Keindahan Kek Lok Si Temple Penang Mengisahkan Kenangan

by - September 15, 2020

Hello kawan melalak cantik,bagaimana menghadapi pandemi ini?. Meskipun tidak bisa kemana-mana tapi tetap bisa memandangi berbagai tempat wisata yang indah dari dunia maya. Sekarang,semua bisa dilakukan melalui virtual saja. So,kenapa enggak jalan-jalan melalui foto dan tulisan via blog melalak cantik hari ini?.

Keindahan Kek Lok Si Temple Penang Mengisahkan Kenangan

Hari ini,saya ingin mengajak kawan-kawan untuk melalak cantik menuju Pulau Penang,menelusuri keindahan Kek Lok Si Temple yang berada di kawasan Air Itam. Btw,kawan melalak cantik yang ingin liburan ke Penang,bisa baca referensi penginapan dalam artikel Review Hotel Royal PenangNah, untuk backpacker mencari hostel sekitar 100 ribuan bisa juga mampir ke Review Tido Hostel Penang Murah Meriah.


Meskipun perjalanan ke Penang sudah beberapa kali tapi untuk menikmati keindahan Kek Lok Si Temple ini baru tahun baru 2020 lalu. Saya yang melakukan perjalanan lebih dari 10 hari di Penang memasukkan Kek Lok Si Temple ini sebagai tempat wisata yang ingin dikunjungi. Sebelumnya memang pernah ke kawasan ini tapi hanya ke Penang Hill sekitar tahun 2016. Nanti,akan ada artikel khusus juga yang membahas liburan kesana agar kamu ikut merasakan keseruan liburan bersama teman-teman.

Perjalanan ke Kek Lok Si ini pada awal tahun baru 2020,berangkat sekitar pukul 10.00 pagi dari Tido hostel menggunakan grab menuju terminal KOMTAR. Ada banyak pilihan nomor bus rapid Penang di terminal tersebut. Kita sebagai penumpang bisa memilih sesuai tujuan. Sebelum berangkat,saya sudah mencari informasi mengenai nomor bus tujuan air itam yaitu nomor 201,203,200 dan jika saya dari Tido Hostel jalan ke stasiun Jalan Penang bisa naik bus 502,204.

Saat di terminal,saya bertemu dengan orang Indonesia yang juga sedang liburan. Mereka berkeluarga namun belum tahu nomor bus yang akan digunakan menuju Penang Hill. Saya mengajak untuk bergabung saja naik bus yang sama. Ternyata mereka juga mau mengunjungi Kek Lok Si Temple sehingga bisa bareng kesana kemudian setelah itu bisa lanjut menuju Penang Hill. Senang rasanya bertemu traveler dari negara asal yang sama dan ini berbeda dari biasa ditemui karena kali ini tidak sombong dan mau berkomunikasi. Kami pun mengobrol banyak apalagi dari jurusan pendidikan kuliah yang sama maka obrolan makin menarik.

Saat tiba di Kek Lok Si Temple,kami pun berpisah sesuai arah kesenangan masing-masing. Berhubung mereka sekeluarga pasti gerakan jalannya lebih lama dan saya sendirian maka lebih cepat dan sigap untuk naik ke atas wihara. Melihat ke kanan dan kiri,ramai pengunjung yang sedang liburan apalagi masih suasana tahun baru.



Mengenal Kek Lok Si Temple

Kawan melalak cantik yang belum pernah melihat wihara ini pasti bertanya-tanya tentang tempat tersebut. Wihara Kek Lok Si atau Wihara Kek Lok merupakan pusat ziarah penting bagi umat buddha dari Hong Kong, Filipina, Singapura dan negara-negara lain di Asia Tenggara. Kek Lok Si ini adalah ebuah wihara yang terletak di Air Itam, Penang menghadap laut dan memiliki pemandangan yang mengesankan, dan merupakan salah satu wihara yang terkenal di pulau.


Menurut informasi dari Wikipedia yang saya baca, seluruh kompleks dari wihara ini dibangun selama periode dari 1890 sampai 1930, sebuah inisiatif penuh inspirasi dari Beow Lean, sang kepala wihara. Daya tarik utama dalam kompleks ini adalah Pagoda Rama VI (Pagoda Sepuluh Ribu Buddha) berlantai 7 yang menarik perhatian dengan 10.000 patung Buddha dari pualam dan perunggu, dan patung perunggu Guan Yin, Dewi Welas Asih setinggi 30,2 meter (99 ft).

Pembangunan wihara dimulai pada tahun 1890 dan selesai pada tahun 1905. Wihara ini diilhami oleh Beow Lean, kepala wihara Kuil Dewi Welas Asih di Pitt Street pada tahun 1887; dia sebelumnya mengabdi di Biara Kushan di Fujian,Tiongkok. Tempat yang dipilih oleh Beow, sebuah lokasi spiritual di perbukitan Ayer Itam, yang menghadap laut, bernama "Gunung Bangau". Wihara ini didirikan sebagai cabang dari "Vatikan Buddhis" di Gunung Drum di Fuzhou, Provinsi Fujian. Beow Lean adalah kepala wihara yang pertama. Bangunan-bangunan dari kompleks wihara disponsori oleh lima pebisnis Tionghoa terkemuka Penang yang dikenal sebagai "taipan Hakka". Mereka adalah Cheong Fatt Tze, sepupunya Chang Yu Nan, Chea Choon Seng, Tye Kee Yoon, dan Chung Keng Kooi. Pengumpulan dana untuk membangun wihara ini juga difasilitasi dengan mendedikasikan bangunan dan artefak atas nama donatur wihara.



Hal Menarik yang Dilakukan di Kek Lok Si

Sebagai solo traveler tentunya saya sangat menikmati perjalanan mengelilingi bangunan yang megah ini. Memang tidak semua sudut bisa ditelusuri berhubung lelah dan lapar juga sih. Mulai dari pintu masuk,saya melewati penjual souvenir yang menawarkan aneka bentuk barang dagangannya. Memandangi apa saja yang dijual,ada sih niat mau beli untuk oleh-oleh rekan kerja tapi akan lebih asik berbelanja setelah sudah selesai memotret wihara.




Begitu sampai di bagian tingkat pertama tentunya masih ngos-ngosan a.k.a lelah banget. Jarang olahraga tentunya membuat kaki semakin pegal ketika menanjak hingga ke atas. Tapi senang banget sih karena bisa melihat pemandangan yang indah dari atas temple ini. Sejauh mata memandang ada pemandangan hijau dan sentuhan berwarna merah. Rasa capek selama perjalanan cukup terbayar,syukurnya bawa minum sehingga tidak sulit mencari air.


Di bagian ini,saya bertemu banyak sekali cewek-cewk yang merupakan warga Indonesia dengan logat batak. Dari penampilan dan cara mereka berperilaku bisa kelihatan jenis kegiatan yang dilakukan di negeri jiran ini. Suara yang menggelegar dan tampak tidak mengetahui etika di tempat umum. Saya pun cukup melihat saja tanpa banyak berbicara hingga akhirnya saya melihat mereka mengobrol dengan rombongan para lelaki yang kelihatan juga pekerja berat disana. Tapi,sudahlah tidak perlu dibahas terlalu panjang tapi yang jelas mereka banyak menjadi sorotan beberapa orang karena suara dan tingkah laku yang ditampilkan.

Kita lanjut yuk, nah saya pun sibuk memotret menggunakan gorila pod. Mau foto diri sendiri cukup meletakkan gorila pod dan bergaya sesuai selera. Oh ya,sempat juga minta bantuan dari kumpulan cewek-cewek tadi tapi mereka menolak untuk membantu. Hingga menemukan orang lain yang mau bantu mengambilkan foto dengan spot bagus versi melalak cantik.





Saya pun berkeliling ke beberapa sudut,ada tampak yang sedang beribadah di beberapa lokasi. Kemudian melihat pasangan-pasangan yang berpose romantis dan bahagia dengan view yang indah. Ada juga pasangan antar bangsa terlihat asik membaca tulisan-tulisan informasi yang tertera. Disana juga banyak orang tua yang meminta-minta bahkan memohon untuk diberikan uang.

Sebenarnya akan lebih menyenangkan jika berpergian ramai bersama teman karena bisa saling memotret,canda tawa atau menjelajah lebih jauh bersama-sama. Sendirian memang tidak kalah asik karena bisa lebih lama di satu spot yang menurutku menarik untuk berlama-lama. Selain itu,bisa lebih puas belajar banyak dan melihat bangunan dari wihara tersebut. Oh ya,beli souvenir juga bisa di bagian atas tapi kebanyakan khas buddha.




Di sudut lain,ada kolam ikan juga loh dan beberapa pengunjung banyak juga betah disitu berlama-lama sambil melihat ke kolam. Sepertinya ada makna tertentu dari setiap sudut yang ada di Kek Lok Si Temple. Yeah,berhubung saya bukan penganut kepercayaan maka hanya sekedar mau belajar sejarah Kek Lok Si dan menikmati karya indah tersebut.




Kawan melalak cantik yang mau kesana bisa banget nanti setelah pandemi berakhir. Sekarang belum bisa memasuki Malaysia,semoga ada kesempatan lain kali untuk pergi kesana lagi. Btw, apa nih tempat wisata menarik yang selalu menjadi pilihan dikunjungi di negara tertentu?. Apakah tempat ibadah?, wisata alam atau sejarahnya?. Ayo,komentar di kolom bawah agar bisa saling berbagi dan bercerita.











Penang Kek Lok Si

Lokasi: Air Itam, Georgetown
Tel: +604 828 3317
Biaya Masuk: Pagoda - RM2
Incline lift - RM2







You May Also Like

0 Comments

Hai kawan melalak cantik, silahkan berkomentar yah