facebook twitter instagram linkedin
  • Home
  • Travel
    • Wisata Indonesia
    • Wisata Asia Tenggara
    • Wisata Turki
  • LifeStyle
    • Beauty
    • Healthy
  • About Me
  • Kontak Informasi

Melalak Cantik- Travel Blog Ririn Wandes

 Pernah berkeinginan ke Vietnam?Saya termasuk yang ingin bepergian kesana tetapi belum kesampaian. Setidaknya ingin mencoba langsung makanan pho di negeri asalnya. Namun saat ini rejekinya masih untuk nikmati pho di Indonesia. 



Saya pun berkesempatan nikmati pho yang ada di Mentang Central Jakarta. Inilah momen pertama kali makan pho dan langsung di restoran Vietnam. Meskipun tidak langsung di negaranya tetapi setidaknya bisa mempertimbangkan rasa.

First Impression

Awal pertama kali mencari lokasinya memang mudah jika melihat alamat maps namun saat berhenti sempat bingung mencari dan ternyata memang berada di dalam. Hanya saja jika kita melihat langsung maka akan menemukan tulisan Do An.

Berhubung memang ini pertama kalinya Saya main ke kawasan ini lebih tepatnya masuk ke dalam Menteng Central tentu saja tidak tahu. Syukur saja langsung melihat sekeliling dan menemukan tulisannya.

Saat itu, Saya sedang ada janjian dengan teman untuk makan di restoran tersebut. Ia sebenarnya belum pernah makan disitu,begitu pula Saya yang memang baru pertama kali. Awal melihat restoran tampak begitu sepi, entah memang dikarenakan bukan akhir pekan.

Sejak awal masuk sudah disambut baik oleh para staf yang bekerja, Saya pun langsung mencari posisi duduk teman. Hingga akhirnya duduk dan langsung dilayani oleh pekerjanya. Ruangan memang tidak luas tetapi cukup untuk 15-20 orang yang mau makan.

Rasa Masakan

Ketika memasuki restoran tentu paling utama adalah mengenai rasa masakan. Berhubung hanya tertarik makan pho maka inilah yang bisa diberikan kesan. Rasanya memang terasa bumbu yang segar dengan buah hangat.



Jika bisa dikatakan memang bagi Saya itu biasa saja, tidak terlalu nikmat tetapi cukup cocok dinikmati dengan cuaca yang dingin. Jika dicampur cabai baru ada sedikit rasa pedas karena memang kuahnya cuma bumbu tapi seperti tanpa rasa.

Dari segi harga memang tidak sesuai dengan rasanya sih tetapi bagi penikmatnya mungkin memang begitu rasa dari pho tersebut. Saya yang tidak biasa memang akan merasa biasa saja, sepertinya harus coba lagi nanti biar tahu lagi rasanya.

Kalian ada yang sudah pernah coba Do An Restaurant ini?Yuk berbagi cerita saat makan disana!
















 Menikmati secangkir kopi atau sekedar mau merasakan dark chocolate sebelum terming. Salah satu tempat menarik selama di terminal 3 bandara Soetta adalah Fore. Setiap orang mungkin saja punya preferensi sendiri tetapi Saya pertama kali coba Fore disini.



Kawan melalak cantik mungkin punya pengalaman tersendiri ketika duduk santai sebelum terbang. Perbedaan pengalaman bisa menjadi momen untuk saling berbagai kisah. Meskipun sekedar pengalaman ngopi tetapi tetap saja selalu seru untuk dibagikan.

Kita semua selalu senang ketika punya cerita seru bersama-sama. Inilah yang menjadi langkah kisah saat bisa bercerita dengan kawan melalak cantik tentang beragam tempat yang pernah dikunjungi. Kali ini, memang pengalaman pertama duduk di Fore bandara pantas dibagikan karena biasanya Saya hanya beli di outlet sekitar kota Medan.

First Impression

Jika berbicara tentang kesan pertama memang termasuk menarik dari sisi penataan sahaya dan desain. Kesan modern tentu saja terpancar ketika melihat semakin dekat. Sentuhan warna alam membuatnya menjadi nyaman.

Sebelumnya ada melihat Fore yang di terminal 3 lantai bawah sekitar mesin check in Garuda Indonesia. Tetapi Saya mengejar waktu hingga akhirnya mencoba yang di bagian keberangkatan. Ketika melihat ada logo Fore maka langsung berhenti dan sangat tergoda duduk sambal bekerja buka laptop tentunya.

Memang tidak semua pembeli membuka laptop tetapi tidak sedikit pula yang menikmati duduk santai sambal ngobrol atau seksdar duduk sendirian nikmati pastry yang dipesan. Itulah kesan pertama memang sudah terkesan nyaman meskipun tentu saja berisik karena suara dari pengumuman tidak akan berhenti.

Pesan Apa di Fore?

Sebagaimana outlet Fore pada umumnya memang tersedia beragam minuman yang berbahan utama kopi maupun non kopi. Saya tetap memilih dark chocolate saja supaya menghadapi sisa akhir pekan lebih menyenangkan. Bayangin mau kembali ke realita hidup keesokan hari maka harus menyenangkan diri.

Saya memperhatikan tetangga kanan dan kiri yang duduk bersebelahan punya pesanan beragam, mulai dari teh beragam rasa maupun kopi penenang jiwa katanya. Pastry pun beragam meskipun Saya tidak pesan karena memang sedang tidak lapar dan berkeinginan pesan.

Pelayanan Staff

Sejak berdiri di dépan meja kasir langsung disambut manis oleh staf sambil menanyakan kondis perasaan hari ini. Tentu saja customer senang ketika ditanyakan tentang momen pada hari yang dilalui. Ini Saya langsung teringat kedai kopi yang dulu selalu dikunjungi bahkan saat di bandara Soetta juga.

Memang pelayanan yang baik dan ramah membuat para customer betah dan ingin datang kembali. Itulah pentingnya para staf memberikan kesan baik saat pertama kali. Pengunjung pun tentu ingin datang kembali kemudian.

Kawan melalak cantik adakah yang sudah pernah coba duduk santai di Fore sebelum berangkat? Yuk boleh berbagi pengalamannya disini!

























Ngobrol bersama sahabat atau sekedar ingin bekerja sendiri di sebuah kedai kopi dengan citarasa premium tentu harus coba duduk di Coffeenatics X. Ini pertama kali, Saya merasakan suasana tenang bisa berbagi cerita dengan teman-teman blogger Medan.

Pengunjung lainnya yang ngobrol pun cukup menjaga irama suara sehingga customer lain yang sedang membuka laptop dan fokus bekerja bisa tenang. Tidak ada gangguan yang cukup mendominasi meskipun harus mendengarkan suaraa-suara orang yang berbicara.



Melihat dari luar tampak bangunan ruko berjejer yang menambah kesan estetiknya adalah dedaunan dan tulisan Coffenatics di bagian pintu masuk. Nuansa warna netral sentuhan hitam dengan dinding polos membuat rasa cozy di kedai kopi ini.

Kesan Pertama Masuk Coffeenatics X

Sore itu memang sedang tidak ramai pengunjung yang berdatangan, mungkin biasanya pengunjung datang lebih awal atau hari itu sedang bukan waktunya untuk meramaikan cafe tersebut. Saya dan tiga orang teman bisa nikmati suasana obrolan penuh ketenangan tanpa gangguan.

Pelayan yang bekerja di bagian kasir juga berperan sebagai barista memberikan pelayanan terbaiknya sehingga customer bisa betah duduk berlama-lama. Ia pun mau ditanyakan mengenai beberapa rekomendasi minuman yang cocok.

Ketika ingin ngopi bisa langsung tanyakan saja yang masuk daftar rekomendasi versi barista, nah bagi yang tidak ingin kopi juga bisa minum aneka minuman lainnya. Saya sendiri lebih memilih salted karena ingin rasakan kopi gurih sore itu sembari ngobrol bersama teman-teman.

Fasilitas Coffeenatics X

Berbicara fasilitas sih hampir sama saja dengan kedai kopi pada umumnya, tentu ada koneksi internet WiFi yang menjadikan para pengunjung bisa bekerja dari laptop saja. Selain itu, adanya fasilitas toilet yang memudahkan pengunjung juga ingin membuang hajat. Tetapi untuk mushola belum ada sepertinya sehingga coba shalat ke mall center point saja.

Harga Minuman Coffeenatics X

Kenapa saya hanya menuliskan mengenai minuman karena memang tidak tersedia makanan berat di cafe ini. Jika mau ngunyah, hanya ada pastries dengan pilihan yang tentu saja tidak terlalu beragam. Oh ya, Coffeenatics X ini memang cukup pricey karena kualitas terbaik dan premium sehingga citarasa minumannya lebih terasa nikmat.




Alamat Coffeenatics X

Jl. Timor No. 10Y, Gang Buntu, Medan Timur, Medan City, North Sumatra 20231

 Berlibur ke Malaysia sudah melebihi bepergian ke kampung keluarga ayah sepertinya karena memang jauh lebih rutin sih. Dalam setahun pun bisa hampir tiap bulan cuma pulang dan pergi dari Medan. Memang alasan kemudahan transportasi dan harga yang masih cukup terjangkau.

Alasan Suka Makan Char Koay Teow

Well, berhubung memang sering bepergian ke Malaysia maka tidak mungkin tanpa makan sama sekali selama berada di negara tersebut. Pastilah harus makan demi bisa kuat bertahan hidup dan menjelajahi setiap sudut negaranya.

char koay teow malaysia


Apa Sih Char Koay Teow?

Ternyata setelah menelaah mengenai Char Koay Teow, Saya baru tahu bahwa ini merupakan makanan orang miskin dan imigran China pada masa dulu. Hidangan ini ternyata sebagai sumber kekuatan atau penopang para pekerja yang bekerja selama berjam-jam.

Char koay teow adalah hidangan Melayu khas dari Malaysia dan Singapura. Hidangan ini terdiri dari mi kuning yang digoreng dalam minyak dengan berbagai bahan seperti udang, kerang, telur, tauge, daging ayam, daging babi, dan sosis Cina, serta bumbu-bumbu seperti kecap, saus sambal, bawang putih, dan bawang merah.

char koay teow kl



Tentu saja sekarang ini pilihan penjual char koay teow semakin beragam dan bisa memilih penjual muslim yang memasak dengan halal. Memang pedagang Cina juga banyak yang menjual char koay teow terutama di Penang tetapi tetap saja bisa temukan pedagang islam kok.

Kenapa Harus Char Koay Teow?

Sebenarnya memang tidak kenapa-kenapa sih, alasan khusus enggak ada tetapi memang kawan melalak cantik harus mencobanya. Beragam penjual biasanya menawarkan varian rasa yang berbeda-beda sih. Semua tergantung dari pedagangnya yang menjajakan dengan racikan bumbu masing-masing.

makan char koay teow



Namun, Saya akan membagikan kenapa suka makan char koay teow saat liburan ke Malaysia versi Melalak Cantik yang mana sebagai berikut:

1. Mudah Ditemukan di Berbagai Sudut Jalan

Bisa dikatakan memang menemukan makanan yang satu ini cukup mudah karena hampir di berbagai sudut jalan ada saja penjualnya. Mulai dari yang Cina, Melayu dan India pun ada lho yang menjual char koay teow ini.

2. Harga Murah

Sudah pasti harganya murah apalagi beli di pedagang lokal ya, bagi traveler yang hemat budget pasti cocok deh mengenyangkan perut dengan memakan char koay teow. Biasanya paling seharga 20 ribuan atau kalau lengkap dengan seafood bisa 30 ribuan.

3. Rasanya Enak

Beberapa kali singgah beli char koay teow sering menemukan yang memang rasanya enak dan cocok di lidah. Memang sih tetap saja pernah mendapatkan yang rasanya aneh bahkan sampai tidak habis dimakan.

Well. itulah alasan kenapa suka makan char koay teow saat liburan khususnya saat ke Malaysia. Oleh karena itu, Saya sudah pernah coba itu di beberapa negara bagian termasuk Penang, Melaka, Taiping dan tentu saja Kuala Lumpur.

Apakah kalian suka char koay teow?Yuk boleh berbagi cerita icip-icip char koay teow yang di Malaysia!
Lebaran menjadi momen yang selalu dinantikan oleh umat muslim di seluruh dunia, bukan hanya menjadi waktu untuk merayakan kemenangan spiritual setelah berpuasa selama sebulan penuh, tetapi juga menjadi momen untuk berkumpul dengan keluarga dan menikmati hidangan lezat bersama-sama.




Ide Resep Masakan Lebaran Diminati Perempuan


Pada hari lebaran biasanya beragam menu masakan disajikan baik untuk dikonsumsi oleh keluarga utama maupun tamu-tamu yang datang berkunjung ke rumah. Di tengah riuhnya persiapan menyambut lebaran, salah satu hal yang tak boleh terlewat adalah persiapan hidangan khas dari masing-masing daerah.

Makanan yang disajikan tentu saja akan memanjakan lidah para tamu yang datang berkunjung. Kali ini, melalak cantik akan mengajak para pembaca untuk jelajahi beberapa resep masakan lebaran paling diminati perempuan yang tak tergantikan untuk menyemarakkan suasana di hari idul fitri.

Btw, sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai resep masakan lebaran yang paling diminati para perempuan. Yuk, pahami terlebih dahulu tentang makna dari lebaran tersebut.

Apa itu lebaran?


Menurut Wikipedia lebaran atau idul fitri adalah hari raya umat islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal pada penanggalan kalender Hijriah. Karena penentuan 1 Syawal didasarkan pada fase bulan, maka Idul fitri jatuh pada tanggal yang berbeda-beda setiap tahunnya apabila dilihat dari penanggalan Masehi.


Tentu saja, idul fitri bukan sekadar tentang hari perayaan, pakaian baru, dan hal-hal lainnya yang serba baru. Meskipun memang pada dasarnya umat muslim disunnahkan untuk menggunakan pakaian baru, tetapi secara hakikat, bukan itu makna sesungguhnya dari hari raya idul fitri.

Seperti yang diketahui bahwa lebih dari itu, idul fitri dimaknai sebagai bentuk refleksi diri, bentuk rasa syukur, dan kegembiraan. Dalam hal ini, refleksi diri berarti setiap umat muslim dianjurkan untuk introspeksi diri dan kembali kepada fitrah islamiyah.

Setelah dibersihkan dengan puasa ramadan selama 1 bulan penuh maka diharapkan kembali suci, yang kemudian disempurnakan dengan mengeluarkan zakat fitrah sebagai bentuk rasa syukur dan berbagi kepada sesama, serta saling memaafkan atas kesalahan yang pernah terjadi.

Masakan Lebaran Wajib Tersedia di Rumah


Setiap rumah memiliki beragam menu makanan lebaran yang khas dan tentu saja ada masakan lebaran yang memang wajib tersedia untuk dinikmati bersama-sama. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Ketupat Lebaran


Ketupat adalah hidangan khas lebaran yang sudah menjadi ikonik. Masakan lebaran ini dibuat dari nasi yang dikukus dalam anyaman daun kelapa. Ketupat memiliki cita rasa yang unik dan tekstur yang kenyal. Hidangan ini biasanya disajikan dengan opor ayam, rendang, atau semur daging.

Resep ketupat lebaran ini pun banyak sekali dicari oleh para perempuan menjelang hari raya idul fitri. Untuk membuat ketupat, Kamu hanya perlu nasi, daun kelapa untuk membungkus, dan sedikit keterampilan dalam menganyam.

Semua wanita ingin menyajikan menu terbaik dengan cita rasa yang terkenang oleh para tamu yang berdatangan ke rumah. Serta tentu saja membuat keluarga makin sayang ketika menikmati kelezatan dari ketupat lebaran.

2. Rendang


Rendang adalah hidangan daging yang berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, Indonesia. Daging dimasak dalam santan dan rempah-rempah yang kaya, seperti serai, lengkuas, dan daun jeruk, hingga kuahnya mengental dan bumbunya meresap sempurna ke dalam daging.

3. Lontong Daun


Lontong adalah hidangan khas Indonesia yang terbuat dari nasi yang dimasak dalam anyaman daun kelapa atau daun pisang sehingga membentuk silinder panjang. Tentu saja selain resep ketupat lebaran, banyak para perempuan yang mencari tahu mengenai resep lontong daun.

Makanan ini adalah nasi yang dimasak dalam daun kemudian dipadatkan dan dikukus hingga matang. Setelah itu, lontong biasanya dipotong menjadi potongan-potongan kecil sebelum disajikan bersama masakan lainnya.

4. Sambal Goreng Kentang


Sambal goreng kentang adalah hidangan yang terdiri dari kentang digoreng hingga renyah dan kemudian dimasak dengan bumbu pedas kaya rasa. Resep sambal goreng kentang ini pun mudah ditemukan di berbagai sumber karena memang sangat enak dinikmati menjadi menu pendamping.

Biasanya disajikan dengan telur, tahu, tempe, dan kadang-kadang daging sapi atau ayam, sambal goreng kentang adalah hidangan pendamping yang sempurna untuk menemani nasi putih hangat di meja makan lebaran.

5. Opor Ayam


Opor ayam adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang sering disajikan pada acara-acara istimewa, termasuk saat lebaran. Hidangan ini terdiri dari potongan-potongan daging ayam dimasak dalam santan yang kental dan bumbu rempah yang kaya. Opor ayam biasanya memiliki cita rasa gurih, creamy, dan sedikit manis karena penggunaan santan dan rempah-rempah khas Indonesia.

6. Kue Lebaran


Lebaran tidak akan lengkap tanpa kue-kue khas yang hanya muncul saat musim lebaran tiba. Mulai dari kue nastar yang manis dan lembut hingga kue putri salju yang renyah dan berselimut gula halus. Kue-kue ini selalu dinantikan dan disajikan dengan bangga kepada tamu-tamu yang datang berkunjung.

Well, lebaran bukan hanya tentang makanan, tetapi juga tentang kedekatan keluarga, kebersamaan, dan berbagi kebahagiaan dengan sesama. Dengan adanya kehadiran hidangan-hidangan tradisional yang lezat ini, suasana lebaran akan semakin meriah dan penuh kenangan yang tak terlupakan.

Resep masakan lebaran tersebut yang paling diminati para perempuan pun bisa Kamu coba di rumah. Semoga menu yang dibuat bisa sesuai harapan dan disukai oleh seluruh anggota keluarga serta tamu yang berdatangan ke rumah.






Kampung Kecil Medan begitu ramai dikunjungi di cabang mana pun. Sejak awal kehadirannya memang sudah memancing masyarakat untuk memenuhi restoran tersebut. Begitu muncul beragam food influencer yang membagikan postingan tentang tempat makan Kampung Kecil Medan, langsung ramai yang tidak mau ketinggalan.

review kampung kecil medan


Review Kampung Kecil Medan

Sejak awal kemunculan Kampung Kecil Medan yang berada di dareah Ngumban Surbakti, Medan, Saya belum pernah kesana sampai sekarang. Baru ini mencoba cabang Amir Hamzah berhubung dekat dengan rumah. Selain itu, cabang ini pun yang terbaru sehingga masih lebih fresh tentunya dibandingkan di Ngumban Surbakti.

Mari kita intip sebenarnya apa sih yang membuat orang ramai berdatangan dan rela menunggu dalam daftar waiting list. Bahkan saat itu, Saya pulang malam dan ternyata masih banyak yang menanti di pintu depan sebelum giliran namanya dipanggil.

Suasana Pedesaan Kampung Kecil

Satu hal yang memang dinantikan warga Medan adalah nuansa sejuk seperti pedesaan. Selama ini lebih terbiasa dengan suasana kota, hiruk pikuk suara kendaraan dan udara panas terkesan gersang. Ketika ada tempat makan yang berikan nuansa lebih nyaman maka jadi pilihan utama bagi pecinta pedesaan.

Bisa dikatakan bahwa Kampung Kecil ini lebih ke suasana pedesaan dengan spot foto di bagian tengah disertai warna biru dari air kolam. Tentu saja pengunjung tidak boleh menyebur ke kolam karena hanya untuk mempercantik suasana.




Sejak awal masuk dari parkiran, kawan melalak cantik akan menemukan gapura pintu masuk yang terlihat tradisional. Inilah yang dinamakan konsep pedesaan makanya semua serba terkesan alami. Melihat ke bagian dalam pun juga masih terdapat tanaman-tanaman dan tempat duduk dalam bentuk gazebo yang juga didesain dari bahan alam.



Menu Makanan dan Minuman

Bisa dikatakan untuk makanan dan minuman memang bervariasi tetapi lebih didominasi oleh khas Indonesia. Namanya saja sudah Kampung Kecil tentu hampir semua menunya memang masakan dari negara kita donk.

Saat Saya membuka menu, terlihat beberapa makanan memang lebih banyak yang cocok dipesan dalam bentuk paket. Inilah kenapa lebih ramai dikunjungi keluarga karena porsi besar bisa dinikmati bersama. Makanan olahan ayam, bebek pun beragam serta sayuran yang mendukung makan nasi pakai lauk dan pauk bisa mengenyangkan.

Salah seorang teman memesan nasi goreng karena olahan nasi goreng pun memiliki beragam jenis. Saya ingat dia memesan yang biasa dengan campuran ikan teri dan ternyata rasanya pun memang standard biasa juga.

Saya tertarik untuk makan bebek penyet dengan sambal cabai hijau. Nah, ternyata ada pula paket promo diberikan gratis gado-gado porsi kecil. Tentu saja harga pun jadi lebih terjangkau dengan disertai minuman teh manis dingin pula.




Kawan-kawan melalak cantik bisa memesan minuman aneka jus dan ada beberapa es pula. Tetapi Saya dan teman saat itu hanya pesan teh manis dingin dikarenakan memang cuaca sedang panas. Minuman seperti es teh sudah paling tepat menemani makan saat itu.




Pelayanan Kampung Kecil

Bisa dikatakan bahwa untuk pelayanan cukup bagus dengan penyambutan ramah sejak awal masuk. Kita harus beri informasi nama terlebih dahulu ketika memasuki restoran. Nantinya staff pada bagian depan akan memberikan buku menu dan catatan kertasnya.




Setelah itu, kita diberikan tempat duduk dan bisa langsung menuju kesana lalu menuliskan pesanan. Kemudian, pergi kembali ke meja kasir di bagian depan dekat pintu masuk dan memberitahukan pesanan serta bayar langsung saat itu juga.

Sejauh ini, keramahan dan pertolongan yang diberikan oleh staff sudah lumayan baik. Setidaknya tidak mengecewakan customer yang datang sih. Bahkan Saya menumpang untuk isi baterai smartphone di meja resepsionis pun diterima baik.

Fasilitas Kampung Kecil

Restoran seperti ini memang bukan tempat untuk berlama-lama sih karena satu hal tidak ada tempat colokan listrik. Jika kalian kelamaan dan baterai smartphone habis serta tidak ada power bank maka akan kesulitan buat isi daya.

Kemudian, bagi yang berniat sambil kerja bawa gadget dan butuh WiFi maka bukan restoran ini tempatnya sih. Kampung Kecil tidak menyediakan WiFi maka jangan berharap bisa internet gratisan. Satu hal sebenarnya bagus sih sehingga bisa fokus hanya mendekatkan diri bersama teman, keluarga atau pasangan.

Dengan seperti itu, tentu fokus hanya untuk ngobrol dan semakin dekat satu sama lain. Rasa kekeluargaan, mendekatkan diri semakin nyaman satu sama lain. Tanpa sibuk memikirkan smartphone sehingga bisa lebih banyak berbicara satu sama lain.

Sebagai umat islam, tentu fasilitas mushola menjadi pertimbangan juga saat makan di restoran. Nah, jangan khawatir karena tentu saja ada mushola di Kampung Kecil tetapi cukup kecil untuk daya tampung tamu yang banyak.

Pastikan memang kalian bawa mukena sendiri saja karena persediaan terbatas. Tentu saja harus sabar mengantri baik di kamar mandi, tempat wudhu bahkan di dalam ruangan untuk shalat. Sebenarnya yang terasa ramai itu ketika mau shalat maghrib, untuk zuhur, ashar maupun isya mungkin lebih sedikit sih.

Well, itu saja mengenai Kampung Kecil Cabang Amir Hamzah. Adakah kawan-kawan yang punya pengalaman juga disini? Yuk boleh berbagi di kolom komentarnya!

Alamat Kampung Kecil

Jl. T. Amir Hamzah No.68, Helvetia Tim., Kec. Medan Helvetia, Kota Medan, Sumatera Utara 20117










 Setelah sebelumnya berbagi cerita tentang Common Grind KL karena pertama kali nongkrong di cafe Kuala Lumpur. Selanjutnya ketagihan untuk mencoba lainnya yang ternyata masih berada berderetan dengan beragam cafe lainnya termasuk Common Grind. Inilah Base Camp KL yang berada di Second Floor sebuah bangunan sehingga seperti menemukan hidden gem,

Review Base Camp KL

Awalnya berfikir bahwa Base Camp ini seperti nuansa tempat berkumpulnya para komunitas yang dijadikan sebuah base camp. Ternyata memang ada seperti berkemah, hanya saja sekedar dekorasi yang berbentuk seperti tenda kemah.

Review Base Camp KL


Saya menemukan cafe ini melalui mesin pencari dengan kata kunci cafe terdekat. Saat itu tinggal di apartemen kawasan Bukit Nanas sehingga referensi terdekat menuju Kawasan Doraisamy ini. Ketika melihat foto-foto yang tertera langsung tertarik untuk singgah karena ada pasta menggoda selera.

Niat awal memang hanya sekedar mau ngopi dan menghabiskan malam minggu dikarenakan keesokan hari sudah harus kembali ke Indonesia. Berjalan kaki dari apartemen sekitar 15 menit lebih karena sudah sore hari dan cukup letih.

Entah mengapa memang sangat tertarik untuk keluar apartemen sore itu. Bukan sedang patah hati tetapi rasanya sayang sekali bermalam minggu sendiri di kamar. Memutuskan untuk mengerjakan sesuatu di cafe sambil nikmati segelas kopi dingin.

Saat mencari lokasi tepat dari Base Camp KL ini tetap saja harus kelewatan terlebih dahulu. Saya berjalan sampai ke ujung jalan hingga mentok berada di depan Quill City Mall. Akhirnya mengecek Google Map kembali dan akhirnya sampai di depan tulisan Base Camp.

Review Base Camp KL


Pelayanan Staf Base Camp KL

Sebagai customer yang sangat mengutamakan pelayanan maka bagian ini selalu menjadi hal utama diperbincangkan deh. Ketika naik ke atas hingga berada tepat di dalam cafe langsung disambut keramahan oleh semua staf. Bayangkan lho, bukan cuma seorang atau dua orang saja tetapi semua menyambut dan menyapa dengan menyenangkan.

Saat pertama kali mendapat sambutan seperti itu, tentu merasa awkward tetapi setelahnya justru merasa nyaman dan senang. Saat itu, memutuskan untuk langsung mencari bangku kosong dan menanyakan ke staf, apakah harus pesan saat itu atau boleh duduk terlebih dahulu.

Saya pun langsung meletakkan beragam perintilan yang dibawa ke bangku dan jalan kembali menuju meja kasir. Melihat beragam menu yang tertera pada buku hingga menjatuhkan pilihan pesanan. Staf yang bertugas sabar menanti pesanan dan melayani dengan baik. Saat itu sudah menipis duit tunai, akhirnya memutuskan untuk gunakan kartu debit saja.

Pelayanan baik, ramah serta helpful dari pelayan hingga keluar dari cafe. Mereka bukan saja bersikap bersahabat ketika menyambut tetapi sampai proses pengantaran makanan dan perpisahan lho. jadi, saat itu, Saya butuh password Wifi dan langsung dicatatkan di kertas.

Bukan hanya sekedar itu saja sih, Saya juga akhirnya memutuskan untuk kembali ke apartemen dan menghentikan makan. Tentu saja makanan dan minuman masih sangat banyak dan mau dibungkus saja. Pelayan melakukan dengan sabar bahkan diberikan paper bag cantik sehingga nyaman membawanya sampai tiba di apartemen.

Suasana Base Camp Kuala Lumpur

Ini memang pertama kali mendatangi Base Camp KL, sejak naik ke atas tangga sudah disuguhi hal-hal romantis yang instagrammable. Berhubung datang pada sore hari menjelang gelap maka tangga terlihat indah dengan beragam lampu yang membuatnya lebih estetik.

Review Base Camp KL


Senja indah dirasakan dari Base Camp ini dikarenakan posisinya di lantai atas maka bisa melihat beberapa skycrapper di sekitarnya. Selain itu, vibes yang dirasakan pun cukup nyaman terutama pengunjung tidak terlalu ramai. Ketika membuka buku catatan dan laptop terasa lebih damai buat duduk dan bekerja.

Review Base Camp KL


Jika mau nikmati suasana malam bersama teman maupun pasangan pun tidak kalah menyenangkan kok. Saya melihat beberapa pengunjung sedang bercengkerama dengan orang-orang yang membersamai mereka.

Lampu yang berwarna kekuningan menambah suasana estetik yang cozy di malam hari. Saya melihat ada dua tempat duduk berkonsep kemah. Hanya beberapa balok kayu yang dibentuk seperti tenda namun tidak terteutup. Semakin indah dikelilingi lampu-lampu kecil berwarna kekuningan di sekitar balok kayu.

Review Base Camp KL


Konsep Base Camp ini berbeda dengan Common Grind makanya Saya begitu senang bisa mencoba beberapa jenis cafe di Kuala Lumpur. Pada bagian atas atap pun terdapat lampu-lampu unik yang melengkapi dekorasi interior cafe.

Review Base Camp KL


Seperti namanya Rooftop Cafe Bar maka bisa merasakan musik jedag jedug yang diputar. Tentu bukan musik saja yang membuat nuansa bar tetapi memang pencahayaan juga mendukung kok. Jangan khawatir dengan minuman karena tetap ada konsep kedai kopi sehigga bisa pesan aneka menu minuman lainnya donk.

Makanan dan Minuman Base Camp KL

Menurut Saya, menu makanan dan minuman sudah cukup bervariasi dan bisa disesuaikan dengan selera. Saat itu, memang hanya tertarik makanan ala barat, yeah Creamy Carbonara menjadi pilihan santapan sore hari.

Sebenarnya memang sedang tidak lapar.tetapi entah mengapa begitu tergoda mencoba pasta carbonara yang lezat. Saya pun kaget ketika pesanan datang karena ternyata porsi sangat besar. Menyesuaikan dengan harga yang pricey tetapi sangat disayangkan untuk seorang diri.

Menu Base Camp Kuala Lumpur


Minuman yang dipesan pun kopi dikarenakan memang butuh ngopi malam itu agar bisa terjaga untuk mengerjakan beberapa tugas. Namun sayangnya tetap saja pesanan tidak habis baik makanan maupun minuman sehingga harus dibungkus karena masih sedikit tersentuh.

Menu Base Camp Kuala Lumpur


Kawan melalak cantik bisa mencoba varian menu lainnya seperti Chicken Quesadilla, the Chicken Taco, Golden Egg Pasta dan tentu masih banyak lagi. Begitu pula dengan minuman, mulai dari aneka coffee, non coffee sampai mocktails. So, langsung kunjungi saja untuk coba aneka menu yang ada di Base Camp ya, gaes.

Oh ya, untuk harga sih memang termasuk pricey, mungkin disesuaikan dengan suasana dan rasa yha. Menurut Saya, creamy carbonara di Base Camp ini enak dengan kelembutan pasta bercampur carbonara sauce yang wangi serta lezat. Total budget yang dikeluarkan untuk seporsi Creamy Carbonara dan Salted Caramel Latte adalah 150 ribuan. 

Kenapa bisa Saya katakan ini termasuk mahal? Dikarenakan selama ini bisa dapat 3 menu jika beli di Medan. Yeah, tentu ini disesuaikan dengan lokasi sih dan masih worth it kok dengan suasana serta rasanya. Ada yang punya pengalaman nongkrong di Base Camp Kuala Lumpur? Boleh komentarnya yuk!

Review Base Camp KL


Base Camp Kuala Lumpur

second floor, 62, Jalan Doraisamy, Chow Kit, 50300 Kuala Lumpur, Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur, Malaysia

Business Hours: Senin-Minggu: 12.00-22.00

Selasa: Tutup






 Seketika memori kembali ke beberapa tahun lalu tepatnya tahun 2022 yang mana pertama kali mengunjungi Restoran Nasi Lemak Wan Jo Kampung Baru Kuala Lumpur. Saat itu, Saya bepergian bersama beberapa orang teman dan tidak mencicipi menu makanan apapun dikarenakan sudah kenyang. 

Review Nasi Lemak Wan Jo

Well, kunjungan setahun kemudian membuat Saya tidak mau melewatkan untuk coba langsung nasi lemak yang dijual di Wan Jo. Akhirnya bisa berkunjung setelah perjalanan yang cukup panjang dan menghabiskan lebih dari seminggu di Kuala Lumpur.

Nasi Lemak Wan Jo


Bayangan tentang Nasi Lemak Wan Jo ini tentunya sekedar nasi lemak yang bisa ditemukan dimana pun sekitar Kuala Lumpur. Saya pun sempat membayangkan hal apa sih yang menjadikannya begitu spesial. Sepertinya nama nasi lemak itu selalu sama saja bentuknya tetapi ternyata rasa yang kembali tidak bisa bohong.

Pelayanan Nasi Lemak Wan Jo

Berhubung memang tempat makan ini selalu ramai dikunjungi oleh warga lokal maupun pelancong khususnya yang berasal dari Indonesia maka pelayanan sih standard saja. Kali ini memang baru kedua kalinya dan tetap saja merasakan hal yang sama. Setelah memesan makanan dan minuman langsung cari bangku dan begitu saja.

Memang benar sih, apa yang diharapkan dari sebuah tempat makan kecuali bisa membuat kenyang dan merasa bahagia. Jika Saya ditanya tentu memasukkan pelayanan di Nasi Lemak Wan Jo ini sudah boleh mengikuti standard karena masih merasakan kenyamanan.

Meskipun Saya datang sendirian tetap disambut baik di pintu masuk dan langsung diarahkan menuju bagian menu makanan. Saya pun tergoda beberapa menu karena mata sungguh dimanjakan melihat beragam pilihan menu di dalam etalase kaca.

Setelah memutuskan mau makan apa, Saya pun langsung mengatakan kepada staf yang bekerja. Ia pun dengan sabar menantikan pilihan dan mengambilkan menu yang diletakkan di atas piring. Wajahnya sih tetap dengan ekspresi biasa saja tetapi setidaknya ia masih mau menjalankan pekerjaannya menunggu customer memililh makanan.

Saya melihat bahwa pekerjanya bukan saja warga lokal tetapi ada juga yang tampak seperti orang Indonesia. Hal itu Saya rasakan saat ada seorang staf lelaki yang membersihkan sekitar counter minum dan menyampaikan kata-kata dalam Bahasa Indonesia kepada Saya dengan gaya khas. Bisa dipastikan memang orang Indonesia sih karena candaan kita masih nyambung gitu.

Rasa Makanan Nasi Lemak Wan Jo

Siapa kawan melalak cantik yang sudah berkali-kali makan di Nasi Lemak Wan Jo? Pasti tidak asing dengan rasa dari setiap menunya. Menurut Saya rasa memang lezat tetapi memang tidak terlalu bisa membedakan dengan nasi lemak pada umumnya.

Tentu nasi lemak memang lembut dan enak dinikmati khususnya ketika sudah bergabung dengan aneka olahan makanan. Pilihan lauk pauk bervariasi sehingga pengunjung semakin bingung menentukan mau makan apa saat itu.

Rasa makanan yang disajikan sudah standard selera sih, tak heran memang pengunjungnya selalu ramai terutama jam makan siang. Ketika Saya menggigit semua menu yang diletakkan di atas piring, rasanya semua sesuai di lidah dan sanggup menghabiskannya sampai piring bersih sih.

Menu Makanan dan Minuman

Saya sendiri menjatuhkan hati untuk membeli pergedel dengan tempe sebagai tambahan menu utama. Sekian lama tidak makan masakan Indonesia, Saya pun tergiur makan kerang. Ukurannya memang kecil tapi cukup nikmat disantap siang itu ditambah lagi memang sedang lapar.

Nasi Lemak Wan Jo


Kawan melalak cantik yang tidak mau makanan laut tidak perlu khawatir karena pilihan menu sangat beragam kok. Bisa juga pilih beragam olahan ayam, mulai dari goreng, sambal, gulai dan sesuaikan saja dengan selera. Selain itu, aneka ikan pun juga ada, cumi, udang yang tentunya beragam sayur juga untuk melengkapi santapan kamu semua saat disana.

Minuman bisa dipesan di bagian counter depan khususnya untuk beragam pilihan jus. Nah, jika hanya mau pesan teh manis dingin, es limau atau es milo bisa langsung saja di bagian kasir saat membayar menu makanan.

Nasi Lemak Wan Jo KL


Suasana Restoran

Namanya warung makan berat maka biasanya tidak terlalu estetik dan memang konsep yang dijual bukan suasana. Sebagaimana namanya warung nasi lemak maka lebih mengutamakan rasa. Menurut Saya, memang sudah cocok sih karena paling penting ruangan luas sehingga bisa menampung banyak pengunjung.

Nasi Lemak Wan Jo KL


Setahu Saya, nasi lemak Wan Jo ini tidak menerima reservasi lho. Jika memang mau makan beramai-ramai maka langsung saja datang kesana. Apabila sedang penuh maka harus sabar menanti saja sampai kebagian tempat duduk.

Ruangan bersih sehingga ketika kita makan akan merasakan kenyamanan dan kekenyangan. Saya sih memperhatikan sekeliling dan memang setelah pengunjung pergi maka langsung dibersihkan. Kondisi meja maupun lantai yang bersih membuat selera makan lebih baik sih.

Harga Makanan dan Minuman Wan Jo

Pilihan menu makanan yang dipilih maka menyesuaikan dengan harga nantinya. Jika kita memilih banyak menu maka harga semakin mahal. Memang harga makanan lebih murah di Indonesia. Saat itu, Saya menghabiskan duit sampai 18 RM hanya untuk seporsi makan dan minum teh manis limau dingin. Biasanya makan nasi seporsi di Medan bisa cuma 15 ribuan sama minum. 

Nasi Lemak Wan Jo KL


Cara Menuju Wan Jo

Pertama kali ke Kuala Lumpur dan pengen makan di Wan Jo? Tentu bingung cara menuju lokasi restoran nasi lemak tersebut. Well, ada banyak cara untuk bisa sampai dan menyantap makanan disana. Jika kalian dari Bukit Bintang bisa naik train menuju Bukit Nanas lalu ambil taksi online. 

Berhubung Saya tinggal di kawasan Bukit Nanas yang memang tidak jauh dari Kampung Baru maka memilih taksi online cukup efektif dan harga terjangkau. Bahkan sebenarnya bisa saja jalan kaki tetapi memang cukup malas untuk melakukan kegiatan tersebut serta sudah lapar. 

Well, itulah pengalaman makan sendirian di Nasi Lemak Wan JO KL, meskipun tanpa teman tetapi tetap happy dan menghabiskan makanan sampai habis. Punya pengalaman makan disini gak? Boleh donk berbagi di kolom komentarnya!


Alamat Nasi Lemak Wan Jo Kampung Baru Kuala Lumpur

8, Jalan Raja Muda Musa, Kampung Baru, 50300 Kuala Lumpur, Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur, Malaysia

Business Hours: Everyday, 06.00-00.00
Friday: 06.00-13.00 , 14.00-00.00









 Siapa yang berkali-kali ke Penang tapi enggak pernah bosan? Mungkin kita bisa kumpul untuk ngobrolin beragam kuliner enak di negara bagian Malaysia tersebut. Berhubung ada banyak kawan melalak cantik yang suka nanya mengenai jajanan malam di Penang a.k.a night street food. Nah, kali ini, Saya akan bagikan beberapa pilihan kawasan yang bisa dikunjungi untuk coba night street food Penang.



Night Street Food Penang Wajib Dicoba!

Kawan melalak cantik yang sudah sering ke Penang pasti sudah tidak asing dengan beberapa daftar lokasi di bawah ini. Tetapi untuk pemula bisa saja belum tahu hidden gem yang bisa dikunjungi. Inilah alasan Saya harus bagikan beberapa night street food Penang yang bisa dicoba pada kunjungan nantinya.

Oh ya, tentunya untuk night street food ini menawarkan harga yang terjangkau alias memang murah meriah donk. Enggak perlu takut budget traveling bisa di luar perkiraan. Eh, tapi kalo kalian borong sampai semua dengan gerobak sih bisa boncos juga.

Well, berikut ini daftar night street food Penang wajib dicoba tahun 2023 ini:

1. New Lane Street Foodstalls a.k.a Lorong Baru Street Food

Berawal dari kegalauan menghabiskan jumat malam sendirian di apartemen. Akhirnya memutuskan cari tempat makan malam yang punya banyak pilihan kuliner. Ketika sudah sampai ternyata kebanyakan itu penjualnya penduduk lokal beretnis Tionghoa.



Saya sendiri pun bingung apakah makanan yang dijual termasuk halal atau tidak. Alhasil hanya berkeliling saja melihat keramaian padahal bisa saja ditanya terlebih dahulu dan bisa coba menu yang tanpa daging ya.

Well, kalian tentu bisa jadikan ini salah satu tempat makan malam yang bisa dikunjungi karena pilihan menu yang dijual cukup banyak. Pengunjung pun sangat ramai sehingga membuat suasana semakin bersemangat.

Menuju lokasi New Lane Street Foodstalls Penang ini bisa dengan berjalan kaki dari Komtar karena jaraknya cukup dekat. Berhubung apartemen Saya cukup jauh maka naik taksi online yang langsung turun di depan Jalan Lorong Baru.

Lokasi: Lorong Baru, 10450 George Town, Pulau Pinang, Malaysia

Opening Hours:

Senin, Selasa, Kamis, Jum'at, Sabtu, Minggu:

16.00 s/d 23.00

Rabu : Tutup

2. Kimberley Street Food Night Market

Pasti banyak yang sudah sering main kesini kan? Memang ini lebih mudah dikunjungi jika menginap di Kawasan George Town karena cukup berjalan kaki pun bisa sampai di street food tersebut. Beberapa kali Saya pun sudah melalak cantik kesana bersama kawan-kawan.

Beberapa pilihan menu seperti Char Koey Tiaw, Satay, Lok Lok, Fried Oyster dan masih banyak lagi. Memang kebanyakan yang mampir berwajah oriental tetapi tentu tidak ada salahnya untuk mencoba kuliner yang ada disana. Kalian yang bingung mau jajan malam apa sih bisa langsung aja main ke Kimberley Street Food Night Market Penang.




Lokasi: 1, Jalan Sungai Ujong, George Town, 10100 George Town, Pulau Pinang, Malaysia

Opening Hours:

Setiap Hari

17.00 s/d 23.00

3. Carnarvon Street Food (Chulia Street Food)

Bisa dikatakan kalau kawasan Lebuh Carnarvon ini memang menyenangkan sekali dijadikan tempat jajan di malam hari. Meskipun memang padat dan suka macet tetapi tidak kecewa dengan beragam makanan yang ada disana. 



Saya sempat bingung mau makan apa karena hampir semua mau dicoba tetapi tentunya tidak bisa dinikmati keseluruhan. Kalau saja bepergian bersama teman pasti lebih enak bisa sharing makan dan bayarnya juga.

Dari ujung jalan sampai sepanjang lorong itu sudah ramai penjual dan pembeli. Beberapa tempat duduk memang membolehkan kita beli makanan di tempat lain dan makan di tempat penjual tersebut. Paling penting adalah beli minumnya di penjual itu sehingga tetap saling menguntungkan.

Saat itu, Satay menggoda selera meskipun ternyata tidak sesuai ekspektasi karena lebih lezat yang ada di Medan. Harganya juga pun lebih murah dan cocok dengan rasa yang ditawarkan. Hanya saja namanya liburan harus coba donk kuliner di tempat lokal.

Lokasi: Lebuh Carnarvon, George Town, 10100 George Town, Pulau Pinang, Malaysia

Opening Hours:

Setiap Hari

16.30 s/d 23.30

4. Macallum Street Night Market

Night market yang satu ini pun selalu ramai dan tentu lebih besar daripada yang Saya tuliskan pada nomor 1 sampai 3. Kalian harus lihat langsung sendiri biar bisa rasakan langsung vibes makan malam dengan beragam kuliner.

Selain bisa hunting kuliner, kawan melalak cantik pun bisa juga belanja kaos, mainan anak dan beragam lainnya. Oleh karena itu, sudah Saya katakan bahwa Macallum street night market ini memang lebih besar dan lengkap.

Lokasi: Lintang Macallum 1, Pengkalan Weld, 10300 George Town, Pulau Pinang, Malaysia

Opening Hours:

Senin : 17.00 s/d 22.30

Hari Lain Tutup

5. Batu Ferringhi Night Market

Selanjutnya night market yang menarik dikunjungi di Penang yaitu berada di kawasan Batu Ferringhi. Bisa melihat beragam penjual berada di pinggir jalan. Tidak hanya jajanan, ada pakaian, mainan dan lampion menarik yang semakin malam tentu lebih menyenangkan.

Tentunya lebih asik jika kalian memang bermalam di kawasan Batu Ferringhi donk. Jika menginap di George Town pastinya lumayan jauh untuk kembali pada malam hari. Nah, ambillah satu malam untuk tinggal di dekat Batu Ferringhi sehingga mau sampai kedai tutup pun tetap aman saja.

Lokasi: Jalan Pantai Batu, Taman Pantai Batu, 11200 Tanjong Bungah, Pulau Pinang, Malaysia

Opening Hours:

Setiap Hari

19.00 s/d 00.00

Well, tentunya masih banyak night street food Penang lainnya. Saya pun masih berminat mau kunjungi lagi dan cari beberapa yang belum pernah dicoba. Gimana dengan kalian, gaes? Adakah yang punya rekomendasi? Boleh beri komentarnya yuk di bawah ini!
















Ketika menjelajahi Jogja tentu ada banyak aktifitas yang ingin dilakukan, begitu pula dengan tempat wisata yang mau dikunjungi pun beragam. Satu lagi aktifitas menyenangkan adalah hunting kuliner,beragam jajanan lokal ingin dicobain dengan hati gembira.

Siang itu, Saya punya jadwal bertemu dengan seorang teman yang merupakan blogger Jogja. Kami pun akhirnya memutuskan untuk bertemu di The House of Raminten Jogja. Sebelumnya Saya belum pernah ke restoran tersebut meskipun sudah beberapa kali main ke Jogja.



Nama "Raminten" sudah tidak asing di telinga tetapi memang kesempatan belum ada kesana sebelumnya. Ketika teman mengajak ke Raminten maka Saya pun langsung mengiyakan ajakan tersebut. Kami pun langsung bertemu disana karena Saya pergi ke Gramedia Sudirman Jogja terlebih dahulu.

Review The House of Raminten

Cari Tahu The House of Raminten

Kawan-kawan melalak cantik yang belum tahu bahwa The House of Raminten ini adalah salah satu rumah makan yang berlokasi di Kotabaru, Gondokusuman, Yogyakarta.

Menurut informasi yang dibaca dari Wikipedia bahwa Rumah makan Bakpia Raminten dibuka pada tanggal 26 Desember 2008 oleh Hamzah Sulaeman. Meskipun Hamzah adalah salah seorang penerus Grup Mirota, rumah makan ini tidak diberi nama yang mengandung unsur Mirota melainkan dari nama tokoh yang ia perankan di acara televisi Jogja TV yang berjudul Pengkolan, yaitu Raminten.




Hal-hal Unik di Raminten

Ketika Saya memasuki ruangan utama restoran memang sangat ramai bahkan sudah terlihat sejak tiba di depan restoran yang sudah banyak kendaraan baik sepeda motor maupun mobil. Tentunya ada daya tarik yang menjadikannya begitu disukai pengunjung baik dari lokal Jogja maupun wisatawan dari daerah lainnya.

Jika melihat langsung tampak desain rumah makan The House of Raminten menyerupai rumah pada umumnya. Kita masuk ke bagian utama melewati teras yang digunakan sebagai tempat menerima tamu dilengkapi dengan resepsionis, televisi, kereta kencana, dan sepeda kuno untuk latar belakang berfoto.




Area makan terdapat di tiga lantai, berupa meja makan berkursi atau lesehan, serta pendopo di tengah-tengah ruangan di lantai satu. Sebenarnya memang banyak pilihan tempat duduk tetapi saat pengunjung ramai berdatangan tentu akan penuh.

Kalian yang main ke Raminten akan merasakan suasana khas tradisional terutama melihat para staf yang mengenakan pakaian tradisional. Terlihat ganteng dsn cantik dengan balutan baju tradisional seperti itu. 

Pelayanan Restoran


Saya selalu mengutamakan pelayanan ketika mengunjungi suatu tempat baik untuk makan maupun berbelanja karena itu adalah kunci kenyamanan. Sejak awal datang memang sudah disambut ramah di bagian depan reestoran sehingga ada nilai lebih juga dari situ.




Ketika sudah duduk pun tetap diberikan bantuan dengan baik terutama saat menanyakan menu makanan maupun minuman yang belum pernah dicoba. Saat memilih menu memang Saya hanya melihat yang umum dan yakin akan cocok di lidah.

Menu Makanan dan Harga

Selain pelayanan, tentu menu makanan dan harga pun harus sesuai. Jangan sampai makanan terlalu maha tetapi rasanya tidak sesuai di lidah. Syukurnya memang masih masuk akal rasanya dan harga menu di The House of Raminten.

Pada saat itu tidak sempat melihat harga satu persatu tetapi masih terjangkau untuk kantong menengah deh. Varian makanan juga menarik mulai dari menu utama, menu dessert, menu lauk maupun menu snack.




Nama-nama menunya pun unik dan sepertinya memang banyak menggunakan bahasa Jawa seperti Sekul Ulamsari, Goedangan, Songgo Langit, Nasi Tenong dan masih banyak lagi. Saya tertarik dengan beberapa nama tetapi tidak berani pesan sih. Pesanannya Saya pun cuma bakmi goreng saja karena susasana sore itu juga gerimis manja tetapi minuman tetap pakai es sih.




Ada kawan-kawan yang punya pengalaman santai dan nikmati sajian di The House of Raminten Jogja? Yuk boleh berbagi cerita di kolom komentarnya di bawah ya! 



The House of Raminten Jogja
Jl. Faridan M Noto No.7, Kotabaru, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55224
Opening Hours:
Every Day: 09.00 s/d 00.00   










 Bagi traveler kemudahan dalam memilih makanan terutama halal tentu sangat penting. Saya sebagai wanita muslim begitu mempertimbangkan pencarian makanan ini saat liburan. Mungkin bagi sebagian lainnya akan biasa saja jika bisa makan beragam menu tanpa perlu tahu halal atau tidak.

Meskipun sebenarnya tidak mengetahui secara pasti apakah makanan yang dimakan sungguh halal atau sekedar label saja. Tetapi setidaknya sudah ada diketahui sejak awal bahwa makanan bisa dikonsumsi.

McDonald's Penang


Cari Aman Makan di McD Saja

Salah satu tempat makan biasanya menjadi tujuan jika mencari aman sesuai lidah, pasti saya main ke makanan cepat saji. Dan paling sering tentu saja McDonald's dengan beragam pilihan menu sudah sesuai dengan lidah orang Indonesia.

Sausnya sendiri sih biasa tetap bawa dari Indonesia saja karena menurut saya memang kurang pedas untuk dimakan dengan ayam dan kentang goreng krispi. Terkesan berlebihan sih tentu saja tidak donk karena memang banyak warga Indonesia bawa saus sendiri saat liburan ke beberapa negara.

Nah, beberapa waktu lalu ada banyak pula yang menanyakan bagaimana caranya beli McDonald's di negara lain khususnya Malaysia. Apakah sistem sama atau ada cara khusus sehingga nantinya membantu juga kawan traveler lain mau beli McD disana.

Saya pun langsung memutuskan untuk membagikan pengalaman beberapa kali beli McD di Malaysia baik di Kuala Lumpur, Penang bahkan Taiping lho. Hanya saja untuk beragam foto-fotonya tidak ada dikarenakan momennya saat awal menjadi traveler tahun 2016 dan 2017 lalu.

Sebenarnya tidak selalu aman makan di McD bahkan mungkin di negara lain dengan tidak banyak warga muslimnya. Hal ini pernah ditemukan ketika di Thailand, kami pikir akan aman saja beli di McD tapi syukuirnya petugas langsung mengatakan bahwa no halal alias memang tidak halal.

Cara Beli McDonald's di Penang

Berhubung baru-baru ini beli McD di Penang maka artikel ini masih fresh lah,gaes. Saat itu, belum makan siang dan sedang malas jalan kaki menelusuri jalanan mencari hidden gem. Memutuskan saja untuk langsung naik taksi online dari penginapan ke kawasan Komtar.

Langsung melihat ada Prangin Mall, First Avenue, Komtar Mall sehingga bisa cari beragam pilihan makanan di cafe atau resto. Setelah lelah berkeliling lihat beragam toko yang menjual produk-produk fashion, saya pun langsung melihat ada tulisan McDonald's di Prangin Mall.

Kaki pun langsung saja coba melewati kedai cepat saji tersebut dan lihat situasi ramai atau tidak. Berhubung memang sudah lapar dan waktu menunjukkan jadwal makan siang maka langsung saja berhenti dan melihat beberapa warga lokal sedang beli juga.

Awalnya memang masih memantau karena mau tahu terlebih dahulu sih. Khawatir juga ada sistem yang berbeda meskipun sebelumnya sudah berkali-kali beli McD ini di Malaysia. Saya pun langsung ke mesin pembelian yang berjajar di pintu masuk.

McDonald's Penang


Sudah tahu mau pesan apa saja sehingga hanya melihat beberapa menu sejenak. Setelah akhirnya memutuskan makanan yang mau dibeli, saya pun ikuti langkah-langkah di layar mesin pemesanan sampai akhir bagian pembayaran. Tentu saya pilih bayar tunai di kasir saja berhubung tidak punya kartu kredit juga.

Sebenarnya bisa saja bayar pakai debit sih tapi memang saat itu sedang banyak uang cash maka lebih pilih bayar di kasir. Saya pun sempat lupa memberikan karcis ke bagian kasir sehingga agak lama menanti dipanggil. Baru sadar ternyata karcis belum diberikan makanya tidak masuk antrian pembayaran.

McDonald's Penang


Selesai pembayaran, saya pun masih harus menantikan nomor pemesanan dipanggil karena ada beberapa antrian. Mau langsung duduk tapi masih ragu juga lihat sekeliling. Hingga akhirnya cari bangku dan duduk sambil menunggu nomor antrian dipanggilkan oleh staf McD.

Nah, jadi langkah-langkah cara beli McDonald's ini yaitu:

1. Pesan menu yang diinginkan di mesin pemesanan, sudah layar sentuh sehingga sangat mudah untuk tekan sana sini keinginan kita.

2. Lanjut terus sampai akhir bagian pembayaran, bisa bayar di kasir atau langsung pakai kartu. Jika mau bayar di kasir langsung klik saja dan karcis nomor akan keluar.

3. Segera menuju kasir serahkan nomor tersebut dan siap bayar saja langsung ke kasirnya,bisa tunai kok jika tidak punya aneka kartu.

4. Setelah itu, antrian kembali untuk tunggu makanan siap diambil. Lebih baik langsung cari bangku saja sehingga makanan siap bisa duduk donk.

Mudah sekali bukan cara pembeliannya? Memang hampir sama saja dengan cara beli di Indonesia sih. Hanya kadang kita pasti ada rasa segan dan grogi ketika di negara orang lain terutama jika dilihatin saat pesan di mesin.



Older Posts

Total Tayangan Halaman

HELLO, THERE!


Hello, There!
Hello, There!
My name is Ririn Famur Wandes Rahayu Lubis. I am from Medan, North Sumatera, Indonesia.

Find More



LET̢۪S BE FRIENDS


recent posts

Labels

Blogger Medan Cafe Medan English Article Lifestyle Blogger Review Cafe Solo Backpacker Tips Melalak Cantik Tips Traveling Wisata Asia Tenggara Wisata Indonesia

Blog Archive

Postingan Populer

  • T-Garden Medan,Resort and Ranch Instagramable ala Bali
    T-Garden Medan Resort and Ranch menambah daftar tempat wisata baru yang santai dengan konsep nuansa kekinian ala Bali yang instagram...
  • Pengalaman Pertama Nge-Grab ke Kualanamu International Airport
    Rasa bahagia dan syukur tak terhingga dihaturkan kepada Sang Pencipta sejak membaca sebuah email pengumuman yang menyatakan bahwa aku te...
  • Asian Make Up with PIXY TWC Cover Smooth and PIXY Lip Cream
    Setiap wanita selalu ingin tampil cantik dan mempesona. Definisi cantik dari setiap wanita pun berbeda-beda,begitu juga kaum lelaki y...
  • Menikmati Wisata Seni 3D Art Magic Eye Museum Kawasan Bandara Kualanamu
    Menikmati wisata seni 3 dimensi di hari libur memang menyenangkan dan semakin seru apabila dinikmati bersama keluarga, para sahabat mau...
  • Imajinasi, Creativity, dan Teknologi Ciptakan Konten Kreatif Masa Kini
    Kehidupan manusia melalui banyak proses yang tidak sederhana. Manusia yang diciptakan juga berproses hingga akhirnya kembali lagi ke s...

Community

selebgram medan

Intellifluence Trusted Blogger


 

Created with by BeautyTemplates | Distributed by blogger templates