Sepertinya sudah semakin banyak daftar gerai Starbucks yang dikunjungi di berbagai negara. Jika sebelumnya hanya Starbucks dalam negeri. Kini sudah semakin meluas di berbagai negara. Kembali lagi review ngopi Starbucks. Kali ini melalak cantik nikmati ngopi Starbucks di Central Festival Hat Yai, Thailand. Apa sih yang menarik? Penasaran selengkapnya baca sampai habis donk!
Starbucks Reserve Thailand
Apa sih yang membedakan Starbucks Reserve dengan yang biasa? Sebelumnya pernah juga menuliskan pengalaman nikmati minum kopi di Starbucks Reserve Medan. Starbucks Reserve ini memiliki ruangan yang lebih luas sih dibandingkan yang biasa. Hal ini terlihat saat pertama kali memasuki pintu masuk Starbucks, jangkauan mata memandang pun semakin luas.
Desain Interior Starbucks Reserve
Sebagaimana nuansa Starbucks pada umumnya, sentuhan warna-warna identik masih mendominasi. Ketika memasuki pintu Starbucks, mata tertuju ke meja tengah yang berisi beberapa kopi dan perlengkapannya. Terbaca tulisan kopi Kenya, Costa Rica, Nicaragua Maracaturra dan lain sebagainya.
Saat memasuki ruangannya, kehangatan suasana Starbucks ini memang tidak bisa dibohongi. Selalu ada kenyamanan tersendiri serta vibes yang membuat makin betah berada di dalamnya. Apalagi ini memang Starbucks Reservee yang memiliki ruangan sangat luas. Saya pun mulai memandang ke sekeliling untuk mencari tempat duduk dan ternyata banyak sekali pilihan.
Bangku pun beragam, ada yang model sofa pendek dengan pinggiran lengan kayu, kursi bar dengan meja panjang atau sekedar duduk di kursi kayu dengan meja bundar. Pastinya saya memilih bangku sofa yang nyaman agar bisa menyandarkan punggung dan leher seketika. Hal ini dikarenakan cukup lelah seharian berbelanja keliling mall. Cerita belanja juga ada disini, boleh baca tentang Belanja HM di Central Festival.
Menu Starbucks
Minuman maupun aneka kue yang disajikan masih hampir sama dengan yang ada di Indonesia. Hanya saja ada beberapa minuman atau pastry yang berbeda. Saya memilih untuk nikmati caramel frappucino dengan tambahan topping caramel dan whipping cream saja berhubung siang itu sangat panas sehingga cocok minum yang dingin dan ada manisnya.
Ada keinginan untuk nikmati cheese cake di Starbucks Thailand tapi keinginan langsung hilang saat merasa terlalu lelah sore itu. Dan ada niat untuk makan street food di sekitar Lee Garden Plaza pada malam harinya.
Fasilitas WiFi
Niat awal mau duduk sambil bekerja eh tapi ternyata WiFi tidak bisa digunakan oleh perangkat saya. Hal ini karena bahasa yang digunakan adalah Bahasa Thailand dan saya tidak paham artinya. Padahal sudah menanyakan ke staf yang bertugas tapi tidak bisa tersambung di smartphone. Alhasil hanya duduk saja nikmati pemandangan aktifitas warga lokal.
Hampir keseluruhan pengunjung pada hari itu tampak seperti warga lokal. Sekali pun ada terdengar berbahasa Melayu tapi tetap saja mereka masih cukup bisa berbaur dengan warga Thailand Selatan ini. Pada saat itu, tidak tampak adanya warga asing atau bule yang sedang nikmati secangkir kopi Starbucks. Saya pun tidak perlu merasa canggung meskipun orang asing karena selagi tidak mengusik maka tidak perlu khawatir.
Pelayanan Staff Starbucks
Dalam pandangan saya, memang sepertinya pegawai Starbucks ini sudah terkonsep dengan cara pelayanan yang sama. Kebanyakan memang bagus dan ramah ketika menghadapi customer. Tetapi menurut saya, pelayanan Thailand selalu lebih oke sih. Keramahan dan bentuk peduli yang ditunjukkan selalu lebih besar.
Sejak awal ingin memesan, proses membayar hingga mengambil minuman tetap menyenangkan. Walaupun pada awalnya, staff yang membuat minuman cukup bingung membaca nama saya yang tertera pada cup minuman. Kemudian temannya membacakan dan saya pun langsung bergegas mengambil caramel coffee frappucino tersebut.
Oh ya, jika kalian ingin pesan dan bawa pulang juga bisa kok. Atau ketika malas keluar penginapan dan ingin ngopi Starbucks juga bisa pesan melalui delivery online melalui food apps seperti grab, line, shopee dan sebagainya.





