facebook twitter instagram linkedin
  • Home
  • Travel
    • Wisata Indonesia
    • Wisata Asia Tenggara
    • Wisata Turki
  • LifeStyle
    • Beauty
    • Healthy
  • About Me
  • Kontak Informasi

Melalak Cantik- Travel Blog Ririn Wandes

Sore itu, sepulang dari Taman Sari Jogja yang mana langit mulai menggelap, cuaca mendung dan tak lama hujan pun turun. Sudah merasa haus namun sempat bingung mau nikmati kesegaran dari air apa hingga akhirnya melihat sebuah bangunan seperti rumah yang berada di sudut jalan.

Akhirnya singgah memberanikan diri masuk melihat kondisi di dalam cafe. Mungkin awalnya sedikit ragu karena memang tempatnya lumayan cozy dan kebanyakan anak muda. Tetapi hujan yang turun dan rasa haus yang tidak bisa dibendung membuat Saya santai saja untuk mampir di KITA ini.



Saya mencoba melihat sekeliling dan menemukan counter pemesanan yang terdapat di bagian depan. Hal menarik adalah ketika disambut langsung ketika membuka pintu cafe. Saya merasa lebih dihargai jika masuk ke suatu tempat mendapat sambutan hangat.



Cari Tahu KITA by inessya Jogja

Bingung pasti karena belum pernah melalak cantik ke cafe ini tapi staf yang bekerja cukup ramah dan membantu serta merekomendasikan minuman yang menarik dicoba. Saya pun memutuskan untuk pesan air lemon yang segar karena sudah sangat haus siang itu.

Interior Cafe

Bisa dikatakan cafe ini cukup nyaman untuk bisa santai dan ngobrol bareng teman-teman. Bahkan jika mau sendiri pun tetap menyenangkan karena nuansa tenang sehingga bisa banyak bercerita dengan diri. Saya melihat warna cat serba putih baik di dalam maupun luar ruangan dengan sentuhan lantai keramik berwarna kuning.

Menurut perkiraan Saya bahwa ini memang rumah lama yang kemudian disulap menjadi cafe. Saya bisa menebak begitu karena memang bentuk bangunan yang seperti rumah dan di dalamnya juga ruangan-ruangan meeting terkesan rumah pada umumnya.

Fasilitas Cafe

Meskipun Saya tidak memanfaatkan semua fasilitas yang ada di cafe ini tapi cukup memantau apa saja yang ada terutama untuk ruangan. Kamu yang mau shalat tidak perlu khawatir karena ada mushola lho. Kamar mandi termasuk bersih karena Saya masuk dan lihat langsung. Terus ada jualan souvenir dan cemilan di bagian tengah ruang. Kemudian ada ruang kaca yang bisa digunakan buat meeting. Oya, paling penting ada banyak colokan dan WiFi sehingga para pekerja digital aman deh.



Menu KITA by inessya

Sejak awal masuk, memang memikirkan pasti hanya terdapat banyak kopi saja nih tetapi ternyata menu bervariasi untuk minuman. Penggemar esspreso juga ada yang hot dan ice, kemudian aneka es kopi, teh dan herbal, aneka jus dan minuman dingin juga ada.

Makanan memang tidak terlalu banyak tapi cukup bisa diandalkan saat kalian nongkrong dan mau memasukkan sesuatu ke mulut. Pengen sedikit berat bisa pesan rice bowl maupun bakmi jawa dengan beragam olahan. Jika cuma mau ngemil bisa pesan cemilan seperti mendoan, cireng, tahu walik, dimsum dan masih ada lainnya.



Saya pun pesan mie rebus yang berkuah ada campuran telur tapi menurut Saya sih rasanya masih biasa saja bahkan saat itu tidak terlalu sesuai ekspektasi. So far, untuk minuman sih oke karena memang ada rasa asam dan soda yang cukup ngebantu menghilangkan rasa haus siang itu.



Apakah kalian pernah kesini? Boleh donk kasi komentar dan pendapat di bawah ini! Tentunya masing-masing punya perspektif sendiri ketika sudah selesai mengunjungi sebuah tempat.


KITA by inessya Jogja

Jl. Taman, Patehan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55133
Opening Hour:
Senin-Jum'at: 09.00 s/d 23.00
Sabtu dan Minggu: 08.00 s/d 23.00

Terakhir kali ingat nikmati es krim Tempo Gelato Jogja itu sekitar tahun 2017. Saya pun lupa nongkrong di cabang mana saat itu dikarenakan diajakin rombongan dan tidak terlalu memperhatikan karena keasikan ngobrol juga.



Kali ini, punya kesempatan kembali ke Jogja lagi dan tentu tidak ingin melewatkan bisa beli satu cup es krim Tempo Gelato. Meskipun berkelana sendiri tetapi itu bukan sebuah hambatan karena era digital ini sudah ada ojek online yang bisa dipesan melalui smartphone saja.

Mulai mencari informasi melalui mesin pencari Google, beberapa info muncul mengenai Tempo Gelato. Akhirnya memutuskan ke cabang Prawirotaman aja karena belum pernah dan cari yang terdekat saja dari lokasi saat itu.



Ketika ojek online sudah sampai dan berhenti di depan bangunan Tempo Gelato, Saya pun langsung turun dan segera masuk ke dalam outlet. Sungguh nuansanya menyenangkan untuk nikmati satu porsi es krim dengan pencahayaan yang mendukung serta dekorasi interior ruangannya terkesan rustic dan industrial.



Kenalan Dengan Tempo Gelato

Siapa disini yang sudah berkali-kali main ke Jogja tapi masih bingung mau ke Tempo Gelato mana? Kalian boleh baca disini deh karena Saya infokan beberapa cabang Tempo Gelato yang ada di Jogja. Cabang-cabang tersebut adalah Prawirotaman, Tamansiswa dan Kaliurang.

Well, awal mula kehadiran Tempo Gelato ini berawal dari pasangan Pascal Briere dan Ema Susmiyarti, yang menjadi sosok dibalik awal berdirinya Tempo Gelato. Pascal merupakan warga negara Perancis, sementara Ema adalah WNI. 

Awal berdirinya sendiri untuk Tempo Gelato ini dimulai pada tahun 2015 yang mana pasangan ini sudah bersama sejak lama hingga akhirnya Pascal mendapat inspirasi mendirikan gerai es krim setelah melihat Gusto Gelato di Bali. Btw, Melalak Cantik juga ada artikel Review Gusto Gelato Bali.

Aneka Rasa Tempo Gelato

Beragam rasa bisa kawan melalak cantik coba di Tempo Gelato, ada banyak pilihan rasa es krim yang dapat kalian pilih di Tempo Gelato. Beberapa rasa dari es krim yang dapat dipilih di outlet Tempo Gelato ini antara lain adalah banana, choco milk, choco mint, dan cappucino.




Oh ya, selain itu masih ada banyak rasa lain yang bisa dinikmati di outlet gelato ini antara lain adalah coffee, cheese, coconut, chocolate, dan masih banyak lagi. Pilihlah sesuai selera sehingga benar-benar menikmatinya.

Ukuran Tempo Gelato

Kalian juga bisa pilih ukuran di outlet Tempo Gelato karena ada bermacam ukuran tempat gelato yang berbeda. Beberapa ukuran tempat gelato yang dapat dipilih antara lain adalah cone. Cone biasanya dapat memuat 2 gelato dengan rasa yang berbeda. Tidak hanya itu saja, untuk penikmat es krim yang ingin memakan gelato dengan ukuran yang besar maka pilih saja ukuran cup extra big.



Harga Tempo Gelato

Pasti kalian penasaran untuk harganya karena biasanya memang cukup berbeda harga dibandingkan es krim biasa karena komposisinya juga beda donk. Menurut Saya, harga untuk es krim ini masih standard dan tidak mengurangi banyak budget liburan deh.

Gelato yang dijual di outlet Tempo Gelato termasuk gelato dengan harga yang terjangkau. Hal ini dikarenakan untuk kalian yang mau cone itu hanya perlu mengeluarkan uang sebesar 30 ribu untuk membeli gelato 2 rasa.

Kalau Saya sendiri lebih memilih pake cup aja karena lebih praktis dan engga mau ribet jika es krim berserakan. Nah, kalian pun dapat membeli cup small yang berisi 2 rasa gelato dengan harga 25 ribu saja.

Gimana,gaes? Kapan kalian mau icip langsung es krim Tempo Gelato ini? Solo traveler engga usah khawatir deh karena lokasi mudah dijangkau dan tempatnya nyaman. Bahkan Saya sendiri juga perginya itu saat malam hari sekitar pukul 8 lho.

Satu hal yang perlu kalian ketahui juga bahwa disini itu harus bayar pakai uang tunai. Oleh karena itu, siapkan saja terlebih dahulu uang cash karena tidak pakai e-wallet,gaes. 


Alamat Tempo Gelato Prawirotaman Jogja
Jl. Prawirotaman No.38B, Brontokusuman, Kec. Mergangsan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55153
Opening Hour:
Setiap Hari: 09.00 s/d 22.30 








Selama setahun ini sedang rutin melakukan perjalanan baik dalam maupun luar negeri. Akhir-akhir ini pun lebih sering bolak balik Medan-Penang bisa setiap bulan. Kalian tahu sendiri kan cuaca disana itu memang luar biasa panasnya. Hmm, belum lagi Medan yang kalo siang itu sangat panas tapi sore menjelang malam bisa hujan deras.

Bayangin aja dengan cuaca tidak menentu tentu kulit wajah dan badan tentu harus terus terawat. Namanya Melalak Cantik a.k.a Jalan-jalan Cantik makanya harus tetap terawat dari ujung kepala sampai ujung kaki donk.

Saya sering sekali mendapat pesan melalui DM Instagram mengenai tips tetap cantik saat traveling. Meskipun berpanas-panasan hunting foto tentu tetap harus terlihat slay. Intinya jangan sampai deh membuat tidak percaya diri ketika berpose di depan kamera.

Well, kali ini Saya akan membagikan tips yang tentunya bisa bermanfaat banget untuk kawan melalak cantik yang ingin juga bisa tetap cantik saat traveling. Sering sekali ditanya produk skincare apa sih yang dipakai terus kalo orang terdekat paling suka tanya shampoo dan body wash apa yang dipakai karena kan terlihat tuh rambutnya bagus dan kulitnya juga halus.



Tips Tetap Cantik ala Ririn Wandes

1. Usahakan Tetap Mandi Pagi

Hayo siapa disini tidak mandi pagi? Mungkin ada satu atau dua orang yang bisa keluar rumah tanpa mandi pagi tapi tidak untuk Ririn Wandes. Saya tuh penganut bahwa mandi pagi kunci untuk semakin bersemangat menjalani aktifitas seharian.

Biasanya Saya tuh pakai body wash favorit yang tentu saja akan menuangkan cukup banyak hingga busa melimpah dan dibaluri ke seluruh tubuh hingga segar dan wangi. Itulah mengapa tetap bisa tampil fresh dan percaya diri karena sudah wangi mau ke luar ruangan.

2. Tidak Ketinggalan Lipstick dan Alis

Selain harus mandi pagi, Saya pun tidak bisa percaya diri tanpa pakai lipstick dan alis bahkan saat di rumah saja lho. Penampilan memang harus tetap terjaga dimana pun berada apalagi traveling bertemu banyak orang baru selama perjalanan.


3. Gunakan Skincare Secara Rutin

Mau sebagus apapun make up yang dipakai atau semahal apapun tapi kanvas alias wajahnya tidak terawat maka hasilnya pun tidak cantik. Nah, sesibuk apapun dengan rutinitas harian atau ketika traveling harus kesana kesini mencari spot baru. Tentunya gunakan skincare pagi dan malam tidak boleh terlewatkan. Begitu pula sunscreen yang wajib digunakan meskipun hanya di dalam ruangan lho.

4. Tetap Olahraga Ringan

Terkadang pastinya ada rasa malas mau olahraga apalagi saat traveling. Duh udah mau jalan-jalan aja deh padahal ini juga menunjjang kalian tetap cantik lho. DI dalam tubuh yang sehat terpancar aura yang segar pula.

5. Percaya Diri

Kunci tetap cantik itu percaya diri, kalian harus tahu bahwa dari keseluruhan tips ini adalah paling utama. Jika sudah memberikan perawatan yang tepat ke wajah dan tubuh namun minder tentu tidak ada artinya. Kunci utama menjadi semakin tampil paripurna adalah percaya diri, tunjukkan bahwa kalian wanita yang memiliki value dan siap menjadi yang terbaik.

Well, saat produk-produk yang dipakai habis gimana donk? Bayangin aja serutin itu gunakan beragam produk harian apalagi kalo udah pulang traveling dalam jangka waktu sebulan. Pastilah semua udah mulai menipis isinya dan pasti mau cepat aja barang-barang tersebut sampai di rumah. Baca terus yuk karena Saya mau rekomendasikan cara belanja online ala Ririn Wandes juga di era digital ini.

Kemudahan Belanja Online di Era Digital

Sebagai customer dengan mobilitas tinggi dengan rutinitas harian yang padat dan jadwal traveling rutin pula tentu urusan perbelanjaan ingin lebih simpel dan bisa dilakukan darimana saja. Inilah kemudahan belanja online yang dirasakan saat belanja melalui Watsons Apps. Oh ya, tentunya kawan melalak cantik juga bisa order melalui website Watsons lho makanya tidak ada alasan lagi merasa sulit mau belanja produk beauty karena sudah ada Watsons online ini.

Kenapa Pilih Belanja Via Watsons Online?


Beberapa kawan suka bertanya alasan suka belanja di Watsons terutama via online. Saya pun memberikan beberapa alasan sehingga mereka juga tergoda untuk ikut belanja di Watsons. Tentu sekarang selain kemudahan bisa belanja darimana saja karena adanya keuntungan lainnya.

Well, buat yang mau tahu boleh cek di bawah ini yuk:

1. Watsons Online: Hemat, Cepat, Lengkap

Siapa sih yang mau belanja ribet jaman sekarang? Pasti enggak ada yang mau sih apalagi lama tentu makin malas donk. Saat ini semua mau serba cepat, serba hemat dan semua yang dicari selalu ada artinya yah memang lengkap. Nah, itu semua ditemukan di Watsons Online donk.

2. Belanja Darimana Aja

Enaknya sekarang memang mau belanja darimana aja bisa dilakukan selama terkoneksi dengan jaringan internet. Terkadang si paling traveling ini ada rasa mager terutama kalau sudah capek berlibur dalam durasi yang cukup lama. Ketika ada produk shampoo, sabun mandi maupun kebutuhan beauty lainnya habis, tentu lebih pilih belanja online saja deh.

3. Makin Untung Jadi Member

Selama ini sudah menjadi member offline di outlet Watsons dan memang senang mendapatkan sejumlah poin saat berbelanja. Nah, ketika bisa belanja online gini ternyata menjadi member pun makin untung karena ada beragam promo-promo menarik bahkan potongan harga yang membuat belanjaan semakin hemat deh.

Cara dan Layanan Belanja Online di Watsons


Kawan melalak cantik mungkin sering melihat Saya juga posting aktifitas berbelanja saat di toko offline Watsons. Nah, cara dan layanan berbelanja online di Watsons ini memang beragam, di antaranya yaitu:

1. Watsons Send

Dengan layanan Watsons Send ini kamu bisa berbelanja di rumah aja via whatsapp. Untuk layanan ini tersedia setiap hari dari jam 11.00 - 20.00 dengan mengikuti kebijakan operasional masing-masing mall. Nominal pembayaran sesuai dengan konfirmasi dari gerai Watsons dan harga belum termasuk ongkos kirim.

Oh ya, untuk pembayaran melalui link invoice yang dikirim oleh toko dan tidak melayani pembayaran bayar di tempat atau Cash On Delivery (COD). Pengiriman menggunakan Go-Send atau dapat diambil di toko.

2. Home Delivery Express by JNE

Paling ditunggu ini memang bisa datang produk kesayangan dalam waktu dua jam saja atau bahkan kurang lho. Tentu ini layanan yang diserbut banget terutama untuk anak Medan paling malas sekarang keluar rumah terutama hari ngantor pastinya macet kan. Udah paling tepat sih belanja online via aplikasi Watsons lalu pilih layanan Home Delivery Express deh.

3. Click and Collect Express

Ada juga nih layanan pesan dan ambil barangnya di toko tapi yah untuk Saya yang mager lebih pilih dianterin ke rumah lah.

Saatnya Belanja Produk Kebutuhan di Watsons Online


Berhubung sudah memasuki jadwal gajian maka inilah saatnya untuk belanja beragam produk perawatan yang sudah menjadi kebutuhan harian. Ketika mengecek persediaan ternyata sabun cair alias body wash sudah mau habis, shampoo juga serta hand wash mulai menipis.

Ternyata cukup banyak items yang mau dipesan tentu langsung saja belanja online dan buka aplikasi Watsons. Senang sekali ada voucher dengan kode HDEMEDAN25 yang bisa digunakan saat pembayaran sehingga dapat potongan 25.000 untuk belanja minimal 150.000 dan ini bisa digunakan sampai 31 Desember 2023.

Berikut ini langkah-langkah belanja dengan Watsons Online:

1. Buka akun Watsons kalian, pastikan sudah download terlebih dahulu ya. Nantinya akan muncul tampilan profil seperti ini. Jumlah poin pun akan diberitahukan disini juga lho.


2. Pilihlah produk yang dicari sesuai kebutuhan

3. Masukkan semua ke keranjang saya

4. Jika sudah ada produk yang dipilih maka akan muncul tampilan seperti ini





5. Seperti sudah saya infokan bahwa ada promo nih dengan potongan 25 ribu jika berbelanja 150 ribu. Senangnya saya pun dapat potongan harga nih.




6. Nah, ini sudah mendapatkan potongan karena gunakan kode promo. Semakin hemat deh belanja online di Watsons, lanjut ke pembayaran dan siap menanti produknya datang ke rumah donk.

Gimana,gaes? Menarik sekali tentunya bisa berbelanja produk yang dipakai sehari-hari dan mendapatkan potongan harga saat belanja. Nah,itulah kenapa Ririn Wandes tetap tampil cantik saat traveling karena tips di atas memang dilakukan dan ketika produknya mau habis langsung cek ke Watsons Apps aja.









 Sendirian berlibur ke Jogja tentu lebih baik menghemat budget penginapan terutama jika menghabiskan lebih dari 2 malam. Solo backpacker pastinya mau mengeluarkan dana lebih sedikit untuk penginapan karena ada biaya lainnya harus dikeluarkan tanpa bisa sharing cost dengan orang lain.

Sebenarnya Saya lebih suka menikmati kamar sendirian dikarenakan ada waktu untuk me time dan bercerita mengenai segala keluh kesah dengan diri sendiri. Tetapi ada masanya juga suka tidur di hotel kapsul atau dormitory saat traveling khususnya ketika berada di luar negeri karena bisa banyak lakukan interaksi dengan tamu lainnya.

Biasanya memang yang menginap di dormitory atau hotel kapsul itu para solo traveler yang mau hemat budget dan cari kawan di penginapan. Nah, bisa saja tidak semua orang nyaman seperti itu tetapi tidak sedikit pula yang lebih suka menginap ramai-ramai begitu.

The Capsule Hotel Malioboro


Pengalaman Pertama Nginap di Hotel Kapsul

Beberapa teman akan terkejut jika mendengar Saya mengatakan bahwa tidur di hotel kapsul. Membayangkannya saja sudah tidak mau kata teman karena pasti sesak berada di ruang sempit. Memang tidak semua orang bisa cocok berada di dalam kapsul hotel yang sempit, masih lebih bisa bernafas di kamar dormitory.

The Capsule Hotel Malioborov


Bagi Saya yang sudah mencoba beragam jenis penginapan maka sudah mulai terbiasa dengan sistem tidur di berbagai ruangan. Ini pertama kali nginap di hotel kapsul saat di Jogja karena sebelumnya pasti bermalam di hotel bintang 5 atau sekedar di hotel bintang 3 biasa.

Sejak awal memutuskan mau singgah ke Jogja juga dari Bandung, langsung kepikiran untuk cari penginapan yang nyaman dan ada nuansa tradisional. Tetapi tidak lama menonton review yang bernuansa Jawa langsung ada rasa takut ambil yang tradisional padahal aman saja tentunya. Hanya saja memang ada rasa takut dengan haunted hotel maka akhirnya memutuskan hotel kapsul saja.

Fasilitas dan Pelayanan The Capsule Hotel Jogja

Dengan budget yang terjangkau ini menurut Saya sudah cukup bagus hotelnya karena terutama kebersihan paling utama. Sejak awal turun di depan hotel langsung melihat halaman yang bersih, terpampang tulisan The Capsule Hotel Malioboro di depannya.

The Capsule Hotel Malioboro


Memang tidak berada di jalan utama kawasan Malioboro tetapi masih lebih mudah ditemukan karena cukup masuk ke dalam Jalan Sosrowijayan saja. Taksi online yang membawa Saya ke hotel tersebut pun berhenti, Saya pun segera langsung masuk membawa tas ke dalam.

Ketika sudah sampai disambut oleh bagian resepsionis yang melayani dengan ramah, menanyakan bukti booking dan langsung memberikan kartu ruang kapsul dan memberi beberapa informasi seperti kunci loker, sandal kamar mandi, handuk, sikat gigi, air mineral dan lain sebagainya.

Saya cukup puas dengan budget yang dikeluarkan hanya 100 ribuan karena bisa mendapatkan ruangan nyaman dengan televisi kecil di dalamnya, ada selimut, bantal yang tentu masih nyaman untuk tidur sendirian.

The Capsule Hotel Malioboro


Selain itu, fasilitas loker juga ada untuk menyimpan tas sehingga ruangan kapsul yang kecil tidak terganggu dengan beragam barang yang dimiliki. Sandal pun disediakan sehingga masuk kamar mandi dan menginjakkan kaki ke dalam ruang kapsul lagi tetap bersih.

Oh ya, WiFi juga lancar tentunya sehingga mau berselancar di dunia maya pun tetap asik saja. Serta tentunya bisa pesan lengkap dengan sarapan lho. Saya ambil satu hari yang pakai sarapan sehingga saat itu bayar 277 ribu sudah untuk dua malam. 

The Capsule Hotel Malioboro


Menurut Saya pelayanan pun masih kategori standard sih, tidak ada perlakuan menyebalkan dari para staff baik saat di bagian resepsionis maupun mini restoran. Ketika sarapan pagi diberikan roti bakar dan buah-buahan serta dibuatkan teh hangat. Itu sudah cukup buat Saya yang memang tidak banyak makan di pagi hari.

The Capsule Hotel Malioboro


Oleh karena itu, menyenangkan bisa dapat hotel murah di Jogja karena perlu yang terjangkau untuk sekedar tidur di malam hari. Selebihnya lebih banyak lakukan aktifitas di luar, namanya traveling pasti maunya menjelajahi setiap sudut kota donk. Gimana? Sudah dapat referensi nginap murah di Jogja kan?


The Capsule Hotel Malioboro Jogja

Jl. Sosrowijayan No.13-14, Sosromenduran, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55271








 Ketika mengunjungi sebuah kota tentu tidak ingin melewatkan toko buku. Singgah, membaca dan membawa satu atau lebih buku bukan hal buruk. Mengalokasikan dana untuk belanja buku begitu menyenangkan karena artinya ada teman baru di perjalanan maupun sesuatu yang bisa dibawa pulang mengisi ruang.

Beberapa kali traveling di dalam maupun luar negeri selalu ingin membeli buku. Kali ini, Saya mau berbagi cerita saat berkunjung ke toko buku Gramedia Sudirman Yogyakarta. Sejak awal ada rencana mau berlibur ke Jogja tentu toko buku ini tidak terlewatkan masuk ke dalam daftar yang mau dikunjungi.



Apa Sih Hal Menarik di Gramedia Sudirman Yogya?

Ini adalah pertama kali bisa menginjakkan kaki di toko buku Gramedia Sudirman Yogya. Sebelumnya hanya melihat dari postingan media sosial orang lain saja. Ternyata memang banyak sekali buku-buku yang dijual jauh lebih murah dibandingkan di kota Medan.

Bagi bookworm tentu sebuah toko buku seperti surga dunia, begitu pula yang sudah Saya bayangkan bisa masuk ke dalamnya. Ingin membawa pulang keseluruhan koleksi buku yang ada disana tetapi memikirkan bagasi yang sudah penuh belanja beragam hal di Bandung.

Hal menarik di Gramedia Sudirman Yogya ini adalah desain arsitektur yang unik. Sejak awal turun dari ojek online, Saya pun langsung takjub melihat bangunan khas Eropa yang berdiri kokoh di hadapan Saya. Warna putih tampak indah meskipun saat itu langit mulai menggelap karena hujan segera turun membasahi bumi Jogja. Terdapat monumen Ki Hajar Dewantara pada bagian depan toko buku ini yang memang sebelumnya sudah ada sejak lama dan kini dipercantik lagi.



Ruangan dari toko buku ini cukup besar karena terdiri dari empat lantai. Saat itu, untuk lantai dasar menjual sepeda, beragam tas, dompet dan lain sebagainya. Menuju lantai dua terdapat beragam alat tulis yang unik, kartu ucapan, map, jam dinding dan beragam produk lucu lainnya. Ketika berada di lantai 3 barulah surga buku terpampang nyata, bisa pilih sepuas hati disesuaikan dengan budgetnya.




Gramedia Sudirman ini merupakan yang terbesar di Jogja makanya tidak heran pula jika koleksi buku yang dijual pun relatif lengkap. Beberapa koleksi yang tidak ada di Medan tentunya ada disana. Saya pun sempa khilaf melihat semua koleksinya karena memang judul yang jarang di Medan ada di toko ini.

Fasilitas Gramedia Sudirman

Dengan bangunan toko buku Gramedia yang besar ini maka terdapat halaman parkir yang lumayan luas pula. Jika kalian membawa kendaraan tidak perlu khawatir karena nyaman untuk memarkirkan mobil atau motor.




Saya sendiri memang naik ojek online dikarenakan memang sedang traveling di Jogja maka tidak punya kendaraan pribadi yang bisa dibawa. Oh ya, Saya juga tidak ada sewa motor karena lebih nyaman naik kendaraan umum saja untuk kesana kesini.

Btw, jika kamu bawa barang atau tas juga tidak perlu khawatir karena ada tempat penitipan barang. Ruangan juga nyaman karena ada AC setiap lantaiya tapi jangan pula duduk baca di lantai ya. Meskipun tidak ada bangku duduk, kamu mending beli buku dan duduk santai saja di cafe yang ada di lantai 1.

Tentunya menyenangkan sekali ada waktu yang diluangkan untuk bisa mengunjungi toko buku ketika traveling begini. Saya pun bisa melihat aktifitas warga lokal terutama mahasiswa yang mana Jogja memang dikenal sebagai kota pelajar.

Lokasinya juga tidak jauh dari kampus UGM lho apalagi memang letaknya di persimpangan maka mudah sekali untuk ditemukan. Gedung putih yang unik akan langsung menonjol dan menjadi sorotan. Yuk bisa mampir ke Toko Buku Gramedia Sudirman Jogja bagi kawan melalak cantik yang mau berlibur ke Jogja.

Toko Buku Gramedia Jogja
Jl. Jend. Sudirman No.54-56, Kotabaru, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55224
Jam Buka:
Senin/Minggu: 09.00 s/d 21.00











 Bepergian sendiri bukan menjadi hal menakutkan saat ini. Tentu bukan menjadi sebuah momok mau berlibur di dalam maupun luar negeri bagi seorang female solo traveler. Beragam info bisa dengan mudah didapatkan agar perjalanan bisa lebih menyenangkan. Ingin sendiri maupun rombongan adalah sebuah pilihan.

Bagaimana jika seorang solo traveler mau liburan sendiri di Jogja? Apakah aman liburan di Jogja sendirian? Adakah tips aktifitas seru bisa dilakukan sendiri aja disana? Yuk baca selengkapnya di bawah ini!

Tips Liburan di Jogjakarta


Aktifitas Seru Dilakukan Sendirian di Jogja

Kawan melalak cantik yang sudah sering bepergian sendiri tentu tidak khawatir lagi mau berlibur kemana pun. Terkadang bahkan sudah punya self defense dan tahu apa saja yang perlu dihindari. Selain itu, biasanya sudah tahu apa saja kegiatan yang ingin dilakukan agar lebih bahagia dan menikmati setiap perjalanannya.

Saya sudah beberapa kali melakukan solo traveling ke Jogja bahkan bisa dikatakan hanya sekali bepergian bersama rombongan ke Jogja pada tahun 2017 lalu. Itu adalah dalam rangka kegiatan menghadiri konferensi nasional dari salah satu lembaga milik negara.

Memang bepergian bersama tim akan menyenangkan karena beramai-ramai dalam melakukan aktifitasnya. Namun, kalian harus pula punya kesempatan meskipun sekali untuk bisa bepergian ke Jogja. Apakah akan lebih seru sendiri atau beramai-ramai?Tentunya ada kesan masing-masing yang tidak bisa digabungkan begitu momennya.

Berhubung ada banyak yang mengirimkan pesan melalui DM instagram mengenai aktifitas seru yang bisa dilakukan oleh solo traveler di Jogja. Nah, inilah beberapa yang sudah saya lakukan dan memang dalam waktu singkat serta hanya di sekitar pusat kota saja.

1. Jalan Santai Saat Siang dan Malam di Malioboro

Siapa sih yang tidak kenal dengan Kawasan Malioboro? Pastinya sudah sangat familiar nama kawasan tersebut di telinga warga Indonesia bahkan mungkin juga mancanegara. Bisa mengelilingi setiap sudutnya adalah sebuah impian tersendiri bagi Saya pada jaman dulu sebelum akhirnya bisa menginjakkan kaki disana berkali-kali.

Pada masa sekolah, bayangan tentang Malioboro itu sebagai kawasan seru yang diisi oleh para wisatawan maupun penduduk lokal. Bisa dengan mudah mencari jajanan lokal, oleh-oleh serta melihat para musisi jalanan di sekitarnya.

Meskipun sekarang sudah sedikit berbeda suasana Jogja tapi tetap memiliki kesan tersendiri di hati Saya. Awal kedatangan pada tahun 2012 memang masih sangat seru dengan kemacetan dan kepadatan di sisi kanan dan kiri jalan. Penjual, pengunjung, pengamen semua ada tumpah ruah jadi satu di jalanan.

Kini, kawan melalak cantik yang sendirian pun tetap bisa lakukan beberapa kegiatan di kawasan Maliboro ini. Cobalah untuk naik becak berkeliling beberapa wilayah lainnya dengan harga yang terjangkau pula atau mau naik andong juga tidak masalah sekaligus dukung ekonomi rakyat lokal.

Tips Liburan di Jogjakarta


Jika mengambil penginapan di kawasan Malioboro maka bisa berlama-lama keliling di sekitar sini. Siang hari main ke Museum Benteng Vredeburg, lanjut jalan sampai ke Keraton juga tidak membuat kaki lemas tapi ada rasa lelah donk.

Mau belanja sekarang bisa langsung masuk saja ke Teras Malioboro, ini memang pemindahan dari lapak jualan sebelumnya yang banyak di pinggir jalan. Mau cari suasana pasar pun masih di Malioboro bisa saja masuk ke Pasar Beringharjo. Ingin makan cepat saji di dalam mall pun ada lho itu Mall Malioboro sambil ambil duit ke ATM ya disitu juga bisa.

Nah, malam hari pun bisa lihat beragam atraksi seni, misalnya saja di salah satu toko oleh-oleh ada yang mempertunjukan seni musik di depannya sehingga akan ramai yang berdiri sambil nonton tentunya. Begitu pula di depan Pasar Beringharjo, ada biasanya musisi yang menunjukkan skill bermusiknya.

Masih kurang puas dengan seni itu, ada pula penampilan seni seperti tarian jaran kepang diiringi nyanyian dan permainan alat musik. Menurut Saya, itu sepertinya memang disediakan langsung oleh pemerintah daerah karena dari segi kostum pun sudah memang lebih terlihat proper sih.

Tips Liburan di Jogjakarta


2. Nikmati Ice Cream Tempo Gelato

Sekedar beli es krim Gelato mungkin bisa saja di kota asal kamu saja tetapi akan ada kesan tersendiri ketika nikmatinya di Jogja. Saya pun sudah sering beli es krim Gelato di Medan tapi dengan suasana bangunan yang lebih unik itu buat Jogja menjadi beda.

Ada beberapa cabang Ice Cream Tempo Gelato yang bisa kamu kunjungi. Pilih saja sesuai kemauan dan memang sama saja yang disajikan tapi lokasinya kan berbeda meskipun vibes hampir sama juga. Saya infokan ke kawan-kawan beberapa lokasi seperti Tempo Gelato Tamansiswa, Tempo Gelato Kaliurang dan Tempo Gelato Prawirotaman. Nah, Saya memilih lokasi yang terakhir diinfokan karena memang belum pernah yang kesitu juga makanya mau coba hal baru.

Tips Liburan di Jogjakarta


3. Hunting Buku di Gramedia

Udah biasa banget sih masuk toko buku terutama Gramedia yang di kota mana aja pun ada cabang lho. Sebagian kawan-kawan pasti menanggapi seperti itu, tenang dulu deh. Toko Buku Gramedia memang ada banyak cabang di Indonesia tapi untuk Jogja memang harus dikunjungi juga terutama Gramedia Sudirman.

Tips Liburan di Jogjakarta


Hayo kenapa kira-kira? Dari luar saja sudah bisa melihat bangunan khas dengan arsitektur mahal seperti jaman Belanda. Di bagian depan terdapat patung setengah badan Ki Hajar Dewantara sebagai simbol pendidikan itu sendiri maka cocok sih ada di depan sebuah toko buku. Selain itu, harga buku disini semua serba murah banget, bisa khilaf mau borong aja deh.

4. Wisata Sejarah dan Budaya ke Taman Sari

Sempat hits bermunculan foto-foto masyarakat yang melakukan pre-wedding di Taman Sari. Begitu pula postingan anak-anak instagram yang menunjukkan betapa bagus suasana di dalam kawasan tersebut. Selain itu, tentu memang bangunannya memiliki nilai sejarah dan budaya yang sudah ada sejak lama.

Taman Sari yang merupakan sebuah situs bersejarah dimana merupakan bekas taman atau kebun istana Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Setiap hari buka mulai pukul 09.00 wib sampai 15.00 wib, mau sendirian saja tentu tidak perlu takut karena kamu pun akan menemukan guide di dalam serta bisa bayar seikhlas saja. Selain itu, sangat membantu untuk mengambilkan foto kamu selama disana lho, tentu menyenangkan sekali bagi si palilng solo traveling ini.

Tips Liburan di Jogjakarta


5. Masuk ke Keraton Yogyakarta

Punya jatah libur yang tidak banyak dan senang jalan-jalan di Yogya maka harus memasukkan daftar kunjungan pula ke Keraton Yogyakarta terutama bagi kamu yang baru pertama kali. Bagi Saya yang sudah beberapa kali ke Jogja pun tetap senang saja memasuki situs-situs bersejarah disana.

Siapkan budget untuk masuk sekitar 15 ribu saja untuk dewasa dan 10 ribu untuk anak-anak. Jika kamu nantinya bepergian dengan teman yang merupakan warga asing maka dikenakan 25 ribu untuk wisatawan tersebut karena harga 15 ribu untuk wisatawan domestik saja.

Well, gimana? Apakah sudah ingin memulai petualangan di Jogja sendiri saja? Saya pun senang jika bisa berbagi cerita yang berdasarkan pengalaman pribadi. Tentu ada banyak hal seru lainnya bisa dilakukan tetapi Saya hanya bagikan sesuai yang sudah dilalui terutama baru saja liburannya akhir tahun 2022 lalu.

 Sebuah perjalanan semakin berharga jika diisi dengan kenangan indah. Sebagai solo traveler punya kesenangan tersendiri untuk melihat hal-hal baru. Baru pertama kali bisa menikmati pemandangan mewah sepanjang perjalanan naik kereta eksekutif dari Bandung menuju Yogyakarta.

Sebelumnya Saya pernah berpergian dari Stasiun Kiaracondong Bandung menuju Stasiun Lempuyangan Yogyakarta pada tahun 2015. Namun pada saat itu tidak ada moment bisa melihat pemandangan yang indah dan mewah seperti tahun 2023 lalu. Hal ini dikarenakan saat itu memang mengambil kereta malam sehingga sudah tidak terlihat pemandangan indah.

Akhirnya perjalanan kali ini harus bisa melihat pemandangan mewah saat naik kereta eksekutif Bandung-Jogja tahun 2023 lalu. Biaya tiket memang tidak ekonomi karena memang mengambil kelas eksekutif. Ingin sekali bisa duduk santai di kereta nyaman sambil memandangi yang indah sepanjang perjalanan.



Cari Tahu Kereta Lodaya

Sejak melihat nama kereta yang akan dinaiki dalam perjalanan dari Bandung menuju Jogja. Saya pun mulai cari tahu dan penasaran tentang keretanya. Nama kereta yang akan digunakan adalah Kereta Api Lodaya. 

Kereta Api Lodaya Bandung Solo Balapan


Saat Saya mencari tahu melalui Wikipedia, terdapat informasi mengenai Kereta Api Lodaya tersebut.  Kereta api Lodaya merupakan layanan kereta api penumpang kelas eksekutif dan ekonomi premium yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia melayani relasi Solo Balapan–Bandung di lintas selatan Pulau Jawa. Kereta api ini menawarkan perjalanan sebanyak dua kali (pagi dan malam) perjalanan pulang-pergi.




Selain mencari tahu mengenai layanan dari kereta api Lodaya itu sendiri. Saya pun penasaran dengan asal usul katanya juga. Akhirnya menemukan informasi dari Wikipedia juga yaitu nama "Lodaya" berasal dari seekor macan putih (atau disebut Harimau Lodaya, maung dalam bahasa Sunda) jelmaan Prabu Siliwangi—salah satu raja yang memerintah Kerajaan Sunda Galuh—ketika berhadapan dengan putranya, Raden Kian Santang.

Saat ini kata lodaya digunakan dalam bahasa Sunda modern untuk menyebut harimau, dan kata maung digunakan untuk menyebut "macan" (hewan dalam genus Panthera, kecuali singa) secara umum. Makin nambah lagi informasi mengenai nama kereta api di Indonesia donk.

Sebagai solo traveler yang menyukai transportasi kereta api maka tidak ingin melewatkan informasi menarik tentangnya. Memang ada kenyamanan tersendiri saat naik kereta baik di dalam maupun luar negeri.




Tentunya mencoba jalur yang ada di Indonesia terlebih dahulu sudah sepatutnya terutama ingin coba beragam jalur di Pulau Jawa. Menikmati pemandangan dalam perjalanan dari Jakarta hingga Surabaya. Jika punya waktu liburan lebih lama sepertinya akan sangat menyenangkan bisa mencoba jalur darat dari Jakarta sampai ke Bali.

Awal Perjalanan Bandung-Jogjakarta dan Kebaikan Porter


Bagi kawan-kawan melalak cantik yang tinggal di Pulau Jawa mungkin sudah terbiasa bepergian naik kereta api disana. Tetapi ada hal berbeda bagi anak Sumatera seperti Saya ketika bisa menjelajahi beberapa kota di Pulau Jawa naik kereta api.

Sejak awal merencanakan perjalanan ini sudah begitu bahagia. Bayangan bisa melihat pemandangan indah selama trip sudah selalu dalam impian. Setiap hari selalu mencari tahu melalui kanal youtube maupun media sosial instagram. Penasaran dengan suasana di perjalanan makanya terus mencari tahu tentang jalur kereta Bandung-Jogja tersebut.

Biasanya suka ambil perjalanan malam agar bisa istirahat saja selama di dalam kereta tetapi saat sudah tahu betapa indahnya pemandangan jalur Bandung-Jogja ini maka pilih kereta pagi adalah plihan tepat. Bahkan rela harus bangun sangat pagi dan segera menuju stasiun agar tidak terlambat untuk menaiki kereta api.

Pagi itu, sebelum pukul 07.00 pagi, Saya sudah bersiap meninggalkan penginapan yang jaraknya hanya 15 menit saja naik ojek online menuju Stasiun Bandung. Terkesan terburu-buru check out tetapi lebih baik datang awal daripada terlambat.

Penjaga penginapan pun tampak heran ketika Saya sudah bergegas keluar dari penginapan. Saat itu, Saya memilih naik ojek sepeda motor karena barang yang dibawa tidak banyak serta demi efisiensi waktu juga.

Begitu tiba di stasiun, ternyata jarak parkiran menuju ruangan lumayan juga jika memikul barang bawaan yang berat. Meskipun hanya bawa satu buah tas tetapi ternyata cukup berat karena sudah diisi aneka barang belanjaan selama di Bandung.

Hal kacau adalah saat membayar tidak punya uang cash yang pas nominalnya sehingga bingung driver mencari uang kembalian. Akhirnya abang ojek online mencari tukaran di warung terdekat karena petugas parkir pun tidak ada duit pecahan.

Saat itu, Saya mengucapkan rasa terima kasih karena menurut pengalaman perjalanan di Bandung ini merasa puas dengan kebaikan orang-orang di sekitar bahkan sejak awal kedatangan. Nah, biasanya Saya jarang sekali pakai jasa para porter atau pemikul barang bawaan penumpang.

Setiba di Stasiun Bandung langsung ada porter masih muda dalam pandangan Saya tentunya, beliau menawarkan jasanya tetapi Saya pun memilih untuk bawa sendiri saja. Entah mengapa saat itu belum begitu tergerak hati. Tetapi ketika sudah berjalan ke dalam ruangan untuk mencetak tiket, ada seorang bapak yang menawarkan diri. Saya pun langsung mengatakan iya untuk dibantu karena sudah melihat penampilan bapak yang sudah berumur. 

Sepanjang perjalanan menuju peron, bapak tersebut mau mengajak ngobrol dan menanyakan hal-hal umum. Saya pun menjawab sesuai pertanyaan dengan ramah pula. Oh ya, bapak itu pun tidak menargetkan biaya angkut barang, bahkan mengatakan beri seikhlas saja. Saya paling tidak tega dengan hal begitu maka lebih memilih memberikan nominal yang mungkin lebih dari normal fee biasanya.

Pengalaman pertama gunakan jasa porter di stasiun dan ternyata sangat membantu sekali. Jarak dari ruang tunggu sampai ke dalam kereta api itu lumayan jauh. Jika saya bawa sendiri pun sudah keberatan dan merasa leleah. Bayangkan jalan bawa diri dan sebuah tas kecil saja sudah pegal ditambah jika harus bawa tas berat begitu.

Satu hal paling membuat tersentuh adalah doa-doa yang dipanjatkan oleh bapak tersebut. Saya paling tidak kuat dengan doa-doa baik yang dilontarkan orang lebih tua. Bapak tersebut banyak sekali mengucapkan kalimat-kalimat kebaikan hingga Saya pun meneteskan airmata selepas bapak itu keluar dari kereta. Sungguh tidak kuat jika melihat orang sudah tua begitu masih harus bekerja dan kerjaannya pun cukup berat begitu.




Pelayanan Crew Kereta Selama Perjalanan


Berhubung pertama kali mencoba kereta api Lodaya dengan rute Bandung-Jogja maka segala sesuatunya masih terasa baru. Pagi itu, berangkat dari Bandung memang belum ada sarapan pagi karena memutuskan untuk coba maakanan kereta saja.

Ternyata memang sudah cukup rapi pelayanan di kereta dimana ada crew yang memang bertugas untuk menjual aneka makanan dan minuman. Jadi, ada dua petugas perempuan saat itu yang harus berjalan dari gerbong ke gerbong lainnya untuk menjajakan dagangan milik PT.Kereta Api Indonesia.




Pada perjalanan kali itu, tidak begitu ramai isi penumpan di gerbong yang saya tempati sehingga lebih leluasa juga tanpa ada orang lain duduk bersebelahan dengan Saya. Ketika crew datang, Saya memutuskan untuk pesan nasi goreng seharga 45 ribu dan air mineral seharga 5 ribu. Cukup sudah pagi itu menghabiskan budget 50 ribu yang cukup worth it demi perjalanan yang lebih nyaman.




Tentu perut terisi kenyang maka perjalanan 7,5 jam itu lebih menenangkan. Saya pun tidak lupa memfoto menu makanan yang dipesan sebagai kenangan yang bisa dibagikan ke kawan-kawan yang ingin coba naik kereta nantinya.

Btw, pelayanan dari staff kereta api sendiri tidak terlalu wah namun setidaknya sudah bertindak normal saja cukup lah. Saat itu, beberapa pengunjung di sekitar Saya pun memesan menu di kereta seperti kopi dan teh. Harga satu cup minuman hangat tersebut senilai 25 ribu dan memang sudah wajar saja dalam kereta seperti ini.

Pemandangan Mewah Perjalanan Bandung-Jogja


Pastinya paling ditunggu oleh kawan melalak cantik adalah pemandangan mewah dalam perjalanan Bandung menuju Jogja. Kenapa dikatakan mewah? Karena memang sangat cantik dan unik sehingga pemandangan tersebut mahal dan mewah. Sekalipun harga tiketnya masih cukup terjangkau tetapi pengalaman perjalanan itu yang tak ternilai dengan uang saja.




Dalam perjalanan ini ada beberapa spot menarik yang memiliki daya tarik tersendiri bahkan saat baru saja tiba di Stasiun Bandung lho. Nantinya ada review khusus tentang Stasiun Bandung, tungguin saja. Pemandangan menawan dengan bangunan klasik yang juga memadukan dengan sentuhan modern menjadikan stasiun semakin indah dilihat dan cantik juga untuk berfoto.

Saya paling menantikan pemandangan serba hijau selama perjalanan karena sudah sangat rindu dengan persawahan, perbukitan, pegunungan yang bisa dilihat dari dalam kereta saja. Konon katanya menurut informasi bahwa jika naik kereta rute Bandung-Jogja ini, memang akan bertemu setidaknya ada lima gunung tercantik Bumi Parahyangan, yaitu ada  Gunung Galunggung, Gunung Sawal, Gunung Cakrabuana, Gunung Haruman, dan Gunung Mandalawangi.




Tentunya ada beragam pemandangan lain seperti jembatan, sungai tetapi Saya pun belum terlalu mengetahui nama lokasi-lokasi yang dilalui. Sepanjang perjalanan hanya takjub melihat keindahan dan kenyamanan selama berada di dalam kereta. Menikmati bisa baca buku juga, me time sambil introspeksi diri dan tentu tidur beberapa menit saat mulai ngantuk.

Sekitar pukul 14.30 waktu setempat, kereta pun tiba di Jogja. Siang itu disambut oleh hujan yang indah di Jogjakarta. Saya pun langsung saja pesan taksi online karena tidak memungkinkan untuk naik ojek motor. Btw, selama masih di Stasiun Yogyakarta, Saya masih merasa tidak menyangka bisa kembali lagi ke Jogja. Selalu punya impian bisa tiap tahun ke Jogja karena memang banyak hal yang dikangenin dan buat ingin selalu kembali.




Adakah kawan-kawan melalak cantik punya pengalaman naik kereta menuju Jogja dari kota manapun di Pulau Jawa? Yuk boleh berbagi ceritanya di kolom komentar ya!










 Bagi solo traveler pasti menjelajahi tempat baru menjadi kesenangan tersendiri. Bahkan jika harus mengulang berkunjung ke tempat yang sama pun bukan sesuatu hal yang menyeramkan. Sebagai si paling hobi melalak cantik maka saya tidak pernah menolak jika harus melihat kembali kota yang pernah didatangi sebelumnya.

Hal yang paling terpenting menurut saya adalah momen itu pasti tetap akan berbeda begitu pula dengan orang yang akan ditemui selama perjalanan. Menginjakkan kaki ke Bandung ke sekian kalinya selalu ada saja hal menarik yang bisa dilihat dan menjadi kenangan tersendiri.

Selama memiliki waktu liburan singkat di Bandung maka kawasan Braga tidak dilewatkan bahkan saat siang dan malam hari. Tentu nuansa akan berbeda makanya harus dilihat langsung dalam beragam kondisi suasana. Siang atau malam tentu tidak berubah tempatnya tetapi momen dan nuansanya saja sih.



Ada Apa di Braga Bandung?

Mungkin bagi yang sudah sering ke Bandung dan menganggap biasa saja pasit terkesan berlebihan jika menganggap Braga itu asik. Tetapi untuk si penjelajah kota maka suasana kota dengan bangunan heritage begitu memiliki kesan tersendiri.

Sebenarnya hampir sama dengan kawasan kota tua lainnya tetapi disini tuh ada banyak gedung perkantoran yang instagrammable menurut saya. Bisa dilihat gedung Bank BJB, gedung BNI yang memang cocok dijadikan spot foto di depannya.



Mengenal Braga

Braga itu sangat terkenal bahkan kategori hits sebagai kawasan yang harus dikunjungi saat bepergian ke Bandung. Selain sebagai jalan protokol serta ada banyak coffes shop, restoran, hotel hingga toko pakaian tentu memang suasananya itu membawa kembali ke masa Belanda tempo dulu yang masih terasa.

Berhiaskan bangunan Eropa di kanan kirinya semakin membawa kita seperti liburan langsung di Eropa lho. Mata dimanjakan dengan arsitektur yang khas begitu apalagi memang bangunan kolonialnya tidak diubah dan diisi menjadi aneka cafe. Semakin menyenangkan jalan kaki di kawasan Braga karena trotoar itu lebar jadi makin nyaman dan terlihat cantiik.

Spot Foto Cakep di Braga

Hayo siapa yang mengejar spot foto cakep saat liburan? Yuk ah kompakan kita ya! Saya juga termasuk si paling hobi berfoto di tempat instagrammable terutama khas dengan arsitektur unik. Kalian bisa temukan donk di Braga, cek yuk dimana aja tuh cocok untuk foto manja.

Bangunan yang masih ada mulai dari masa lalu seperti Bank Denis ( kini sudah menjadi BJB), Societeit Concordia (Sekarang Gedung Merdeka) kemudian ada kawasan Braga City Walk, Taman Braga serta beberapa spot kuliner seperti aneka cafe yang juga instagrammable.


 







Newer Posts
Older Posts

Total Tayangan Halaman

HELLO, THERE!


Hello, There!
Hello, There!
My name is Ririn Famur Wandes Rahayu Lubis. I am from Medan, North Sumatera, Indonesia.

Find More



LET̢۪S BE FRIENDS


recent posts

Labels

Blogger Medan Cafe Medan English Article Lifestyle Blogger Review Cafe Solo Backpacker Tips Melalak Cantik Tips Traveling Wisata Asia Tenggara Wisata Indonesia

Blog Archive

Postingan Populer

  • T-Garden Medan,Resort and Ranch Instagramable ala Bali
    T-Garden Medan Resort and Ranch menambah daftar tempat wisata baru yang santai dengan konsep nuansa kekinian ala Bali yang instagram...
  • Pengalaman Pertama Nge-Grab ke Kualanamu International Airport
    Rasa bahagia dan syukur tak terhingga dihaturkan kepada Sang Pencipta sejak membaca sebuah email pengumuman yang menyatakan bahwa aku te...
  • Asian Make Up with PIXY TWC Cover Smooth and PIXY Lip Cream
    Setiap wanita selalu ingin tampil cantik dan mempesona. Definisi cantik dari setiap wanita pun berbeda-beda,begitu juga kaum lelaki y...
  • Menikmati Wisata Seni 3D Art Magic Eye Museum Kawasan Bandara Kualanamu
    Menikmati wisata seni 3 dimensi di hari libur memang menyenangkan dan semakin seru apabila dinikmati bersama keluarga, para sahabat mau...
  • Imajinasi, Creativity, dan Teknologi Ciptakan Konten Kreatif Masa Kini
    Kehidupan manusia melalui banyak proses yang tidak sederhana. Manusia yang diciptakan juga berproses hingga akhirnya kembali lagi ke s...

Community

selebgram medan

Intellifluence Trusted Blogger


 

Created with by BeautyTemplates | Distributed by blogger templates