Pantai Asik Untuk Berfoto Cantik di Penang

by - Februari 03, 2021

Pantai asik untuk berfoto cantik di Penang menjadi artikel berikutnya yang akan saya ceritakan setelah berkali-kali liburan ke negeri jiran. Memang belum semua pantai dikunjungi namun ada beberapa yang menggoda dengan warna jernih memanjakan mata. Lokasi untuk mencapai pantai-pantai ini juga tidak terlalu jauh dari pusat kota. Kawan melalak cantik yang mau menuju kesana juga bisa menggunakan transportasi umum.

Pantai Asik Berfoto Cantik

Tipe traveler itu bermacam-macam,biasanya apa yang mau dilakukan saat mengunjungi suatu wilayah tertentu juga berdasarkan dari kesenangan si pelancong tersebut. Saya memang bukan tipe pejalan yang harus mengunjungi semua tempat famous sekaligus. Biasanya suka bersantai lebih lama dan menjelajahi lebih dalam suatu area tertentu. Ketika menghabiskan waktu dua minggu di Penang tentu tidak mau melewatkan pantai-pantai yang indah. Sebagai solo traveler bukan hal yang sulit menjelajahi Penang karena transportasi umum yang ada sudah sangat memadai. Btw,ada cerita seru berlibur di Pantai Batu Feringghi Penang,silahkan kawan melalak cantik baca pada artikel tersebut.



Berhubung saya melakukan perjalanan sendirian dari kota asal maka mencari kawan baru adalah cara yang tepat. Bergabung dengan komunitas couchsurfing membuat saya tidak merasa sepi karena bisa berkenalan dengan banyak orang-orang baru. Ketika perjalanan ke Pantai Ombak Damai,saya ditemani oleh salah seorang warga Indonesia yang bekerja di Malaysia. Ia bersemangat menemani saya melakukan penjelajahan seharian. Yuyun adalah namanya dengan berparas sedikit chubby dan bersikap sangat baik. Meskipun pada moment itu merupakan pertemuan pertama kali,ia mau berteman baik dengan saya bahkan hingga sekarang.



Menelusuri Pantai Ombak Damai

Ia memang bukan warga lokal namun sudah cukup lama bekerja di negara tetangga sehingga ada banyak yang sudah diketahuinya termasuk tempat wisata menyenangkan dengan penampakan pantai indah. Kami pun membuat janji untuk bertemu di Queensbay Mall sebelum berangkat ke pantai. Lokasi mall tersebut tidak terlalu jauh dari penginapan saya di Tido Hostel George Town. Mengggunakan kendaraan umum dari Komtar membuat biaya semakin hemat. Bermodalkan google maps memudahkan saya mendapatkan informasi nomor bus yang bisa digunakan hingga tiba ke Queensbay Mall.

Setelah bertemu,kami lanjutkan menuju pantai dengan menggunakan bus ke arah Komtar. Setelah itu dilanjutkan lagi naik bus yang menuju kawasan Pantai Ombak Damai. Hampir mendekati pantai sudah tampak kawasan rumah warga Malaysia,disitu terlihat kehidupan masyarakat lokal Melayu. Kami bertanya kepada supir bus agar tidak terlewat pantai yang dituju. Namun,kami tetap saja harus berjalan menuju Pantai Ombak Damai karena turun terlalu cepat. Saya hanya mengikuti Yuyun sudah pernah datang kesini sebelumnya. Siang hari tentu membuat perut semakin lapar karena perjalanan sekitar sejam. Meskipun sebelumnya sudah makan siang di Queensbay Mall tapi pergerakan di jalan membuat perut goyang dan lapar lagi (alasan aja sih,ahahha).

Kami pun tiba di pantai dan tampak diisi oleh penduduk lokal yang sedang berlibur bersama keluarga. Banyak penjual makanan yang mengundang selera untuk dicicipi. Saya pun langsug tergoda dengan es krim kelapa yang tampak indah dengan butiran ceres di atasnya. Yuyun sudah mulai kelaparan sehinga langsung memesan semangkuk laksa dan seporsi lekor ikan. 





Aneka food stall yang ada sungguh memancing untuk dipesan. Saya hanya membeli es krim kelapa dan buah potong serta air mineral dingin berhubung cuaca sangat panas. Yeah,Penang memang lumayan menggerahkan pada siang hari apalagi kawasan dekat pantai. Kami tidak ada berniat untuk mandi di sekitar situ,hanya menikmati suasana,makan dan tentu berfoto.

Ada spot foto yang mengharuskan kami untuk mengantri dengan orang lain karena banyak yang mau mengabadikan moment di tempat tersebut. Memang bukan spot yang begitu indah,hanya saja ada tulisan Pantai Ombak Damai sehingga setidaknya menandakan bahwa sudah berkunjung ke tempat tersebut. Saat mendekati sunset juga semakin menjadikan hasil foto sangat indah,tentu banyak pengunjung yang tidak mau melewatkan moment tersebut.




Waktu semakin sore,cuaca mulai dingin dengan suasana semakin gelap. Kami berniat untuk langsung pulang dari pantai ini. Namun,keinginan masih ada mengunjungi lokasi lain hingga kami pun pergi mengunjungi kawasan Pulau Jerejak. Dengan penuh semangat memesan mobil ojek online karena bus masih lama akan datang sementara sudah semakin gelap. Kami pun mencari driver yang mau menjemput hingga ke kawasan ini. Akhirnya sudah didapatkan ojek online yang menjemput kami dan mau mengantarkan menuju Pulau Jerejak.

Nah,itu merupakan cerita pengalaman saat mengunjungi salah satu pantai cantik di Penang yaitu Pantai Ombak Damai. Selanjutnya kawan melalak cantik bisa mengunjungi Batu Ferringhi Beach yang juga bisa ditempuh dengan bus rapid Penang,biayanya juga masih sangat terjangkau dan bisa lebih santai duduk di dalam bus.

Bermodal Gorilla Pod Mendapatkan Foto Indah di Batu Ferringhi Beach

Baru beberapa hari tiba di Penang sudah tidak sabar ingin mengunjungi berbagai pantai. Bukan kunjungan pertama ke Batu Ferringhi Beach tapi sebelumnya tidak puas untuk melihat berbagai hal. Kali ini bisa menjelajahi pantai yang indah sendirian dan mengabadikan moment disana bermodalkan gorilla pod.



Keluar dari penginapan sudah menjelang siang,saya pun langsung menuju bus station yang berada di Jalan Penang. Lokasinya tidak terlalu jauh dengan Tido Hostel yang merupakan tempat saya menginap. Hanya berjalan kaki beberapa menit sudah bisa mendapatkan bus yang akan langsung menuju Batu Ferringhi Beach.

Berhubung ada pantai sepanjang jalan,saya bingung mau turun di bagian yang sebelah mana. Akhirnya turun di pertengahan dan ketika saya bertanya kepada penduduk setempat,ternyata mereka menyebutnya pantai bagian pertengahan antara Batu Ferringhi dan Monkey Beach. Menurut saya,air yang dialirkan tetap saja bagian Batu Ferringhi,hanya saja disini lebih sepi sehingga nyaman mau berfoto cantik.

Saat tiba sudah waktunya menjelang jam makan siang,saya pun langsung memesan laksa di sebuah rumah makan kecil dekat pantai. Semangkuk laksa beserta teh manis dingin mengisi kekosongan perut siang itu. Selesai makan,saya lanjutkan untuk berkeliling sekitar pantai dan mulai mencari spot menarik untuk berfoto. Seorang solo traveler harus bisa mencari akal agar bisa menghasilkan foto yang bagus. Oleh karena itu,gorillapod menjadi teman saat perjalanan saya pada hari itu di Batu Ferringhi Beach.

Ada banyak aktifitas yang dilakukan para pengunjung di pantai,mulai dari bakar-bakar ikan maupun ayam,berfoto ria,main air atau sekedar duduk memandangi ombak pantai yang bersuara ribut menenangkan jiwa. Saya selaku penikmat pantai sungguh merasa nyaman berada disana meskipun hanya seorang diri karena ada suara-suara air dan burung berkicau menemani.

Berhubung menggunakan transportasi umum dan sendirian maka saya segera kembali sebelum maghrib tiba. Cuaca sudah mulai semakin sore,harus segera pulang ke hostel. Saya pun berjalan ke perhentian bus untuk mencari nomor tujuan ke Komtar. Saat menunggu tidak ingin hanya berdiam diri,ada penjual makanan yang sedang duduk di depan warung dagangan. Saya mulai mengajak ngobrol dan memesan jagung rebus yang dijual sambil bercerita tentang kehidupan di Penang. Eh,ternyata ia adalah warga Indonesia yang sudah lama mencari kehidupan di negeri orang bahkan anak-anaknya juga sudah menikah di Malaysia.



Well,itulah cerita dan foto-foto selama perjalanan menjelajah beberapa pantai di Penang. Kawan melalak cantik bisa mencoba nanti saat liburan kesana. Nikmati keindahan pantai dengan penuh bahagia dan rasakan nyaman.



























You May Also Like

13 Comments

  1. Foto kelapa muda plus es krim...
    trus makanan berkuah di bawah poto es krim n kelapa muda tadi...
    bagus sekali fotonya hihihi

    BalasHapus
  2. Saya koq galfok sama sajian kelapa mudanya dalam foto di atas .... wiiih menggiurkan.Habis foto-foto cantik, minum kelapa muda dengan es krim.

    BalasHapus
  3. Pantai ombak damai di Penang yang panas memang cucok meong jajan es krim kelapa kak. Bisa bikin adem cuaca gerah. Btw, enak juga ya banyak kawan lewat komunitas couchsurfing.

    BalasHapus
  4. pokoknya nanti kalau pandemi udah kelar aku mau main ke Penang mbak. mau kulineran, mau ke pantai, mau jalan2. ya gimana, setahun lebih nggak jalan2 :(

    BalasHapus
  5. Jadi ngiler sama kelapa muda bareng es krim nya. Pantai memiliki ambiens yang luar biasa. Deburan ombak dan laut jadi penguatnya. Refreshing yang murah meriah dan seru

    BalasHapus
  6. wah, mantap kali es krim kelapa dan laksa sambil lihat birunya laut ya...seneng banget solo traveling ya, Mbak. Jadi bisa atur mau kemana, puas-puasin di satu tempat dan kalaupun perlu teman ada komunitas couchsurfing. Banyak orang Indonesia di enang ya...saya belum pernah ke sana. Sempat seharian ke Johor Baru saja saat ke ke Singapura

    BalasHapus
  7. Hiks kpn ya bs traveling lg. Jadi rindu pantai.. btw sy mupeng sama kelapa es krim nyaa..

    BalasHapus
  8. Duuhh udah paling sempurna yaa mbaa. Pemandangannya bagus, ditambah kulinernya juga enak2.. Jadi pengen juga liburan ke pantai :((

    BalasHapus
  9. hua serunya bisa lihat foto jalan-jalan begini, pengen ikutan ada di sana rasanya mau ikutan ke sana, bikin envy

    BalasHapus
  10. Ya ampun makanannya eh. Buat laper

    BalasHapus
  11. Pantai Batu Feringghi Penang ini kenapa namanya itu ya? Jadi kepo saya sama sejarahnya. Aduh, jadi kangen traveling euy.

    BalasHapus
  12. Keren ya kak pemandangan pantainya di Penang jadi pengen jalan kesana semoga pandemi cepat berlalu deh

    BalasHapus
  13. Duh sesuai namanya ya Mbak Ririn...Pantai Ombak Damai, damai juga pastinya di sana... semilir angin, memandang ke arah laut, makan semangkuk laksa dan minum teh "mandi" pulak ya, ahh nikmatnyaa. Makasih reviewnya yaa... boleh dehh buka artikel ini lg kl ada langkah ke Penang nanti. Thanks yaa

    BalasHapus

Hai kawan melalak cantik, silahkan berkomentar yah