Sehari Doank Bisa Ngapain Aja di Penang? Baca Versi Melalak Cantik Yuk!

by - Maret 01, 2026

Penang selalu punya cara untuk membuat siapa pun jatuh cinta, bahkan hanya dalam waktu sehari. Banyak orang bilang, “Ah, sehari mana cukup?” Tapi justru di situlah serunya. Sehari di Penang itu seperti mencicipi hidangan pembuka yang begitu lezat sampai kamu berjanji akan kembali lagi.

spot foto lebuh armenian



Saya pun mengenang masa pertama kali ke Penang pada tahun 2016, sungguh banyak ketakjuban dengan kota sederhana namun luar biasa. Tampak biasa bagi yang hanya berasumsi ini sekedar deretan rumah tua dan wajah warga oriental yang kebanyakan sudah tua.

Namun, seseorang yang menyukai hal unik penuh suasana otentik tentu Penang begitu mempesona. Setiap sudut di kawasan George Town ini selalu ada cerita. Kisah yang akan selalu dikenang baik berlibur sendiri, bersama pasangan maupun keluarga.

So, kawan melalak cantik yang cuma punya waktu sehari doank di Penang bisa ngapain aja? Ayo baca sampai selesai selengkapnya artikel di bawah ini. Terkhusus ini hanya sekitar beragam Lebuh di George Town saja ya.

Pagi di George Town: Aroma Kopi dan Jejak Sejarah

Saya memulai hari di kawasan bersejarah George Town, jantungnya Pulau Pinang yang penuh warna dan cerita. Udara pagi terasa hangat, dengan sinar matahari yang perlahan menyinari deretan bangunan kolonial berwarna pastel. Jalanan masih relatif lengang, tapi beberapa kedai kopi sudah mulai ramai oleh warga lokal.

Langkah kaki menyusuri lorong-lorong kecil yang dipenuhi mural terkenal karya Ernest Zacharevic. Salah satu yang paling ikonik tentu saja mural anak kecil di sepeda. Rasanya berbeda melihatnya langsung dibanding hanya lewat foto instagram.

Dinding tuanya terasa hidup, seakan menyimpan ribuan cerita wisatawan yang pernah berhenti dan tersenyum di tempat yang sama. Tahun 2016, pertama kali kesini bersama teman perempuan, tetap berada di lokasi yang sama pula dengan momen berbeda.

Jika ini pertama kalinya untuk kamu ke Penang tentu bisa coba sarapan di kedai kopi tradisional untuk nikmati roti bakar kaya dan telur setengah matang. Aroma kopi hitam yang kuat bercampur manisnya selai kaya membuat pagi terasa begitu sempurna. Pilihan sarapan untuk nikmati kopi ini bisa ke Roti Bakar Legendaris Hutton Lane, Toh Soon Cafe maupun Makan Pagi by Fizzy Cafe.

Sambil sarapan bisa memperhatikan aktivitas warga lokal yang berbicara dalam campuran bahasa Hokkien, Melayu, dan Inggris. Penang benar-benar terasa multikultural, tampak kehangatan satu sama lain sehingga membuat betah duduk berlama-lama memandangi sekitar.

Siang di Lebuh Armenia Menatap Bangunan Tua dan Aneka Mural


Menjelang siang, saya melanjutkan perjalanan mengelilingi Lebuh Armenia, Lebuh Chulia sampai mendekat ke First Avenue Mall. Tidak ada salahnya jika cuma berjalan kaki memandangi aneka mural, namun apabila mau lebih asik bisa sewa sepeda saja.

Dulu, pertama kai kesini pun pada tahun 2016 juga menyempatkan untuk sewa sepeda sehingga lebih leluasa mau mendatangi semua mural yang ada. Cukup bawa peta wisata yang tersedia di hotel, tampak jelas lokasi dari masing-masing mural terutama yang masih sekitar Lebuh Armenia, kebanyakan spot foto viral disana.

Makan Siang Nana Tomyam

Terasa begitu lelah berkelilng seluruh Lebuh dan mendapatkan foto terbaik dari mural yang dicari, selanjutnya bisa mengisi perut yang mulai keroncongan. Nana Tomyam menjadi pilihan utama karena masih di sekitar Transfer Road.

nana tomyam penang



Saat sudah lelah berkeliling dan selesai membeli oleh-oleh di Penang Road maupun Pasar Chowrasta, maka menikmati semangkuk tomyan dan nasi putih akan mengenyangkan. Tentu saja tidak harus makan tomyam karena ada banyak beragam pilihan menu lainnya.

oleh-oleh penang


Senja di Padang Kota Lama

Traveler yang mau menutup hari melihat sunset, bisa memilih duduk di taman Padang Kota Lama. Jika ingin bergabung dengan banyaknya warga lokal yang santai, pun bisa duduk di pinggiran laut. Meskipun akan tercium aroma air laut dan desiran ombak tapi itulah keindahan tersendiri.

Jangan khawatir merasa lapar karena banyak makanan yang dijajakan oleh penjual baik warga lokal maupun pendatang. Ingin makan di tempat pun tersedia beberapa restoran sederhana dengan harga terjangkau pula.

Jika Kamu mau sampai malam pun tetap bisa karena semakin gelap tentu terus ramai, teringat tahun 2019 kesana ada atraksi bola-bola api yang dimainkan oleh warga lokal. Saat itu, ada teman dari Indonesia yang menjadi tenaga kerja di Penang sehingga ia banyak menunjukkan aktifitas seru selama disana.

Sehari yang Terasa Cukup, Tapi Tidak Pernah Benar-Benar Cukup


Sehari di Penang memang tidak akan cukup untuk menjelajahi semuanya. Masih banyak tempat yang belum sempat dikunjungi, kafe unik yang belum dicoba, dan museum yang belum disinggahi. Tapi justru itu yang membuat Penang terasa istimewa, ia selalu meninggalkan rasa penasaran.

Itulah mengapa Saya pun berkali-kali ke Penang, jika melihat cap di paspor tentu paling banyak kunjungan ke Malaysia. Bahkan bisa hampir tiap bulan liburan ke Penang karena dekat dan banyak hal yang selalu dirindukan meskipun sudah begitu sering melalak cantik kesana.

Jika Kamu hanya punya satu hari di Penang, jangan ragu. Datanglah dengan langkah ringan dan hati terbuka. Nikmati setiap sudutnya tanpa terburu-buru. Karena di Penang, bahkan sehari saja sudah cukup untuk membuatmu ingin kembali lagi.

So, apakah kawan melalak cantik punya cerita dan kenangan di Penang?Yuk berbagi ceritanya di kolom komentar.

You May Also Like

0 Comments

Hai, Kawan Melalak Cantik. Berbagi Cerita Disini,yhaa.