Pusat kuliner saat ini semakin berinovasi, gerai makanan terbaru bermunculan dengan aneka kreativitas yang menarik perhatian pengunjung untuk datang. Kota Medan sebagai kota besar pun tak ketinggalan selalu memiliki sajian yang menggoda selera warga sekitar maupun dari luar kota. Btw, Kamu yang berasal dari luar kota Medan cari penginapan bisa singgah ke Capsule Inn Medan.

Sore itu menjadi awal pertama kali kumengunjungi food market terbaru di kota Medan yang bernama Inbox. Lokasinya tidak terlalu jauh dari tempat tinggalku, mengendarai sepeda motor atau dengan menggunakan jasa ojek online tidak terlalu mahal biayanya.

Aku dan beberapa teman sudah lama berencana untuk mengunjungi food market Inbox ini namun dengan beranekaragam kesibukan baru sempat datang pada hari itu. Awalnya kami baru saja makan bakso di salah satu gerai yang menyajikan bakso enak di pinggiran sungai tapi Food Market Inbox ini juga menggoda untuk segera dikunjungi apalagi melihat aneka postingan teman yang sudah berpose disana.



Suasana Food Market Inbox

Saat melihat dari luar mungkin terkesan seperti lokasi nongkrong anak gaul dengan kontainer yang didesain semenarik mungkin. Mural yang artistik menarik hati untuk segera melakukan jepretan sana sini. Warna-warni dari kontainer semakin menggoda meskipun terlihat dari jalanan saat kita akan berfoto ria.



Memasuki areal dalam Food Market Inbox, aku melihat aneka penjual makanan dan minuman sudah tertara rapi untuk menawarkan dagangannya. Aneka kuliner unik dan kekiinian tampak kubaca dari namanya. Malam itu tidak terlalu ramai pengunjung saat pertama kumemasuki pintu mungkin karena masih menjelang waktu maghrib dan bukan akhir pekan. 

Bangku dan meja pun tertata dengan rapi yang terbuat dari kayu sehingga suasanya memang sedikit santai. Pilihan meja untuk duduk berdua, berempat hingga ramai-ramai pun ada disini. Food Market Inbox ini hanya terdiri dari dua lantai. Di lantai pertama tersedia lebih meja dan tempat duduk serta beberapa penjual makanan sedangkan di lantai dua hanya tersedia beberapa meja saja namun banyak stand penjual makanan dan minuman.



Musik pun tidak ketinggalan untuk menemani suasana santai makan malam bersama kawan-kawan. Saat aku dan teman berada disana, kami sangat menikmati alunan musik yang diputarkan hingga kami pun ikut bernyanyi. Lagu-lagu pilihan yang enak didengar membuat suasana semakin renyah untuk dilewatkan begitu saja.

Rasa & Harga Makanan

Ketika berbicara tentang rasa kok baperan yah seperti yang sudah pernah ada terus hilang begitu saja,hahahaa. Btw, rasa makanan sih tergantung dari gerai makanannya, aku sih tidak mencoba keseluruhannya. Minuman segar juga banyak tersedia dan kemasan yang unik. 

Saat itu, aku mencoba minuman kekinian Kocok-Kocok yang mirip dengan pokat kocok, hanya saja ini memiliki aneka pilihan kreasi yang diberi nama lebih sensasional. Rasanya sih lumayan apalagi memang bagiku yang penikmat pokat dan coklat. Harganya juga masih terjangkau, belum sampai pada angka 20k. Ada aneka variasi rasa dan tampilan dari si Kocok-Kocok ini, aku pun menikmatinya bersama teman-teman (maklum hanya beli satu porsi,hahaha).




Selain membeli pokat Kocok-Kocok, kami pun membeli minuman Mix Max yang berwarna-warni. Saat masa kuliah, seingatku Mix Max ini beralkohol dan dalam bentuk botol yang dijual di supermarket. Kami memesan aneka rasa, mulai dari strawberry hingga blue ocean yang mana akhirnya pasti saling mencoba satu sama lain. 

Ada bermacam-macam penjual makanan lainnya, mulai dari yang berhubungan dengan ayam, cemilan ringan dan minuman yang segar kekinian. Beberapa tenant makanan lokal hingga yang berbau Asian dan Western ada disana. Kawan melalak cantik mungkin bisa langsung kesana untuk menikmati aneka sajian yang tersedia.

Alamat Food Market Inbox

Jalan T,Amir Hamzah No. 216 Helvetia Timur, Medan Helvetia, Kota Medan, Sumatera Utara

Opening Hours:
Monday : Closed
Sunday & Saturday : 11.00 s/d 02.00 WIB
Tuesday - Friday : 11.00 s/d 00.00 WIB



1 Komentar

  1. Ahay, di Helvetia Timur? Tempat permainanku dulu itu. Duluuuu banget, zaman ongkos sudako masih seratus rupiah :D . Ya ampun, kalau ke sana lagi pasti udah pangling.

    BalasHapus

Hai kawan melalak cantik, silahkan tinggalkan kesan