facebook twitter instagram linkedin
  • Home
  • Travel
    • Wisata Indonesia
    • Wisata Asia Tenggara
    • Wisata Turki
  • LifeStyle
    • Beauty
    • Healthy
  • About Me
  • Kontak Informasi

Melalak Cantik- Travel Blog Ririn Wandes

Cara ke Penang Hill tentu saja banyak cara terutama jika memang punya budget besar. Namun bagaimana para pelancong hemat yang mau mengalokasikan budget agar bisa liburan sesuai keinginan? Tentu penghematan bisa dimulai dari biaya transportasi.

Sejak awal mengelilingi Penang pertama kali memang sudah mencoba bus yaitu Rapid Penang. Biaya yang murah menjadi pilihan utama meskipun harus siap dengan perjalanan lebih lama. Dari kawasan George Town menuju Penang Hill memang tidak dekat makanya akan dikenakan biaya mahal untuk naik taksi online.



Sebagai traveler yang menhemat budget, tentu naik bus sangat membantu apalagi tidak terlalu terburu-buru dalam liburan ini. Meskipun pertama kali tahun 2016 lalu, Saya pergi ke Penang Hill naik taksi online bersama seorang rekan perempuan.

Terakhir pada Desember 2025 lalu, Saya bepergian menuju Penang Hill bersama suami dan tentu saja kami memilih naik bus rapid. Bukankah memakan waktu lama? Memang sih tetapi itulah yang kami cari, ingin ada sensasi momen di perjalanan berduaan.

Oh ya, tentu saja kawan melalak cantik bisa mengmbil dua destinasi sekaligus lho, kok gitu? Yah, saat berkeinginan pergi ke Penang Hill, jangan lewatkan Kek Lok Si Temple juga karena masih searah dan mudah ditemukan lokasinya.

Awal Cara Naik Bus Rapid

Saya akan menceritakan berdasarkan pengalaman terlebih dahulu, perjalanan dimulai dari kawasan George Town lebih tepatnya Lebuh Chulia. Ada banyak pilihan bus dengan destinasi beragam namun kami memilih nomor 201. 

Oh ya, tidak perlu merasa kesulitan menemukan nomor bus karena sistemnya di Penang sudah sangat rapi. Cukup cari di Google Maps saja, ketik destinasi dan titik awal keberangkatan. Nantinya akan ada beragam pilihan nomor bus yang ditampilkan dan pilihlah sesuai tujuan.

Jika kawan-kawan melalak cantik tinggal di daerah lain pun selama masih ada bus rapid maka bisa cek nomornya, bahkan bisa pula menyambung dengan naik beberapa bus. Tentu saja itu lebih repot donk tetapi  bagi traveler yang tinggal di kawasan George Town akan lebih mudah karena pilihan bus beragam.

Cara Bayar Ongkos Bus Rapid


Setelah menemukan nomor bus maka harus menunggu di bus stop atau perhentian bus yang ada di beberapa sudut jalan. Tidak semua menyediakan tempat duduk maka harus sabar menanti bus dengan berdiri.

Jika mau cari tempat duduk, bisa pula menemukan bus stop yang ada bangku tapi hendaklah jalan ke beberapa titik. Lagi pula, biasakan utamakan beri kepada ibu hamil maupun orang tua sehingga sebagai anak muda masih bisa berdiri saja.

Biasanya saat bus sudah datang dari kejauhan, orang-orang yang sudah menunggu akan langsung segera berdiri dan menghentikan bus tersebut dengan lambaian tangan. Penumpang pun akan dengan sabar antri untuk naik, pintu masuk dan keluar dipisahkan sehingga tidak terjadi tabrakan satu sama lain.

Ketika sudah di dalam bus, langsung sebutkan nama destinasi yang dituju kepada supir sehingga saat itu pula akan diberi tahu harga ongkosnya. Biasakan sedia uang recehan atau uang kecil karena tidak akan ada kembalian, supir akan menyebutkan nominal ongkos dan penumpang langsung masukkan uang ke baki yang tersedia.

Biaya sekali jalan untuk menuju Penang Hill pun hanya sekitar lebih kurang RM3 tetapi berhubung kami mengawali perjalanan ke Kek Lok Si Temple maka biaya menjadi double. Ongkos awal sekitar RM2 lebih dan dari Kek Lok Si hanya sekitar RM1 lebih saja.

Oh ya, jika kalian malas naik bus dari Kek Lok Si bisa pula naik taksi online kok dan harga juga tidak semahal dari kawasan George Town karena lingkungan lokasinya masih sama di Air Itam. Tetapi bagi penikmat pengalaman naik bus maka lebih seru aja sih.

Cara Henti di Destinasi


Saat sudah tiba di tujuan, mungkin akan kebingungan cara meminta supir menghentikan bus. Tetapi jangan sampai terburu-buru berteriak karena ada tombol yang siap ditekan di sekitar bangku bus maupun di tiang pegangan dalam bus.

Jika kalian mendapatkan bangku untuk duduk maka bisa langsung pencet saja ketika bus sudah mau mendekat di perhentian bus. Biasanya sih untuk destinasi wisata, ada beberapa penumpang lain yang juga turun di tempat tersebut maka jarang sekali Saya pencet tombol untuk berhenti.

Pastikan turun ketika sudah terbuka pintunya dan segeralah turun apabila memang sudah sampai di bus stop. Jika tidak ada lagi yang turun maka pintu bus segera akan ditutup otomatis oleh driver. Pernah kejadian pada Saya yang masih ragu mau turun di bus stop yang mana sehingga harus turun di perhentian berikutnya karena pintu bus sudah ditutup.

Tiba di Penang Hill

 
Kawan-kawan yang ingin langsung mendapatkan dua destinasi bisa mulai perhentian di Kek Lok Si Temple dan lanjut naik bus ke Penang Hill. Jika sudah sampai di perhentian bus Penang Hill, bisa langsung turun dan tentu saja harus tetap jalan menuju pintu masuknya.




Ketika mau pulang pun, bisa cari gambar perhentian bus dan pilih tujuan ke kawasan George Town, pada saat itu, Saya dan suami berjalan ke depan sampai bus stop dan memang tidak begitu dekat tetapi sekalian olahraga tentu tidak ada salahnya deh.

Itulah cerita perjalanan cara menuju Penang Hill naik Bus Rapid sehingga biaya traveling bisa lebih hemat. Alokasi dana bisa untuk bayar penginapan maupun makan serta oleh-oleh. Tungguin cerita perjalanan melalak cantik lainnya selama liburan di Malaysia, ya.























Mengawali perjalanan singkat untuk mencoba lebih mendalami satu sama lain dalam sebuah liburan singkat sejak menjadi pasangan suami istri. Tidak ada rencana besar saat kami memutuskan pergi ke Penang ini, tentu juga tidak ada itinerary padat serta tanpa ekspektasi berlebihan untuk trip 10 hari bersama ini.

Tujuan utama kami hanya ingin berjalan berdua, menikmati trip pertama sebagai suami dan istri. Mengunjungi tempat yang santai dari hiruk pikuk keramaian dan ingin menikmati slow living ala warga Penang.

Armenian Street menjadi tempat kami melambat, trip bersama ini dimulai dari Penang. Jalan sempit dengan bangunan tua itu seolah mengajarkan satu hal sederhana: tidak semua perjalanan harus cepat untuk sampai ke tujuan.

menyusuri armenian street bareng suami

Dengan menyusuri jalanan dengan pemandangan bangunan tua di sekitar George Town menambah kehangatan jalan berduaan. Sepanjang jalan hanya ada canda gurau sambil memandang satu sama lain. Oh begini rasanya bisa liburan bersama pasangan yang sudah sah.

Langkah Pertama sebagai “Kita”


Sejak berangkat dari bandara Kualanamu Deli Serdang Sumatera Utara, tentu ada keterikatan penuh untuk saling menguatkan dalam perjalanan ini. Dimulai dari proses check in hingga proses keberangkatan lainnya, saling bantu segala hal adalah kunci untuk trip pertama ini.

Ketika sudah tiba di bandara Penang, tetap saling mengingatkan dan memberi tahu segala informasi agar lancar proses bisa masuk melalui imigrasi. Berhubung sudah larut malam, maka kami memutuskan untuk naik taksi online menuju kawasan George Town.

Saat tiba di malam hari, memang tidak langsung ke Armenian Street. Namun pagi itu, kami berjalan berdampingan di bawah matahari Penang yang belum terlalu terik. Suamiku menggenggam tanganku, sesekali menunjuk mural di dinding tua, seolah ingin memastikan aku melihat hal yang sama dengannya.

Aku sadar, ini bukan lagi perjalanan “aku”, tapi perjalanan “kita”.

Selama ini, aku mengingat sudah entah berapa kali bahkan tak terhitung melewati kawasan Armenian ini saat masih single. Tapi ada rasa berbeda ketika sudah berjalan dengan suami karena tangan digenggam dan ada seseorang yang siap membantu mengabadikan momen dalam jepretan.

Di Armenian Street, kami tidak buru-buru mencari spot viral. Kami berhenti di depan mural sepeda, tersenyum tanpa banyak kata. Kamera menyimpan gambar, tapi hatiku menyimpan rasa—rasa aman, rasa pulang, rasa berjalan dengan orang yang kini menjadi tempat berbagi doa.

Jalan Pendek, Percakapan Panjang


Kami duduk di sebuah kafe kecil, bangku kayu tua, kopi hangat di tangan. Tidak ada obrolan berat. Hanya cerita ringan, tawa kecil, dan rencana-rencana sederhana tentang masa depan. Aku berpikir, mungkin beginilah pernikahan: bukan selalu tentang destinasi jauh, tapi tentang menikmati jeda bersama. Armenian Street memberi kami ruang untuk itu.

Waktu Terasa Lebih Lambat

Berjalan melewati bangunan heritage, aku merasa seperti sedang membuka lembaran baru hidup. Dulu aku sering bepergian sendiri, menentukan arah, memutuskan segalanya seorang diri. Kini, setiap langkah melibatkan diskusi kecil—“mau ke sana dulu atau ngopi dulu?” Dan entah kenapa, itu terasa indah.

Itinerary Singkat: Menikmati Armenian Street dengan Hati yang Tenang


07.30 – 08.30
Sarapan sederhana di George Town
Kami memilih makan ringan, cukup untuk mengisi energi sebelum berjalan.

08.30 – 10.30
Menyusuri Armenian Street, Berfoto di street art, Masuk galeri seni kecil, Berjalan tanpa tujuan jelas
Ini bagian favorit kami—tidak ada jadwal, hanya mengikuti rasa.


11.30 – 12.30
Makan siang halal
Menutup perjalanan dengan makanan hangat dan obrolan santai.

Budget Perjalanan: Sederhana tapi Cukup


Kami tidak ingin perjalanan pertama ini terasa berat di kantong. Cukup tahu bahwa kebahagiaan bisa datang tanpa biaya besar. Total budget berdua: ± RM90–110 sudah termasuk makan, kopi, dan tiket masuk tempat wisata.

Armenian Street dan Makna Perjalanan Pertama


Di jalan ini, aku belajar satu hal penting: perjalanan pertama setelah menikah bukan tentang kemewahan, tapi tentang menyelaraskan langkah.

Tentang belajar berjalan bersama, meski kadang langkah tidak selalu seirama. Tentang menikmati hal-hal kecil, sambil percaya bahwa perjalanan hidup ke depan akan lebih panjang—dan semoga selalu bisa dinikmati dengan cara yang sama: pelan, sadar, dan penuh rasa syukur.

Jika suatu hari kami kembali ke Armenian Street, mungkin bukan lagi sebagai pasangan baru menikah. Tapi aku tahu, jalan ini akan selalu mengingatkan kami pada awal yang sederhana dan penuh harap. Selanjutnya punya impian bisa bepergian dengan suami serta anak sehingga lebih lengkap kebersamaan ini.
Honeymoon hemat ke Malaysia mungkin sering sudah dilakukan oleh banyak pasangan suami istri. Namun, sebagai pengantin baru yang pertama kali menginjakkan kaki ke luar negeri pastinya ada sensasi yang berbeda.

Ini adalah tulisan pertama selama tahun 2026, memulai dengan bercerita tentang momen liburan bersama pasangan yang sudah sah. Selama ini hanya bercerita tentang solo trip namun kali ini ada hal berbeda, tentu ingin menceritakan lebih leluasa tentang liburan bersama pasangan.

honeymoon di penang hill malaysia



Ada sesuatu yang berbeda saat pertama kali bepergian sebagai suami dan istri. Bukan lagi sekadar liburan, tapi perjalanan kecil yang penuh makna—belajar bekerja sama, berbagi lelah, dan menikmati momen sederhana berdua.

Untuk perjalanan pertama kami setelah menikah, Kuala Lumpur menjadi pilihan. Alasannya sederhana: dekat, ramah budget, makanan halal melimpah, transportasi mudah, dan cocok untuk pasangan baru yang ingin liburan santai tanpa ribet.

Kami memulai perjalanan dari Penang, berhubung sedang liburan natal dan tahun baru maka semua serba mahal apalagi memang beli semuanya mendekati tanggal kepergian. Kenapa sejak tidak awal? Karena memang awalnya belum ada rencana ingin lakukan perjalanan ini.

Kenapa Malaysia Cocok untuk Pasangan Baru Menikah?


Malaysia menawarkan kombinasi yang pas antara kota modern tapi tetap hangat, surga kuliner halal, transportasi umum yang mudah serta tentu saja nyak pilihan wisata gratis atau murah. Kami pun mulai ambil perjalanan dari Penang karena tiket pessawat termurah dari Medan langsung ke Penang daripada ke Kuala Lumpur.

Sebagai pasangan baru menikah, kami ingin perjalanan yang tidak melelahkan, tidak mahal, tapi tetap romantis. Kuala Lumpur menjawab semuanya. Apalagi ini trip pertama untuk suami menginjakkan kaki ke luar negeri bahkan naik pesawat untuk yang pertama kalinya.

Hari Pertama: Tiba & Menikmati Kota


Perasaan tiba di bandara bersama suami, saling genggam tangan sambil tersenyum, rasanya sederhana tapi istimewa. Dari Penang Airport, kami naik taksi online menuju penginapan, hal ini dikarenakan cepat dan praktis meskipun tentu saja lebih mahal.

Check-in Penginapan


Kami memilih hotel budget di area Georgetown agar dekat ke mana-mana. Tidak mewah, tapi bersih, nyaman, dan cukup untuk beristirahat berdua. Ternyata memang terdapat beberapa room di lantai 1 dan 2 sehingga beberapa kali akan berpapasan dengan tamu lainnya.

Hunting Makan Malam

Berhubung kami tiba sudah malam bahkan bisa dikatakan nyaris tengah malam maka sudah banyak tempat makan yang tutup. Finally kami temukan tempat makan yang halal masih buka dengan pilihan menu yang tidak banyak dan didominasi dengan mie.

Berhubung sudah lapar maka tidak ada pilihan lain kecuali terus masuk dan bertanya tentang proses pembayaran. Dikarenakan tidak ada bawa tukaran uang maka dengan kartu debit maupun kredit adalah kuncinya untuk bisa makan.

Review mengenai tempat makan mie di kawasan George Town akan diulas pada artikel terpisah nantinya. Selanjutnya kami pun makan tetapi Saya sudah tidak begitu berselera sehingga hanya minum dan mencoba cemilan saja.

Penang Menghangatkan


Penang adalah tempat yang pas untuk memulai perjalanan sebagai pasangan baru. Ritmenya tidak terburu-buru, cocok untuk adaptasi sebagai “kami”. Dimulai dari jalan santai di George Town, foto berdua di mural street art, ngopi sore di kafe heritage, dinner sederhana tapi hangat di hawker center

Di Penang, kami belajar bahwa bahagia itu bisa sesederhana berbagi makanan dan cerita di meja kecil. Mengelilingi kawasan Armenian Street, senja di Chew Jetty serta tidak melewatkan Penang Hill dan duduk sore di hari berikutnya di sekitaran Gurney Drive.

Semua cerita lengkap di masing-masing spot wisata akan diulas nantinya di blog melalak cantik ini. Pastikan kawan melalak cantik tidak ketinggalan dan tetap baca cerita seru dan romantis di Malaysia versi aku dan suami.










































Berbicara mengenai dunia tulis menulis memang selalu memiliki perkembangan. Sejak suka menulis hingga saat ini, terus ada saja inovasi yang dilakukan. Pembelajaran terus berkembang, beragam keterampilan baru serta kreatifitas bisa dikembangkan seiring perkembangan teknologi juga.

Dunia literasi kini berkembang jauh lebih cepat dari sebelumnya. Jika dulu menulis dianggap sebagai hobi sunyi di balik meja kerja, kini aktivitas ini bisa menjadi sumber penghasilan yang nyata. Salah satu peluang terbesar datang dari aplikasi novel digital, platform yang mempertemukan para penulis dengan jutaan pembaca daring.

berpenghasilan dari novel digital


Berpenghasilan dari Menulis Konten


Melalui acara bertema Menulis dan Berpenghasilan di Novel Digital yang dihadiri oleh para penulis dari Komunitas Bisa Menulis (KBM) seperti Bunga BTP, Dwiindra, dan Ciayo Indah, para peserta diajak memahami langkah-langkah teknis untuk memulai karier sebagai penulis digital profesional serta mereka membagikan pendapatan yang sudah diraih hingga milyaran. Serunya lagi bahkan diajak berjalan-jalan ke luar negeri sebagai penulis yang sudah mencapai tingkatan tertentu di KBM..

Acara ini dibuka secara resmi oleh perwakilan Badan Ekonomi Kreatif, Ibu Yuana Rochma Astuti, S.E., M.Si. yang menekankan bahwa industri kreatif—terutama literasi digital—mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Penegasan ini diperkuat oleh kehadiran Isa Alamsyah, Founder dan CEO KBM, yang dikenal sebagai sosok penggerak ekosistem kepenulisan modern di Indonesia. Dalam sambutannya, Isa menyampaikan bahwa peluang berpenghasilan dari menulis kini semakin terbuka, asalkan penulis memahami teknis, konsistensi, dan pasar pembaca.



Teknis Menulis di Aplikasi Novel Digital


Sesi utama acara ini membahas bagaimana cara menulis cerita yang tidak hanya menarik, tetapi juga layak diterbitkan di aplikasi novel digital. Bunga BTP, penulis yang dikenal dengan gaya penceritaan emosional, menjelaskan pentingnya memahami struktur cerita. Mulai dari menciptakan premis yang kuat, membangun konflik, hingga membuat karakter yang hidup. Ia menekankan bahwa pembaca digital menyukai cerita yang mengalir, mudah dipahami, tetapi tetap memancing rasa penasaran.

Bahkan saat sesi Bunga BTP menceritakan juga pengalamannya menulis sambil mengurus anak spesial yang hebat. Itulah menariknya dengan menulis digital ini bisa dilakukan saat mengerjakan urusan rumah tangga juga sehingga para ibu bisa berpenghasilan dari rumah. Bahkan ia sudah mendapatkan banyak perjalanan ke luar negeri bersama KBM.

Sementara itu, Dwiindra mengungkapkan bahwa konsistensi adalah kunci utama. Di platform novel digital, penulis dituntut untuk update rutin—bisa mingguan atau bahkan harian. Menurutnya, konsistensi bukan hanya menjaga interaksi dengan pembaca, tetapi juga memengaruhi algoritma platform yang dapat meningkatkan jangkauan cerita. Ia juga menceritakan pengalamannya sudah berangkat umroh bersama KBM.

Ciayo Indah, yang menulis genre romance dan horror, berbagi tentang pentingnya memahami selera pasar. Di dunia novel digital, genre populer seperti romansa, thriller, dan fantasi memiliki pembaca yang sangat loyal. Ia mendorong para penulis untuk melakukan riset kecil sebelum mulai menulis, seperti membaca karya penulis lain, melihat top-chart di aplikasi, dan mempelajari gaya penulisan yang digemari saat ini.

Peluang Penghasilan di Novel Digital


Salah satu bagian yang paling ditunggu peserta adalah penjelasan mengenai skema penghasilan. Aplikasi novel digital umumnya memberikan pendapatan melalui sistem pembelian chapter, bonus eksklusif, hingga kontrak penulis. Penulis yang tulisannya berhasil menarik banyak pembaca dapat memperoleh pendapatan yang cukup menjanjikan, bahkan menjadi pekerjaan penuh waktu.




Isa Alamsyah menegaskan bahwa selama penulis mampu memberikan karya yang berkualitas, profesional, dan konsisten, peluang untuk mendapatkan kontrak eksklusif dari platform sangat terbuka. Di sinilah komunitas seperti KBM berperan penting—mereka menyediakan ruang belajar, mentoring, dan dukungan sesama penulis agar bisa berkembang bersama.




Para peserta pun sangat antusias mendengarkan semua penjelasan dari para penulis dan Bapak Isa Alamsyah, tampak banyaknya pertanyaan diajukan kepada para penulis dan semangat mendapatkan hadiah yang diberikan bagi para peserta yang bisa menjawab pertanyaan dari narasumber.













Di era yang serba cepat ini, bekerja tanpa dukungan teknologi cerdas terasa seperti berlari tanpa sepatu. Kita membutuhkan perangkat yang bukan hanya kuat, tetapi juga mampu “berpikir cepat” dan membantu menyelesaikan tugas dengan lebih efisien. Dan tahun ini, ASUS menjawab kebutuhan itu melalui ASUS Vivobook 14, laptop yang menggabungkan desain modern, performa kencang, dan kecerdasan AI terbaik di kelasnya.

Menjalani aktifitas sebagai seorang blogger dan konten kreator, tentu membutuhkan perangkat kekinian yang mampu mempermudah dan mempercepat pekerjaan agar bisa segera selesai. Saya bisa bilang: ASUS Vivobook 14 adalah salah satu laptop paling nyaman untuk dipakai bekerja berjam-jam, mengedit konten, hingga menjalankan aplikasi berat. 

Bagi pengguna yang membutuhkan keseimbangan antara performa AI tinggi dan grafis yang lebih powerful, ASUS Vivobook S14 M3407HA dihadirkan. Laptop AI ini cocok untuk pelajar dan pekerja yang membutuhkan laptop andal.

asus vivobook s14



Untuk segmen entry-level, ASUS Vivobook 14 A1407CA, A1407QA, dan M1407KA juga hadir sebagai solusi laptop AI dengan fitur yang tetap unggul. Ini membuktikan bahwa teknologi AI canggih kini bisa diakses oleh lebih banyak pengguna. Yuk, kita bahas kenapa laptop ini layak masuk wishlist kamu.

asus vivobook 14



Desain Ringkas, Ringan, dan Serba Elegan


Kesan pertama itu penting—dan ASUS Vivobook 14 tahu cara mencuri perhatian. Laptop ini hadir dengan bodi yang ramping dan ringan, cocok untuk kamu yang sering mobile atau bekerja dari kafe ke kafe. Dengan layar 14 inci yang jernih dan cerah, mata terasa nyaman meski dipakai lama untuk menulis blog, membuat desain, atau menonton referensi konten.

Bezel tipis memberikan pengalaman visual yang lebih luas, membuat tampilan terasa modern dan mewah. Cocok banget untuk kamu yang ingin tampil profesional dan stylish tanpa harus membawa barang berat ke mana-mana.

laptop asus ringan



Performa Kencang Berbasis AI: Bukan Sekadar Laptop Biasa


Inilah alasan utama kenapa ASUS Vivobook 14 jadi favorit banyak pekerja kreatif: fitur AI-nya benar-benar membantu aktivitas harian.

Laptop ini dilengkapi prosesor terbaru yang sudah terintegrasi dengan AI engine, membuat pengalaman multitasking terasa mulus tanpa lag. Mau buka puluhan tab? Bisa. Mau render video pendek untuk konten? Aman. Mau meeting online sambil buka aplikasi desain? Tetap stabil.

Beberapa fitur AI unggul yang bikin penggunaannya makin nyaman:

1. AI Noise Cancelation

Meeting online jadi lebih jernih tanpa terganggu suara sekitar. Teknologi ini mampu meredam suara bising seperti kendaraan, angin, atau suara orang lain, sehingga suara kamu terdengar lebih profesional.

2. ASUS AI Sense

Laptop bisa otomatis mendeteksi keberadaan pengguna. Ketika kamu menjauh, layar akan mengurangi kecerahan atau mengunci otomatis, membantu hemat daya dan menjaga privasi.

3. Optimalisasi Kinerja Otomatis

Dengan AI, laptop bisa menyesuaikan performa tergantung jenis aktivitas. Saat hanya browsing, konsumsi daya jadi lebih hemat. Tetapi saat kamu menjalankan aplikasi berat, power akan ditingkatkan otomatis untuk performa maksimal.

Fitur-fitur ini membuat ASUS Vivobook 14 bukan hanya cepat, tapi juga cerdas. Itulah yang membuatnya menonjol dibandingkan laptop kelas mainstream lainnya.

Layar Jernih dan Audio Menggelegar


Untuk blogger dan konten kreator, kenyamanan visual adalah hal utama. ASUS Vivobook 14 hadir dengan panel Full HD yang tajam, warna akurat, dan kecerahan yang pas untuk bekerja indoor maupun outdoor. Entah kamu menulis review, mengedit foto, atau membaca jurnal, semuanya terasa nyaman.

Sistem audio-nya pun ditingkatkan sehingga lebih imersif. Menonton video referensi, mendengarkan musik, atau melakukan video call, semua terdengar lebih jelas dan hidup.
Baterai Tahan Lama, Cocok untuk Para Pekerja Mobile

Apa gunanya laptop cepat kalau sering lowbat? Vivobook 14 menjawab ini dengan baterai yang awet seharian. Dalam penggunaan normal, kamu bisa bekerja tanpa harus berdiri untuk mencari colokan listrik. 

Cocok untuk kamu yang sering bekerja di luar rumah atau bepergian.


Ditambah lagi, teknologi fast charging membuat baterai bisa terisi hingga 60% hanya dalam waktu sekitar 49 menit. Efisien! Saya sebagai traveler yang suka bepergian ke beberapa kota atau negara tentu tetap ingin bekerja sambil liburan.

Dengan laptop yang punya baterai bisa tahan lama akan diutamakan agar pekerjaan tidak terganggu, bahkan ada jeda waktu untuk mengisi daya baterainya ketika sudah berhenti di suatu tempat.

Keyboard Nyaman untuk Mengetik Berjam-Jam


Sebagai blogger, keyboard adalah senjata utama. ASUS Vivobook 14 memberikan pengalaman mengetik yang empuk, responsif, dan tidak melelahkan. Jarak antar tombol pas, travel key nyaman, dan ada backlit yang membantu saat bekerja di ruangan redup.

Gimana kawan melalak cantik? Sudahkah berkeinginan untuk membeli laptop ASUS Vivobook 14 atau sudah ada yang memang menjadi user? Boleh yuk berbagi di kolom komentar!
Menghabiskan akhir pekan hanya sehari atau dua hari di Malaysia bukan sesuatu yang aneh saat ini. Ada banyak cara agar liburan semakin menyenangkan meskipun waktunya singkat. Beragam kemudahan akses untuk transportasi menjadikan tempat-tempat wisata makin mudah dikunjungi.

wisata menarik di penang



Tepatnya warga Medan tentu akan sangat menyenangkan bisa tiap minggu berlibur di Penang. Pernahkah berencana hanya habiskan waktu sehari saja di Penang? Mungkin beberapa kawan melalak cantik akan mempertanyakan apakah mungkin bisa.

Keseruan Hanya 24 Jam di Penang


Kamu yang berpergian sendiri tidak perlu khawatir jika hanya punya waktu singkat. Terutama buat para pekerja dengan waktu terbatas namun butuh berlibur dengan suasana berbeda. Pergi malam dan kembali malam pada keesokan harinya tentu bisa saja.

Kalau kamu hanya punya waktu 24 jam di Penang, jangan khawatir deh. Pulau ini mungkin terlihat kecil, tapi punya banyak hal menarik yang bisa kamu nikmati dalam waktu singkat. Mulai dari kuliner, wisata budaya, sampai spot instagrammable, semua bisa dirasakan dalam satu hari penuh. Yuk, intip itinerary seru cuma 24 jam di Penang!

Malam: Jalan Malam di Chulia Street atau Gurney Drive


Jika kamu ambil penerbangan malam dari Medan menuju Penang maka masih bisa nikmati suasana malam di Kawasan Chulia Street atau seputaran Love Lane yang bisa sampai menjelang subuh. Perjalanan dari Medan menuju Penang yang hanya 30 menit tentu memungkinkan sekali ambil penerbangan malam saja di hari sabtu.

Tiba malam hari tidak begitu menyeramkan karena Penang tidak begitu luas sehingga dari airport pun bisa langsung pilih transportasi online menuju kawasan Chulia Street sebelum ke penginapan. Dengan seruputan minuman segar dan jajanan malam di Chulia Street Night Market. Suasananya hidup dengan tenda makanan, lampu warna-warni, dan keramaian wisatawan.

Alternatif lain jika kawan melalak cantik tinggal di Kawasan Gurney adalah berjalan-jalan santai di Gurney Drive sambil menikmati angin laut. Ada banyak pula penjual makanan apalagi malam minggu tentu masih ramai. Meskipun solo traveling tentu tidak perlu merasakan kesepian ketika berada di Penang.

Pagi: Jalan-Jalan Santai di George Town


Mulailah hari dengan berjalan kaki di George Town, pusat kota yang sudah diakui sebagai situs warisan dunia UNESCO. Di sini kamu bisa menikmati bangunan tua bergaya kolonial yang masih terjaga rapi. Jangan lupa mampir ke spot mural terkenal seperti Children on a Bicycle atau Boy on a Motorcycle. Sambil hunting foto, kamu juga bisa sarapan ala lokal seperti roti bakar kaya dan kopi Penang di kedai kopi tua.

mural street art penang



Menjelang Siang: Jelajahi Warisan Budaya


Setelah puas berkeliling George Town, lanjutkan perjalanan ke Cheong Fatt Tze Mansion (Blue Mansion) atau Penang Peranakan Mansion. Kedua tempat ini bukan hanya indah secara arsitektur, tapi juga menyimpan kisah sejarah menarik. Spot ini cocok buat kamu yang suka foto dengan nuansa heritage klasik.

Kalau ingin suasana berbeda, mampir sebentar ke Little India. Jalanan penuh warna, toko sari, dan aroma rempah-rempah bikin suasana seperti berada di India. Tempat ini juga asyik untuk foto estetik yang penuh warna.

Siang: Wisata Kuliner Penang


Tidak lengkap rasanya ke Penang tanpa mencoba kulinernya. Cobalah menu ikonik seperti Char Kway Teow, Penang Laksa, atau Nasi Kandar. Kamu bisa menemukannya di food court populer seperti Gurney Drive Hawker Centre atau warung kecil di George Town.

Pilihan makan siang pun beragam bisa disesuaikan dengan selera kawan melalak cantik saja. Saya biasanya lebih suka nikmati menu tomyam di Nana Tomyam yang sudah pernah ditulis juga di blog ini, baca selengkapnya "Makan Siang di Nana Tomyam Penang".

Selesai makan siang masih bisa kok jalan-jalan di sekitar George Town ini. Teruslah berjalan hingga menemukan menu penutup yang jangan sampai dilewatkan yaitu cendol Penang Road yang segar banget buat cuaca panas. Kawan melalak cantik juga bisa baca review selengkapnya "Nikmati Kesegaran Teochew Chendul Penang".

Sore: Menikmati Alam di Penang Hill


Setelah perut kenyang, saatnya naik ke Penang Hill. Dari sini kamu bisa melihat pemandangan kota George Town dan laut biru dari ketinggian. Ada juga The Habitat, area konservasi dengan canopy walk yang instagrammable. Kalau sempat, tunggulah sampai sore menjelang malam untuk menikmati indahnya city lights dari atas bukit.

Tetapi jika tidak sempat mungkin masih bisa santai di kawasan Padang Kota Lama saja hingga sunset. Ada banyak warga lokal yang juga menikmati suasana senja bersama keluarganya atau sekedar duduk diam sendiri pun tidak ada salahnya.

sunset esplanade penang



Nah, setelah memandangi sunset yang indah tentu bisa langsung menuju bandara jika memang hanya 24 jam saja waktu yang dimiliki selama di Penang. Apabila kawan melalak cantik juga ada perjalanan lainnya via darat menuju kota lain juga tetap asik ambil waktu malam saja.

Gimana kawan melalak cantik? Sudahkah berencana nikmati luar negeri cuma 24 jam saja? Yuk buruan pesan tiket pesawatnya sekarang juga. Pembelian bisa kok melalui beragam online travel agent dan gunakan kode promonya.


Shaping your body in six months is a realistic goal when you can do it in the right way. Instead of extreme dieting or exhausting workouts, the key lies in consistency, smart habits, and supportive fashion essentials.

By combining healthy routines with tools like shapewear, a comfortable seamless bra, and the best tummy control shapewear, you can enhance your body shape while building long-term confidence.

This guide will walk you through a practical, month-by-month approach that is easy to follow and suitable for everyday life. Let's have a look for some steps in 6 months that is not an easiest way but it make you more relax to go through it all.




The Way to Shape Your Body


Well, there some ways that you should do in a way of shaping body. You must do it month by month. Start it from the first month and second month.

1. Step for Month 1 and 2

To make your body in shape, start to build healthy habits and improve posture, please focus on balanced nutrition. In the first two months, focus on creating sustainable eating habits such as: drink at least 2 liters of water daily, please reduce processed food and sugary drinks, keep eating balanced meals with protein, vegetables, and healthy fats.

Some of you maybe thinking of feeling starve because of healthy food, of course not because you don’t need to starve yourself. A healthy body responds better to nourishment than restriction.

The thing that you still can do such as start light physical activity, begin with gentle movements to prepare your body like daily walking for 20–30 minutes. Another thing, you also can do light stretching or yoga

If you ara beginner, also can do the beginner home workouts 3 times per week. Why? Because these activities improve circulation and posture—two key factors in body shaping.

Another way for you, to make it shape, please use shapewear to support daily posture. By wearing comfortable shapewear during daily activities helps improve posture and core awareness. Good shapewear provides gentle compression that encourages you to sit and stand properly, which instantly improves how your body looks in clothes.



2. Step for Month 3 and 4


Next step, it is for tone muscles and shape the waist. You can add strength training and at this phase is ideal for muscle toning that you can do such as squats and lunges for lower body.

Don't forget to do planks for core definition, arm workouts with light weights, by doing strength training 3–4 times a week helps sculpt your body without making it bulky. Waiting for result? You can enhance results with the best tummy control shapewear .




While workouts build muscle, the best tummy control shapewear enhances your silhouette instantly. It helps to smooth the abdominal area, support the core during movement, boost confidence in fitted outfits, choose breathable, flexible materials so you can wear it comfortably for long hours.

Another thing that you can do such as upgrade to a comfortable seamless bra, there are many types of bras. A well-fitted seamless bra is essential for both comfort and appearance. It can eliminates visible lines under clothing, provides natural support, enhances your body shape without pressure, this small change makes a big difference in how polished your outfits look.

3. Month 5 and 6

In this month, you can sculpt, maintain, and elevate confidence. How? By combining cardio and strength for optimal body shaping. You can mix strength training and cardio exercises like cycling or jogging. Then, do stretching or pilates for flexibility, this combination helps burn fat while maintaining muscle tone.

The thing that you must remember is please prioritize sleep and recovery. Sleep is often overlooked but crucial. Getting 7–8 hours of quality sleep such as supports muscle recovery, balances hormones, helps maintain a healthy weight.

Your body shapes itself while you rest, then if you want to have style, you can shape with shapewear. At this stage, shapewear becomes a styling essential rather than a hiding tool. The best tummy control shapewear, paired with a seamless bra, helps define the waist, create a smooth silhouette and increase confidence in dresses, jeans, and workwear.

Why Shapewear is a Smart Body-Shaping Tool?


Shapewear is not meant to replace exercise or healthy eating. Instead, it works as a supportive companion by improving posture, enhancing natural curves, helping clothes fit better. When used correctly, shapewear empowers you to feel confident at every stage of your body-shaping journey.

Shape Your Body, Don’t Pressure It


Shaping your body in six months is about progress, not perfection. Healthy habits create long-term results, while supportive essentials like shapewear, a high-quality seamless bra, and the best tummy control shapewear help you look and feel your best along the way. The true transformation isn’t just physical—it’s the confidence you gain by taking care of yourself consistently.

 Kampung Berseri Astra (KBA) Cengkeh Turi, Binjai menjadi lokasi kampung berseri pertama yang Saya kunjungi beberapa tahun lalu. Ketertarikan melihat sesuatu yang berbeda menjadikan perjalanan itu begitu berkesan.

Mengawali perjalanan dari pagi hari dari kota Medan dimana jarak menuju Binjai hanya sekitar sejam saja. Pada masa itu belum kepikiran untuk naik kereta api karena memikirkan transportasi lanjutan menuju lokasi Kampung Berseri Astra Cengkeh Turi.

Kampung Berseri Astra


Saya berangkat dengan beberapa teman sesama penggiat aktifitas sosial yang juga ingin tahu tentang kampung tersebut. Selain itu, kami juga ingin lakukan penjelajahan untuk beberapa spot lainnya di Binjai sehingga perjalanan ini bisa dilalui seharian penuh.

Apa Itu Kampung Berseri?

Sebelum membahas lebih jauh mengenai KBA Cengkeh Turi maka akan menarik untuk ketahui terlebih dahulu apa sih kampung berseri.

Kampung Berseri Astra (KBA) adalah salah satu program tanggung jawab sosial (CSR) dari PT Astra International Tbk yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa atau kelurahan agar menjadi kampung yang mandiri, bersih, sehat, dan produktif.

Program ini menjadi bagian dari visi Astra untuk “Sejahtera Bersama Bangsa”, di mana perusahaan tidak hanya fokus pada bisnis, tetapi juga ikut membangun kualitas hidup masyarakat Indonesia.

Hingga saat ini, program KBA telah tersebar di lebih dari 130 lokasi di seluruh Indonesia, dari Sumatera hingga Papua. Masing-masing kampung memiliki keunggulan khas — misalnya, ada yang unggul dalam kerajinan tangan, wisata edukasi, pengolahan sampah, atau pertanian modern

Tujuan utama KBA adalah untuk membantu masyarakat lokal meningkatkan kualitas hidup melalui empat pilar utama yaitu yang pertama adalah pendidikan, Astra membantu meningkatkan mutu pendidikan dengan menyediakan fasilitas belajar, pelatihan guru, pojok baca, dan kegiatan literasi bagi anak-anak.

Selanjutnya adalah pilar kesehatan, program ini mendorong masyarakat untuk hidup sehat, misalnya dengan mendirikan posyandu, memberikan pelatihan kader kesehatan, dan kampanye pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Kemudian lingkungan yang mana fokus pada menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan — seperti pengelolaan sampah, penghijauan, taman hijau, serta daur ulang. dan yang terakhir adalah kewirausahaan, Astra mendampingi UMKM dan pelaku usaha lokal agar bisa berkembang lewat pelatihan manajemen usaha, produksi, dan pemasaran agar ekonomi warga meningkat.

Mengenal KBA Cengkeh Turi


Dari sekian banyak Kampung Berseri Astra, salah satunya yang sudah Saya kunjungi adalah Kampung Berseri Astra Cengkeh Turi di Binjai, Sumatera Utara. Saya juga sudah pernah mengunjungi yang  di Desa Lingga dan Pantai Cermin.
 
Nah, KBA Cengkeh Turi ini sendiri sudah banyak melakukan kegiatan dan mencapai keberhasilan, tentu saja Kampung Bereri ini berhasil berkembang melalui beberapa hal di antaranya: UMKM kerajinan akrilik yang sudah menembus pasar internasional, lingkungan hijau dengan tanaman hidroponik, gerobak literasi untuk anak-anak sekolah, dan aktivitas masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan sosial.

KBA Cengkeh Turi



Saat ngobrol dengan para penggiat di KBA Cengkeh Turi ini, dikatakan bahwa suasana kampung terasa lebih hidup saat ini. Jika dilihat jalan-jalan lingkungan dihiasi tanaman hias dan pot bunga yang dirawat bersama. Dinding rumah dan pagar warga diberi sentuhan warna lembut yang membuat kampung terlihat bersih dan nyaman. Lebih dari itu, masyarakatnya kini aktif berinovasi dan bekerja sama untuk membangun kampung yang berkelanjutan.

Tentu saja keberhasilan Kampung Berseri Astra Cengkeh Turi tidak terjadi begitu saja. Semuanya berawal dari komitmen warga dan pendampingan berkelanjutan dari Astra. Dengan adanya pelatihan, pembimbingan, dan kegiatan gotong royong menjadikan warga lebih percaya diri untuk menciptakan perubahan.

Kini, Cengkeh Turi dikenal sebagai kampung percontohan di Kota Binjai, tempat di mana semangat kolaborasi dan kepedulian tumbuh bersama. Banyak pengunjung datang untuk belajar langsung bagaimana kampung ini bisa bertransformasi dari lingkungan biasa menjadi kampung yang hidup dan produktif.

Konsep KBA Cengkeh Turi Dari 4 Pilar

Sebagaimana tujuan Kampung Berseri untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat lokal melalui empat pilar, maka bisa dilihat pula aktifitas yang dilakukan KBA Cengkeh Turi dari pilar-pilar yang ada seperti:

1. Pilar Pendidikan: Menumbuhkan Generasi Cerdas dan Peduli

Di tengah kampung, SD Negeri 028067 Cengkeh Turi menjadi simbol kemajuan pendidikan. Sekolah ini mendapat dukungan penuh dari Astra untuk mengembangkan konsep sekolah hijau dan ramah lingkungan.
Anak-anak diajak belajar sambil bercocok tanam di taman mini dan kebun hidroponik sekolah. Selain itu, tersedia gerobak literasi yang membawa buku bacaan ke rumah-rumah warga—mendorong budaya membaca sejak dini.

Guru-guru juga rutin mengikuti pelatihan agar lebih kreatif dan adaptif dalam mengajar. Hasilnya, semangat belajar anak-anak meningkat dan mereka tumbuh menjadi generasi muda yang cerdas sekaligus peduli pada lingkungan sekitar.

2. Pilar Kewirausahaan: UMKM yang Menembus Pasar Internasional

Pilar kewirausahaan di Cengkeh Turi menjadi salah satu yang paling mencuri perhatian. Sekitar 70 persen warga kini aktif mengembangkan usaha kecil dan menengah (UMKM).

Salah satu yang paling sukses adalah Siti Nurbaya Sianturi, pelaku usaha kerajinan akrilik yang membuat vas bunga, tempat tisu, dan berbagai hiasan rumah. Produk buatannya bahkan sudah diekspor ke Malaysia, membuka jalan baru bagi UMKM lokal untuk naik kelas.

aktifis kba cengkeh turi
Sumber foto: Intipos



Selain itu, warga lain juga mengembangkan usaha kuliner rumahan, keripik, hingga hasil olahan tanaman hidroponik. Semua ini tidak terlepas dari dukungan Astra melalui pelatihan kewirausahaan, pembukuan, dan pemasaran digital.

Kehadiran Astra membuat warga memiliki keyakinan baru: bahwa kemandirian ekonomi bisa dimulai dari halaman rumah sendiri.

3. Pilar Lingkungan: Kampung yang Bersih dan Hijau

Salah satu hal yang paling terasa ketika memasuki Kampung Berseri Astra Cengkeh Turi adalah kebersihannya. Hampir tidak terlihat sampah berserakan. Warga kini terbiasa mengelola sampah organik menjadi pupuk kompos, serta memanfaatkan lahan sempit untuk menanam sayuran dan tanaman obat.

Pekarangan rumah menjadi hijau dan produktif, menciptakan suasana sejuk dan asri. Program Bank Sampah dan Taman Hidup Sehat juga berjalan aktif. Anak-anak dilibatkan dalam kegiatan daur ulang dan edukasi lingkungan, membuat kesadaran menjaga bumi tumbuh sejak dini.

4. Pilar Kesehatan: Hidup Bersih dan Sehat

Dalam bidang kesehatan, masyarakat Cengkeh Turi kini semakin sadar pentingnya pola hidup bersih. Kegiatan Posyandu rutin dijalankan oleh kader kesehatan dengan dukungan alat pemeriksaan sederhana seperti tensimeter dan timbangan bayi.

Selain itu, warga juga dilatih untuk mengenali tanda-tanda penyakit ringan dan melakukan pencegahan dini. Astra turut membantu menyediakan pelatihan kader kesehatan dan penyuluhan gizi seimbang. Upaya ini membuat angka kesehatan warga meningkat dan kesadaran hidup sehat menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.

Begitulah KBA Cengkeh Turi bisa terus berhasil dan berkembang serta menjadi wajah baru yang menginspirasi untuk lingkungan sekitar dan tentunya Kampung Berseri Astra lainnya. Kawan-kawan melalak cantik yang mau kesana bisa langsung saja cari alamatnya dan bisa lihat langsung aneka kegiatan-kegiatan disana.




























Newer Posts
Older Posts

Total Tayangan Halaman

HELLO, THERE!


Hello, There!
Hello, There!
My name is Ririn Famur Wandes Rahayu Lubis. I am from Medan, North Sumatera, Indonesia.

Find More



LET̢۪S BE FRIENDS


recent posts

Labels

Blogger Medan Cafe Medan English Article Lifestyle Blogger Review Cafe Solo Backpacker Tips Melalak Cantik Tips Traveling Wisata Asia Tenggara Wisata Indonesia

Blog Archive

Postingan Populer

  • T-Garden Medan,Resort and Ranch Instagramable ala Bali
    T-Garden Medan Resort and Ranch menambah daftar tempat wisata baru yang santai dengan konsep nuansa kekinian ala Bali yang instagram...
  • Pengalaman Pertama Nge-Grab ke Kualanamu International Airport
    Rasa bahagia dan syukur tak terhingga dihaturkan kepada Sang Pencipta sejak membaca sebuah email pengumuman yang menyatakan bahwa aku te...
  • Asian Make Up with PIXY TWC Cover Smooth and PIXY Lip Cream
    Setiap wanita selalu ingin tampil cantik dan mempesona. Definisi cantik dari setiap wanita pun berbeda-beda,begitu juga kaum lelaki y...
  • Menikmati Wisata Seni 3D Art Magic Eye Museum Kawasan Bandara Kualanamu
    Menikmati wisata seni 3 dimensi di hari libur memang menyenangkan dan semakin seru apabila dinikmati bersama keluarga, para sahabat mau...
  • Imajinasi, Creativity, dan Teknologi Ciptakan Konten Kreatif Masa Kini
    Kehidupan manusia melalui banyak proses yang tidak sederhana. Manusia yang diciptakan juga berproses hingga akhirnya kembali lagi ke s...

Community

selebgram medan

Intellifluence Trusted Blogger


 

Created with by BeautyTemplates | Distributed by blogger templates