Kelaparan di Penang,Inilah 6 Makanan Halal Yang Bisa Dimakan

by - April 27, 2020

Halo kawan melalak cantik, gimana menjalani ramadan selama di rumah aja?. Semoga semua tetap kuat dan bahagia selalu yah. Meskipun sedang puasa tapi kali ini saya mau membagikan kuliner yang dimakan selama di Penang ketika liburan tahun baru yang lalu. Siapa yang penasaran dengan makanannya?. Hmmm, akhirnya menemukan masakan Indonesia juga disana dan rasanya pun tidak diragukan lagi sehingga penuh pengunjung ketika jam makan siang. Mari kita baca satu persatu di bawah ini. Oh yah, mencari referensi hotel bisa juga singgah ke Hotel Royal Penang.


Makanan Halal yang Dimakan Selama di Penang


1. Honey Chicken


Well, saat itu saya sedang menunggu teman di Queensbay Mall sehingga makanan yang dicari pun berada di sekitar mall tersebut. Setelah berkeliling foodcourt,akhirnya memutuskan untuk menuju stand kuliner Thailand bernama Sukhothai Thai Food. Dari semua kuliner yang tersedia ingin dicoba namun sudah pasti tidak akan cukup perut untuk menampung semuanya.



Finally, memutuskan untuk menyantap honey chicken pada siang itu. Aroma madu yang manis terhirup ke hidung. Ayam yang sudah dipotong beberapa bagian disiram kuah madu kental yang manis. Yeah,ayam yang disajikan hanya digoreng kemudian diberi hiasan daun sop diatasnya serta dua buah timun di pinggirannya. Syukurnya nasi yang disajikan juga standard pada umumnya sehingga tidak terlalu kekenyangan saat menghabiskan honey chicken tersebut. Harga pun kategori normal untuk ukuran makanan di dalam mall,sekitar RM13.90.

2. Rumput Lekor


Nah,makanan selanjutnya yang dimakan adalah rumput lekor. Awalnya mencari tau seperti apa bentuknya karena Aya yang memesan kuliner tersebut. Ia cukup banyak mengetahui makanan di Penang sebab sudah beberapa tahun kerja di negeri jiran tersebut. Setelah dilihat dan dirasakan maka menyimpulkan rumput lekor ini terbuat dari tepung yang kemudian dicampurkan ikan. Bentuknya panjang dan digoreng kering seharga RM3. Di Indonesia sih lebih seperti jajanan yang biasa dijual di sekolahan dan disiram kuah.



3. Curry Lani Garlic Naan


Menu masakan berikutnya adalah curry lani garlic naan. Saya biasanya bukan penikmat masakan India tapi kali ini sungguh menikmati di Restoran Kapitan George Town. Rasanya tergolong tajam dengan berbagai bumbu yang diracik di dalamnya. Aromanya pun menajam di hidung saat staf restoran meletakkan di atas meja.

Curry Garlic Naan


Penampilannya mungkin biasa saja seperti masakan India atau Pakistan pada umumnya. Roti tentu tidak ketinggalan untuk dicampurkan dengan ayam dan bumbu. Makan langsung menggunakan tangan jauh lebih nikmat karena bisa mengaduk roti dan bumbu bersamaan. Restoran yang buka 24 jam itu selalu ramai pengunjung dan sepertinya memang favorit menyajikan masakan terbaik. Oh yeah, curry lani garlic naan ini seharga RM11.10.

4. Tomyam


Makanan ini entah berapa kali dimakan saat berada di Penang bahkan sejak malam pertama kedatangan langsung menyantap sajian tomyam tersebut. Masakan ini memang bukan berasal dari Malaysia tetapi Thailand. Namun,rasa sup ini sungguh menggoyang di lidah apalagi dengan campuran aneka seafood yang lezat. 



Ketika menyantap di Penang,saya mencoba di beberapa restoran mulai dari sebuah tempat makan di daerah Jalan Dato Koyah hingga menikmati langsunng di salah satu restoran hits yaitu Nana Tomyam. Tidak heran jika dipenuhi oleh pembeli sebab rasanya pun sungguh nikmat dengan ketajaman rempah dan asam yang segar. Saat itu,saya langsung makan di tempat sebab posisinya tidak jauh dari penginapan yaitu Tido Hostel. Hmm, Nana Tomyam ini berada di Jalan Transfer sehingga bisa berjalan kaki atau naik GRAB. Oh yeah,meskipun sendirian dan banyak dilihat oleh orang-orang tapi cuek aja yang penting bahagia.

5. Laksa


Siapa yang tak kenal laksa saat di Penang?. Kuliner yang satu ini memang dikenal di Malaysia. Laksa Penang ini pun cukup tajam apalagi aroma kincong yang menyengat di hidung dan saat masuk ketonggorokan. Kecombrang adalah nama yang sesuai di wikipedia namun di beberapa kota memiliki nama tersendiri untuk nama tumbuhan tersebut. Di Malaysia dan Singapura,kecombrang memang menjadi unsur penting dalam masakan laksa.



Saya menikmati laksa di sebuah kedai makan sekitar Batu Ferringhi. Rasanya mungkin bukan yang terbaik di antara laksa lainnya yang ada di Penang. Namun,berhubung suasana yang indah dengan suara ombak menjadikan kenikmatan tersendiri dalam menyantap laksa tersebut. Cerita selengkapnya boleh dibaca Menyantap Laksa Sendirian di Batu Ferringhi Beach

6. Ikan Bakar Restoran Padang


Setelah berhari-hari makan dengan masakan yang tidak sesuai lidah. Akhirnya menemukan rumah makan yang dimasak oleh orang Indonesia. Masakan yang disajikan pun khas restoran Padang,rasanya sudah pasti tidak diragukan. Pengunjung pun sangat ramai saat jam makan siang dari berbagai etnis. Saya memilih ikan bakar dengan sayur gori saat pertama kali makan disana. Hari berikutnya masih makan siang di restoran tersebut dan tetap memilih ikan bakar.



Well,itulah aneka makanan halal yang dicobain selama di Penang,tentunya masih banyak aneka kuliner lainnya. By the way, kamu sudah coba makanana apa disana?. Silahkan komentar di bawah yah.

You May Also Like

15 Comments

  1. Aku ke Penang saat hari raya idul fitri, susah cari makanan disana kak , toko banyak yang tutup dapatnya cuma nasi Kandar itupun harus ngantri hampir satujam saking ramainya., dan itulah satu satunya rumah makan yang aku dapati dari pagi - malam..disamping masjid kapitan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saat hari raya banyak yang libur yah sis. Next time,boleh coba main kesana lagi biar bisa nikmati aneka kuliner lainnya. Terima kasih sudah mampir ya,sis.

      Hapus
  2. Masha Allah, lapar euy hahahhaa..
    Pas juga bacanya di jam sekarang, sabaaarrr bentar lagi hihi :D

    Itu chicken honey menggoda, dan juga Laksa, nyamm nyaammm :D

    Rumput lekor juga menggoda Mba, tapi jangan pakai siram kuah deh, gorengan gitu udah mantap :D

    BalasHapus
  3. Rumput lekor ini aku liat kok mirip tempura ikan yang dijual di depan sekolah ya kak.. ee tapi enak.. aku sering beli sampe ketagihan. Hihi

    BalasHapus
  4. Wah, jadi kangen naan. Favorit kami tuh butter naan dan cheese naan. Trus lekor kalau di Indonesia mirip pempek dos menurut saya hehehe. Semoga ada kesempatan jalan-jalan ke Penang dan nyobain makanan-makanan ini.

    BalasHapus
  5. Walah enak enak yaaaa.lagian kalau di Penang ga terlalu susah juga ya cari yg halal
    Kan banyak Melayu juga hehe
    Makasih ya, keren recomnya

    BalasHapus
  6. Duh pingin semua
    Tapi kalo harus memilih mungkin laksa aja, walau penampakannya beda dengan laksa Indonesia 😁😁😁

    BalasHapus
  7. Saya penasaran dengan cemilan Rumput Lekor, rasanya seperti apa mba, kalau dilihat dari bahan dan bentuknya mirip dengan otak-otak ya mba

    BalasHapus
  8. wah ada restoran Padang juga disana.
    Kalau ada kesempatan ke penang, kayaknya ini pilihan saya.

    BalasHapus
  9. Wiiih...kulineran memang bagian penting dari acara jalan-jalan ya. Jadi pengen jalan-jalan kan jadinya :D

    BalasHapus
  10. Aduhduhhh jadi kangen traveling, tapi aku baru sebatas kulineran di Kuala Lumpur dan Melaka. Belum sempat ke Penang, harusnya tahun ini. Nggak apa deh, semoga bisa tahun depan menunggu kondisi aman. Aku penasaran rasa rumput lekor, mirip jakue kalo di semarang

    BalasHapus
  11. wow, komplit infonya. makasih kak

    BalasHapus
  12. Aduuuh, lihat foto makanan jam dua siang air liurku langsung berderai. Tom yam ya ampuun menggiuran banget.

    BalasHapus
  13. Kalau Tomyam aku sudah familiar, tapi Rumput Lekor bikin penasaran.

    Itu apa seperti otak2 ya? Terus kuahnya seperti pempek Palembang kah?

    BalasHapus
  14. selalu penasaran sama rasa Curry Lani Garlic Naan, pasti enak :D

    BalasHapus

Hai kawan melalak cantik, silahkan berkomentar yah