facebook twitter instagram linkedin
  • Home
  • Travel
    • Wisata Indonesia
    • Wisata Asia Tenggara
    • Wisata Turki
  • LifeStyle
    • Beauty
    • Healthy
  • About Me
  • Kontak Informasi

Melalak Cantik- Travel Blog Ririn Wandes

 Bukan kunjungan pertama kali ke Jakarta tetapi baru ini menginap di Novotel Cikini. Sejak tahu dapat kesempatan bisa menginap selama seminggu di hotel tersebut, Saya pun langsung mencari tahu mengenai beberapa hal terkait.



Saya pun ingin merekomendasikan ke kawan-kawan melalak cantik yang nantinya punya rencana ke Jakarta bisa coba nginap disana. Bukan hotel bintang 5 tetapi sudah bisa rasakan kenyamanan selama berada di hotel tersebut.

Novotel Cikini Jakarta Pusat menawarkan pengalaman menginap yang berkesan sehingga ingin kembali suatu hari ini. Sejak awal tiba sudah disambut baik oleh security bagian depan bahkan dengan sigap menurunkan koper dari mobil.

Fasilitas Hotel

Seperti hotel kebanyakan untuk standard Bintang 4, Novotel Cikini juga memberikan pelayanan terbaiknya dengan fasilitas menyenangkan. Saya begitu suka dengan tersedianya kolam renang meskipun kecil tapi tetap bisa melihat keindahan sekitar gedung-gedung tinggi.



Selain itu, tentu saja ada gym, ruangan meeting, restoran serta kamar yang beragam tipe. Saya menginap di kamar yang seharga sejuta per malam, awalnya memang harus tidur bersama seorang teman yang merupakan partisipan juga tetapi ia pilih pesan lagi bersama suami dan anaknya.

Saya pun bisa merasakan nikmati kamar deluxe seorang diri meskipun tetap double bed. Bisa melihat view ke luar jendela dan ada kereta api yang berlalu lalang. Ketika pagi dan sore menuju malam nikmati sensasi pemandangan lampu dari bangunan-bangunan tinggi.

Pelayanan

Seperti diinformasikan sebelumnya bahwa pelayanan dari hotel ini memang sudah bagus mulai dari ketibaan bahkan selama disana hingga check out. Beberapa kali menitipkan barang ke resepsionis pun tetap disambut baik bahkan peserta lain minta tolong print tugas juga masih bisa.

Saat makan di restoran pun disambut baik dengan aneka menu makanan yang beragam. Selama seminggu begitu menikmati makanan mulai dari sarapan sampai makan siang. Semuanya enak dan memang cocok di lidah terutama untuk menu makanan international dan aneka dessert.

Kalian punya pengalaman nginap di Novotel Cikini? Yuk boleh berbagi juga di kolom komentar.



Novotel Cikini Jakarta Pusat



Jl. Cikini Raya No.107 109, Cikini, Kec. Menteng, Jakarta, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10330













 Berbicara tentang penginapan di Medan, tentu saja sudah cukup banyak pilihan. Semua bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan budget yang ingin dikeluarkan. Selama ini selalu mempertimbangkan beberapa hal saat ingin staycation terutama sendirian.

le polonia hotel medan


Review Le Polonia Hotel Medan

Ingin pindah kamar tidur untuk mengganti suasana tetapi tetap harus lebih nyaman dari kamar sendiri terutama dari sisi fasilitas. Jadilah pemilihan kamar tidur harus tepat seperti ketika memutuskan untuk staycation sendiri di Le Polonia Hotel Medan. Apa saja sih yang menjadi pertimbangan? Silahkan simak review sampai selesai!

First Impression

Jika melihat suasana hotel pertama kali memang tampak bangunan lama tetapi ternyata isi furnitur dalam kamar cukup modern. Hanya saja untuk beberapa properti seperti telepon, bathtub atau lainnya yang di dalam kamar mandi tampak memang sudah lama.

Ketika berada di lobi terlihat suasana hangat dan ada kesan kenyamanan meskipun masih kategori tidak luas lobi hotel tersebut. Saat di pintu masuk, seperti hotel pada umumnya yang disambut oleh petugas hotel dan kemudian langsung menuju resepsionis untuk check in.

Fasilitas Hotel

Beberapa fasilitas dari hotel ini tersedia namun paling menarik memang kolam renang. Saya termasuk traveler yang selalu mencari fasilitas tersebut karena suka bersantai di pinggiran kolamnya. Fasilitas lainnya dari hotel ini tentu ada termasuk restoran, ruang untuk beragam event sehingga jika mau booking bisa disesuaikan dengan kebutuhan.



Kalian sendiri biasa apa sih yang dipertimbangkan saat memilih hotel? Boleh berbagai cerita di kolom komentar yuk!

Lokasi Le Polonia Hotel Medan

Jl. Jenderal Sudirman No.14-18, Madras Hulu, Kec. Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara 20152

 Karibia Boutique Hotel Medan mungkin tidak menjadi prioritas utama saat mau staycation terutama jika mau nikmati beragam fasilitas. Bisa dikatakan memang hanya cocok untuk persinggahan di malam hari, tempat menginap saat liburan dengan budget terjangkau. Review selengkapnya dibaca sampai selesai yuk! 

review karibia hotel medan


Sebelum membahas lebih jauh pengalaman menginap di Karibia Boutique Hotel, boleh baca juga Review Hotel Four Points by Sheraton Medan. Nah, untuk traveler yang cari hotel untuk staycation ada kolam renang bisa pilih Hotel Four Points tersebut.

Review Karibia Boutique Hotel Medan

Ini merupakan pengalaman pertama kali bermalam di Karibia Boutique Hotel Medan. Sebenarnya memang bukan menjadi tujuan utama untuk menginap disini. Namun, situasinya adalah sedang musim PON Sumut-Aceh sehingga hampir semua hotel penuh dan harga menjadi di luar normal.

Bersyukur saja seorang teman sudah mencari dan memesan hotel sejak beberapa minggu sebelum jadwal menginap di hotel. Meskipun tetap saja penuh dengan atlet kickboxing dari berbagai daerah yang siap bertanding. Setidaknya mendapat harga yang masih normal dan sekalian cuci mata juga sih sembari menginap di Karibia Boutique Hotel Medan ini.

Awal rencana mau menginap hotel padahal tempat tinggal berada dalam kota yang sama ini dikarenakan pergi konser Sheila on 7 di Medan. Dikarenakan tidak ingin pulang kemalaman dan takut juga sudah larut harus balik ke rumah. Itulah akhirnya kami memutuskan untuk menginap di hotel saja meskipun akhirnya tidak semua ikutan.

Fasilitas Karibia Hotel 


Ketika menginap di sebuah hotel pasti mencari tahu mengenai fasilitas karena menjadi modal utama dalam kenyamanan. Tidak ada yang mau kembali menginap tanpa rasa aman dan nyaman. Meskipun ini hanya short staycation tetap saja beberapa hal menjadi pertimbangan termasuk fasilitas hotel.

Well, bisa dikatakan fasilitas di hotel ini kategori standard pada umumnya sesuai rating hotel bintang 4. Hal yang disayangkan memang tidak ada kolam renang karena biasanya itu jadi pertimbangan utama bagi Saya mau staycation.

hotel karibia boutique



Tetapi bisa saja memang hotel ini ada pertimbangan tersendiri karena lokasinya sudah di pusat kota sehingga sudah diakses darimana saja. Jadi, bisa saja mengutamakan untuk perjalanan bisnis maupun orang-orang yang memang cari persinggahan bermalam saja.

Dengan mengeluarkan biaya sekitar 500 ribuan, Saya sudah mendapatkan satu ruangan superior double atau twin room dengan isi kamarnya terdiri dari dua bed, sebuah televisi, bangku dan meja kaca, kursi di depan meja pembuat teh yang bisa sekaligus digunakan buat kerja sih.

kamar karibia hotel



Isi lainnya dari kamar ini adalah ada lemari pakaian, meja kecil berlaci di tengah bed, sebuah kaca berukuran full body, brankas dań tentu saja ada kamar mandi di dalam juga dengan walk-in shower, bidet dan hairdryer. Selain itu, fasilitas kamar lainnya yang diberikan gratis seperti sendal kamar, aneka toiletries, dan 2 handuk.

fasilitas karibia hotel



Jika memilih kamar dengan tipe deluxe double atau twin tower maupun executive double atau twin tower tentu akan mendapat kamar berukuran lebih luas. Harganya tentu saja berbeda dengan superior bed yang Saya pesan itu.

Oh ya, variasi makanan saat sarapan di Marine Resto & Bar Karibia sudah lumayan bervariasi tetapi berhubung ramai atlet atau pengunjung hotel maka banyak tidak kebagian makanan. Saya pun hanya makan sedikit lupis dan nasi goreng dengan telur dadar saja. Minuman dingin terdiri dari es lemon dan jeruk serta ada pilihan kopi dan teh hangat.

Di pagi hari mau nikmati SPA dan GYM ada juga kok di lantai atas tetapi untuk SPA ada biaya tambahan donk. Saat itu, Saya mendapat voucher 100 ribuan tetapi tidak digunakan karena sedang tidak berminat mau SPA. Begitu juga dengan gym, berhubung sedang ramai atlet maka tidak mau bergabung terlalu ramai di ruangan gym.

Oh ya, buat Kawan-kawan Melalak Cantik yang mau mengadakan acara dengan jumlah tamu yang cukup banyak bisa pakai Grand Ballroom dari Karibia Hotel lho. Tentu saja tanyakan langsung untuk penawaran harganya di kontak yang tersedia pada website resmi. Ada pula ruangan konferensı seperti Crystal Carribean untuk meeting bersama beberapa orang

Pelayanan Hotel


Saya bisa katakan untuk pelayanan sudah cukup bagus dengan keramahan dan menjawab pertanyaan serta kebutuhan customer dengan ramah. Saat itu, teman mau menitipkan mantel hujan yang batal dibawanya ke konser dan resepsionis menyambut baik.

hotel karibia medan



Selain itu, esok hari juga teman menelepon resepsionis untuk minta diperpanjang waktu check out hingga pukul 1 lewat. Awalnya mau sampai pukul 3 sore tetapi penambahan biaya cukup lumayan dan jika tambah duit lagi bisa menjadi biaya per malam. Oh ya, untuk check in Hotel Karibia Medan ini sekitar pukul 14.00 wib dan check out pukul 12.00 wib.


Rating:
Service/Pelayanan: 8,5/10
Fasilitas: 8/10
Ambience: 8/10
Harga: 8/10




Alamat Karibia Boutique Hotel Medan
Jl. Timor No Blok J No.I-IV Blok J, Gg. Buntu, Kec. Medan Tim., Kota Medan, Sumatera Utara 20231

Saya akhirnya punya pengalaman bermalam di Melaka pada akhir tahun 2023 lalu. Voyage Home and Guesthouse Melaka menjadi tempat persinggahan menghabiskan malam sambil bercanda tawa. Segala rasa bercampur terutama saat malam hari semakin terasa sensasinya.

Review Voyage Home and Guesthouse Melaka

Bepergian ke Melaka berkali-kali memang tidak pernah membosankan karena selalu ada saja momen tersendiri yang selalu diingat dan dikenang. Saya pun selalu merasa senang bisa menginjakkan kaki lebih dari sekali ke Melaka.

Biasanya hanya one day trip yang tentu saja harus berkejaran dengan waktu termasuk untuk mendapatkan bus terakhir pada hari itu. Setelah berkali-kali akhirnya ada pula momen ini untuk bisa menginap semalam di Melaka. Apakah penginapan ini direkomendasikan? Simak selengkapnya dan baca artikel ini sampai selesai yha!

voyage home and guesthouse melaka


Kesan Pertama Voyage Home and Guesthouse

Kenapa Saya langsung mau menceritakan kesan pertama? Karena memang sejak tiba sudah ada rasa takut dengan suasananya. Seketika pikiran teringat kembali ke masa beberapa tahun silam saat menginap di penginapan Penang bersama seorang teman perempuan.



Well, kali ini Saya pun berdua dengan teman perempuan yang tentu saja masih terlihat biasa saat pertama tiba di penginapan. Namun, cukup kaget karena tampak sepi dan terdapat patung pada bagian ruang tamu.

Saya memang bukan penakut tetapi selalu merasa seram saat melihat ada patung besar yang sedang bersandar dengan pencahayaan minim pula. Kami sempat memanggil beberapa kali tetapi belum ada yang keluar sehingga memberanikan diri untuk masuk saja.



Nah, kemudian ada penghuni penginapan yang keluar dan menyapa tetapi menyampaikan bahwa kami masih harus menunggu. Ternyata memang untuk semua urusan harus menuju Layang-layang Guesthouse.

Awalnya yang merasa takut dengan suasana yang begitu kental heritage, Saya pun langsung merasa disambut baik karena ternyata beberapa penghuni lainnya ramah. Terlihat mereka sedang sibuk menyiapkan makanan buat menyambut natal esok hari.

Merasa sedikit awkward dan creepy tentu saja saat mulai naik ke lantai dua menuju kamar yang akan dijadikan tempat bermalam. Siang saja sudah terasa gelap lorongnya, mungkin dikarenakan tidak dihidupkan lampu.

Saya semakin takjub saat sudah tiba di dalam kamar, furniturnya memang sudah lama dan rasanya kembali ke masa dahulu. Paling tidak kuat ketika harus melihat lukisan-lukisan di dalam kamar terutama jika objeknya adalah manusia.

Kami pun tetap membawa suasana biasa saja dan coba tertawa meskipun sebenarnya ada rasa panik jika membayangkan mau ke kamar mandi di malam hari. Sudah tak terbayangkan sih mau turun ke lantai bawah jika ingin buang air tengah malam.

Fasilitas Voyage Home and Guesthouse

Namanya guest house dengan harga terjangkau tentu tidak bisa terlalu banyak berharap sih. Tetapi cukuplah ada kamar mandi bersih, kamar tidur nyaman dan keramahan stafnya. Ternyata kami mendapatkan handuk dan ada pula selimut.

Inilah fasilitas standar yang didapatkan dengan dua tempat tidur dan wastafel di dalam kamar. Oh ya, ada pula lemari tetapi kami tidak berani membukanya. Lagi pula, kami tidak membawa banyak barang, hanya baju ganti untuk pulang esok hari saja.



Menurut Saya, menyenangkan saat staf dan penghuni lainnya yang ramah dan terus menawarkan kami untuk gabung nikmati makan malam. Tentu saja sebenarnya ingin bergabung untuk bersosialisasi namun kami sudah punya rencana mau keliling Jonker Walk di malam hari.

Sebenarnya bagi traveler yang mau tinggal lebih lama akan menyenangkan dengan harga terjangkau dan fasilitas yang cukup pula. Saya melihat ada komputer dan beberapa buku bacaan di ruang tengah, sepertinya itu tempat berkumpulnya para tamu. Bisa dikatakan memang ruang komunal deh dan ada dapur pula sehingga bagi mau menghemat bisa masak sih.



Well, itu saja cerita pengalaman menginap di Voyage Home and Guesthouse Melaka. Tentu saja jika kawan melalak cantik ada pengalaman disini boleh saja langsung bercerita di kolom komentar yha!




Lokasi Voyage Home and Guesthouse Melaka

4, Jalan Tukang Besi, 75200 Melaka, Malaysia






 Siapa disini yang kalo mau menginap di hotel pasti mempertimbangkan kolam renangnya? Toss dulu ah karena saya pun tipe tamu yang seperti itu. Biasanya ada moment pengen menginap di hotel yang menyediakan fasilitas kolam renang. Kali ini mau review kolam renang yang justru tidak menginap di hotelnya. Memang ada di Medan seperti itu? Ada donk, yuk simak artikelnya berikut ini!



Kawan melalak cantik banyak sekali yang sudah bertanya-tanya karena sering melihat story di instagram ketika sedang berenang. Nah, kali ini mau memberi tahu gimana caranya bisa berenang di Hotel Danau Toba Medan tanpa harus menginap di hotelnya.

Saya sudah tahu bisa berenang di hotel ini tanpa harus menginap sejak sekolah menengah atas. Saat itu, salah seorang anggota geng mengajak berenang dan maunya di hotel tersebut. Ternyata sebelumnya ia sudah pernah sehingga saya beserta teman lain mengikut saja.

Tentunya momen itu jadi yang pertama dan cukup lama sampai sudah bekerja baru bisa kesana kembali. Dulu masih sekolah pasti dana pun terbatas padahal biaya masuk cukup terjangkau. Sekian lama dari pengalaman berenang itu hingga sekarang bisa berkali-kali setiap minggu.

Perlu diketahui bahwa biaya masuknya sangat murah, hanya 35 ribu saja sudah bisa berenang sepuas hati lho. Saya biasanya hanya beberapa jam saja karena memang sekaligus dari lari pagi. Berhubung Lapangan Benteng memang sangat dekat dengan Hotel Danau Toba. Saya pun memilih untuk ambil kolam tersebut saja.

Fasilitas Kolam Renang

Jika kita lihat dari sisi kolam renang memang standard pada umumnya, ada terdiri satu kolam yang saling terintegrasi. Meskipun kedalaman berbeda tetapi berada dalam satu kolam yang sama. Penandanya ada papan informasi yang menyatakan tentang tingkat kedalaman. 



Anak-anak bisa berada di kolam sisi belakang yang terbatas oleh bebatuan tinggi bertuliskan Danau Toba. Tetapi untuk bagian depan pun bisa saja asal dalam pantauan orang tua. Jika kamu mau melatih skill berenang tentu bukan disini tempatnya karena ini memang kolam renang santai.

Selain fasilitas kolam, ada pula fasilitas taman bermain sehingga anak-anak bisa nikmati perosotan, ayunan, jungkat jungkit di bagian luar. Anak-anak semakin bahagia karena kolam renang menyediakan fasilitas untuk bermain.

Di dalam kolam juga terdapat cafetaria sehingga kamu yang ingin bersantai pun bisa duduk disana. Beberapa tempat duduk dengan tenda payung yang melindungi dari panas matahari atau hujan. Memang muatan tidak terlalu banyak tapi lumayan sih jika bawa keluarga untuk meletakkan barang-barang.

Sejauh ini, saya tidak menemukan loker makanya semua barang pengunjung hanya terletak di bawah tenda payung itu saja. Jika sudah penuh maka harus letakkan di bawah karena saya punya pengalaman seperti itu, harus rela membiarkan barang-barang di tanah.

Alamat Hotel Danau Toba

Jl. Imam Bonjol No.17, Madras Hulu, Kec. Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara 20112





 Sendirian berlibur ke Jogja tentu lebih baik menghemat budget penginapan terutama jika menghabiskan lebih dari 2 malam. Solo backpacker pastinya mau mengeluarkan dana lebih sedikit untuk penginapan karena ada biaya lainnya harus dikeluarkan tanpa bisa sharing cost dengan orang lain.

Sebenarnya Saya lebih suka menikmati kamar sendirian dikarenakan ada waktu untuk me time dan bercerita mengenai segala keluh kesah dengan diri sendiri. Tetapi ada masanya juga suka tidur di hotel kapsul atau dormitory saat traveling khususnya ketika berada di luar negeri karena bisa banyak lakukan interaksi dengan tamu lainnya.

Biasanya memang yang menginap di dormitory atau hotel kapsul itu para solo traveler yang mau hemat budget dan cari kawan di penginapan. Nah, bisa saja tidak semua orang nyaman seperti itu tetapi tidak sedikit pula yang lebih suka menginap ramai-ramai begitu.

The Capsule Hotel Malioboro


Pengalaman Pertama Nginap di Hotel Kapsul

Beberapa teman akan terkejut jika mendengar Saya mengatakan bahwa tidur di hotel kapsul. Membayangkannya saja sudah tidak mau kata teman karena pasti sesak berada di ruang sempit. Memang tidak semua orang bisa cocok berada di dalam kapsul hotel yang sempit, masih lebih bisa bernafas di kamar dormitory.

The Capsule Hotel Malioborov


Bagi Saya yang sudah mencoba beragam jenis penginapan maka sudah mulai terbiasa dengan sistem tidur di berbagai ruangan. Ini pertama kali nginap di hotel kapsul saat di Jogja karena sebelumnya pasti bermalam di hotel bintang 5 atau sekedar di hotel bintang 3 biasa.

Sejak awal memutuskan mau singgah ke Jogja juga dari Bandung, langsung kepikiran untuk cari penginapan yang nyaman dan ada nuansa tradisional. Tetapi tidak lama menonton review yang bernuansa Jawa langsung ada rasa takut ambil yang tradisional padahal aman saja tentunya. Hanya saja memang ada rasa takut dengan haunted hotel maka akhirnya memutuskan hotel kapsul saja.

Fasilitas dan Pelayanan The Capsule Hotel Jogja

Dengan budget yang terjangkau ini menurut Saya sudah cukup bagus hotelnya karena terutama kebersihan paling utama. Sejak awal turun di depan hotel langsung melihat halaman yang bersih, terpampang tulisan The Capsule Hotel Malioboro di depannya.

The Capsule Hotel Malioboro


Memang tidak berada di jalan utama kawasan Malioboro tetapi masih lebih mudah ditemukan karena cukup masuk ke dalam Jalan Sosrowijayan saja. Taksi online yang membawa Saya ke hotel tersebut pun berhenti, Saya pun segera langsung masuk membawa tas ke dalam.

Ketika sudah sampai disambut oleh bagian resepsionis yang melayani dengan ramah, menanyakan bukti booking dan langsung memberikan kartu ruang kapsul dan memberi beberapa informasi seperti kunci loker, sandal kamar mandi, handuk, sikat gigi, air mineral dan lain sebagainya.

Saya cukup puas dengan budget yang dikeluarkan hanya 100 ribuan karena bisa mendapatkan ruangan nyaman dengan televisi kecil di dalamnya, ada selimut, bantal yang tentu masih nyaman untuk tidur sendirian.

The Capsule Hotel Malioboro


Selain itu, fasilitas loker juga ada untuk menyimpan tas sehingga ruangan kapsul yang kecil tidak terganggu dengan beragam barang yang dimiliki. Sandal pun disediakan sehingga masuk kamar mandi dan menginjakkan kaki ke dalam ruang kapsul lagi tetap bersih.

Oh ya, WiFi juga lancar tentunya sehingga mau berselancar di dunia maya pun tetap asik saja. Serta tentunya bisa pesan lengkap dengan sarapan lho. Saya ambil satu hari yang pakai sarapan sehingga saat itu bayar 277 ribu sudah untuk dua malam. 

The Capsule Hotel Malioboro


Menurut Saya pelayanan pun masih kategori standard sih, tidak ada perlakuan menyebalkan dari para staff baik saat di bagian resepsionis maupun mini restoran. Ketika sarapan pagi diberikan roti bakar dan buah-buahan serta dibuatkan teh hangat. Itu sudah cukup buat Saya yang memang tidak banyak makan di pagi hari.

The Capsule Hotel Malioboro


Oleh karena itu, menyenangkan bisa dapat hotel murah di Jogja karena perlu yang terjangkau untuk sekedar tidur di malam hari. Selebihnya lebih banyak lakukan aktifitas di luar, namanya traveling pasti maunya menjelajahi setiap sudut kota donk. Gimana? Sudah dapat referensi nginap murah di Jogja kan?


The Capsule Hotel Malioboro Jogja

Jl. Sosrowijayan No.13-14, Sosromenduran, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55271








 Mencari hotel murah meriah dengan fasilitas bagus dan nyaman pasti tidak mudah. Perlu lebih teliti membaca review yang sudah diberikan para pengunjung di sebuah aplikasi online travel. Saya biasanya memesan hotel sudah jauh hari sebelum ketibaan di sebuah daerah. Tapi, berhubung saat bepergian ke Bali mendapat fasilitas hotel maka pencarian hotel untuk nambah masa libur pun baru dilakukan H minus sekian jam sebelum check out hotel sebelumnya.

Awal Cerita Memesan The Aswana Hotel Seminyak Bali

The Aswana Hotel Seminyak Bali adalah hasil pencarian dadakan karena mengalokasikan dana hanya 350 ribuan berhubung cuma sendirian. JIka berdua sama teman mungkin saya akan memilih hotel dengan budget 700 an buat berdua deh karena bayarnya kan bisa patungan tuh.

Malam hari sebelum tidur, saya mencoba cek aplikasi Agoda untuk melakukan pencarian hotel menarik di Bali tepatnya kawasan Seminyak. Ingin menginap di villa tapi ada rasa takut jika terlalu khas sentuhan Bali. Saya memang cukup pemilih untuk nuansa hotel terutama jangan sampai mendapat yang hotel creepy.

The Aswana Seminyak Bali


Setelah pencarian hampir satu jam, akhirnya memutuskan pilih The Aswana Hotel ini saja karena sedang kosong pada hari yang sudah saya tentukan. Kebiasaan saya adalah setelah pesan pasti langsung bayar karena tidak mau ribet sampai di lokasi yang mana tau ada perubahan. Terkadang bisa saja sudah dipesan tapi belum bayar dan diberikan ke orang lain kan.

Hari Kedatangan di Hotel

Ternyata hotel berada masuk ke dalam dimana memang bisa membaca pamflet di pinggir jalan tapi untuk sampai ke hotelnya harus masuk ke sebuah lorong yang cukup lebar. Supir taksi online tidak mau masuk karena khawatir batasnya sempit dan sulit mau keluar nantinya.

The Aswana Seminyak Bali


Alhasil, saya pun turun dan menggeret koper ke gedung hotel yang dekorasinya tidak sesuai dengan gambar di aplikasi. Mungkin tanaman yang indah di depan itu sedang rusak sehingga dibersihkan oleh petugas hotel.

Saya tiba di hotel masih di bawah pukul 2 siang yang mana merupakan jam untuk check in. Pada siang hari itu, suasana hotel sangat sepi bahkan petugas resepsionis pun tidak ada di meja kerja. Tidak lama datang rombongan keluarga yang mau berenang sehingga terdengar sedikit keramaian. Posisi kolam renang sangat berdekatan dengan meja resepsionis makanya bisa terdeteksi jika ada orang di dalam kolam renang.

Hingga setengah jam menunggu, akhirnya datang seorang bule yang mau check in dan petugas resepsionis pun keluar menghampirinya. Dalam hati saya, kenapa tidak ada yang keluar ketika saya sudah datang dan duduk menunggu sih.

Selesai bule tersebut check in, saya pun mengambil giliran untuk menjumpai resepsionis. Bertanya mengenai ruangan kosong untuk esok hari dan lusa tapi ternyata sudah penuh semua kamarnya dipesan sampai 12 room. Wah, ternyata hotel ini cukup diminati donk, saya bicara dalam hati saja.

Menunggu Masuk Kamar

Berhubung kamar belum ready maka harus menunggu sampai pukul 2 lewat untuk bisa masuk ke kamar. Memang resepsionis mengatakan bahwa bisa tinggalkan barang dan nanti akan dimasukkan oleh petugas langsung ke kamar. Tapi saya memikirkan tas laptop yang berat dan tentu tidak mungkin ditinggalkan begitu saja.

Saya pun rela menunggu saja sampai waktu masuk kamar tiba. Sembari menunggu cukup duduk saja di bangku depan yang disediakan. Sesekali memperhatikan aktifitas tamu hotel lainnya yang berada di kolam renang atau resto hotel.

Ketika sudah diperbolehkan masuk,staf hotel pun membantu bawakan barang bawaan begitu pula koper yang sangat berat itu. Bayangkan saja harus ke lantai 3 dengan barang yang tidak ringan. Ia pun berkata bahwa sudah biasa bantu tamu bawa barang-barangnya.

The Aswana Seminyak Bali


Nuansa Hotel dan Kamar

Ketika berada di lantai bawah atau sekitar ruangan tengah kolam renang maka tidak merasakan nuansa yang aneh. Biasa saja sebagaimana hotel dan terkesan ramai sih sehingga tidak perlu takut  Tapi saat saya menuju kamar di lantai 3 baru mulai terasa auranya dengan pohon pisang yang banyak di depan pintu kamar.

The Aswana Seminyak Bali


Pemandangan di luar jendela memang masih oke dengan jendela-jendela kamar lain dan kolam renang. Tapi ketika malam mau masuk kamar terasa sih nuansa horor karena sepi dan lampu remang-remang. Pengalaman tidak menyenangkannya adalah saat sudah berada di dalam kamar. Tiba-tiba engsel pintu kamar ditekan berkali-kali dengan sangat cepat.

The Aswana Seminyak Bali


Saya pun langsung kaget dan menghidupkan televisi serta menambah volume suaranya. Awalnya mendengar beberapa orang mengobrol dan menuju lorong kamar selanjutnya. Tetapi ketika sudah hening, justru engsel pintu yang terus bunyi ditekan.

Setelah mulai tenang, saya pun menuju ke pintu dan mengunci bagian atasnya juga. Tadinya saya hanya mengunci begitu saja karena kuncinya masih manual,bukan pakai kartu. Malam itu, mau tidur pun kurang tenang apalagi ada lukisan di atas tempat tidurnya. Lampu kamar dan kamar mandi hanya berwarna oranye yang remang-remang.

Pagi hari, saya pun terbangun sudah hampir pukul 8 pagi karena memang sulit sekali tidur pada malam itu. Mau nyenyak pun sulit karena suara televisi namun jika dimatikan khawatir ada terdengar suara lainnya.

Saat saya bangun, sudah ramai yang berenang di kolam renang karena memang tepat di depan kamar maka bisa terlihat dari jendela. Syukur saja, gorden kamar sangat tebal sehingga tidak terlihat jika sedang berganti pakaian.

Fasilitas Hotel dan Kamar

Pertama kali masuk ke kamar, langsung melihat ruangan kamar mandi dan memandang sekeliling. Ruangannya cukup kecil tapi lumayan ada kaca memanjang di atas wastafel. Begitu masuk, langsung terlihat ada WC tapi disayangkan posisinya berhadapan dengan kaca yang ada di luar sehingga apabila sedang duduk di WC bisa lihat tubuh sendiri di kaca.

The Aswana Seminyak Bali


Handuk dan beberapa amenities pun disediakan pula, meskipun saat itu saya sendiri tapi diberikan sebagaimana ada dua orang di dalamnya. Air mineral juga ada dua buah botol meskipun bukan merk yang terkenal. Selain itu, ada hanger, rak sepatu, kursi kerja, meja, teko pemanas dan televisi juga sehingga ada terbantu untuk menemani sih.

Fasilitas hotelnya itu ada kolam renang yang bisa diakses dari pagi sampai sebelum malam karena memang ada pemberitahuan larangan tidak boleh renang pada pukul 7 malam. Selain itu, ada pula bean bag yang bisa dipakai untuk santai di pinggir kolam renang. Mau duduk mengobrol bareng teman atau tamu lainnya pun bisa di ruangan yang juga dijadikan sebagai resto.

Overall, dengan harga yang masih terjangkau dan fasilitas yang didapatkan serta pelayanan yang lumayan membantu maka oke lah hotel ini. Tapi, tentunya saya tidak mau menginap disana lagi karena mau coba hotel lainnya buat pengalaman nantinya.

The Aswana Seminyak Bali

Jl. Plawa No.12, Seminyak, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361















 Awalnya tidak membayangkan bahwa akses menuju tempat tidur harus melewati bar. Syukurnya selama saya menginap disana tidak sedang ramai pengunjungnya. Berawal dari salah sendiri tidak segera memesan hotel untuk extend, alhasil asal pilih yang sedang kosong dan harga pun masuk kategori pricey dengan fasilitas yang didapatkan tidak seimbang.

Satu hal yang menarik dari hotel ini karena berada di kawasan ramai dimana sekitar area Seminyak dengan beragam cafe, resto, supermarket dan tentunya bar. Ketika taksi online yang mengantarkan saya berhenti tidak jauh dari M Box. Saya tidak membayangkan bahwa kamar tidur berada di dalam bangunan bar.

Nah, ketika berjalan sampai depan penginapan, baru menyadari namun masih berfikiran positif bahwa pintu masuknya berbeda. Tetapi saat resepsionis membawa masuk ternyata harus melewati ruangan bar yang tentu sedang ada beberapa orang. Rasanya sedikit awkward donk sebagai pemakai hijab menginap disana.

Mungkin memang orang lain tidak terlalu peduli tapi saya memang yang berlebihan langsung berfikir bahwa orang lain akan punya pandangan berbeda. Syukurnya sampai check out pun tetap masih dihargai dan ternyata aman menginap dua malam di M Box Seminyak tersebut.

Namanya hotel harga 300 ribuan tentu tidak banyak yang diharapkan dari sisi fasilitas dan pelayanannya. Tapi memang melihat letaknya itu yang buat tertarik langsung pilih, begitu pula beragam review di aplikasi jual beli tiket yang memberikan kesan baik.

Suasana M Box Seminyak

Sejak awal sudah saya infokan bahwa hotelnya berada di dalam sebuah bar yang tentunya untuk akses pun harus melewati bar tersebut. Pada siang hari memang masih normal saja namun pencahayaan dengan lampu remang-remang berwarna merah, biru dan beragam lainnya sebagaimana bar.

Nah, saat malam hari memasuki bar tersebut sedikit canggung karena musik sudah mulai terdengar lebih kuat. Hanya saja, tidak peduli mempedulikan sekeliling, fokuskan saja berjalan sampai menuju ruang komunal dari M Box.

Saya sempat salah membuka pintu karena terdapat pintu kaca yang ternyata bukan jalurnya. Alhasil malu juga mencoba buka pintu berkali-kali namun tidak bisa terbuka. Kemudian, staf bar atau hotel yang melihat langsung bantu bukakan pintunya.

Ruangan pertama yang dijumpai setelah melewati bar yaitu ruangan seperti semi outdoor dimana terdapat beberapa bangku panjang dan sebuah kolam kecil dengan bean bag berwarna-warni di sekitar kolamnya. Saya melihat ada beberapa orang yang sedang menikmati suasana di ruangan tengah tersebut sambil merokok atau sekedar ngobrol.



Setelah melewati ruang komunal ini, lanjut menuju lantai 3 yang ternyata untuk kamar private berada di lantai 3 sedangkan jika memesan kamar dormitory berada di lantai 2. Bayangkan saja tanpa lift membawa koper yang hampir 20kg itu naik tangga.

Pertama kali menaiki tangga yang terdapat kamar-kamar memang merasa canggung karena suasananya sedikit menyeramkan menurut saya. Apalagi naik ke lantai 3 yang sangat sepi saat itu, mungkin pemilik kamar sedang jalan-jalan atau berada di dalam kamar.

Well, ketika sudah sampai di lantai 3 ternyata kamar saya berada di lantai paling ujung dan pojok. Makin muncul rasa waswas sih karena khawatir ada makhluk yang tak kasat mata juga muncul tiba-tiba.

Saya pun mulai masuk ke dalam kamar dan resepsionis memberikan beberapa petunjuk. Hal yang membuat takut itu ketika resepsionis mengetuk pintu kamar sebelum masuk. Sementara itu kamar kan kosong, kenapa harus diketuk pula. Saya pun langsung bertanya dan ia menjawab singkat bahwa ia khawatir jika ada orang di dalam kamar tersebut.

Selesai Mba resepsionis mengantarkan saya, ia pun langsung turun menuju tempat kerjanya kembali. Saya pun mulai memandang sekelilin kamar yang terkesan creepy. Pikiran membayangkan saat tidur malam nanti, apakah bisa nyenyak dengan lampu yang sangat redup. 



Ruangan kamar sangat kecil, paling sekitar beberapa petak doank sih karena tempat tidur terkesan sangat ngepas di dalam ruangan. Ada sebuah bangku bulat yang di pojokan menambah seram saja jika ada yang duduk disitu. Kamar mandi pun kecil, hanya untuk mandi berdiri sendiri. Toilet dan wastafel juga begitu dekat jaraknya sehingga memang kurang nyaman.

M Box Seminyak

M Box Seminyak


Fasilitas dan Pelayanan

Tidak banyak yang bisa diharapkan untuk fasilitas dan pelayanan apalagi harga hotel sekitar 300 ribuan saja per malam. Salah seorang teman berfikir bahwa saya menginap di dalam ruangan model box padahal saya memesan private room.

Fasilitas yang bisa diperoleh hanya ruangan ber AC dan WiFi saja. Jangan harapkan handuk atau beragam amenities lainnya. Ini seperti ruangan kamar yang hanya akan digunakan selepas party di bar dan dilanjutkan di ranjang. Hal tersebut yang muncul di pikiran saat pertama kali melihat ruangan kamar yang berada di dalam bar.

Dari sisi pelayanan juga masih standard, dalam artian tidak terlalu ramah namun juga masih mau membantu. Ketika pertama kali datang, Mba resepsionis dengan ramah mau bantu membawakan koper ke lantai 3, kami pun saling bahu membahu meskipun terasa lelah.

Oh ya, untuk fasilitas di luar kamar bisa coba duduk santai di atas kolam yang memiliki bantalan tidur atau sekedar rebahan di atas bean bag yang berada di sisi kolam. Selebihnya tidak banyak yang bisa diharapkan dari hotel tersebut.

Buat solo traveler atau backpacker yang mau menghemat tentu tidak ada salahnya sih menginap di M Box ini. Namun, jika bawa keluarga tentu lebih baik pilih yang lain saja deh. Meskipun saat saya disana ada sebuah keluarga yang membawa anak dan orang tua.

Well, itulah sedikit review dari pengalaman langsung menginap di M Box Seminyak. Bisa menjadi referensi kawan melalak cantik ke depannya yang ingin menginap di kawasan Seminyak.


M Box Seminyak

Jl. Raya Seminyak No.19, Seminyak, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361

`


Mendengar kata Bali langsung membayangkan segala sesuatu yang indah. Budaya yang masih terjaga dengan baik dengan adat istiadat beserta kearifan lokal. Tahun ini tidak merencanakan akan mengunjungi Bali namun ternyata rezeki itu memang tidak pernah disangka kapan waktunya datang.




Bahkan bisa menginap di salah satu hotel dengan view terbaik pun tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Inilah Four Points Hotel by Sheraton Ungasan, Bali dengan beragam fasilitasnya yang tidak mau dilewatkan sama sekali.




Beberapa hal yang menjadi daya tarik tersendiri adalah beragam spot instagrammable dengan kemudahan untuk menikmati sunset dan sunrise. Lokasinya yang sedikit berada di perbukitan sehingga membuat penikmat keindahan bisa lihat view dari hotel lebih leluasa.

Four Points Ungasan Bali



Ini merupakan pengalaman pertama bisa sampai di Bali sekaligus momen pertama pula bisa menikmati tidur nyenyak sampai 7 malam di hotel yang menurut saya tidak murah. Bagi pemilik duit banyak mungkin mengatakan biasa saja. Menurut saya sebagai traveler yang biasanya masih menginap di hotel harga 500-800 ribuan per malam maka mengkategorikan ini mahal karena sampai sejutaan untuk per malam.




Tentu harga disesuaikan dengan pengalaman tak terlupakan, begitu pula fasilitas serta pelayanan yang didapatkan selama berada di hotel. Membayangkan bisa kembali lagi kesana adalah sebuah impian namun harus ada usaha untuk bisa mewujudkannya.

Four Points Ungasan Bali



Suasana Four Points Hotel Ungasan


Sejak pertama tiba pada malam hari di hotel, langsung jatuh cinta karena mendengar suara air yang turun dari bebatuan seperti air terjun. Awalnya memang ada khawatir sedikit creepy karena lokasinya berada di perbukitan bahkan untuk sampai di lobby pun jaraknya lumayan juga dari gerbang utama depan.




Ketika sudah tiba di lobby disambut baik oleh petugas front office. Saya cukup menunjukkan kartu identitas dan asal daerah dikarenakan memang menginap di Four Points Ungasan Bali ini dalam rangka kegiatan bersama US Embassy Jakarta.




Lampu remang-remang menyambut kehadiran malam itu, aura liburan langsung terasa deh. Malam yang hanya diterangi penerangan seadanya karena memang mau menunjukkan suasana damai sih.  Terdapat tempat duduk seperti sofa yang mengelilingi sehingga memudahkan tamu untuk duduk menunggu di lobby.




Nah, menuju kamar pun harus melalui dua lift yaitu lift pertama untuk sampai ke lantai 5 dan dari lantai tersebut naik lift menuju lantai kamar yang ditempati. Tentu ini untuk menjaga pula akses ke lantai kamar dan ruangan publik yang biasanya banyak digunakan untuk acara baik pernikahan maupun seminar dan lain sebagainya.

Fasilitas Four Points Hotel Ungasan


Meskipun Four Points Hotel Ungasan ini masih berbintang 4 tetapi fasilitas yang ditawarkan tidak main-main lho. Selama 8 hari 7 malam berada di Four Points Hotel tentu merasakan beragam fasilitas-fasilitas terbaiknya yang membuat para tamu merasa nyaman berada di hotel tersebut.

1. Fasilitas Ruang Kamar


Saat itu, kami mendapatkan ruangan dengan balkon yang menghadap ke luar pemandangan indah. Berada di lantai 9 yang merupakan tertinggi tentu bisa puas memandang apalagi ketika menuju lift bisa langsung melihat GWK (Garuda Wisnu Kencana) yang sangat berdekatan dengan Four Points Hotel Ungasan.




Pertama memasuki kamar langsung melihat cahaya yang remang-remang karena tiba pada malam hari. Berkeliling mulai dari ruangan kamar sampai kamar mandi. Tentu fasilitasnya hampir mirip ruangan delux pada umumnya. Terdapat dua bangku di dalam yang bisa digunakan untuk duduk sambil menggunakan meja kerja.

Selain itu, ada pula televisi, AC, fasilitas pembuat kopi/teh, mini kulkas, setrika, hanger, bangku dan couch panjang di luar balkon bisa digunakan untuk menikmati suasana pada sore hari. Sayangnya ruangan kami ini tidak ada bathtub padahal sudah menjadi incaran pula bisa relaksasi di dalam bathtub.




Selama saya menginap disana, sudah ada 2 event terlihat sedang diselenggarakan yaitu acara pernikahan. Pastinya menjadi momen tersendiri bagi pengantin yang mengabadikan momen indahnya di hotel tersebut.

2. Chapel Pernikahan


Ada chapel yang bisa digunakan untuk mengucap janji suci dengan bangunan serba kaca sehingga tampak indah dilihat dari luar maupun ketika berada di dalamnya. Saya sempat melihat ada pasangan yang sedang melangsungkan pernikahan di chapel dan kebanyakan memang foreigners.




3. Restoran


Beberapa fasilitas di luar ruangan kamar yang tentunya saya rasakan langsung adalah restoran, ruang meeting dan kolam renang. Setiap pagi menikmati sarapan lezat dengan beragam menu di Evolution Restaurant and Bar. Tentu saya mengambil makanan yang bisa dikonsumsi dan cocok di lidah, biasanya sarapan roti dengna aneka sosis serta minum beragam jus buah.





4. Meetng Room


Selain fasilitas restoran, saya juga menggunakan ruangan meeting dikarenakan kami mengadakan kegiatan di ruangan tersebut. Merasa cukup nyaman karena ruangan sejuk dengan fasilitas alat tulis seperti pensil dan kertas. Begitu pula dengan sajian saat break time pun selalu bervariasi baik di pagi maupun sore hari.

Hanya saja, penerangan ruangan masih kurang karena untuk belajar terlalu gelap pun kurang efektif. Selain itu, papan tulis yang digunakan pun sulit untuk dituliskan karena sepertinya terlalu bersih dibersihkan dengan minyak.

5. Pool

Pool ini menjadi target utama yang mau dicoba saat tahu bahwa akan menginap di Four Points Hotel by Sheraton Ungasan, Bali. Terdapat dua kolam renang yang tentunya paling favorit berada di lantai 5 karena bisa nikmati view yang indah dari atas. Sedangkan untuk pool satu lagi berada di lantai 1 dan menurut saya pemandangannya masih kalah dengan pool di lantai 5.

6. SPA dan Pusat Kesehatan


7. Pusat Kebugaran / Gym


Pelayanan Hotel


Namanya menginap di tempat baru dengan biaya tidak murah maka pelayanan menjadi hal utama yang harus didapatkan donk. Apabila pelayanan tidak baik maka mengurangi kepuasan tamu. Selama berada di Four Points Hotel Ungasan, mendapatkan pelayanan yang baik mulai dari kedatangan sampai naik taksi online.

Ketika sarapan pagi di restoran pun dilayani dengan baik bahkan ketika meminta pesanan tertentu seperti pancake atau telur dadar dan sebagainya, crew restoran tetap tersenyum melayani. Ruangan kamar pun selalu dibersihkan setiap hari bahkan meskipun tidak ada permintaan. Itu membuat saya dan teman sekamar merasa nyaman karena bed sheet sudah rapi.

Hanya saja, beberapa kali kami harus meminta handuk dan beberapa amenities hotel seperti sendal, lotion dan lain sebagainya. Mungkin ketika diambil untuk diganti tapi lupa meletakkan kembali yang baru.

So far, petugas resepsionis maupun staf hotel lainnya melayani dengan sepenuh hati sehingga semua pengunjung bisa merasakan kedamaian dan kenyamana berada di hotel tersebut. 

Lokasi Four Points Hotel Ungasan


Four Points by Sheraton Bali, Ungasan berjarak hanya beberapa menit dari Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana di Bukit Jimbaran, berjarak 15 menit berkendara dari Pura Uluwatu.

Pantai Balangan dapat dicapai dalam 12 menit dengan mobil, sementara berbagai restoran seafood Jimbaran yang terkenal terletak sejauh 6 menit berkendara. Bandara Internasional Ngurah Rai dapat dicapai dalam 20 menit dengan mobil, dan layanan antar-jemput bandara tersedia dengan biaya tambahan.

Kami pun bisa bepergian ke Pantai Pandawa, Jimbaran, Pantai Melasti, Pura Uluwatu dan beragam spot menarik lainnya bisa dijangkau dengan lebih cepat dengan taksi atau ojek online.



Four Points Hotel by Sheraton Ungasan, Bali
Jl. Raya Uluwatu Banjar Giri Dharma, Ungasan, Kec. Kuta Sel., Kabupaten Badung, Bali 80364








Sebagai traveler yang suka transit ketika liburan tentu tetap menginginkan bisa menginap di tempat yang nyaman. Meskipun solo backpacker menghemat budget tentu bukan berarti menjadi pelit cari tempat bermalam untuk diri sendiri.

Fave Hotel Jakarta



Ketika pulang umroh Oktober 2022 lalu, saya pun singgah di Jakarta sebelum balik ke Medan. Pemilihan hotel sempat menggalaukan dikarenakan mencari lokasi strategis dekat stasiun kereta dan juga bandara. Akhirnya, saya pun memutuskan untuk memilih Fave Hotel Pasar Baru Jakarta. 

Fave Hotel Jakarta



Perubahan Nama Hotel


Saat saya mengecek kembali di mesin pencarian pada tahun 2023 ini ternyata namanya sudah bukan Fave Hotel Pasar Baru. Kini sudah berganti nama menjadi Grand G7 Hotel Pasar Baru dengan bangunan yang sama tapi sedikit ada perubahan eksterior pada bagian depan hotel.

Jika ditanya mengenai perubahan manajemen atau sebagainya, tentu saya kurang mengetahui tentang hal tersebut. Satu hal yang diketahui telah berubah adalah setelah mencari informasinya di Google bahwa nama sudah berganti.

Alasan Memilih Fave Hotel Pasar Baru


Sebelumnya sudah mempertimbangkan beragam Fave Hotel yang ada di kawasan Jakarta namun beberapa pertimbangan menjadikan saya memilih untuk pesan Fave Hotel Pasar Baru. Terutama saya butuh hotel untuk menempatkan barang bawaan yang cukup banyak dari tanah suci. Selain itu, bisa meninggalkan barang-barang ketika saya berkunjung ke kota lain.

1. Keamanan


Syukurlah bisa menitipkan barang di Fave Hotel Jakarta ini sehingga tidak ragu dengan keamanan barang yang dititipkan. Dilihat dan dirasakan dari sisi pelayanan tentunya sesuai dengan harga yang dikeluarkan. Memang bukan yang  terbaik namun memberi kesan yang baik sehingga buat nyaman berada disana..

2. Pelayanan


Berhubung hanya 2 malam maka kesannya pun tidak terlalu mendalam apalagi cuma dipakai untuk tidur malam saja. Saat pagi hari pun sudah harus bergegas menuju bandara karena jadwalnya pulang ke Medan. Namun, beberapa staf hotel memang mengerjakan tugasnya dengan sepenuh hati terutama saat membantu membawakan barang-barang menuju kamar atau saat sudah check out.

3. Ruang Kamar


Jika dilihat dari nuansa kamar yang dipesan memang terasa nyaman apalagi sendirian tapi cukup menakutkan juga karena lorongnya sepi. Namun, saya selalu menghidupkan televisi agar ada hiburan ketika berada di dalam kamar.

Fave Hotel Jakarta



Sebenarnya berada di dalam kamar bisa buat betah untuk tidur tetapi berhubung sendiri memang terkesan creepy saja. Pencahayaan lumayan terang tapi memang dari jendela tidak ada view yang bisa dilihat maka lebih sering ditutup saja jendelanya.

4. Fasilitas Hotel


Di dalam kamar hotel, memang fasilitas yang tersedia standard sebagaimana biasanya hotel 250 ribuan sih. Terdapat ceret untuk memanaskan air, aneka teh, kopi serta gula, kemudian ada hanger untuk menggantungkan pakaian, brankas serta amenities seperti sikat gigi,sabun dan handuk.

Fave Hotel Jakarta



Pada saat datang, ruangan kamar sudah bersih serta seprai memiliki warna yang masih putih sehingga tidak merasa jijik untuk tidur. Ruangan kamar mandi pun sudah dibersihkan dan wangi, terdapat pula tisu toilet yang cukup untuk digunakan selama disana.

Fave Hotel Jakarta



Fasilitas di luar kamar, terdapat dispenser yang menyediakan air putih sehingga bisa berkali-kali isi ulang air minum untuk dibawa ke kamar. Saya lebih memilih mengisi dalam teko sehingga tidak perlu berulang-ulang keluar. 

Ada pula restoran hotel yang berada satu lantai dengan lobby, hanya saja saya tidak memilih makan disana. Kebetulan memilih ruang kamar saja sehingga harga pun bisa lebih terjangkau apalagi memang sendirian sehingga lebih efektif beli yang terjangkau saja.

Adakah kawan melalak cantik pernah menginap disini? Yuk boleh berbagi cerita pengalamannya di kolom komentar !
\




Fave Hotel Pasar Baru Jakarta / Grand G7 Hotel Pasar Baru
Jl. H. Samanhudi No.26, RT.5/RW.3, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Older Posts

Total Tayangan Halaman

HELLO, THERE!


Hello, There!
Hello, There!
My name is Ririn Famur Wandes Rahayu Lubis. I am from Medan, North Sumatera, Indonesia.

Find More



LET̢۪S BE FRIENDS


recent posts

Labels

Blogger Medan Cafe Medan English Article Lifestyle Blogger Review Cafe Solo Backpacker Tips Melalak Cantik Tips Traveling Wisata Asia Tenggara Wisata Indonesia

Blog Archive

Postingan Populer

  • T-Garden Medan,Resort and Ranch Instagramable ala Bali
    T-Garden Medan Resort and Ranch menambah daftar tempat wisata baru yang santai dengan konsep nuansa kekinian ala Bali yang instagram...
  • Pengalaman Pertama Nge-Grab ke Kualanamu International Airport
    Rasa bahagia dan syukur tak terhingga dihaturkan kepada Sang Pencipta sejak membaca sebuah email pengumuman yang menyatakan bahwa aku te...
  • Asian Make Up with PIXY TWC Cover Smooth and PIXY Lip Cream
    Setiap wanita selalu ingin tampil cantik dan mempesona. Definisi cantik dari setiap wanita pun berbeda-beda,begitu juga kaum lelaki y...
  • Menikmati Wisata Seni 3D Art Magic Eye Museum Kawasan Bandara Kualanamu
    Menikmati wisata seni 3 dimensi di hari libur memang menyenangkan dan semakin seru apabila dinikmati bersama keluarga, para sahabat mau...
  • Imajinasi, Creativity, dan Teknologi Ciptakan Konten Kreatif Masa Kini
    Kehidupan manusia melalui banyak proses yang tidak sederhana. Manusia yang diciptakan juga berproses hingga akhirnya kembali lagi ke s...

Community

selebgram medan

Intellifluence Trusted Blogger


 

Created with by BeautyTemplates | Distributed by blogger templates