Pertama kali tahu LBRY Coffee By Muse ini saat lihat video dari beberapa kreator di media sosial, ternyata sedang hype karena punya konsep unik. Awalnya belum kepikiran mau singgah sampai akhirnya ada waktu luang dan sedang ingin coba cafe baru di Medan.
Dalam bayangan memang kalau LBRY Coffee ini punya banyak pajangan buku karena pikiran bahwa namanya relate ke perpustakaan. Namun, sepertinya kurang tepat anggapan tersebut dikarenakan ini berada di Jalan Perpustakaan sehingga ada sentuhan nama LBRY atau bisa dikaitkan ke library yang berarti perpustakaan.
First Impression
Setiap orang punya kesan pertama yang berbeda-beda saat mengunjungi sebuah cafe dan itu yang juga Saya alami saat masuk ke LBRY Coffee ini. Pertama turun di parkiran yang tidak terlalu luas karena menggunakan bahu jalan pula.
Lalu, berdiri di depan bangunan yang tampak estetik kesan minimalis modern. Kemudian masuk pintu langsung melihat pengunjung yang didominasi wajah oriental dan dinding artsy yang membuat semakin instagrammable. Saya tidak menelusuri sampai ke bagian terdalam, hanya sekitar lantai dasar saja dan itulah wajah-wajah yang terlihat dan kesan yang langsung terasa.
Suasana Cafe
Cafe ini menarik karena punya konsep unik, selain itu memang bisa dikatakan hidden gem buat wfc (working from cafe) di Medan. Kenapa demikian? karena tersedia fasilitas colokan yang berada di beberapa tempat duduk, WiFi pun lancar memudahkan untuk pekerjaan online kemudian vibes nya memang asik dikelilingi orang-orang yang sibuk dengan kesibukan masing-masing.
Menu dan Harga
Berbicara tentang menu memang masih didominasi aneka kopi tetapi tenang saja untuk yang suka minuman segar lainnya pun tersedia kok. Makanan memang tidak ada yang Saya cobain tapi terdapat aneka pastry bisa menemani pengerjaan tugas kawan melalak cantik.
Kalo nongkrong atau cari cafe buat ngerjain tugas mahasiswa tentu cari yang masih masuk di kantong juga kan?Nah, memang masih bisa dikatakan pricey tapi sesuai kok dengan vibes yang ditawarkan sehingga untuk sesekali boleh coba lah tapi pekerja yang sudah bergaji tentu masih fine aja sih mau wfc disini.
So, kalian pengen kesini gak? atau memang uda sering kesini?komen yuk pendapatnya di kolom komentar bawah.



















