facebook twitter instagram linkedin
  • Home
  • Travel
    • Wisata Indonesia
    • Wisata Asia Tenggara
    • Wisata Turki
  • LifeStyle
    • Beauty
    • Healthy
  • About Me
  • Kontak Informasi

Melalak Cantik- Travel Blog Ririn Wandes

 Berbicara tentang penginapan di Medan, tentu saja sudah cukup banyak pilihan. Semua bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan budget yang ingin dikeluarkan. Selama ini selalu mempertimbangkan beberapa hal saat ingin staycation terutama sendirian.

le polonia hotel medan


Review Le Polonia Hotel Medan

Ingin pindah kamar tidur untuk mengganti suasana tetapi tetap harus lebih nyaman dari kamar sendiri terutama dari sisi fasilitas. Jadilah pemilihan kamar tidur harus tepat seperti ketika memutuskan untuk staycation sendiri di Le Polonia Hotel Medan. Apa saja sih yang menjadi pertimbangan? Silahkan simak review sampai selesai!

First Impression

Jika melihat suasana hotel pertama kali memang tampak bangunan lama tetapi ternyata isi furnitur dalam kamar cukup modern. Hanya saja untuk beberapa properti seperti telepon, bathtub atau lainnya yang di dalam kamar mandi tampak memang sudah lama.

Ketika berada di lobi terlihat suasana hangat dan ada kesan kenyamanan meskipun masih kategori tidak luas lobi hotel tersebut. Saat di pintu masuk, seperti hotel pada umumnya yang disambut oleh petugas hotel dan kemudian langsung menuju resepsionis untuk check in.

Fasilitas Hotel

Beberapa fasilitas dari hotel ini tersedia namun paling menarik memang kolam renang. Saya termasuk traveler yang selalu mencari fasilitas tersebut karena suka bersantai di pinggiran kolamnya. Fasilitas lainnya dari hotel ini tentu ada termasuk restoran, ruang untuk beragam event sehingga jika mau booking bisa disesuaikan dengan kebutuhan.



Kalian sendiri biasa apa sih yang dipertimbangkan saat memilih hotel? Boleh berbagai cerita di kolom komentar yuk!

Lokasi Le Polonia Hotel Medan

Jl. Jenderal Sudirman No.14-18, Madras Hulu, Kec. Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara 20152

 Sebagai traveler yang rutin berkunjung ke negeri jiran bahkan bisa sebulan dua kali sampai di kota Kuala Lumpur tentu sangat sering menerima pertanyaan mengenai urusan transaksi. Siapapun pasti ingin liburan yang nyaman tetapi simple saja tanpa keriweuhan.

Pertimbangan Bawa Uang Cash Atau Tarik Tunai ATM

Salah satu hal yang perlu dipertimbangkan adalah mengenai kemudahan transaksi untuk membeli oleh-oleh, belanja atau bayar makanan. Beberapa teman sering mempertanyakan mana cara termudah, membawa uang cash saja atau tarik tunai ATM saat tiba di Malaysia. 



Setiap orang tentu saja bisa memilih sesuai kebutuhan karena pada dasarnya liburan ingin bersenang-senang dan nikmati kemudahan. Namun, jika diberikan pertanyaan pilih bawa uang cash atau tarik tunai ATM, manakah yang dipilih oleh Melalak Cantik?

Well, Kawan-kawan harus baca selengkapnya biar bisa membedakan dan mempertimbangkan mana yang lebih nyaman. Tentu saja tidak ada paksaan karena ini informasi dari Melalak Cantik yang sêmola saja bermanfaat untuk semua pembaca.



Bagaimana Jika Bawa Uang Cash?

Saya termasuk yang melakukan ini saat awal melakukan perjalanan pada tahun 2016. Duit mata uang rupiah ditukarkan ke ringgit ketika masih berada di Medan. Nah, setelah tiba di Malaysia maka semua transaksi pakai uang tunai yang sudah ditukar. 

Pada masa itu, memang belum banyak merchant yang menerima transaksi via kartu, lebih didominasi pembayaran dengan uang tunai. Itulah alasan memilih tukar duit terlebih dahulu saat di Medan. Selain itu, mempertimbangkan juga dengan kurs pada hari tersebut untuk mengecek nilai mata uangnya.

Ingin tukar selama di Malaysia saja? Boleh juga kok apabila bawa duit rupiah dan ditukarkan ke ringgit saat berada di Malaysia. Tersedia banyak money changer di Malaysia dan bisa ditukar di sekitar Bukit Bintang juga.

Hal pertimbangan jika tanpa bawa uang tunai sama sekali adalah ketika ada kebutuhan mendesak yang harus dibayar dengan uang cash. Itulah kenapa Saya juga biasanya tentu saja setidaknya menukarkan uang sedikit, sekedar untuk kebutuhan urgent sih.

Tarik Tunai ATM di Malaysia

Bagaimana jika mau tarik tunai ATM di Kuala Lumpur? Bisa donk, pastikan kartunya berlogo Master Card atau Visa deh serta harus siap untuk setiap transaksi dipotong 25 ribu ya. Jangan nanti Kamu shock saat melihat potongan 25 rubu, itulah perlu diperkirakan berapa banyak uang yang mau diambil sehingga tidak perlu berkali-kali transaksinya.


























 3 hari di Kuala Lumpur, enaknya jalan-jalan kemana? Sering mendapatkan pertanyaan seperti itu, biasanya bagi first timer sih karena belum pernah mengunjungi kota tersebut. Malaysia cukup dengan Indonesia jika dilihat secara geografis sehingga harga tiket pesawat pun masih terjangkau.

Anak Medan terutama sih paling sering berlibur ke Kuala Lumpur karena memang termasuk kategori murah. Bayangkan saja bisa di bawah 1 juta sudah dapat harga tiket pesawat pulang dan pergi. Harga penginapan, makan dan transportasi pun masih bisa dijangkau. Nah, inikah akan menjadi perjalanan pertama kamu ke Kuala Lumpur? Yuk simak 3 hari di Kuala Lumpur bisa kemana aja?

3 Hari di Kuala Lumpur Malaysia

Seketika Aku teringat momen pertama kali dulu mengunjungi Kuala Lumpur, entah kenapa memang ketika mencari informasi di Google, semua tempat mau dikunjungi padahal waktunya mepet dan akan ada kesempatan untuk kembali lagi. So, Aku mulai berbagi info ke Kawan Melalak Cantik biar tidak terlalu terburu-buru dan memaksakan untuk kunjungi semua tempat.

Well, inilah beberapa rekomendasi tempat yang asik dikunjungi, 3 hari yang Kamu miliki di Kuala Lumpur akan seru dan bermakna bak liburan sendirian maupun bersama teman. 

Hari Pertama di Kuala Lumpur, Kemana Kita?

Bagi new visitor pasti suka cari tahu rekomendasi tempat-tempat menarik dan instagrammable di Kuala Lumpur. Ingin langsung kunjungi dan berfoto di depan aneka ikon terkenal sehingga bisa diabadikan di media sosial masing-masing.

Sebenarnya pengunjung pertama kali bisa jelajahi tempat-tempat wisata yang tidak umum, terlalu mainstream jika hanya melihat Petronas atau makan di Alor Street. Tetapi, pada dasarnya memang spot yang umum itu menjadi tujuan utama yang ingin dilihat.

1. KLCC Petronas Twin Tower


Aku merekomendasikan untuk kunjungan di pagi hari ke Petronas a.k.a Twin Tower karena suasana masih tidak terlalu ramai dan cuaca masih lebih sejuk. Bagi penyuka olahraga, bisa nikmati jogging mengelilingi taman KLCC karena banyak pepohonan yang memberikan suasana sejuk.




KLCC Petronas Twin Tower ini juga lokasinya masih mudah dijangkau terutama Kamu yang punya penginapan di kawasan Bukit Bintang atau sekitar KLCC. Biasanya Saya pun hanya berjalan kaki atau naik bus rapid KL dari apartemen. Ketika berada di Bukit Bintang, cukup naik Monorail atau pernah juga jalan kaki melewati jembatan penghubung sehingga lebih nyaman.

Selain bisa berfoto di depan Petronas Twin Tower, jika sudah lelah berjalan keliling langsung saja masuk ke Suria KLCC. Pilih restoran yang diinginkan, beli makanan yang mau dikonsumsi hari itu. Jika sekedar ingin ngopi, bisa pula pergi ke coffee shop atau berkeinginan belanja parang branded, langsung disini pun juga bisa donk.

2. Central Market (Pasar Seni)


Mau cari oleh-oleh sembari memperhatikan aneka kreasi seni lokal? Bisa banget hunting ke Central Market atau Pasar Seni. Memang tempatnya cantik dan terdapat beragam oleh-oleh mulai dari aneka makanan sampai aneka fashion. Harganya pun beragam dan bisa disesuaikan dengan isi kantong bahkan bisa pula menawar lho.

Biasanya Saya suka lihat hasil kerajinan para pelaku usaha lokal sehingga terlihat ciri khas dari Malaysia seperti pembatas buku, aksesoris dań masih banyak lagi. Jika mau makan siang pun bisa naik saja ke lantai 2 karena ada food court yang menyediakan beragam menu makanan dan minuman pula.

3. Masjid Jamek


Ingin merasakan shalat di Kuala Lumpur dengan suasana banyak orang Bangladesh atau Pakistan di sekitarnya? Biasanya Saya suka mengunjungi Masjid Jamek untuk shalat karena bangunan menarik dengan payung-payung di terasnya.




Selain itu, biasanya akan sangat ramai penjual di sekitarnya dan tampak ramai masyarakat berwajah khas warga Asia Selatan seperti Bangladesh, India maupun Pakistan. Nah, bahkan kadang bisa ketemu juga anak-anak muda Malaysia yang punya pergerakan untuk sosial dan berhubungan dengan agama islam.

4. Petaling Street Market


Masih di hari yang sama, setelah shalat zuhur mungkin bisa lanjutkan berkelliling ke Petaling Street. Mencari barang branded namun fake disinilah tempat yang tepat dikunjungi oleh traveler. Harganya terkadang di luar normal namun harus ahli dalam menawar agar dapat yang murah.

Meskipun tidak ingin membeli bukan menjadi masalah karena berkeliling saja pun sudah seru. Rasakan sensasi suasana pasar yang padat bahkan kebanyakan isinya turis yang berkeliling. Saya sendiri pun suka lihat kelakuan para penjualnya, belum pernah beli barang fake di tempat itu sih, hanya beli souvenir dengan label nama Malaysia saja.

5. Kwai Chai Hong


Pasti nama Kwai Chai Hong ini pun tidak asing bagi Kawan-kawan Melalak Cantik yang sudah cari informasi spot foto instagrammable di KL. Memang ini tempat yang cukup ramai dikunjungi karena memiliki keunikan dan cocok sebagai tempat berfoto.




Melalak Cantik sudah ada review khusus mengenai Kwai Chai Hong meskipun dari sekian banyak perjalanan ke Malaysia, baru sekali menginjakkan kaki di kawasan tersebut. Memang sih sekali saja cukup  untuk berkeliling di sekitarnya, paling seru datang pada akhir pekan karena biasanya ada bazar yang diisi banyak penjual.

6. Alor Street


Sudah lelah berkeliling ke banyak tempat seharian tentu mulai lapar kembali. Makan malam lebih seru kemana nih? Tentu saja rekomendasi terdekat di kawasan Bukit Bintang adalah Alor Street. Nikmati suasana malam dengan keriweuhan padatnya manusia baik pengunjung maupun penjual.

jalan-jalan kuala lumpur



Kawan melalak cantik bisa temukan beragam makanan dan minuman kekinian dengan beragam rasa. Bayangkan yang lezat?Bisa sih tetapi tidak sedikit pula yang sekedar biasa saja. Tetapi urusan harga jangan khawatir lah karena cukup terjangkau donk.

Well, itulah rekomendasi keliling Kuala Lumpur selama 3 hari versi Melalak Cantik. Tentu saja masih ada kelanjutannya di part berikutnya.












































Kuala Lumpur bukan hanya surga untuk para pecinta belanja dan wisata, tapi juga bagi para pencinta kuliner. Salah satu tempat yang menjadi magnet wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, adalah Jalan Alor—atau yang lebih dikenal sebagai Alor Food Street. Terletak di pusat kota, tepatnya di Bukit Bintang, kawasan ini adalah surganya makanan jalanan yang buka dari sore hingga larut malam, menawarkan berbagai hidangan lezat. Di antara beragam makanan yang ada, satu menu yang tak boleh dilewatkan adalah kwetiaw.




Mengapa Kwetiaw di Alor Food Street Begitu Istimewa?



1. Kwetiaw yang Otentik dan Menggugah Selera

Kwetiaw, atau sering disebut char kway teow, adalah salah satu ikon kuliner Malaysia yang memiliki banyak penggemar. Hidangan ini terdiri dari mie gepeng dari tepung beras yang digoreng dengan kecap, bawang putih, tauge, telur, dan daging atau makanan laut, seperti udang atau kerang. Di Alor Food Street, kwetiaw dimasak dengan cara tradisional, menggunakan api besar dari wajan besi (wok) yang memberikan rasa unik dengan aroma smoky yang khas. Ini disebut "wok hei", yang berarti "nafas wajan," dan merupakan elemen penting dalam menciptakan rasa kwetiaw yang sempurna.

2. Beragam Pilihan Topping dan Bahan Segar

Di Alor Food Street, kwetiaw tersedia dalam berbagai variasi. Mulai dari kwetiaw sederhana dengan telur dan tauge hingga kwetiaw dengan tambahan udang besar, cumi, atau kerang segar. Beberapa penjual juga menawarkan pilihan kwetiaw dengan daging ayam atau sapi untuk pengunjung yang tidak menyukai makanan laut. Bahan-bahan yang digunakan dijamin segar karena banyaknya pelanggan yang datang setiap hari, membuat persediaan bahan makanan selalu baru dan berkualitas tinggi.

3. Atmosfer Jalanan yang Autentik

Apa yang membuat pengalaman makan di Alor Food Street semakin berkesan adalah suasana jalanan yang hidup. Duduk di bawah langit terbuka, dikelilingi lampu-lampu jalanan, dan menikmati kwetiaw panas sambil menyaksikan hiruk-pikuk aktivitas di sekitar, benar-benar membuat pengalaman ini terasa otentik. Alor Food Street menawarkan sensasi makan malam yang berbeda dari restoran formal; suasananya lebih santai, namun tetap nyaman dan menyenangkan.

4. Porsi Besar dan Harga Terjangkau

Kwetiaw di Alor Food Street terkenal dengan porsinya yang besar, cukup untuk memuaskan perut yang lapar setelah seharian berkeliling Kuala Lumpur. Dengan harga yang sangat terjangkau, kwetiaw di sini menjadi salah satu pilihan terbaik untuk wisata kuliner malam hari tanpa harus menguras kantong. Harganya bervariasi, namun umumnya berkisar antara RM8 hingga RM15 per porsi, tergantung pada jenis kwetiaw dan tambahan yang dipilih.

Tips Menikmati Kwetiaw di Alor Food Street


Datanglah Lebih Awal: Alor Food Street mulai ramai sejak sore hingga tengah malam, terutama pada akhir pekan. Untuk mendapatkan tempat duduk yang nyaman dan menghindari antrian panjang, datanglah sekitar pukul 6 atau 7 malam.

Pilih Gerai dengan Antrian: Biasanya, semakin panjang antrian di gerai kwetiaw, semakin lezat rasanya. Jangan ragu untuk menunggu sedikit lebih lama, karena pengalaman menikmati kwetiaw terbaik pasti sepadan dengan usaha.

Jangan Takut Bereksperimen: Selain kwetiaw standar, beberapa gerai menawarkan variasi dengan bahan-bahan eksotis seperti kerang segar atau sotong (cumi). Jika ingin merasakan sesuatu yang berbeda, cobalah variasi ini.

Bawa Uang Tunai: Meskipun Alor Food Street berada di pusat kota, sebagian besar penjual makanan di sini hanya menerima pembayaran tunai. Pastikan membawa cukup uang tunai untuk menghindari kesulitan.

Tambahkan Sambal: Jika suka pedas, jangan ragu meminta sambal ekstra. Sambal khas Malaysia yang disajikan di Alor Food Street sangat pedas dan bisa memberikan tendangan ekstra pada kwetiaw kamu.
Kwetiaw yang Menggugah Selera dan Atmosfer Unik

Selain kwetiaw, Alor Food Street juga menawarkan berbagai pilihan kuliner lainnya, mulai dari satay, nasi lemak, hingga aneka seafood. Namun, kwetiaw tetap menjadi salah satu hidangan favorit banyak pengunjung karena kelezatan dan kesederhanaannya. Saat berada di Kuala Lumpur, makan kwetiaw di Alor Food Street bukan hanya sekedar menikmati makanan, tapi juga menyerap atmosfer dan energi kawasan ini yang penuh kehidupan.

Apakah kamu seorang pecinta kwetiaw atau sekadar ingin mencoba pengalaman baru dalam wisata kuliner, pastikan Alor Food Street ada di daftar kunjunganmu. Dengan cita rasa otentik, suasana yang memikat, dan harga yang terjangkau, kwetiaw di sini pasti akan memberikan kenangan yang tak terlupakan.
Kuala Lumpur, ibu kota Malaysia yang modern dan dinamis, menyimpan banyak permata tersembunyi yang menawarkan sekilas ke masa lalu. Salah satu tempat yang sedang naik daun dan wajib dikunjungi adalah Kwai Chai Hong, sebuah gang kecil yang memadukan seni, sejarah, dan budaya Tiongkok kuno dalam suasana yang artistik dan Instagrammable.




Sejarah Singkat Kwai Chai Hong


Kwai Chai Hong terletak di Chinatown, atau dikenal juga sebagai Petaling Street, kawasan yang kaya akan sejarah Tiongkok di Kuala Lumpur. Pada awal abad ke-20, daerah ini menjadi tempat berkumpulnya komunitas imigran Tiongkok yang mencari peruntungan di negeri baru. Gang kecil ini dulunya dikenal sebagai daerah yang penuh dengan kisah urban tentang para "anak-anak nakal" atau "kwai chai" yang sering membuat keonaran di sekitar sana.




Meskipun memiliki reputasi tersebut, Kwai Chai Hong tetap menjadi bagian penting dari sejarah lokal, mencerminkan kehidupan sehari-hari para imigran yang membangun kawasan ini. Namun, seiring berjalannya waktu, daerah ini mulai terlupakan dan mengalami kemunduran. Hingga pada tahun 2019, proyek revitalisasi dimulai, menghidupkan kembali Kwai Chai Hong sebagai tujuan wisata yang unik dengan nuansa retro yang memikat.

Apa yang Membuat Kwai Chai Hong Istimewa?


1. Lukisan Mural yang Menawan Kwai Chai Hong dikenal karena deretan lukisan mural yang menggambarkan kehidupan masyarakat Tiongkok pada masa lampau. Mural-mural ini bukan hanya sekadar hiasan dinding, tetapi juga menceritakan kisah-kisah kehidupan di Chinatown pada masa lalu. Dari gambar anak-anak bermain hingga para penjual makanan kaki lima, mural ini membawa pengunjung kembali ke zaman di mana kehidupan sederhana namun penuh warna.

2. Kombinasi Unik Seni dan Sejarah Saat memasuki Kwai Chai Hong, pengunjung akan disambut oleh bangunan tua berarsitektur tradisional Tiongkok yang dipadukan dengan elemen seni modern. Lorong-lorongnya dipenuhi dekorasi artistik yang menciptakan suasana yang begitu fotogenik. Dari jembatan kayu yang melintasi sungai kecil hingga lentera merah yang tergantung di atas gang, semuanya dirancang untuk memberikan pengalaman visual yang menakjubkan.

3. Sentuhan Budaya dan Nostalgia Selain menjadi tempat yang populer untuk berfoto, Kwai Chai Hong juga mengajak pengunjung untuk lebih mengenal budaya Tiongkok tradisional. Beberapa spot di gang ini menampilkan alat musik tradisional, ukiran kayu, dan patung-patung yang menggambarkan seni dan kebudayaan Tiongkok. Hal ini menciptakan perasaan nostalgia yang mendalam bagi mereka yang akrab dengan budaya tersebut, sementara bagi wisatawan, ini adalah pintu gerbang untuk mempelajari sejarah yang kaya.

4. Kafe dan Restoran yang Menyatu dengan Sejarah Tidak hanya menyajikan pemandangan indah dan spot foto yang tak terlupakan, Kwai Chai Hong juga dikelilingi oleh beberapa kafe dan restoran trendi. Tempat-tempat ini menawarkan perpaduan kuliner lokal dan internasional, dari makanan jalanan khas Malaysia hingga kue-kue modern yang kreatif. Pengunjung dapat bersantai di salah satu kafe, menikmati minuman sambil menikmati suasana nostalgia di sekitar mereka.
Tips Mengunjungi Kwai Chai Hong

Waktu Terbaik untuk Berkunjung: Datanglah di pagi hari atau sore menjelang malam untuk menikmati suasana tanpa keramaian berlebihan. Pada malam hari, lentera-lentera merah yang menyala membuat suasana semakin magis.

Bersiap untuk Berfoto: Dengan banyaknya mural dan spot menarik, pastikan kamu membawa kamera atau smartphone dengan baterai penuh. Setiap sudut di Kwai Chai Hong seolah dirancang untuk foto Instagram yang sempurna.

Jelajahi Sekitar: Setelah menjelajahi Kwai Chai Hong, jangan lupa untuk menyusuri Petaling Street yang terkenal dengan pasar malamnya, serta kunjungi Guan Di Temple yang bersejarah.
Newer Posts
Older Posts

Total Tayangan Halaman

HELLO, THERE!


Hello, There!
Hello, There!
My name is Ririn Famur Wandes Rahayu Lubis. I am from Medan, North Sumatera, Indonesia.

Find More



LET̢۪S BE FRIENDS


recent posts

Labels

Blogger Medan Cafe Medan English Article Lifestyle Blogger Review Cafe Solo Backpacker Tips Melalak Cantik Tips Traveling Wisata Asia Tenggara Wisata Indonesia

Blog Archive

Postingan Populer

  • T-Garden Medan,Resort and Ranch Instagramable ala Bali
    T-Garden Medan Resort and Ranch menambah daftar tempat wisata baru yang santai dengan konsep nuansa kekinian ala Bali yang instagram...
  • Pengalaman Pertama Nge-Grab ke Kualanamu International Airport
    Rasa bahagia dan syukur tak terhingga dihaturkan kepada Sang Pencipta sejak membaca sebuah email pengumuman yang menyatakan bahwa aku te...
  • Asian Make Up with PIXY TWC Cover Smooth and PIXY Lip Cream
    Setiap wanita selalu ingin tampil cantik dan mempesona. Definisi cantik dari setiap wanita pun berbeda-beda,begitu juga kaum lelaki y...
  • Menikmati Wisata Seni 3D Art Magic Eye Museum Kawasan Bandara Kualanamu
    Menikmati wisata seni 3 dimensi di hari libur memang menyenangkan dan semakin seru apabila dinikmati bersama keluarga, para sahabat mau...
  • Imajinasi, Creativity, dan Teknologi Ciptakan Konten Kreatif Masa Kini
    Kehidupan manusia melalui banyak proses yang tidak sederhana. Manusia yang diciptakan juga berproses hingga akhirnya kembali lagi ke s...

Community

selebgram medan

Intellifluence Trusted Blogger


 

Created with by BeautyTemplates | Distributed by blogger templates