Santai Senja di Chew Jetty Penang Bersama Suami
Menikmati senja bersama tersayang akan selalu berbeda rasanya, momennya dan kenikmatan tersendiri cuma diri sendiri yang pahami. Jika dulu harus duduk seorang diri melihat pemandangan indah senja di Chew Jetty Penang, kali ini dengan nuansa baru bersama suami.
Menghabiskan waktu bersama tentu begitu bahagia, meskipun ada alokasi dana tambahan yang harus dikeluarkan saat menjadi suami dan istri. Ketika menikah ini, budget liburan menjadi bertambah, sebelumnya mungkin untuk keperluan diri namun kini harus menyiapkan anggaran berdua.
Setelah kami melakukan perjalanan panjang beberapa hari di Penang, tentu Saya tidak ingin melewatkan momen bisa duduk di tepi laut. Melihat beragam orang yang juga menikmati masa bersama keluarga tersayang.
Suasana Indah Chew Jetty
Suasana sore Chew Jetty membuat Saya sungguh paham bahwa menikmati perjalanan tak selalu harus mahal. Terletak di kawasan Weld Quay, bagian dari area bersejarah George Town, tempat ini adalah perkampungan tradisional Tionghoa di atas laut yang masih dihuni warga lokal.
Rumah-rumah kayu berdiri di atas tiang, lorongnya memanjang ke arah air, dan suasananya terasa hangat sekaligus autentik. Kanan dan kiri tampak para penjual yang menjajakan barang dagangan di teras rumah. Aneka hal pun dijual mulai souvenir, goodie bag, kaos hingga makanan dan minuman yang unik dan bisa menghilangkan dahaga.
Waktu Tepat ke Jetty
Datanglah sekitar pukul 17.30 agar bisa menikmati perubahan warna langit secara perlahan. Saat matahari mulai turun, cahaya keemasan memantul di permukaan laut, menciptakan siluet rumah-rumah panggung yang cantik untuk difoto.
Duduk santai di ujung dermaga adalah aktivitas paling sederhana sekaligus paling berkesan. Tidak ada tiket masuk untuk berjalan di area utama jetty, jadi kita bisa menikmati suasana tanpa biaya. Ini termasuk cara liburan hemat juga, bisa bepergian jauh dari rumah tetapi tetap murah.
Kenapa Harus ke Chew Jetty?
Beberapa kawan melalak cantik menanyakan alasan kenapa harus menginjakkan kaki ke Chew Jetty saat ke Penang? Saya pun memberikan beberapa alasan berikut ini:
1. Menikmati Sunset Tanpa Biaya
Hal pertama yang wajib dilakukan tentu saja berburu senja. Cari spot duduk yang tidak mengganggu aktivitas warga. Biasanya ada bangku kayu atau ruang terbuka di ujung jetty. Berhubung untuk menghemat budget maka bisa membawa minuman sendiri.
Saya dan suami sudah menyiapkan tumbler berisi air dan ketika habis pun akan membeli saja dari minimarket sekitar agar lebih hemat. Jika membeli di area jetty, harga minuman dingin rata-rata sekitar RM5–RM8. Dengan kurang dari RM10, kamu sudah bisa duduk tenang menikmati golden hour lho.
Bagi pecinta fotografi, momen ini adalah waktu terbaik untuk mengambil gambar dengan cahaya alami yang lembut. Siluet perahu nelayan dan warna langit yang dramatis akan membuat hasil foto terlihat estetik tanpa perlu filter berlebihan.
2. Mencicipi Jajanan Lokal yang Terjangkau
Di sepanjang jalan masuk Chew Jetty, terdapat kios kecil yang menjual camilan dan minuman ringan. Jika berminat bisa saja mencoba es krim lokal, jus buah segar, atau snack tradisional dengan harga rata-rata RM5–RM15.
Mau makan lebih kenyang dengan harga tetap ramah kantong? Bisa donk berjalan kaki sekitar 5–10 menit menuju area kuliner di sekitar George Town. Saya dan suami pun sempat membeli char kway teow yang murah di sekitar pintu luar jetty.
Penang terkenal dengan street food yang lezat dan murah. Dengan budget sekitar RM15–RM25 per orang, sebagai pelancong tentu sudah bisa menikmati nasi kandar, char kway teow, atau laksa Penang di kedai lokal. Makan sederhana setelah menikmati senja terasa jauh lebih bermakna dibandingkan makan di restoran mahal sih.
3. Berburu Foto dan Konten Estetik
Bagi traveler yang juga content creator, Chew Jetty adalah lokasi yang sangat instagrammable. Rumah kayu berwarna-warni, jembatan panjang, dan latar laut menciptakan komposisi visual yang unik. Selain itu, tidak jauh dari sini kamu bisa berjalan kaki menyusuri mural dan street art khas George Town yang sudah mendunia.
Banyak spot foto di area ini gratis. Cukup manfaatkan pencahayaan alami senja. Jika ingin hasil maksimal, gunakan outfit dengan warna netral agar kontras dengan langit jingga. Tanpa perlu biaya tambahan, kamu bisa mendapatkan banyak konten untuk media sosial.
Saya pun bersyukur liburan kali ini bersama suami sehingga bisa meminta untuk abadikan momen berkali-kali. Beberapa titik spot menjadi incaran yang memang ramai ditunggu para pelancong untuk mengantri. Harus ikut sabar nunggu orang lain foto jika mau ikutan eksis dan dapat konten estetik tapi jika tidak hobi, ya bisa saja tetap nikmati senja saja.
4. Naik Perahu Singkat
Jika ingin pengalaman berbeda dan memiliki sedikit tambahan budget, terkadang ada warga lokal yang menawarkan perjalanan singkat dengan perahu kecil di sekitar perairan jetty. Biayanya berkisar RM20–RM30 per orang untuk durasi pendek.
Kami pun melihat ada banyak pengunjung yang mencoba naik perahu tersebut, cukuplah untuk berkeliling singkat. Dari atas perahu, bisa melihat garis pantai George Town dan suasana pelabuhan saat matahari terbenam. Meski opsional, pengalaman ini cukup berkesan sih sepertinya, mungkin saat kunjungan berikutnya, akan dicoba bersama suami.
Cara Hemat Menuju Chew Jetty
Untuk menuju Chew Jetty dari pusat kota, kamu bisa berjalan kaki jika menginap di area George Town. Alternatif lainnya adalah menggunakan bus Rapid Penang dengan tarif sekitar RM1–RM4 tergantung jarak. Transportasi online juga relatif terjangkau jika bepergian bersama teman atau pasangan.
Berhubung Saya dan suami memang sedang berjalan-jalan dan baru saja turun dari kapal ferry maka kami langsung jalan kaki saja menuju jetty. Kemudian, pulang ke hotel dengan berjalan kaki saja, meskipun melelahkan namun buat bahagia karena bersama pasangan yang disayang.
Chew Jetty bukan tentang atraksi modern atau hiburan mewah. Tempat ini menawarkan ketenangan, sentuhan sejarah, dan suasana lokal yang autentik. Duduk santai menyaksikan matahari tenggelam, berbagi camilan sederhana, lalu berjalan menyusuri jalanan heritage George Town adalah kombinasi yang sempurna untuk sore yang berkesan.
Kadang, perjalanan terbaik bukan yang paling mahal, melainkan yang memberi ruang untuk berhenti sejenak dan benar-benar menikmati waktu. Dan di Chew Jetty, senja selalu tahu cara membuat kita ingin tinggal sedikit lebih lama.
Saya dan suami pun akhirnya kembali ke hotel ketika sudah mulai gelap dikarenakan tubuh juga lelah setelah berkeliling seharian ke banyak spot asik di Penang. Kawan melalak cantik bisa baca aneka artikel lainnya seputar Penang di blog ini, ya.




0 Comments
Hai, Kawan Melalak Cantik. Berbagi Cerita Disini,yhaa.