Mau lihat Singapura lebih dekat dan hemat? Banyak cara untuk mengelilingi Singapura tapi yang tidak membuat dompet menangis, apa donk solusinya? Kebanyakan traveler yang ke Singapura langsung mengandalkan MRT, tapi coba sekali saja naik bus umum yang ternyata gampang banget lho. Transportasi yang santai buat nikmati suasana kota solusinya naik bus umum saja di Singapura.
Mengingat perjalanan pertama kali ke Singapura sekitar tahun 2017 lalu, kalau mendengar transportasi umum di Singapura, kebanyakan orang pasti langsung teringat MRT. Memang benar, MRT di Singapura terkenal cepat dan nyaman. Tapi ternyata, ada pilihan transportasi lain yang tidak kalah praktis sekaligus lebih hemat untuk menikmati suasana kota, yaitu bus umum.
Saya sendiri saat pertama kali traveling ke Singapura mau naik bus terdengar membingungkan. Padahal setelah dicoba, transportasi ini justru jadi salah satu cara paling menyenangkan untuk keliling kota sambil menikmati pemandangan khas Singapura dari jendela.
Dulu masih mencoba naik MRT saja karena hanya membayangkan mau naik transportasi modern saja. Tapi, begitu liburan terakhir ke Singapura bersama teman-teman diajakin coba naik bus maka ini menjadi pengalaman pertama untuk gunakan bus.
Sebagai traveler yang suka jalan-jalan ke negara ASEAN seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura, Saya merasa bus di Singapura cocok banget untuk solo traveler maupun backpacker yang ingin perjalanan lebih santai dan hemat. Maybe next trip, Saya bakalan tetap coba naik bus aja deh keliling Singapura mengingat lebih mudah dan asik lihat sekeliling kota.
Kenapa Naik Bus di Singapura Lebih Menarik?
Salah satu alasan suka naik bus di Singapura adalah karena kita bisa menikmati suasana kota lebih dekat. Kalau naik MRT, kita lebih banyak berada di bawah tanah. Sedangkan bus membawa kita melewati jalan-jalan cantik, gedung modern, kawasan perumahan, sampai sudut kota yang jarang terlihat turis.
Selain itu, halte bus di Singapura juga sangat banyak dan mudah ditemukan. Bahkan beberapa tempat wisata justru lebih dekat dijangkau menggunakan bus dibanding MRT. Bus di Singapura juga terkenal bersih, nyaman, ber-AC, dan tepat waktu. Jadi meskipun menggunakan transportasi umum, rasanya tetap nyaman untuk turis.
Ternyata enggak sia-sia deh nyobain bus di Singapura pertama kali, awalnya sempat ragu saat diajakin kawan ngetrip. Eh, malah kepikiran bakalan coba lagi di next trip biar nyobain rute lainnya biar makin seru dan nambah pengalamannya.
Cara Bayar Bus di Singapura
Hal paling penting sebelum naik bus di Singapura adalah menyiapkan kartu pembayaran transportasi. Biasanya turis menggunakan EZ-Link Card, Singapore Tourist Pass maupun kartu debit atau kredit contactless.
Saya pun mengingat dulu pertama kali ke Singapura beli EZ-Link yang kalo dirupiahkan bisa sampai 200 ribuan, ya ampun kenapa dulu boros banget ya saat liburan di Singapura. Memang pada saat itu belum punya CC (Credit Card) sih dan syukurnya saat naik bus pada liburan terakhir itu uda bisa pakai CC BCA, yeayy akhirnya punya CC.
Cara penggunaannya sangat mudah lho jadi saat naik bus, cukup tap kartu di mesin dekat pintu masuk depan. Lalu saat turun, jangan lupa tap lagi di mesin dekat pintu keluar. Banyak turis pemula lupa tap saat turun dan akhirnya saldo terpotong lebih mahal. Jadi pastikan jangan lupa bagian ini ya, gaes.
Cara Mengetahui Rute Bus
Awalnya sempat bingung membaca rute bus di Singapura. Tapi sekarang semuanya jauh lebih mudah karena ada aplikasi. Saat itu cuma ngandalin teman sih, kami berempat dan salah satunya yang sibuk dengan urusan cek rute ini.
Oh ya, kawan melalak cantik yang mau cobain bisa banget lah buka aplikasi yang paling membantu seperti Google Maps, Citymapper maupun Moovit. Mudahnya cukup masukkan tujuan, lalu aplikasi akan menunjukkan nomor bus, halte keberangkatan, sampai estimasi waktu perjalanan. Menurut Saya sih memang Google Maps sudah cukup membantu untuk traveler pemula.
Tips Naik Bus di Singapura untuk Pertama Kali
Para traveler yang naik bus pertama kali di Singapura tetap harus perhatikan beberapa poin di bawah ini, tau sendiri kan kalo Singapura itu sangat tertib maka jagalah hal tersebut, misalnya seperti ini:
1. Antre dengan Tertib
Warga Singapura sangat tertib saat naik bus. Jadi pastikan ikut antre dan jangan menyerobot.
2. Masuk dari Pintu Depan
Penumpang masuk lewat pintu depan dan keluar dari pintu belakang atau tengah.
3. Tekan Tombol Stop
Kalau halte tujuan sudah dekat, tekan tombol stop yang tersedia di dalam bus agar sopir tahu kita ingin turun.
4. Hindari Jam Sibuk
Kalau ingin perjalanan lebih nyaman, hindari jam kerja pagi dan sore karena bus bisa sangat ramai.
Lebih Hemat untuk Traveler Budget
Buat traveler yang ingin hemat, bus di Singapura bisa jadi solusi terbaik. Tarifnya cukup terjangkau dan banyak rute wisata yang bisa dijangkau tanpa harus sering pindah transportasi. Saya berkeinginan next trip memilih naik bus dari kawasan Bugis menuju Orchard hanya untuk menikmati suasana kota sambil duduk santai di dekat jendela.
Rasanya pasti berbeda dibanding buru-buru naik MRT, mekipun saat itu Saya dan teman-teman naik bus sekitar China Town, Bugis dan melihat sekitaran Orchard juga tapi masih belum puas sih. Tau sendiri kan bahkan kadang perjalanan dengan bus justru terasa seperti city tour murah versi backpacker. Jadi gak harus booking naik bus hop on atau hop off tetap bisa happy keliling kota.
Pengalaman yang Lebih Seru
Menurut Saya, naik bus di Singapura bukan hanya soal transportasi, tapi juga pengalaman perjalanan. Kita bisa melihat kehidupan lokal lebih dekat, memperhatikan aktivitas warga, sampai menemukan sudut kota yang tidak ada di itinerary wisata biasa.
Hal-hal sederhana seperti melihat deretan rumah, taman kota yang rapi, atau suasana sore di jalanan Singapura justru membuat perjalanan terasa lebih berkesan. Bayangin deh, bisa berada dalam satu bus dengan warga lokal dan lihat apa yang dilakukan selama di dalamnya.
Oh ya, busnya kan double dekker tuh, pilihlah di bagian lantai atas biar puas lihat sekeliling ya. Kalian ada yang punya pengalaman naik bus di Singapura gak? Yuk berbagi ceritanya di kolom komentar.














