Pinjaman modal usaha semakin banyak ditawarkan kepada kamu yang ingin memulai usaha maupun sudah menjalankan sebuah bisnis. Namun, tidak mudah untuk langsung mendapatkan pinjaman modal usaha tersebut. Ada beberapa cara yang bisa kawan melalak cantik lakukan untuk mendapatkan pinjaman modal usaha.




Era digital sekarang ini, semakin banyak pekerja yang tidak sekedar menjalankan profesi sebagai pekerja di kantoran saja. Peluang bisnis yang semakin terbuka lebar berkat luasnya jaringan internet menjadikan para pekerja tersebut berbondong-bondong untuk menjalankan usaha. Tentunya tidak hanya yang sudah bekerja saja, banyak juga yang belum memiliki pekerjaan berminat untuk menjalankan sebuah usaha.

Kendala saat ingin memulai usaha tentunya beranekaragam, mulai yang dari diri sendiri hingga hal lainnya. Aku selaku pekerja yang menjalankan usaha sering butuh tambahan dana untuk modal usaha. Saat memulai usaha dahulu juga melakukan berbagai cara untuk mendapatkan dana tersebut. Era digital ini, banyak yang ingin mulai menjalankan usaha namun tidak sedikit pula yang merasa terkendala oleh modal dalam memulai usaha tersebut.

Beberapa cara untuk mendapatkan pinjaman modal usaha tidak terlalu sulit pada era sekarang ini. Beranekaragam perusahaan pinjaman bermunculan untuk memberikan penawaran terbaik kepada peminjam baik yang harus dilakukan peminjaman secara offline maupun yang bisa dilakukan hanya dari online saja. Namun, kamu tetap harus melakukan seleksi untuk perusahaan yang kamu pilih sebagai tempat kamu meminjam agar tidak terjadi kerugian di kemudian hari.

Aku sendiri sering mendapatkan pesan singkat dari nomor handphone yang berbeda-beda untuk menawarkan pinjaman uang. Hanya saja, aku tidak mudah percaya dan langsung mau meminjam karena kebanyakan adalah perusahaan yang belum diketahui jam terbangnya dalam dunia keuangan. Kita harus khawatir juga donk kan, siapa tahu memang tidak terpercaya dan bisa melakukan penipuan dan malah menjadikan sengsara dengan bunga yang tidak sesuai.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan pinjaman adalah sebagai berikut:

1. Perusahaan Pinjaman

Nah, saat ingin melakukan pinjaman tentunya harus memperhatikan si perusahaan itu sendiri. Otoritas  perusahaannya di mata masyarakat, apakah sudah masuk dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga jika pada suatu hari terjadi masalah bisa mendapatkan bantuan.

2. Kebijakan Pinjaman

Sebelum menyetujui pinjaman, pelajari terlebih dahulu tentang kebijakan yang diberikan lembaga keuangan yang kawan melalak cantik pilih. Pelajari tentang hak dan kewajibannya. Hal ini sangat penting agar kamu tidak terjebak dengan aturan yang diberikan lembaga keuangan. Meskipun kamu sedang membutuhkan dana bukan berarti kamu mengabaikan hal ini.

3. Perhitungan Bunga

Setiap pinjaman uang dari lembaga keuangan selalu dikenakan bunga. Meskipun bunga pinjaman sudah diatur oleh pemerintah, ada baiknya kamu menghitung dana yang harus kamu kembalikan beserta bunganyaa agar kamu tidak melakukan kesalahan yang dapat berdampak pada masa depan.

4. Rencana Pembayaran

Dalam menjalankan usaha yang diawali dengan melakukan pinjaman modal usaha tentunya harus memiliki rencana untuk pembayaran agar uang tidak habis begitu saja. Biasanya setelah melakukan pinjaman, kita akan tahu waktu yang ditentukan untuk pembayaran pinjaman tersebut. 

Kamu harus tahu bagaimana akan membayar utang. Tentukan rencana pendapatan yang akan kamu gunakan. Batas maksimal besarnya angsuran pinjaman adalah 30% dari jumlah pendapatan. Meminjam uang memang mudah, tapi kamu juga perlu mengatur keuangan agar tidak ada masalah dengan rencana keuangan di masa yang akan datang

Nah, setelah mengetahui hal yang perlu diperhatikan tentunya kita akan lebih hati-hati dan teliti sebelum melakukan pinjaman kepada pihak mana pun. Btw, Cara melakukan pinjaman untuk masing-masing orang memang berbeda dan biasanya pihak pemberi pinjaman juga memberikan penilaian berbeda kepada masing-masing peminjam. 

Beberapa hal harus dilakukan untuk mendapatkan pinjaman modal usaha. Melalak cantik akan membagikan caranya kepada kawan semua. Berikut 5 Cara Mendapatkan Pinjaman Modal Usaha:

1. Pinjam Modal Usaha Kepada Bank 

Hal ini sering sekali dilakukan oleh masyarakat saat ingin mendapatkan pinjaman modal. Dengan menggadaikan surat-surat berharga yang diterima oleh pihak Bank maka pinjam modal usaha kepada bank ini salah satu cara untuk mendapatkan pinjaman tersebut.

Jaminan untuk pinjaman tersebut adalah aset nasabah, baik itu kendaraan bermotor ataupun properti. Bunga pinjaman modal dari Bank terhitung cukup besar, yaitu antara 9% – 12% dengan tenor pembayaran mulai dari 5 tahun hingga 20 tahun, tergantung besarnya pinjaman modal yang disetujui. Bagi Usaha Kecil Menengah, pihak Bank memiliki program Kredit Usaha Rakyat. Tapi bagi para pebisnis yang tidak termasuk kategori UKM, pilihan pinjaman dana biasanya Kredit Multi Guna (KMG).

2. Pinjam Modal Dengan Cara Menggadai

Terkadang banyak yang bingung ketika sangat membutuhkan pinjaman modal atau menambah modal dalam menjalankan usaha. Ternyata dengan cara menggadai bisa dilakukan loh untuk mendapatkan pinjaman tersebut. Perusahaan pegadaian biasanya memberikan pinjaman dengan syarat beranekaragam sesuai dengan jenis pinjaman. Hanya saja, kamu bisa mendapatkan pinjaman modal usaha dengan menggadai di perusahaan tersebut.

3. Pinjam Uang Dari Kerabat

Biasanya jika kita menunjukkan hal yang baik kepada kerabat dan ia melihat semangat dalam menjalankan usaha. Yeah, bisa jadi kita bisa meminta bantuan pinjaman dari kerabat tersebut. Namun, tentunya meskipun kita melakukan pinjaman dengan keluarga tetap harus dikembalikan dan sesuai aturan yang disepakati kedua belah pihak.

Well, itulah cara-cara yang harus diperhatikan saat ingin melakukan pinjaman modal usaha, kamu bisa memulai usaha kamu sekarang juga. Memulai memang terkadang terasa berat tapi dengan dimulai sekarang tentunya kamu akan memahami kesulitan-kesulitan tersebut dari sekarang. Kamu yang ingin melakukan pinjaman modal usaha secara online bisa langsung mengunjungi website https://www.cekaja.com/small-business-banking




0 Komentar