Hostel Murah Tapi Gak Murahan: Review Swing and Pillows Penang

by - April 19, 2026

Pernah nggak sih, kamu booking penginapan cuma karena “yang penting murah dan strategis” tapi ternyata malah jadi salah satu bagian paling berkesan dari perjalananmu? Well, itu persis seperti yang Saya rasakan bersama suami waktu pertama kali menginap di Swing & Pillows Georgetown Penang.

review swing and pillows penang


Review Swing and Pillows Penang


Ini merupakan sebuah hostel yang diam-diam punya cara sendiri untuk bikin tamunya jatuh hati sih. Awalnya, kami nggak berekspektasi banyak karena saat berlibur di akhir tahun tidak mudah menemukan penginapan murah dan nyaman.

Sebagai pejalan yang lebih suka menghabiskan budget untuk kuliner dan eksplorasi kota, penginapan buat Saya tentu saja sekadar tempat untuk istirahat setelah seharian lakukan penjelajahan. Sebelum menikah pun lebih sering menginap di apartemen yang sudah lengkap fasilitas dengan harga terjangkau tapi lokasi memang kebanyakan di Bayan Lepas, cukup jauh ke kawasan wisata di George Town.

Hal yang paling penting lainnya juga tidak menyeramkan karena tidak sedikit hostel di Penang yang haunted. Bagi Saya untuk cari hostel yang penting bersih, aman, nyaman dan lokasinya strategis sih. Tapi begitu sampai di kawasan George Town, semua terasa sedikit berbeda. Jalanan yang penuh warna, mural di setiap sudut, dan aroma makanan yang menggoda seolah menyambut perjalanan ini dengan hangat.

First Impression Hostel Murah Gak Murahan


Kesan pertama menginjakkan kaki di Swing and Pillows sempat kebingungan karena ternyata ada dua hostel dengan nama yang sama di lorong yang sama pula. Saya pun memastikan kembali bahwa yang kami tuju sudah tepat meskipun tampak sepi dan seperti tak nampak ada kehidupan dari luar.




Memang sejak awal sudah tahu bahwa proses check-in dilakukan sendiri, hanya perlu menghubungi via WhatssApp ke admin. Kemudian, akan diberikan kode untuk bisa masuk ke pintu utama dan kamar. Tentu saja semuanya sudah disiapkan oleh pihak hostel termasuk kamar dan kebutuhan lainnya.

Proses check-in di hostel ini terbilang cepat dan tanpa ribet. Nggak ada kesan mewah memang, tapi justru itu yang bikin suasananya terasa santai. Interiornya minimalis dengan dominasi warna netral, dipadukan dengan pencahayaan hangat yang bikin suasana terasa nyaman. Bukan tipe tempat yang langsung bikin “wow” di awal, tapi perlahan bikin betah sih.




Begitu masuk ke ruangan utama tampak memang kesedarhanaan itu, tapi ketika naik ke lantai atas mulai terlihat interior yang memiliki nilai seni. Syukur saja tidak merasakan horor walaupun lampu remang-remang sedikit menakutkan karena memang suasana sangat sepi.

Ketika masuk ke kamar, kesan pertama yang muncul adalah: simple, tapi cukup buat berdua bersama suami. Tempat tidurnya empuk, sprei bersih, dan yang paling penting ada AC-nya dingin (trust me, ini penyelamat di Penang yang cuacanya bisa cukup terik).

Apa yang Buat Betah di Swing and Pillows?


Ada banyak hal yang buat betah di hostel murah tapi gak murahan ini bahkan Kami yang awalnya hanya 3 malam bisa extend 2 malam lagi lho.  Buat kamu yang seperti Saya, yang kadang masih harus update blog atau upload konten selama traveling, koneksi WiFi di sini juga cukup stabil. Jadi nggak perlu drama cari sinyal ke sana-sini deh, mau di kamar atau ruang komunal bahkan dapur tetap bisa kok.

Yang aku suka dari Swing & Pillows adalah konsepnya yang “nggak berlebihan, tapi ngena” banget. Mereka tahu kebutuhan traveler masa kini: tempat istirahat yang nyaman, lokasi strategis, dan harga yang bersahabat. Nggak ada fasilitas super fancy, tapi semua yang ada terasa cukup dan fungsional sih.

Traveler yang menghemat juga cocok disini, bayangin aja Penang dengan cuaca panas itu tentu butuh minum air putih yang banyak. Jika selalu beli air di supermarket tentu bisa menghabiskan banyak anggaran donk. Bersyukur deh bisa isi air dingin, mau air hangat juga bisa di dapur sehingga tiap keluar bisa penuhi semua botol minum terlebih dahulu sebelum keluar untuk jalan-jalan.

Fasilitas lainnya tentu saja bisa cuci kain karena ada jemuran kecil, tempat menggantungkan baju di kamar seperti lemari kecil, ada pula meja kecil dan bangku untuk kerja serta lampu kamar yang bisa diganti-ganti warna sehingga suasana makin romantis bersama suami.

Dan soal lokasi, ini salah satu nilai plus terbesar sih. Dari hostel, Saya dan suami bisa jalan kaki ke berbagai spot menarik di George Town. Mau cari street art ikonik? Tinggal jalan santai. Mau kulineran? Pilihannya banyak banget, dari makanan kaki lima sampai hidden gem yang sering direkomendasikan warga lokal. Rasanya seperti tinggal di tengah cerita, bukan sekadar jadi turis yang lewat gitu aja.

Momen Menarik Untuk Diingat

Ada satu momen yang cukup buat Saya mengingatnya dimana saat pagi hari Saya dan suami keluar hostel untuk mencari sarapan masih sekitar pukul 7 pagi. Udara masih segar, jalanan belum terlalu ramai, dan suasana kota terasa lebih “hidup” dengan cara yang tenang. 




Rasanya memang ini dinamakan slow living sih, kenyamanan yang hadir membuat hubungan makin romantis. Di momen itu, Saya pun sadar bahwa pengalaman menginap bukan cuma soal tempat tidur, tapi juga bagaimana sebuah tempat bisa membuat kita merasa lebih dekat dengan kota yang kita kunjungi.

Swing & Pillows juga cocok banget untuk berbagai tipe traveler sih. Seketika kepikiran juga kenapa dulu belum menemukan hostel ini saat masih suka liburan sendirian. Buat solo traveler, tempat ini terasa aman dan nyaman.

Buat backpacker, jelas ramah di kantong. Bahkan buat content creator yang butuh spot estetik sederhana, beberapa sudut di hostel ini masih cukup “Instagramable” dengan gaya minimalisnya. Saya pun melihat ada banyak wisatawan mancanegara yang menginap disini, terlihat saat mereka berkumpul di ruang komunal maupun ketika makan di dapur.




So, menurut Saya dan sudah bertanya pula ke suami bahwa tempat ini direkomendasikan deh untuk yang cari penginapan murah tapi gak murahan. Ada yang sudah punya pengalaman menginap disini? Yuk berbagi ceritanya di kolom komentar.

You May Also Like

0 Comments

Hai, Kawan Melalak Cantik. Berbagi Cerita Disini,yhaa.