalan santai di George Town, foto berdua di mural street art, ngopi sore di kafe heritage, dinner sederhana tapi hangat di hawker center
Di Penang, kami belajar bahwa bahagia itu bisa sesederhana berbagi makanan dan cerita di meja kecil. Mengelilingi kawasan Armenian Street, senja di Chew Jetty serta tidak melewatkan Penang Hill dan duduk sore di hari berikutnya di sekitaran Gurney Drive.
Semua cerita lengkap di masing-masing spot wisata akan diulas nantinya di blog melalak cantik ini. Pastikan kawan melalak cantik tidak ketinggalan dan tetap baca cerita seru dan romantis di Malaysia versi aku dan suami.
















