facebook twitter instagram linkedin
  • Home
  • Travel
    • Wisata Indonesia
    • Wisata Asia Tenggara
    • Wisata Turki
  • LifeStyle
    • Beauty
    • Healthy
  • About Me
  • Kontak Informasi

Melalak Cantik- Travel Blog Ririn Wandes

Saat sedang menantikan sebuah momen, pasti hati merasa riang dan gembira, tetapi ketika waktunya tiba ada yang menjadi kendala tentu menjadi resah dan gelisah. Apalagi ternyata penyebab momen menjadi kurang menyenangkan dan kurang bisa dinikmati karena mata terasa tidak nyaman.

Saya pernah merasakan hal seperti itu saat mau menikmati trip jauh mengunjungi Turki yang mana harus transit di beberapa bandara. Mata terasa kering, pErih, dan LElah serta rasanya ingin segera memejamkan mata saja.

wisata turki



review insto dry eyes



Padahal, ada momen yang sudah lama dinantikan mau menginjakkan kaki ke negeri dua benua. Berhubung jarak dari Medan begitu jauh ke Istanbul dan tidak ada penerbangan langsung, Saya harus ambil flight menuju Jakarta terlebih dahulu.

Awalnya Saya mengira kondisi tersebut hanya karena kurang tidur sebab trip ini memang panjang dari Jakarta harus transit lagi ke Doha, lalu penerbangan ke Istanbul. Namun, setelah dipikir-pikir, sehari-hari mata memang sudah bekerja cukup keras.

Bayangkan saja mulai dari melihat layar laptop, smartphone, mengedit foto dan video, membaca, hingga scrolling media sosial. Dari situ Saya mulai menyadari bahwa mata LElah bukan sesuatu yang sebaiknya terus-menerus disepelekan.

Apa Itu Mata LElah dan Kering?


Mata lelah atau eye strain merupakan kondisi ketika mata terasa tidak nyaman setelah digunakan secara intens atau dalam waktu lama. Salah satu pemicunya adalah aktivitas yang membuat kita terus fokus melihat layar.

Sementara itu, mata kering terjadi ketika mata tidak mendapatkan kelembapan yang cukup atau lapisan air mata tidak bekerja secara optimal. Keduanya bisa muncul bersamaan dan membuat aktivitas sehari-hari terasa kurang nyaman. Apalagi bagi kita yang sehari-hari tidak bisa jauh dari gadget.

Gejala Mata LElah yang Sering Dianggap Sepele


Ternyata, mata lelah tidak selalu ditandai dengan rasa sakit lho. Beberapa gejala yang bisa muncul antara lain:

1. Mata terasa berat atau cepat lelah.
2. Mata terasa kering, panas, atau perih.
3. Mata berair secara berlebihan.
4. Pandangan terasa kabur sementara.
5. Lebih sensitif terhadap cahaya.
6. Kesulitan mempertahankan fokus.
7. Muncul sakit kepala setelah lama melihat layar.
8. Terasa seperti ada pasir atau benda asing di mata.

Kadang kita hanya menganggapnya sebagai efek terlalu lama bermain HP. Padahal, jika keluhan tersebut sering terjadi atau semakin mengganggu aktivitas, kondisi mata sebaiknya tidak diabaikan.

Kenapa Mata Bisa LElah dan Kering?


Ada banyak kebiasaan sehari-hari yang dapat membuat mata lebih cepat lelah. Salah satunya adalah terlalu lama menatap layar. Ketika sedang fokus membaca atau bekerja, kita cenderung berkedip lebih jarang. Akibatnya, permukaan mata bisa terasa lebih kering. Kawan melalak cantik juga harus tahu Gejala Mata Kering sehingga lebih cepat melakukan penanganannya.

Selain itu, paparan AC atau kipas secara langsung, udara yang kering, pencahayaan yang kurang nyaman, hingga posisi layar yang tidak tepat juga dapat membuat mata terasa semakin tidak nyaman.

Kurang tidur dan kebiasaan menggunakan gadget sampai larut malam juga dapat membuat tubuh dan mata tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

Tips Mengatasi Mata Lelah dan Kering


Tidak perlu menunggu mata terasa sangat tidak nyaman untuk mulai merawatnya. Ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa dilakukan.

1. Terapkan aturan 20-20-20

Jika bekerja di depan komputer atau sering menggunakan gadget, coba lakukan aturan 20-20-20. Setiap 20 menit, alihkan pandangan selama setidaknya 20 detik ke objek yang berjarak sekitar 20 kaki atau 6 meter. Sederhana, tetapi bisa menjadi pengingat bahwa mata juga membutuhkan jeda.

2. Lebih Sering Berkedip

Saat sedang fokus menatap layar, kita sering tidak sadar bahwa frekuensi berkedip berkurang. Cobalah sesekali berhenti melihat layar dan berkedip secara sadar agar permukaan mata tetap terlapisi air mata.

3. Atur Kecerahan Layar

Layar yang terlalu terang atau terlalu redup dapat membuat mata terasa tidak nyaman. Sesuaikan tingkat kecerahan dengan pencahayaan ruangan dan pastikan posisi layar berada pada jarak serta sudut yang nyaman.

4. Berikan Waktu untuk Mata Beristirahat

Setelah bekerja lama menggunakan laptop, jangan langsung beralih ke smartphone untuk scrolling tanpa jeda. Cobalah memberikan waktu bebas layar. Bisa dengan berjalan-jalan, menikmati pemandangan, mengobrol dengan orang sekitar, atau sekadar memejamkan mata sebentar.

5. Hindari Paparan AC Secara Langsung

Bagi yang sering berada di ruangan ber-AC, perhatikan arah hembusan udara. Hindari AC atau kipas mengarah langsung ke wajah karena udara yang terus menerus mengenai mata dapat membuat mata terasa lebih kering.

6. Jangan Sembarangan Menggunakan Obat Tetes Mata

Ketika mata merah atau kering, jangan langsung memilih obat tetes mata hanya berdasarkan rekomendasi orang lain. Jika keluhan sering muncul, menetap, atau mengganggu penglihatan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter mata atau tenaga kesehatan untuk mengetahui penyebab dan penanganan yang tepat.

Nah, Saya tidak mau sembarangan memilih obat tetes mata, sudah sejak lama selalu membawa INSTO DRY EYES agar perjalanan ngetrip tetap nyaman. Kawan melalak cantik pastinya sudah mengenal produk ini karena sejak lama ada dan terbukti khasiatnya.

Kenapa sih Harus Pakai Insto Dry Eyes?

- Mengandung bahan aktif yang bekerja memberikan efek pelumas seperti air mata untuk mengatasi mata kering
- Mengandung bahan aktif yang dapat meringankan iritasi mata yang disebabkan oleh kekurangan produksi air mata
- Tersedia dalam ukuran 7,5 ml 


review insto dry eyes


#InstoDryEyes membuat #BebasMataKering sehingga aktifitas semakin lancar makanya #MataSePeLeJanganSepelein lagi deh, mau tetap seru berpetualang makanya selalu dibawa kemana-mana deh.

Kapan Mata Lelah Perlu Diperiksakan?


Mata lelah setelah terlalu lama menggunakan layar umumnya dapat membaik setelah mendapatkan istirahat. Namun, jangan abaikan keluhan yang menetap atau semakin berat ya, gaes.

Jika muncul nyeri mata yang signifikan, perubahan penglihatan, kemerahan yang berat, sensitif terhadap cahaya secara berlebihan, atau keluhan terus berulang, sebaiknya lakukan pemeriksaan mata.

Karena tidak semua keluhan mata bisa diselesaikan hanya dengan tidur atau mengurangi penggunaan gadget.

Jangan Sampai Mata Menghalangi Momen yang Kita Nantikan


Dari pengalaman sederhana tersebut, Saya belajar bahwa menjaga kesehatan mata sebenarnya merupakan investasi kecil untuk menikmati lebih banyak momen.

Terlebih bagi kita yang setiap hari bekerja dengan laptop dan smartphone, membuat konten, membaca, mengedit foto atau video, hingga bepergian ke berbagai tempat.

Mata membantu kita melihat dunia, menikmati perjalanan, membaca cerita, mengabadikan foto, dan menyaksikan orang-orang yang kita sayangi.

Jadi, ketika mata mulai terasa lelah dan kering, mungkin ini saatnya berhenti sebentar dengan cara letakkan smartphone, tutup laptop, lihat pemandangan di sekitar dan biarkan mata menikmati jedanya.

Karena momen yang sudah lama kita nantikan akan terasa jauh lebih indah ketika kita bisa menikmatinya dengan nyaman. Akhirnya, Saya pun bisa liburan dengan lebih menyenangkan dan tetap bisa bekerja darimana saja di depan laptop.
Kalau ada satu hal yang selalu saya cari saat traveling atau menjelajahi sudut kota, itu adalah cafe yang bukan hanya menyajikan makanan enak tetapi juga menghadirkan pengalaman yang menyenangkan.

Saat berkunjung ke Chez Cafe Medan, saya langsung mengerti kenapa banyak orang menjadikan tempat ini sebagai salah satu cafe favorit untuk menghabiskan waktu santai.

review chez cafe medan



Review Chez Cafe Medan


Beragam tempat hang out mulai membanjiri kawasan Pancing, begitu pula dengan cafe yang semakin menjamur dengan ciri khas masing-masing. Calon customer bisa memilih sesuai selera, mau bergaya anak muda, makan untuk bersama keluarga, atau sedikit premium.

Sepertinya kawan melalak cantik mulai penasaran, mari kita ulas satu persatu dari setiap bagian Chez Cafe sehingga bisa dapat gambaran untuk coba berkunjung kesana.

First Impression


Chez Cafe ini hadir dengan sentuhan estetik cafe rumahan, tersedia beragam bakery yang masih terjangkau dan cocok menjadi tempat menghabiskan senja sendiri maupun bersama teman.

Jika biasanya kawan melalak cantik terbiasa di cafe yang besar, cobalah nikmati aneka minuman dan pastry di Chez ini. Ruangan minimalis yang tidak bisa menampung begitu banyak pengunjung tapi bisa memberi kesan nyaman.

Begitu memasuki area cafe, saya langsung menyukai konsep interiornya yang modern namun tetap hangat. Perpaduan warna netral, pencahayaan alami, dan dekorasi minimalis membuat tempat ini terasa nyaman untuk berbagai aktivitas.

Alasan Mengunjungi Chez Cafe

Kita semua punya selera yang berbeda terutama saat ingin santai di sebuah cafe, preferensi pun beragam pula. Inilah kenapa saya mau memberi tahu kawan melalak cantik alasan untuk mengunjungi Chez Cafe agar merasakan apa sih tujuan kesana.

Pertama, bisa diinfokan bahwa Chez ini estetik minimalis yang cocok bagi saya ingin working from cafe, tidak terlalu ramai sehingga bisa fokus bekerja. Kemudian, tersedia beragam minuman termasuk kopi yang tentu saja menjadi kawan kerja.

Spot foto instagrammable masihkah perlu dijadikan alasan juga? Tentu saja karena in this economy, banyak yang berpenghasilan dari jualan konten. Nah, punya foto bagus bisa dibagikan di sosial media dan cuan tentu menjadi banyak tujuan orang saat ini.

cafe chez pancing



Oya, jika kalian lapar tentu tidak cocok melalak cantik di cafe ini karena memang lebih tepat untuk hang out cantik saja. Jajan aneka pastry lalu seruput minuman hangat maupun dingin yang menjadi teman santai kawan-kawan.

Siapapun Cocok Nongkrong di Chez Cafe

Bisa saya katakan bahwa Chez Cafe ini cocok buat siapapun, kalian mau sekedar duduk baca buku ditemani kopi pun boleh. Bagi pekerja digital yang mau working from cafe pun asik aja karena tanpa keributan.

chez cafe medan pancing



Kamu mahasiswa mau belajar atau sambil kerjakan tugas, jangan khawatir karena ini bisa menjadi tempat habiskan waktu bersama kawan-kawan. Sstt, sekedar ngedate santai akhir pekan bersama pasangan pun masih cocok kok apalagi ambil posisi bangku di teras bakalan buat senjamu menjadi hangat dan romantis.

So, Jika kamu sedang mencari cafe di Medan yang menawarkan kombinasi suasana nyaman, desain estetik, dan pengalaman nongkrong yang menyenangkan, Chez Cafe bisa menjadi salah satu destinasi yang layak masuk daftar kunjunganmu berikutnya.










Menjadi guru yang bekerja di sekolah full day tentu ada tantangan tersendiri. Dulu, mungkin biasa saja sebelum menikah karena setiap hari bisa saja beli makan untuk sarapan, makan siang hingga makan malam.




Miyako, Alat Masak Nasi Praktis Untuk Ibu Bekerja


Saat sudah menjalani pekerjaan seharian di luar rumah tentu membutuhkan alat masak nasi yang praktis. Sebagai seorang ibu bekerja, saya sering merasa waktu berjalan terlalu cepat. Pagi hari dimulai dengan rutinitas menyiapkan sarapan, lalu bergegas ke sekolah, dan sore hari kembali disibukkan dengan urusan rumah.

Meskipun setiap hari pulang dan pergi bersama suami ke tempat kerja tapi tentu saja butuh menyiapkan makanan untuk keluarga. Jika dulu masih sendiri, suami sebagai anak kos bisa beli saja. Namun setelah menikah, kami ingin selalu ada momen untuk bisa makan bersama baik sarapan hingga makan malam.

Di tengah semua kesibukan rutinitas sebagai ibu bekerja, memasak nasi yang sempurna kadang terasa seperti tantangan kecil yang menyita waktu. Sampai akhirnya saya mencoba menggunakan Miyako, dan pengalaman saya berubah cukup signifikan.

Kenapa Ibu Bekerja Butuh yang Praktis?


Bagi ibu bekerja, efisiensi adalah segalanya. Dengan segala kesibukan, rutinitas yang dimulai dari matahari belum terbit sampai terbenam kembali tentu kita tidak selalu punya waktu untuk memasak dari awal, apalagi mengawasi prosesnya sepanjang waktu.

Inilah beberapa alasan kenapa penanak nasi jadi alat wajib:

- Menghemat waktu memasak
- Praktis tanpa perlu pengawasan
- Bisa digunakan untuk berbagai menu
- Menjaga nasi tetap hangat lebih lama

Tentu saja dengan menggunakan produk penanak nasi yang tepat, rutinitas harian jadi lebih ringan dan teratur. Beragam to do list harian lainnya pun bisa terlaksana sesuai perencanaan donk. Yah, meskipun awalnya, saya tidak terlalu berekspektasi tinggi.

Saya hanya butuh alat yang praktis dan tidak ribet. Namun sejak pertama kali menggunakan dari brand ini, saya mulai menyadari bahwa alat sederhana ini bisa memberikan kenyamanan yang besar dalam keseharian.

Pengalaman Pertama Menggunakan Produk Miyako

Pertama kali mencoba Rice Cooker ini, saya langsung merasa cocok. Proses penggunaannya sangat sederhana dan ternyata ini pun Kesayangan Nikita Willy lho.




Langkah yang biasa saya lakukan:

1. Cuci beras secukupnya
2. Tambahkan air sesuai takaran
3. Colokkan penanak nasi Miyako
4. Tekan tombol memasak
5. Bisa ditinggal mengerjakan hal lain deh

Sebagai ibu bekerja, ini sangat membantu karena saya bisa multitasking. Sebagaimana cerita momen sebelum berangkat kerja dimana pagi itu, seperti biasa Saya bangun lebih awal. Sambil menyiapkan bekal untuk Saya dan suami yang akan dibawa ke sekolah, diawali dengan Saya mencuci beras dan memasukkannya ke dalam rice cooker.

Hal yang saya suka adalah prosesnya sangat cepat dan tidak perlu banyak pengaturan. Cukup tekan satu tombol, dan saya bisa langsung beralih ke aktivitas lain. Tidak perlu khawatir nasi gosong atau kurang matang.

Salah satu hal yang membuat saya betah menggunakan rice cooker ini adalah hasil nasinya yang konsisten. Teksturnya pulen, tidak terlalu lembek, dan tetap hangat hingga beberapa jam. Buat Saya yang sering pulang kerja menjelang malam, ini sangat membantu. Tidak perlu memasak ulang atau memanaskan nasi berkali-kali. Suami pun tenang bisa makan kapan saja yang penting lauknya ada.

Selain itu, desainnya juga cukup simpel dan tidak memakan banyak tempat di dapur. Sebagai ibu bekerja, saya sangat menghargai peralatan yang tidak hanya fungsional tapi juga praktis. Produk dari Miyako ini awet sejak dulu dan hemat ramah di kantong serta tentu saja mudah dibersihkan, yang menurut saya adalah nilai plus besar. 

Kelebihan Rice Cooker Miyako yang Dirasakan


Setelah pemakaian rutin, ada beberapa keunggulan yang benar-benar terasa:

1. Nasi Pulen dan Matang Sempurna

Hasil nasi dari rice cooker ini konsisten. Tidak lembek dan tidak kering, pas untuk keluarga.

2. Fitur Keep Warm yang Awet

Nasi tetap hangat hingga berjam-jam. Ini sangat penting saat saya pulang kerja lebih malam.

3. Hemat Listrik

Sebagai pengguna harian, saya tidak melihat lonjakan besar pada tagihan listrik. Rice cooker ini cukup efisien.

4. Desain Simpel dan Tidak Makan Tempat

Cocok untuk dapur minimalis. Tidak ribet dan mudah dipindahkan.

5. Mudah Dibersihkan

Inner pot-nya tidak lengket, jadi mencuci jadi lebih cepat dan praktis.

Pada akhirnya, Saya merasa bahwa memiliki rice cooker yang tepat bukan sekadar soal memasak nasi, tapi tentang bagaimana kita mengelola waktu dan energi. Dalam keseharian yang padat, hal-hal kecil seperti ini bisa memberikan dampak besar.

Jadi, untuk para ibu bekerja di luar sana yang sedang mencari solusi praktis di dapur, mungkin sudah saatnya mempertimbangkan rice cooker sebagai teman setia di rumah. Karena dari pengalaman, alat sederhana ini bisa membuat hari terasa sedikit lebih ringan dan lebih teratur.

Kapan nih kawan melalak cantik mulai pakai Miyako juga? Yuk dimulai dari sekarang gunakan rice cooker Miyako.

Sebagai travel blogger yang sering bekerja dari bandara, coffee shop, hotel, hingga ruang tunggu pelabuhan, saya membutuhkan perangkat yang ringan, bertenaga, dan bisa diandalkan sepanjang perjalanan. Setelah melihat ASUS ExpertBook Ultra, Saya langsung paham mengapa laptop ini disebut sebagai "The Flagship of Industry".




Memiliki perangkat kerja yang ringan menjadikan waktu untuk produktif semakin berharga. Kita semua punya prioritas yang berbeda-beda namun untuk urusan kerjaan tentu mau cepat siap dan tepat. Apalagi sekarang memang banyak yang jalankan bisnis darimana saja maka menentukan gadget yang ingin dipakai sudah jadi hal penting untuk memajukan usaha.

Laptop flagship yang ditujukan spesifik untuk C-level executives dan business founder ini merupakan laptop bisnis thin and light pertama dengan seluruh kelebihan komputasi. Ia merangkum seluruh teknologi mutakhir dari sisi hardware, software, security dan durability ke dalam wujud sebuah laptop yang sangat tipis dan ringan, dengan ketebalan mulai dari 1.09cm dan bobot mulai dari 0,99kg, namun tetap dengan pengalaman mengetik yang tactile.




First Impression

Seperti dikatakan sebelumnya bahwa memang penting sekali membawa laptop ketika traveling berhubung pekerjaan saling terkoneksi. Well, saat dimasukkan ke dalam backpack bersama kamera, power bank, dan perlengkapan lainnya, laptop ini hampir tidak terasa menambah beban.

Mengapa demikian? Karena untuk material premium magnesium-aluminium, dengan desain elegan dan profesional. Begitu pula bobot sangat ringan, mulai sekitar 0,99 kg makanya sudah bisa dipastikan cocok untuk digital nomad dan pebisnis yang sering bepergian dari satu kota ke kota lain bahkan antar negara.

Kenapa Jadi Sahabat Terbaik Pebisnis dan Kreator?

Namanya juga bekerja darimana saja tanpa ribet makanya perlu banget jadikan ASUS ExpertBook Ultra sebagai sahabat terbaik para pebisnis dan kreator. Kok bisa sih suka dengan laptop ini? Karena mudah dibawa saat city hopping, nyaman digunakan di pesawat atau kereta, tidak memakan banyak ruang di meja coffee shop. dan tentu saja baterai dirancang untuk penggunaan seharian.

ASUS ExpertBook Ultra juga hadir dengan panel terbaik yang ada di industri saat ini yakni Tandem OLED dan audio paripurna berbasis enam speaker system dengan dual-magnetic wooder serta dua dedicated tweeter yang memperdalam sensasi bass serta detail yang kaya. Hadir pula haptic touchpad 6 sensor yang menawarkan sensasi input layaknya physical click hanya dengan sentuhan pada permukaan halus berlapis kaca.

Performa AI

ASUS membekali ExpertBook Ultra dengan prosesor Intel Core Ultra terbaru dan kemampuan AI yang kuat, termasuk NPU hingga 50 TOPS untuk mempercepat berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan. Saat harus mengedit foto perjalanan dari Penang sambil membuka belasan tab browser untuk riset destinasi berikutnya, ExpertBook Ultra tetap berjalan mulus tanpa hambatan.

Bahkan dengan performa AI nya, laptop ini mampu membantu meeting online dengan menyiapkan hasil rapat dari audio yang dihasilkan. Selain itu pun juga mendukung workflow kreator, editing foto lebih cepat serta multitasking lebih lancar.

Layar Memanjakan Mata

Ketika mengedit foto sunset di Batu Ferringhi atau pemandangan Marina Bay Sands, detail warna terlihat hidup dan mendekati kondisi aslinya. Tampilan layar OLED 3K tentu saja dengan warna tajam dan akurat, refresh rate tinggi makanya cocok untuk editing foto dan video.

ASUS ExpertBook Ultra juga hadir dengan panel terbaik yang ada di industri saat ini yakni Tandem OLED dan audio paripurna berbasis enam speaker system dengan dual-magnetic wooder serta dua dedicated tweeter yang memperdalam sensasi bass serta detail yang kaya. Hadir pula haptic touchpad 6 sensor yang menawarkan sensasi input layaknya physical click hanya dengan sentuhan pada permukaan halus berlapis kaca.

ASUS ExpertBook Ultra merupakan laptop bisnis pertama yang menggunakan prosesor Intel Core Ultra X7 Series 3 di Indonesia. Dengan teknologi pendinginan ExpertCool Pro, laptop bisa bekerja dengan stabil hingga TDP 50 Watt sehingga menawarkan performa komputasi dan grafis di atas rata-rata laptop ultra tipis di industri, serta performa AI on-device yang secure dan komprehensif.




Kenapa Disebut The Flagship of Industry?


Yah, ASUS ExpertBook Ultra bisa disebut sebagai the flagship of industry karena super ringan, performa AI generasi terbaru, layar premium, audio berkualitas, keamanan kelas enterprise, cocok untuk mobilitas tinggi serta desain premium.




Jika pekerjaan kawan melalak cantik menuntut mobilitas tinggi seperti saya yang sering berpindah kota bahkan negara, ASUS ExpertBook Ultra menawarkan kombinasi yang sulit ditolak: ringan, bertenaga, aman, dan siap menghadapi era AI. Tidak berlebihan jika laptop ini disebut sebagai "The Flagship of Industry" karena mampu menjawab kebutuhan profesional modern yang menginginkan produktivitas tanpa kompromi.




















Kalau dulu kantor pos identik dengan mengirim surat dan paket, sekarang ceritanya berbeda. Kawan melalak cantik pastinya sudah pernah mendengar atau bahkan mengunjungi beberapa Pos Bloc baik di Jakarta, Surabaya maupun di Medan.

Jika dulu hanya membayangkan kantor pos untuk urusan surat menyurat, sekarang konsepnya lebih menarik sehingga menarik untuk dikunjungi. Di tengah hiruk pikuk Kota Medan, Pos Bloc Medan hadir sebagai ruang kreatif yang menggabungkan sejarah, seni, kuliner, dan komunitas dalam satu tempat.




Menikmati Bangunan Bersejarah Disulap Jadi Ruang Kreatif

Tidak heran kalau lokasi ini menjadi salah satu tempat favorit anak muda, wisatawan, hingga keluarga yang ingin menghabiskan waktu santai tanpa harus keluar kota. Saat pertama kali datang ke Pos Bloc Medan, Saya mengira tempat ini hanya cocok untuk nongkrong dan minum kopi. Ternyata ada banyak aktivitas seru yang bisa dilakukan di sini.

Pos Bloc ini memang bangunan bekas kantor pos namun bisa dilihat perubahannya jadi lebih menarik. Terutama perpaduan arsitektur klasik dan konsep modern yang menyatu sehingga cocok untuk para pecinta sejarah dan fotografi.

Berburu Foto Estetik di Setiap Sudut

Kawan melalak cantik yang hobi mencari spot foto estetik dan suka membagikan ke media sosial, tentu bisa mulai hunting foto di Pos Bloc ini. Diawali dari pintu masuk sudah banyak yang senang mengambil gambar pada angle tersebut.

Memasuki ruang utama, tentu saja tetap menjadi spot perburuan foto karena sentuhan klasik sudah mulai terlihat dari lampu dan dinding yang begitu estetik. Dinding bata yang estetik berwarna gelap menjadi lebih ikonik dipadu lagi jendela-jendela besar bergaya kolonial. 

Lanjut terus jalan menelusuri lorong-lorong hingga ke spot utama yang ada seperti panggung biasanya sering tempat penyelenggaraan event-event. Nah, ini pun menarik untuk dijadikan spot foto terutama jika bepergian beramai-ramai akan lebih seru deh berfoto disana.




Nikmati Aneka Kuliner dan Kekinian

Salah satu hal yang Saya suka dari Pos Bloc Medan adalah suasananya yang membuat kita betah duduk lama sambil menikmati makanan favorit. Beragam tenant ada di Pos Bloc bahkan mau santai lebih lama atau WFC (Working From Cafe) pun bisa lho.

Sekarang semakin banyak cafe estetik yang bisa dipilih di Pos Bloc, anak muda Medan makin seru berburu tempat nongkrong hanya di satu lokasi. Mau makan yang berat atau ringan cukup pilih tenant atau cafe sesuai selera dan isi kantong tentunya.

Nonton Pertunjukan Musik dan Event

Setiap mengunjungi Pos Bloc selalu berasa ada saja hal-hal baru termasuk keseruan melihat ada event komunitas maupun pertunjukan musik. Terkadang ada brand yang berkolaborasi untuk membuat kegiatan anak-anak muda.

Selain itu, beragam komunitas pun sudah buat kegiatan rutin di Pos Bloc sehingga anak muda juga bisa cek agenda apa saja selama sebulan di Pos Bloc. Saya sendiri pernah ikut beberapa kegiatan disana termasuk pound fit dan pertunjukan seni.




Belanja Produk Lokal


Kamu wisatawan dari luar kota atau bawa turis dari luar negeri? Bisa banget beli oleh-oleh juga kok di Pos Bloc Medan. Saya pernah lihat beragam karya seni maupun makanan khas yang dijual untuk bisa dijadikan oleh-oleh.

Kalo kawan melalak cantik nanya tentang harga, tentu saja bervariasi sih. Ini disesuaikan dengan produk apa yang mau dibeli tapi tentu saja ada sentuhan lokal sehingga lebih berkesan menjadi oleh-oleh dari Medan.

Nikmati Senja dari Pos Bloc Medan

Sebagai warga Medan tentu bukan hanya sekali mengunjungi Pos Bloc ini, mengingat sudah ke sekian kalinya baik pada saat siang, sore maupun malam disana. Nah, itu ada sensasi atau suasana berbeda yang dirasakan.




Penikmat senja pengen ngopi dari Pos Bloc Medan? Bisa banget lah, ambil posisi duduk di cafe yang berada di halaman. Melihat lalu lalang pengendara yang lewat dari depan atau naik ke lantai atas, ada cafe yang punya bagian outdoor juga bisa dijadikan spot melihat dan nikmati senja di kota Medan lebih luas.

Well, bagi saya, Pos Bloc Medan bukan hanya tempat untuk nongkrong atau mencari makanan. Tempat ini adalah contoh bagaimana ruang bersejarah bisa dihidupkan kembali menjadi destinasi yang menyenangkan untuk semua kalangan. Kalau sedang berada di Medan dan ingin menikmati suasana kota yang santai, kreatif, dan penuh cerita, Pos Bloc Medan layak masuk daftar kunjunganmu.
Kawan melalak cantik pasti sudah tidak asing melihat orang Indonesia berlibur ke Malaysia bahkan bisa sebulan sekali atau mungkin bisa dalam sebulan berkali-kali. Well, ketika mendengar nama Kuala Lumpur, kebanyakan wisatawan langsung teringat pada Petronas Twin Towers atau kawasan Bukit Bintang.

Apakah kawan melalak cantik juga seperti itu? Padahal, ada satu kawasan di Kuala Lumpur yang menyimpan banyak cerita sejarah, kuliner legendaris, spot foto estetik, hingga tempat nongkrong kekinian yang cocok untuk traveler dengan budget terbatas lho. Apa nama kawasannnya itu? Namanya adalah Chinatown Kuala Lumpur, mungkin pernah dengar yha.




Well, biasanya pun para pelancong yang bepergian ke Chinatown lebih sering hanya melewati Petaling Street. Tentu saja bisa melihat aneka produk bermerk tapi fake dengan harga lebih terjangkau dan harus pula disertai dengan ilmu tawar menawar.

Dimana Sih Chinatown?


Terletak di jantung kota atau pusat Kuala Lumpur, kawasan ini menjadi perpaduan menarik antara budaya Tionghoa, Melayu, dan modernitas Malaysia yang berkembang pesat. Kawasan ini menawarkan perpaduan unik antara budaya Tionghoa, bangunan bersejarah, kuliner legendaris, hingga berbagai spot foto yang menarik untuk mengisi feed Instagram. Tidak heran jika Petaling Street Kuala Lumpur selalu menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan lokal maupun mancanegara.

Ngapain di Chinatown?

Jika berbicara tentang apa yang bisa dilakukan di Chinatown tentu saja beragam sih, namun kebanyakan mulai dari penelusuran di Petaling Street. Well, ini beberapa aktifitas lainnya yang bisa kawan-kawan melalak cantik lakukan kalo lagi traveling di Chinatown:

1. Menyusuri Petaling Street yang Ikonik


Kenapa tetap Saya masukkan ke poin nomor 1 karena memang rasanya ridak lengkap membahas wisata Kuala Lumpur murah tanpa menyebut Petaling Street. Kawasan ini merupakan jantung dari Chinatown dan menjadi tempat pertama yang biasanya dikunjungi wisatawan.

Gerbang merah besar yang berdiri megah menjadi penanda bahwa kamu telah memasuki kawasan Chinatown. Di sepanjang jalan, terdapat berbagai kios yang menjual pakaian, souvenir, tas, aksesori, hingga oleh-oleh khas Malaysia dengan harga yang cukup terjangkau.

Salah satu keseruan berbelanja di sini adalah kesempatan untuk menawar harga. Bagi wisatawan Indonesia, pengalaman ini tentu tidak jauh berbeda dengan berburu barang di pasar tradisional. Tampak barang-barang branded terlihat mewah padahal itu adalah fake alias kw ala ala lah.



2. Mengunjungi Central Market


Hanya beberapa menit berjalan kaki dari Chinatown, terdapat Central Market yang menjadi salah satu pusat seni dan budaya Malaysia. Biasanya memang disebut pasar seni untuk central market ini karena banyak dijual produk-produk unik bernilai seni tinggi.

Di dalam bangunan bersejarah ini, pengunjung dapat menemukan berbagai produk lokal seperti Batik Malaysia, kerajinan tangan, lukisan karya seniman lokal, produk UMKM dan souvenir khas Malaysia. Tempat ini sangat cocok bagi wisatawan yang ingin membawa pulang oleh-oleh unik dan berbeda.

Selain itu, terdapat pula food court di lantai paling atas, pengunjung yang sudah lelah berkeliling beli oleh-oleh, bisa jajan tentunya beli makanan dan minuman menyegarkan baik yang khas lokal maupun dari daerah lainnya.

3. Berjalan Kaki ke Masjid Jamek


Tidak jauh dari Chinatown terdapat Masjid Jamek yang merupakan salah satu masjid tertua di Kuala Lumpur. Sejak pertama kali main ke Kuala Lumpur, Saya sudah memasukkan Masjid Jamek ini ke dalam itinerary.

Lokasinya yang berada di pertemuan Sungai Klang dan Sungai Gombak menjadikannya bagian penting dalam sejarah perkembangan kota Kuala Lumpur. Selain memiliki nilai sejarah yang tinggi, arsitekturnya juga sangat indah untuk dijadikan objek fotografi.

Ada banyak wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang datang ke masjid ini bahkan sekedar untuk ambil gambar di halaman depan masjid. Ketika melihat bagian depan seperti ada payung-payung di masjid Madinah, tampak instagramable untuk berfoto.

4. Berfoto di Kwai Chai Hong yang Instagramable


Salah satu hidden gem yang semakin populer di Chinatown adalah Kwai Chai Hong. Sejak melihat postingan para travel kreator di media sosial, Saya pun berniat mencari tahu kawasan ini namun belum juga berkesempatan hingga liburan pada Agustus 2024 lalu.




Apa sih Kwai Chai Hong ini? Well, ini merupakan lorong kecil yang dipenuhi mural interaktif menggambarkan kehidupan masyarakat Tionghoa di Kuala Lumpur pada masa lalu. Setiap sudutnya memiliki cerita unik yang menarik untuk diabadikan dalam foto maupun video.

Bagi konten kreator dan travel blogger, tempat ini bisa menjadi lokasi sempurna untuk membuat konten Instagram Reels atau TikTok. Itulah mengapa semakin ramai saja yang masuk ke Kwai Chai Hong, uda gratis dan cantik semakin ramai pastinya yang datang.

5. Berburu Kuliner Khas Malaysia yang Menggugah Selera


Bagi pecinta kuliner, Chinatown Kuala Lumpur adalah surga yang wajib dijelajahi. Banyak makanan legendaris yang telah bertahan puluhan tahun dan menjadi favorit wisatawan. Beberapa menu yang patut dicoba antara lain: Wantan Mee, Hokkien Mee, Chicken Rice, Roast Duck, Char Kway Teow, Cendol Durian dan Teh Tarik. Harga makanan di kawasan ini juga relatif ramah di kantong sehingga cocok bagi traveler yang ingin menikmati liburan hemat di Kuala Lumpur. 

6. Mencari Cafe Hidden Gem yang Estetik


Dalam beberapa tahun terakhir, Chinatown berkembang menjadi salah satu kawasan favorit pecinta kopi. Banyak bangunan tua yang disulap menjadi kafe modern dengan konsep industrial, vintage, hingga minimalis. Tidak sedikit wisatawan yang datang hanya untuk menikmati secangkir kopi sambil mengagumi arsitektur heritage yang unik. Bagi solo traveler, suasana santai di kawasan ini sangat cocok untuk beristirahat setelah seharian berjalan kaki menjelajahi Kuala Lumpur.

7. Menikmati Suasana Malam yang Berbeda


Jika memungkinkan, jangan terburu-buru meninggalkan Chinatown saat sore hari. Ketika malam tiba, kawasan ini berubah menjadi lebih hidup. Lampion merah mulai menyala, pedagang kaki lima semakin ramai, dan aroma makanan memenuhi udara. Suasana malam di Chinatown memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan siang hari. Inilah waktu terbaik untuk menikmati kuliner jalanan sambil mengamati aktivitas masyarakat lokal.

Chinatown Kuala Lumpur membuktikan bahwa destinasi terbaik tidak selalu harus mahal atau mewah. Di balik keramaian Petaling Street, tersimpan berbagai cerita sejarah, budaya, dan pengalaman lokal yang membuat perjalanan terasa lebih berkesan.

Jika suatu hari kamu kembali mengunjungi Malaysia, sempatkanlah menghabiskan setidaknya setengah hari di kawasan ini. Siapa tahu, justru dari lorong-lorong kecil Chinatown itulah kamu menemukan sisi Kuala Lumpur yang paling menarik dan membuatmu ingin kembali lagi.

Banyak orang datang ke Medan hanya untuk transit sebelum ke Danau Toba. Padahal setelah tinggal dan menjelajahi kota ini berkali-kali, Saya menemukan bahwa Medan punya banyak kejutan yang membuat selalu ingin kembali meskipun terkenal sebagai gotham city atau apalah sebutan beragam dari orang-orang.



Nikmati Pesona Kota Medan


Ketika berkunjung ke Medan tentu hal-hal menarik itu akan menghampiri mulai dari sarapan lontong Medan, berburu bangunan bersejarah, sampai menikmati kopi di kafe estetik yang nyaman untuk menghabiskan sore baik sendirian maupun bersama yang tersayang.

Saya beberapa kali menanyakan kawan-kawan dari luar kota tentang kota Medan, apa sih yang terlintas kalau mendengar kata Medan, banyak orang langsung teringat Danau Toba. Padahal sebelum melanjutkan perjalanan ke destinasi lain di Sumatera Utara, ada banyak aktivitas seru yang bisa dilakukan di Medan. 
Kota ini menawarkan perpaduan unik antara budaya Melayu, Batak, Tionghoa, hingga India yang tercermin dari makanan, bangunan, dan kehidupan sehari-harinya. Beragam bangunan bersejarah yang bisa dikunjungi secara gratis maupun berbayar apalagi sekarang sudah ada bus dalam kota yang menarik dicoba agar bisa lihat suasana kota.




Ngapain di Medan?


1. Menjelajahi Kawasan Kota Tua Kesawan

Jika kawan melalak cantik menjelajahi kawasan kota tua Kesawan maka akan melihat suasana heritage yang unik, bangunan tua peninggalan kolonial. Ada London Sumatera yang banyak dijadikan spot untuk berfoto, jalan sedikit lagi ke dalamnya bisa melihat Warenhuis atau berjalan lagi sepanjang Kesawan akan melihat bangunan Tjong A Fie sambil kulineran di Tip Top Restaurant yang tak kalah bersejarahnya.




Kawasan ini tentu cocok untuk street photography, para fotografer maupun pelancong biasa yang mau koleksi foto dengan background unik memang pas ke kawasan ini. Ada banyak kafe estetik di sekitar kawasan apalagi ramainya angkringan yang seolah-olah seperti di Bandung atau Jogja.

Saya suka datang pagi atau menjelang sore ketika cuaca tidak terlalu panas dan suasana jalan lebih nyaman untuk berjalan kaki tapi kalau bawa kendaraan tentu saja akan dikenakan parkir dan biasanya sudah ramai tukang parkir di sekitarnya siap mengutip retribusi.

2. Berfoto di Istana Maimun

Istana Maimun merupakan ikon wisata Medan dengan arsitektur Melayu yang megah. Turis lokal maupun manca negara tidak melewatkan untuk lakukan kunjungan kesana. Memang tidak banyak hal yang bisa dilakukan selain cari tahu sejarah atau foto-foto, tapi untuk yang mau tampil seperti putri melayu bisa menyewa pakaian adat untuk foto.

Kalian yang berlibur bersama keluarga tentu cocok untuk mengunjungi Istana Maimun karena halaman luas untuk bisa anak-anak bermain atau jika anak sudah remaja bisa pelajari tentang sejarah Kesultanan Deli.

3. Mengunjungi Masjid Raya Al-Mashun

Masjid Raya Al-Mashun memiliki arsitektur Timur Tengah, India, dan Eropa. Lokasinya dekat Istana Maimun dan merupakan salah satu bangunan paling fotogenik di Medan. So, kalau kamu sedang mengunjungi Istana Maimun maka jangan lewatkan untuk ke Masjid Raya Medan ini juga.

4. Wisata Kuliner Sepanjang Hari 

Siapa sih yang mau melewatkan aneka kuliner lezat sepanjang hari selama di Medan. Ada banyak makanan yang harus dicobain sih dan tentu saja bisa dijadikan oleh-oleh. Makanya sih sebelum ke Danau Toba harus keliling Medan dulu deh meskipun cuma sehari atau dua hari.

Beberapa rekomendasi kulinernya seperti soto medan, lontong Medan, bika ambon, icip durian medan, mie aceh, martabak piring dan masih banyak lagi tentunya. Tidak sedikit yang ditanya kalau ada satu alasan selalu senang kembali ke Medan, jawabannya adalah makanan.

5. Nongkrong di Coffee Shop Kekinian 

Medan terkenal dengan budaya ngopi bahkan semakin menjamur coffee shop baik premium atau sekedar ala ala angkringan pinggir jalan lho. Beberapa yang menarik bisa coba ke Seven Sumatera Beans, BAQA Cafe, Kokoro, Thirty Six Coffee, Lbry Cafe by Muse atau Kedai Ama by Hidden. Well, ada banyak coffee shop di Medan yang tidak kalah estetik dibanding Kuala Lumpur atau Penang. kok

6. Menikmati Senja di Taman Kota 

Ngomongin taman di Medan pun enggak kalah banyak kok, mau aktivitas santai sore hari bisa banget lah.
Kamu yang bawa keluarga bisa pula singgahi taman-taman tersebut, bahkan sekedar untuk olahraga ringan atau piknik sederhana tanpa biaya mahal.

7. Berburu Oleh-Oleh Khas Medan 

Wih, ini sih paling seru berburu oleh-oleh khas Medan, jangan sampai deh melewatkan belanja oleh-oleh saat meninggalkan Medan. Rekomendasi yang bisa dibeli tentu saja seperti bika ambon dari berbagai brand atau toko, bolu gulung, kopi sidikalang maupun teri medan. Jangan belanja mendadak sebelum ke bandara karena biasanya pilihan lebih terbatas disana, gaes.

Medan mungkin belum sepopuler Bangkok, Penang, atau Singapura di mata sebagian wisatawan. Namun setelah beberapa kali berkunjung, Saya menyadari bahwa kota ini memiliki pesonanya sendiri. Dari kuliner yang menggoda hingga bangunan bersejarah yang penuh cerita, selalu ada alasan untuk kembali ke Medan. Ada yang punya cerita saat di Medan? Yuk, komen di kolom komentarnya, gaes.
Setelah pernah menikmati pagi hari maupun senja di beberapa taman yang ada di luar negeri, akhirnya memahami bahwa keberadaan taman memang sepenting dan semenarik itu. Sekedar untuk menghabiskan akhir pekan bersama orang-orang tersayang tentu dengan adanya taman menjadi tempat menyenangkan dengan biaya terjangkau.




Taman Santai Budget Hemat


Enggak semua akhir pekan harus dihabiskan di mal atau kafe kok, mau ganti suasana tentu saja duduk santai di bawah rindangnya pepohonan sambil menikmati angin sore justru menjadi momen yang paling berkesan. Apalagi jika ditemani pasangan, keluarga, atau sahabat terdekat yang diselingi dengan canda tawa.

Sebagai orang yang suka menjelajahi berbagai kota di Asia Tenggara, Saya selalu percaya bahwa setiap kota memiliki ruang hijau yang bisa menjadi tempat "bernapas" dari hiruk-pikuk aktivitas sehari-hari. Kota Medan pun memiliki beberapa taman yang menarik untuk dikunjungi saat akhir pekan. 

Terkadang memang perspektif orang-orang mengenai Medan memang masih sebagai kota yang kurang bersih dan asri. Tetapi bukan berarti tidak ada taman yang bisa didatangi, duduk santai saat akhir pekan di taman tentu selain ramah di kantong, taman-taman ini juga menawarkan suasana yang cocok untuk berbincang santai, olahraga ringan, hingga berburu foto estetik.

Rekomendasi Taman Cantik Piknik Santai


Kalau kawan melalak cantik sedang mencari tempat untuk quality time tanpa harus mengeluarkan banyak biaya, berikut beberapa rekomendasi taman di Medan yang layak masuk daftar kunjungan baik sebagai warga lokal maupun pelancong yang berlibur ke Medan:

1. Taman Cadika


Taman ini menjadi salah satu ruang terbuka hijau favorit warga Medan. Area yang luas dengan pepohonan rindang membuat suasananya terasa lebih sejuk dibandingkan area perkotaan lainnya. Banyak pula yang bisa dilakukan seperti jalan santai pagi atau sore, piknik sederhana bersama keluarga, jogging atau sekedar berfoto di area danau dan pepohonan.

Saya pun mengingat pernah berkemah di Taman Cadika saat mengikuti Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) dalam kegiatan dari Palang Merah Remaja (PMR) semasa SMP. Akhir-akhir ini pun, suami ada kegiatan yang mirip disana, memang sih taman ini masih cocok untuk nge-camp karena cukup asri.

So,sebenarnya siapa sih yang cocok untuk nikmati Taman Cadika ini? Siapa saja sih boleh nikmati suasaana disana baik pasangan yang ingin menikmati suasana tenang tanpa keramaian berlebihan maupun keluarga yang sekedar ingin coba piknik ala ala dengan view danau buatan sederhana.

2. Taman Ahmad Yani


Berlokasi di pusat kota, taman ini mudah dijangkau dari berbagai sudut Medan bahkan jika tidak punya kendaraan pribadi pun, masih mudah bisa naik ojek online dengan biaya masih murah. Suasananya cukup nyaman untuk duduk santai sambil menikmati lalu-lalang kota dan terdapat banyak penjual makanan pula di depannya.

Daya tarik yang menjadikan banyak pengunjung yang main ke Taman Ahmad Yani adalah banyak pohon besar yang teduh, mau duduk saat siang atau sore hari pun masih bisa donk. Tentu saja daya tarik lainnya karena lokasi strategis, cocok untuk membaca buku atau menikmati kopi takeaway sendirian maupun bersama kawan-kawan komunitas.




3. Taman Sri Deli


Jika ingin menikmati suasana yang memiliki nilai sejarah, Taman Sri Deli bisa menjadi pilihan menarik. Letaknya tidak jauh dari kawasan peninggalan Kesultanan Deli namun untuk aktivitas yang bisa dilakukan tentu saja tidak terlalu banyak.

Hal yang bisa dilakukan seperti berjalan santai, sesi pengambilan foto di sekitarnya,menikmati arsitektur sekitar kawasan bersejarah seperti Masjid Raya Medan maupun Istana Maimun. Oh ya, satu lagi, bisa pula makan rujak kolam yang cukup terkenal dan bisa ditemukan tidak jauh dari sekitar Taman Sri Deli.

4. Taman Gajah Mada


Banyak warga sekitar memanfaatkan taman ini untuk berolahraga dan bersantai bersama keluarga. Kelebihannya adalah rea hijau yang cukup luas, ramah untuk anak-anak serta cocok untuk aktivitas ringan di pagi hari

Banyak pula yang melakukan olahraga badminton atau panjat tebing karena ada wall besar yang biasa digunakan untuk olahraga tersebut. Baik anak-anak maupun orang dewasa tetap bisa asik nikmati susasan di Taman Gaja Mada itu.

5. Taman Beringin


Taman ini terkenal dengan pohon beringin besar yang menjadi ikon kawasan tersebut. Aktivitas menarik seperti menikmati jajanan sekitar taman dengan harga terjangkau bahkan bisa dikatakan murah meriah. Mau duduk santai saat sore hari juga bisa sambil mengamati aktivitas warga Medan. Oh ya, ada mushola juga disini sehingga jika menghabiskan waktu lama dan mau shalat tetap bisa donk.

6. Lapangan Merdeka Medan


Meskipun lebih dikenal sebagai ruang publik daripada taman, area ini tetap menjadi salah satu tempat favorit warga Medan untuk menikmati waktu santai. Apa sih yang menarik? Ada banyak kegiatan komunitas yang biasanya diadakan di lapangan merdeka.




Spot kuliner di sekitar lokasi pun banyak termasuk cafe-cafe estetik, tentu saja akan merasakan nuansa kota yang hidup karena sangat ramai dilalui oleh warga Medan. Lapangan ini cocok untuk pasangan yang ingin berjalan kaki sambil menikmati suasana kota, begitu pula untuk keluarga yang mau membawa anak jalan-jalan dengan suasana kota tapi budget murah.



7. The Le Hu Garden


Jika tidak keberatan sedikit keluar dari pusat kota, tempat ini menawarkan suasana taman yang lebih modern dengan danau dan area foto yang menarik. Aktivitas yang bisa dilakukan seperti piknik, bersepeda, berfoto maupun menikmati sunset. Mirip taman rekreasi yang sering ditemukan di Malaysia atau Thailand. Saya pun pernah review khusus untuk artikel mengenai The Le Hu Garden, bisa baca di blog melalak cantik ini.

Well, itulah beberapa taman cantik untuk wisata murah di Medan. Setelah beberapa kali traveling ke Penang, Singapura, dan Bangkok, Saya menyadari satu hal sederhana. Terkadang kebahagiaan tidak selalu datang dari perjalanan jauh atau tiket pesawat murah. Duduk santai di taman bersama orang tersayang sambil berbagi cerita tentang mimpi dan rencana masa depan juga bisa menjadi perjalanan yang berkesan.

Medan mungkin belum terkenal sebagai kota taman seperti Singapura, tetapi kota ini tetap memiliki banyak ruang hijau yang nyaman untuk dinikmati saat akhir pekan. Jadi, jika minggu ini kamu tidak punya rencana bepergian jauh, mengapa tidak mencoba mengunjungi salah satu taman di atas?

Kalau kamu warga Medan, taman mana yang paling sering kamu kunjungi? Atau mungkin ada taman favorit yang belum masuk daftar ini? Ceritakan pengalamanmu di kolom komentar yuk, gaes.
Newer Posts
Older Posts

Total Tayangan Halaman

HELLO, THERE!


Hello, There!
Hello, There!
My name is Ririn Famur Wandes Rahayu Lubis. I am from Medan, North Sumatera, Indonesia.

Find More



LET̢۪S BE FRIENDS

recent posts

Labels

Blogger Medan Cafe Medan English Article Lifestyle Blogger Review Cafe Solo Backpacker Tips Melalak Cantik Tips Traveling Wisata Asia Tenggara Wisata Indonesia

Blog Archive

Postingan Populer

  • T-Garden Medan,Resort and Ranch Instagramable ala Bali
    T-Garden Medan Resort and Ranch menambah daftar tempat wisata baru yang santai dengan konsep nuansa kekinian ala Bali yang instagram...
  • Pengalaman Pertama Nge-Grab ke Kualanamu International Airport
    Rasa bahagia dan syukur tak terhingga dihaturkan kepada Sang Pencipta sejak membaca sebuah email pengumuman yang menyatakan bahwa aku te...
  • Menikmati Wisata Seni 3D Art Magic Eye Museum Kawasan Bandara Kualanamu
    Menikmati wisata seni 3 dimensi di hari libur memang menyenangkan dan semakin seru apabila dinikmati bersama keluarga, para sahabat mau...
  • Asian Make Up with PIXY TWC Cover Smooth and PIXY Lip Cream
    Setiap wanita selalu ingin tampil cantik dan mempesona. Definisi cantik dari setiap wanita pun berbeda-beda,begitu juga kaum lelaki y...
  • Imajinasi, Creativity, dan Teknologi Ciptakan Konten Kreatif Masa Kini
    Kehidupan manusia melalui banyak proses yang tidak sederhana. Manusia yang diciptakan juga berproses hingga akhirnya kembali lagi ke s...

Community

selebgram medan

Intellifluence Trusted Blogger


 


Created with by BeautyTemplates | Distributed by blogger templates