Kota Jakarta merupakan salah satu kota besar di Indonesia yang mana juga sebagai ibukota negara sudah pasti memiliki pesona tersendiri dari segala sisi. Awal pertama kali aku mengunjungi Jakarta saat duduk di bangku kuliah dan semua biaya tiket pesawat murah dibiayai kampus. Saat itu perasaan tuh bersenang ria luar biasa karena kesan cerita tentang ibukota yang mendalam di benakku. Apa sih enaknya Jakarta? Ngapain aja disana? Ikuti terus yuk cerita pengalamanku beberapa kali mengunjungi kota yang dikenal dengan kemacetan namun tetap memiliki kenangan.


Pertama kali saat 2011 mengunjungi kota Jakarta masih sedikit kemarok (red: heboh, kampungan) saat melihat ibukota karena selama ini hanya mengetahui dari televisi maupun cerita teman yang sudah pernah kesana. Aku sangat tertarik untuk mengunjungi ibukota negara Indonesia ini, saat itu aku dan teman harus mencari tiket pesawat ke Jakarta sendiri hingga kemudian diganti oleh pihak kampus. Pada masa itu memesan tiket pesawat tidak semudah sekarang, hanya dengan membuka aplikasi semua jadi mudah dan etiket pun segera tiba di email kita.

By the way, beberapa alasan aku ingin mengunjungi Jakarta karena ada banyak sekali inovasi dan pengembangan dari segala sisi yang dimulai dari ibukota. Mahasiswa-mahasiswa yang kuliah di Jakarta juga dikenal lebih kompeten dan kritis dalam menyampaikan aspirasi. Saat kunjungan pertama dulu, tentu yang paling utama ingin dilihat adalah Monumen Nasional (Monas) dan Bundaran Hotel Indonesia (HI) karena banyak yang suka demo atau unjuk rasa di seputaran Hotel HI tersebut maka aku dan teman yang terpilih ke Jakarta pun tidak ingin melewatkan kesempatan yang sudah ada.

Menjelajahi Kota Jakarta memang bukanlah hal yang mudah apalagi kemacetan itu sudah begitu melekat dalam kehidupan sehari-hari warga Jakarta. Transportasi publik yang sudah tercipta pun tidak serta merta bisa membantu situasi kemacetan yang ada apalagi volume kendaraan juga terus bertambah. Pendatang yang memenuhi ibukota tentu dari segala penjuru yang ingin mengadu nasib, sehingga Jakarta semakin padat dan membuat masyarakat mengeluh dengan kondisi yang ada. Saat akhir pekan, liburan adalah salah satu cara untuk menghilangkan penat sehari-hari.

Nah, ada beberapa tempat asik nih yang bisa dikunjungi jika kawan melalak cantik salah satu warga Jakarta yang ingin berwisata sejarah yang tersedia disana atau warga kota lain yang sedang berkunjung ke Jakarta. Kamu yang dari kota lain sudah bisa deh cari harga tiket pesawat murah ke Jakarta sebelum mendekati jadwal kepergian. Oh yah, selengkapnya boleh lanjutin bacanya yah di bawah ini:

1. Monumen Nasional (Monas)

Pelancong yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Jakarta sudah pasti tidak ingin melewatkan berfoto di depan Monumen Nasional (Monas) karena sudah menjadi ikon atau landmark dari kota tersebut. Selain sekedar berfoto, kawan melalak cantik bisa melihat kota Jakarta dari atas Monas dengan memasuki areal tugu tersebut. Sttt,, biaya yang dikeluarkan juga tidak terlalu besar, sekitar Rp.15.000,- sudah bisa naik lift hingga puncak Monas dan melihat sekeliling dengan teropong. Saat itu, aku membayar sekitar Rp.45.000,- untuk dua orang karena tidak memiliki sebuah kartu Ragunan. Antrian untuk naik ke atas memang melelahkan, hanya saja jika sudah masuk dan berada di atas maka sedikit hilanglah rasa lelah itu.



Di dalam Monas tentu ada banyak yang bisa dipelajari apalagi membawa anak-anak pasti senang karena bisa belajar banyak hal seperti sejarah dan budaya. Bangunan arsitektur juga bisa dijadikan pelajaran, begitu khas bisa mendirikan tugu seperti itu dan ada emas di bagian teratas puncaknya. Memasuki dalam tugu, ada banyak patung-patung maupun gambar-gambar yang berada di dalam kaca sehingga kita tetap bisa melihat dari luar sambil membaca keterangan yang ada disamping kaca tersebut.

2. Wisata Kota Tua

Namanya sudah kota tua maka pasti ada banyak sejarah disana, yeah melihat aura-aura masa penjajahan dulu bisa dengang mengunjungi kota Tua. Bangunan-bangunan arsitektur Eropa bisa terlihat di segala sisi di tempat wisata yang satu ini. Jika lelah dengan berjalan kaki maka bisa mencoba untuk menyewa sepeda ontel maupun jenis sepeda lainnya agar berkeliling kota tua lebih menyenangkan. Ssst,, jangan lupa gunakan topi ala nona Belanda nya yah sehingga tampak khas ketika berfoto di depan bangunan-bangunan yang sudah lama berdiri disana.



Kota tua juga ramai dikunjungi wisatawan baik lokal maupun mancanegara apalagi ada banyak museum yang berada di sekitarnya, salah satunya adalah museum wayang. Selain itu, ada beberapa seniman-seniman jalanan yang berdandan seperti para pejuang dengan wajah dan tubuh yang dilapisi beraneka ragam cat sehingga saat berfoto tampak seperti patung saja. Oh yeah, mengelilingi wisata kota tua tentunya tidak dipungut retribusi biaya, namun untuk masuk museum ada beberapa yang harus membayar biaya masuknya.

Nah, kedua wisata sejarah dan budaya tersebut yang direkomendasikan melalak cantik, untuk mengunjungi Jakarta ada banyak sekali alternatif pilihannya. Kawan melalak cantik yang dari Medan sudah tentu bisa menggunakan pesawat untuk efisiensi waktu dan tenaga. Ada beragam pilihan dari Pegipegi.com yang bisa dinikmati mulai dari tiket pesawat, hotel, kereta api sehingga kamu tidak perlu galau lagi jika ingin pergi hari ini. Pegi pegi juga sering memberikan aneka ragam promo yang membantu kawan melalak cantik saat mencari tiket pesawat murah ke Jakarta. So, kapan nih mau Pegi pegi?




Blog: http://www.melalakcantik.com/
Instagram: https://www.instagram.com/ririnwandes/
Twitter: https://twitter.com/Ririnwandes

2 Komentar

  1. Aku tuh naik ke Monas baru-baru ini saja. Waktu kecil emang sering main ke MOnas. Tapi setelah dewasa dan tua, kayaknya tempat itu jadi jauh deh :)

    BalasHapus
  2. Wih kota tua, jadi pingin lihat langsung lah..

    BalasHapus

Hai kawan melalak cantik, silahkan tinggalkan kesan