facebook twitter instagram linkedin
  • Home
  • Travel
    • Wisata Indonesia
    • Wisata Asia Tenggara
    • Wisata Turki
  • LifeStyle
    • Beauty
    • Healthy
  • About Me
  • Kontak Informasi

Melalak Cantik- Travel Blog Ririn Wandes

Pecinta traveling pasti mulai merasa kegelisahan sebab tidak bisa melangkah keluar rumah apalagi untuk melakukan perjalanan jauh. Tidak sedikit yang harus bersedih merelakan sobek tiket atau perjalanan impian harus tertunda sebab kehadiran covid-19. Menurut saya,apalah arti liburan jika tidak menikmati dan penuh kerisauan atas keselamatan. Marilah kita bertahan di rumah saja,berada di rumah tercinta hingga masa tiba kembali untuk traveling keliling kota di Indonesia maupun menikmati keindahan belahan dunia lainnya.



Traveling Means Life


Saya paham sekali bahwa melakukan perjalanan artinya masih ada kehidupan ini. Merasakan langsung dinamika kehidupan melalui sebuah perjalanan yang dilihat di berbagai tempat dan dari sudut pandang beranekaragam. Berhubung kedatangan covid-19 maka para traveler harus sabar di rumah saja. Suntuk sudah pasti karena biasanya lebih banyak di luar rumah namun sekarang justru lebih banyak di rumah. Nah, saya sendiri sudah jelas merasakan suntuk tapi tidak mau larut dalam kesuntukan sehingga nikmati buku-buku perjalanan yang dimiliki.

Baca Juga Yuk Kegiatan Asik Lainnya Bisa Dilakukan di Rumah Aja

Well, apakah kawan melalak cantik ingin tahu buku-buku perjalanan menarik yang saya baca?. Baca selengkapnya yuk di bawah ini:



1. Scandinavian Explorer


Buku bercerita tentang 18 hari backpacking mengintip Fjord,Viking dan Salmon. Asanti Astari menceritakan pengalaman perjalanan yang menarik hingga saya makin terobsesi segera mengunjungi negara-negara Scandinavian. Sejak dulu bermimpi bisa menjelajahi beberapa kota Scandinavian terutama Swedia yang mana suka baca dongeng dari negara tersebut tentang putri-putri cantik.



Selain Swedia tentunya ingin ke Denmark,Norwegia yang juga bagian dari Scandinavian. Negara-negara Scandinavian memang terkenal sebagai kawasan negara-negara mahal yang membuat takut untuk mengunjunginya. Dari membaca buku ini menambah referensi tentang budget yang perlu dikeluarkan jika ingin kesana dan semakin memotivasi agar berani melangkahkan kaki meskipun negaranya dikenal mahal.



Penulis pun membuka pola pikir bahwa backpacker sekalipun bisa menaklukan Scandinavian ini. Dalam catatan perjalanannya selama kurang lebih 3 minggu, penulis mengajak menembus birunya fjord dan hijaunya hutan pinus Norwegia,menjelajahi negaranya ABBA dan menyaksikan gemerlapnya Tivoli Denmark.

2. Crossroad


Kenapa membeli buku ini?. Well,mungkin kawan melalak cantik bertanya-tanya tentang alasan saya untuk mengkonsumsi buku tersebut. Cerita perjalanan ke Toraja yang selalu saya impikan sejak kuliah namun belum tercapai hingga saat ini. Sepertinya akan segera menghampiri Toraja sebentar lagi setelah menikah tahun ini bersama suami.



Rossa Indah sebagai penulis mampu menciptakan imajinasi saya semakin liar untuk berpergian ke Toraja meskipun cukup menyeramkan jalur menuju kesana dengan kondisi jalur yang sempit. Cerita road trip menarik hingga menemukan pilihan hati. Memang jika kita bosan dengan keriuhan kota sudah sangat cocok untuk berpergian ke daerah. Yeah, begitulah juga yang dirasakan Rossa dengan kegerahan dan kelelahan rutinitas dan suasana Jakarta.



3. Keliling Sumatera Luar Dalam


Sebagai putri kelahiran Sumatera rasanya senang membaca buku ini. Awal melihat cover bukunya pun langsung jatuh cinta untuk membeli. Alhasil baca lebih dari sekali ternyata tidak membosankan apalagi penulis bisa mengisahkan berbagai cerita perjalanannya. Saya pun semakin bersemangat memenuhi daftar provinsi yang ingin dikunjungi di Pulau Sumatera terutama Lampung, Bengkulu dan Bangka Belitung.



Selain mengunjungi provinsi yang belum pernah didatangi pastinya juga ingin kembali ke provinsi kelahiran deh. Sejak lahir hingga sekarang belum pernah kesana lagi yaitu provinsi Sumatera Barat. Yeah, saya kelahiran Ophir yang terletak di sekitar Pasaman Barat. Membayangkan ingin kembali kesana pasti menyenangkan sekali meskipun saya bukan suku minang tapi ada feel yang berbeda.


4. The Naked Traveler


Siapa yang tak kenal Trinity?. Seorang backpacker wanita Indonesia yang keliling dunia membagikan cerita serunya yang memiliki lika-liku dalam perjalanan. Saya baca seri yang pertama dan beberapa seri lanjutannya. Membuka mata untuk melihat dunia semakin luas bahwa ada banyak cerita yang seharusnya tidak sekedar dibaca tapi bisa dirasakan langsung di tempat tujuan.



Buku ini juga ditulis dengan gaya bahasa yang santai dan ringan sehingga mudah dipahami apalagi cerita-ceritanya ditambah dengan catatan dan ada foto setidaknya bisa membayangkan dan melihat visual hitam putih. So far, saya selalu suka baca bukunya bahkan ikut serta berkunjung ke blognya juga.

5. Flashpacking Australia


Sebagai pekerja 7 to 4 yang masuk senin hingga sabtu maka buku ini cocok banget menjadi referensi untuk liburan singkat. Yeah,sudah pasti butuh budget yang lumayan sebab negara yang dikunjungi pun Australia. Tapi Deedee Caniago mampu menyemangati kita dengan cerita perjalanannya apalagi banyak trik untuk mengurus urusan administrasi dan lain sebagainya. Oh yah, ia juga menyertai tips asyik traveling ke Melaka dan Singapura. Saya pun punya cerita traveling ke Singapura,boleh banget loh baca nambah referensi yang mau kesana.



Baiklah, kelima buku tersebut yang menemani aktifitas di rumah aja. Meskipun saat seperti ini tidak bisa ke toko buku tapi tetep bisa belanja online kan. Eh, melalak cantik juga punya referensi toko buku menarik di Penang bernama Book Excess. Kamu harus banget deh main kesana melihat aneka koleksi mereka.

Oh yeah,tentunya masih ada banyak koleksi buku menarik lainnya yang saya baca sebab saya punya alasan kenapa harus baca buku setiap hari. Buku itu sudah seperti teman harian yang selalu menemani meskipun sedang sendiri.

Silahkan Baca Juga 5 Alasan Harus Membaca Buku Setiap Hari
Pandemi covid-19 ini masih mendekati,berada di sekitar kita seperti tidak ada rasa bersalah . Warga dunia dimana pun berada masih resah dengan keberadaannya. Apalagi para pelaku pariwisata pasti terpukul dengan keadaan ini. Biasanya ada penghasilan untuk guide, tour leader, supir bus, penjual souvenir, pedagang jajanan pasar maupun travel blogger. Namun, kali ini sungguh merasakan dampak dari kehadiran covid-19.

Boleh Baca Juga Suasana Tahun Baru di Pattaya,Thailand

Meskipun keadaan sedang tidak bersahabat tetapi impian tetap harus berlanjut. Hal-hal yang ingin dicapai harus tetap dilakukan meskipun tertatih ketika akan meraih. Saya pun memiliki beberapa negara impian yang akan dikunjungi namun tahan dulu hingga semua ini sudah selesai kembali normal. Nah, dari sekian banyak negara impian yang belum pernah dikunjungi nantinya akan dituliskan dalam artikel khusus. Kali ini hanya ingin berbagi alasan ingin kembali ke Bangkok lagi yang merupakan surga belanja murah meriah bagi pecinta fashion seperti saya.

Liburan Melalak Cantik di Bangkok,Thailand


Alasan Ingin Kembali ke Bangkok


So, apakah kawan melalak cantik penasaran dengan alasannya?. Check it out,selengkapnya sebagai berikut:



1. Bangkok itu Bebas


Mungkin kawan melalak cantik yang suka kebebasan dalam artian bebas yang tidak meluas akan senang untuk kembali ke Bangkok. Yeah, kota ini bebas untuk bersenang-senang menikmati musik,party,berpakaian dan lain sebagainya. Lihatlah bagaimana para turis bisa sangat menyukai Bangkok karena bisa bebas melakukan banyak hal.



2. Bangkok itu Murah


Bayangin aja jika liburan ke Singapura sehari bisa habis hingga satu juta rupiah untuk makan,tempat tinggal dan transportasi. Nah, saat di Bangkok bisa lebih banyak yang dibeli dengan uang satu juta rupiah. Banyak jualan yang murah termasuk makanan,alat make up, pakaian dan lain sebagainya.



3. Bangkok itu Fashionable


Penggila fashion pasti senang ke Bangkok apalagi harganya yang murah meriah. Yeah, dengan kualitas kain yang bagus,model menarik dengan harga di bawah seratus ribuan bisa didapatkan. Saya pun saat liburan kesana beberapa tahun lalu menyempatkan untuk belanja pakaian pribadi. Hmm, coba lihat deh banyaknya penjual pakaian di Indonesia yang ambil barang ke Bangkok meskipun saya pernah dengar bahwa orang sana juga ambil ke Bandung. Berhubung saya tidak tahu kebenarannya maka tetap saja suka belanja di Bangkok karena modelnya unik dan tidak pasaran.

4. Bangkok itu Ramah


Saya mengkategorikan Bangkok itu ramah,tidak beda jauh kok dengan keramahan orang Indonesia. Eh,bisa jadi beda orang yah beda persepsi. Selama ini sih senang saja dengan senyum dan keramahan warganya. Bahkan sebagai solo traveler sering berkeliaran sendiri masih terbantu dengan orang lain yang justru menegur dan mau memberikan informasi. Apalagi ketika di jalan raya,para petugas mau memberi info tentang nomor bus dan lainnya meskipun bahasa masih menjadi kendala komunikasi.



5. Bangkok itu Candu


Well, saya bertanya dengan beberapa teman yang sudah pernah ke Bangkok juga mengatakan bahwa liburan ke Bangkok itu candu. Saat sudah sekali maka ingin berkunjung lagi dan selalu senang saat berkunjung kesana. Seperti tidak ada beban saat liburan termasuk untuk solo traveler tetep bisa menikmati setiap sudut kotanya.



Liburan Melalak Cantik di Bangkok,Thailand


Well,itulah yang saya rasakan saat berada di Bangkok dan hal-hal tersebut yang menjadi alasan ingin kembali. Semoga covid-19 segera berakhir agar bisa liburan kesana lagi dalam waktu dekat. Mari tetap jaga kesehatan yah,kawan melalak cantik.

Boleh Baca Juga Aktifitas di Rumah Aja Masa Pandemi
Hai kawan melalak cantik,melanjutkan cerita perjalanan selama berhari-hari di Penang yang masih meninggalkan kesan. Sebelumnya sudah berbagi kisah makan laksa sendirian di Batu Ferringhi pada hari ke empat. Kemudian saya pun melanjutkan aktifitas traveling sendirian ini dengan orang-orang baru yaitu jalan-jalan ke Penang National Park di hari kelima.

Teknik Fotografi Malam Hari Melalak Cantik
Mencoba Teknik Memainkan Cahaya


Perjalanan Sendirian di Awal Malam


Setelah seharian berjalan-jalan pada hari sabtu, 28 Desember 2019 bersama teman-teman baru yang merupakan mahasiswi dari Selangor. Pada malam harinya, mereka melanjutkan pencarian kuliner di Penang sedangkan saya belum ada rencana menghabiskan malam.

Kemudian, saya pun memutuskan berjalan kaki ke kawasan Lebuh Chulia untuk mencari makan malam di sekitarnya. Setelah itu,berkeliling kota sambil memotret beberapa sudut bangunan yang menarik pada malam hari. Bahkan malam itu pun sempat video call bersama teman-teman grup lalap dari Medan sepanjang jalan saat berjalan kaki.

Mee Goreng Penang
Mee Goreng di Kawasan Lebuh Chulia




Love Lane Merupakan Lorong Cinta


Saya pun berjalan cukup jauh sehingga keringat mulai bercucuran. Melihat ke kanan dan kiri yang tidak terlalu ramai atau mungkin memang kawasan ini bukan tempat keramaian. Berjalan lebih cepat menuju Love Lane karena ada banyak cafe menarik untuk menghibur diri sendiri disana. Kemudian,saya pun mengecek smartphone bahwa ada janji bersama seorang lelaki dari Arab Saudi. Finally,kami putuskan untuk bertemu di Love Lane yang setidaknya ada banyak pilihan tempat untuk duduk santai.

Berhubung ia tidak mengenal banyak tempat di sekitar Love Lane maka saya merekomendasikan cafe yang pernah dikunjungi sebelumnya saat meet up couchsurfing tahun 2018. Yeah, cafe tersebut cukup ramai sebab bersebelahan dengan Guacamole yang menyajikan live music dan sudah pasti penuh traveler juga. Kami pun mengambil posisi duduk di bagian luar Wheeler's cafe  agar lebih menikmati udara malam. Pesanan pun jatuh ke strawberry juice yang tampak segar sehingga obrolan pun mengalir menyenangkan dimulai dari saling cerita diri sendiri.

Wheeler's cafe Penang
Wheeler's Cafe Sebelah Guacamole

Wheeler's cafe Penang
Strawberry Juice Wheeler's Cafe Penang


Belajar Fotografi Keliling Kota di Malam Hari


Mengobrol hingga hampir 2 jam rasanya mulai bosan apalagi tidak tertarik untuk memesan makanan di cafe sekitar. Ia pun mengajak untuk berkeliling kota sambil berjalan kaki agar santai sambil berbicara tentunya. Banyak bangunan heritage yang dijumpai,sekeliling terlihat lampu yang menerangi setiap sudut tempat. Bahkan beberapa lokasi belum saya jelajahi sebelumnya makanya ini senang banget bisa menambah lokasi penjelajahan.

Teknik Fotografi


Ketika dalam perjalanan,ia pun meminjam kamera saya dan kemudian memotret dengan berbagai teknik. Ia pun menunjukkan beberapa cara mengambil objek yang menarik. Cukup lama berhenti di setiap tempat sebab ia begitu fokus mengajarkan saya sementara yang diajarin malah kurang semangat. Kami terus berjalan hingga melewati Masjid Kapitan Keling kemudian kembali lagi ke kawasan Lebuh Chulia.

Teknik Fotografi di Malam Hari

Teknik Fotografi di Malam Hari


Menikmati Malam di Micke's Place Love Lane


Sekitar sejam lebih berjalan keliling kota hingga akhirnya tidak ada tujuan lagi. Ternyata kebersamaan ini belum selesai,ia meminta untuk ditemani menikmati sisha di kawasan Love Lane. Yeah,berhubung saya tidak ada rencana malam itu maka bukan hal yang sulit untuk menerima tawarannya. Kami pun pergi menikmati live music di halaman luar Micke's Place Love Lane. Ia memesan sisha dan saya pun menikmati segelas jus sirsak.

Micke's Place Love Lane


Musik malam itu menyenangkan dari para penyanyi band yang memiiliki suara bagus. Sesekali saya pun ikut bernyanyi hingga ia menawarkan untuk tampil di cafe tersebut. Di antara suara yang riuh tetap kami bisa bercanda tawa dan memainkan beberapa permainan untuk seseruan. Malam itu pun dihabiskan hingga tengah malam kemudian kembali pulang sebab saya harus berjalan kaki menuju Tido Hostel.

Yeah,begitu menyenangkan sekali malam itu hingga masih ada cerita kebersamaan di hari berikutnya. Tungguin yah moment pemotretan bersama lelaki tersebut yang memang merupakan fotografer dan videografer di stasiun televisi di Arab Saudi. Btw, ada yang punya cerita perjalanan bersama orang baru yang seru?. Ayo silahkan bercerita di kolom komentar yah,kawan melalak cantik.




Saya masih teringat sensasi berada di sebuah hotel sendirian dan sedikit menakutkan. Kenapa bisa? Yeah,mari menikmati cerita selengkapnya yang membuat televisi dalam kamar hidup dari malam hingga pagi hari untuk menemani.

Deluxcious Luxurious Heritage Hotel Penang

Sensasi Bermalam di Deluxcious Luxurious Heritage Hotel Penang


Saat traveling tentu pemilihan tempat tinggal sangat menjadi pertimbangan. Nah,sebenarnya saya sudah antisipasi untuk tidak mengambil hotel ini. Awalnya memang tergoda karena penampilan luar yang mewah namun saat melihat lebih jauh mulai merasa ada hal yang aneh hingga membuat takut. Well,akhirnya lebih memilih Hotel Royal Penang pada malam pertama tiba di Penang. Tapi,kenapa bisa kembali ke Deluxcious Luxurious Heritage Hotel?.

Awal Cerita Bermalam yang Menyeramkan


Saya berada di Deluxcious Luxurious Heritage Hotel itu pada malam terakhir di Penang. Awalnya itu dikarenakan teman yang memesankan. Yeah,ini mirip kejadian saya dan Kiki menginap di Red Inn Court Penang yang juga sedikit menyeramkan itu. Memberikan wewenang ke teman untuk memesankan sesuka hati sehingga akhirnya nikmati sendiri.

Saya berfikir bahwa akan ada teman menemani disini,Yuyun pun sudah dihubungi namun tidak bisa pergi malam itu. Finally, saya pun memutuskan untuk pergi keluar terlebih dahulu dan kembali ke hotel sekitar hampir tengah malam dan area hotel ini memang sangat sepi. Teman yang memesankan berfikiran ini yang paling bagus di kawasan itu berhubung lokasinya juga tidak jauh dari Tido Hostel dimana saya bermalam disana sebelumnya.

Baiklah,saya ingin langsung menceritakan pengalaman di hotel tersebut yang penuh sensasi pastinya. Mulai dari biaya deposit yang cukup tinggi hingga resepsionis yang kurang ramah saat mengetahui bahwa saya tidak mau membayar sesuai yang diminta. Kawan melalak cantik juga pasti berfikir deh mau bayar deposit yang lebih mahal daripada harga kamarnya. 

Resepsionis Kurang Kooperatif


Saat saya tiba dan turun dari grab, melihat nuansa hotel yang cukup sepi di bagian halaman. Melirik ke samping ada sebuah cafe yang cukup menarik. Dengan dua backpack tentu tidak terlalu sulit namun tetap saja berat ditambah ada satu goody bag isi pakaian kotor. Menghampiri resepsionis tentu menjadi tujuan utama dan memberikan bukti pemesanan yang dilakukan oleh seorang teman. Terlihat sih ekspresi wajah yang standard tanpa kesan baik.

Biasanya bertemu resepsionis pasti ramah melayani dan tersenyum. Seorang cewek yang menjadi resepsionis di hotel tersebut. Dia menjelaskan tentang kamar dan meminta bayaran deposit yang lumayan besar sekitar RM 150. Berhubung sudah mendekati hari mau pulang maka uang cash menipis. Mau pergi ke ATM tentu tidak tepat saat itu berhubung jauh dari tempat keramaian.

Saya pun mengatakan akan membayar esok hari tetapi ia sempat memaksa harus dibayarkan pada saat itu. Finally, saya pun berhasil bicara untuk meyakinkannya meskipun dengan wajah asam. Ia pun mengantarkan ke ruangan yang berada di luar. Sempat shock saat melihat jalur yang dibawanya keluar dari gedung utama. Saya mulai kesal namun berusaha sabar dan akhirnya tiba di kamar bagian luar yang berada di lantai 2. Duh,ekspresi mulai makin tidak manis melihat nuansa yang menyeramkan. Mulai terbayang deh ada yang akan datang menghantui saat malam.

Kamar Sempit Tidak Sesuai Pesanan


Berhubung teman yang memesankan maka saya pun konfirmasi kepadanya tentang kondisi kamar. Ia pun kaget karena tidak sesuai yang dipesan. Awalnya minta single bed malah dikasi double bed,yah namanya tidur sendirian pasti maunya dengan ukuran bed besar. Room pun terlalu sempit dan sudah pasti kamar mandi juga sempit.




Saat masuk ke dalam kamar,saya mulai memperhatikan sekeliling ruangan. So far, bersih dan rapi untuk sprei dan sarung bantal. Ada tambahan bantal kecil juga selain bantal besar utama dengan warna sarung hitam keemasan. Meletakkan tas dan langsung deh rebahan berhubung sudah sangat lelah melakukan perjalanan.

Fasilitas Kamar Standard


Air minum ternyata habis dan lupa beli sebelum ke hotel. Mencari di meja tidak ketemu hingga menghubungi teman minta tolong belikan jika sempat singgah. Eh, ternyata tak kunjung datang sementara sudah kehausan. Saya tidak berfikiran untuk membongkar lemari dan laci sebab takut menemukan hal-hal yang tidak diinginkan. Bukan pertama kalinya merasa takut dengan makhluk halus saat berada di hotel sendirian.

Saya pun mulai mengintip ke kamar mandi. Ruangan cukup bersih dengan beberapa amenities. Handuk tersedia dengan adanya shower air panas juga. Selesai berkeliling kamar mandi,saya pun keluar dan mulai menghidupkan televisi dan pendingin ruangan. Kamar dengan fasilitas dua tempat tidur,sebuah meja,lemari,pendingin ruangan,televisi,mini lemari es, dan kamar mandi di dalamnya cukup sesuai dengan harganya.



Interior dan Eksterior Hotel 


Kawan melalak cantik yang melihat dari luar pasti akan tergoda dengan tampilan mewah. Begitu juga saat masuk di lobby dan melihat ke sekelilingnya. Lampu mewah bergantungan,cat berwarna putih di setiap tembok ruangan menambah kemewahan. Saat melewati beberapa kamar yang terbuka juga tampak isinya mewah. Tapi menyedihkan ketika diberikan kamar di luar bangunan utama dengan interior yang standard saja. 




Well, sejauh bermalam disana memang tidak nyaman karena bagian luar itu terlihat sangat menyeramkan apalagi kawasan sepi. Berada di bagian samping dengan pintu yang terbuka selalu sehingga orang bisa masuk tanpa diketahui sudah pasti buat takut. Selain makhluk halus tentunya juga takut dengan penjahat atau orang asing yang menggedor dari luar. Overall, saya tidak mau menginap disana lagi karena tidak ada kesan yang begitu menyenangkan apalagi kawasan cukup sepi.

Deluxcious Luxurious Heritage Hotel Penang

Alamat:
15, Jalan Sultan Ahmad Shah, George Town, 10050,George Town,Pulau Pinang,Malaysia

Nomor Telepon:
+60 4-226 9993

Check in time: 15.00
Check out time: Before 12.00
Setiap orang mungkin berbeda-beda waktu yang sudah dilalui dalam menjalani masa karantina. Penyebaran wabah Covid-19 yang semakin meluas ke berbagai negara menjadikan kita seluruh masyarakat dunia untuk berada di rumah aja.

Kegiatan Setelah Masa Karantina Berakhir


Berbagai rutinitas yang sebelumnya dilakukan pun harus dihentikan hingga masa karantina berakhir. Saya pun tidak sabar ingin melakukan berbagai hal yang dirindukan. Berikut 8 hal yang akan dilakukan setelah masa karantina ini berakhir versi melalak cantik.


1. Melalak Cantik ke Toko Buku


Well, belanja buku secara online memang bisa dilakukan dan sangat mudah di era digital. Namun, ada hal yang berbeda ketika hunting buku di dunia maya dengan di toko buku. Saya lebih menyukai penjelajahan ke toko buku langsung sebab bisa mencium aroma bukunya. Seharian berkeliling dari satu toko buku ke toko buku lainnya begitu menyenangkan hingga menemukan berbagai buku favorit yang siap disantap.



2. Melalak Cantik ke Cafe


Kedai kopi atau cafe salah satu tempat asik untuk menghabiskan waktu sendirian sambil bercerita di sebuah buku catatan. Terkadang menuliskan sesuatu yang menghasilkan sebuah kisah dari duduk santai di sebuah cafe. Menyenangkan sekali moment akhir pekan seharian di cafe sambil menikmati minuman kesukaan. Nah, tentunya sangat dirindukan sebab sudah hampir sebulan tidak melakukan aktifitas tersebut. Ini bukan tentang minumannya tapi tentang suasana yang dinikmati sendirian meskipun dalam keramaian.



3. Staycation di Hotel


Tidur di kamar sendiri sudah pasti paling nyaman dari ruangan manapun. Namun, ada masa memang sangat menginginkan tidur di tempat yang berbeda. Warna putih seprai dan sarung bantal menjadi berbeda dari warna biasanya di kamar sendiri. Ruangan kamar hotel yang lebih sunyi dari suara tetangga menjadi kenikmatan tersendiri. Yeah, saya pun rindu ketika berenang di hotel dan menikmati aneka fasilitas lainnya maka hal tersebut akan dilakukan setelah masa karantina berakhir.




4. Berenang di Kolam Renang


Namanya hobi berenang yah pastinya mau renang tiap akhir pekan. Namun, saya sebenarnya punya waktu luang sebulan sekali untuk berenang. Nah, ini sudah hampir sebulan juga tidak berenang maka ingin melakukan hal tersebut nantinya setelah masa karantina berakhir. Biasanya lebih sering di berenang di sebuah hotel karena tidak terlalu ramai saat pagi hari sehingga lebih nyaman dengan suasana pepohonan yang segar.


Baca juga 10 Hal Asik Bisa Dilakukan Saat #diRumahAja

5. Berkumpul Bersama Teman


Selama hampir sebulan di rumah saja,sehari-hari memandangi layar monitor. Bercanda tawa dari sosial media dan aplikasi obrolan tentu tidak sama serunya dengan bertemu langsung. Apalagi biasanya ada waktu dua minggu sekali untuk kumpul dan duduk di mall. Selain itu, ada juga kegiatan kumpul dengan teman komunitas sebulan sekali yang sudah pasti dirindukan kebersamaannya dan canda tawa bersama-sama.



6. Berpetualang ke Sebuah Tempat


Melalak cantik ini memang susah untuk berdiam diri setiap hari. Namun bukan berarti tidak bisa diam yah. Sebagai travel addict maka keinginan untuk berpetualang tidak bisa terelakkan. Biasanya minimal sebulan sekali menjelajahi sebuah tempat baru baik di dalam kota maupun luar kota. Bahkan juga petualangan ke luar negeri. Merindukan moment berlari di bandara saat mengejar waktu. Melihat jadwal penerbangan pada layar atau jadwal keberangkatan bus. Situasi ketika duduk diam berjam-jam di bandara sambil memperhatikan orang yang berlalu lalang pun tentunya dirindukan dan ingin dilakukan setelah ini.




7. Belanja ke Supermarket


Salah satu kegiatan yang juga disukai adalah belanja ke supermarket. Biasanya bisa berjam-jam keliling sendirian untuk membeli buah-buahan dan bahan makanan lainnya. Entah mengapa suka saja melihat sayur dan buah yang berada di bawah lampu cerah di sebuah supermarket. Berkeliling dari satu lorong ke lorong lainnya untuk memilih yang akan dibeli. Nantinya, setelah sudah berakhir masa karantina maka ingin langsung pergi ke supermarket.

8. Menjadi Pembicara di Berbagai Forum


Selama masa karantina ini bukan berarti tidak bisa berbagi pengalaman maupun cerita namun rasanya berbeda jika bertemu langsung dengan para peserta. Biasanya berbicara di depan ratusan orang secara langsung sambil menularkan semangat positif berapi-api dengan ekspresi. Nah, saat online mungkin tidak terlalu keluar aura dalam berbicara maka sudah pasti inign melakukan aktifitas jadi pembicara lagi setelah masa karantina ini.



Well, itulah 8 hal yang akan dilakukan setelah masa karantina versi melalak cantik. Kamu bagaimana?. Apa sih yang akan dilakukan?. Silahkan berbagi di kolom komentar yah.



















Memasuki minggu kedua di rumah saja mulai merasakan kerinduan rutinitas. Biasanya mulai pagi hingga malam sibuk beraktifitas bersama rekan-rekan di luar rumah. Namun, untuk urusan sarapan pagi dan minum teh sore hari tentu tidak pernah ketinggalan. Apalagi dengan setumpuk rutinitas harian yang harus tetap fit saat menjalankannya.

Menikmati Hatari Biskuit


Dengan kehadiran Covid-19 ada banyak saudara sebangsa dan setanah air yang harus mengalami perubahan rutinitas dan mendapatkan permasalahan ekonomi di negeri ini. Wabah yang semakin meluas tentunya membuat kita harus waspada dan mengikuti arahan dari pemerintah untuk berada di rumah saja kecuali sebagai tim medis maupun pihak yang berkepentingan lainnya.

Saat situasi seperti ini,kesehatan tentu harus tetap terjaga maka urusan sarapan jangan sampai terlupa. Berhubung sudah terbiasa menikmati Hatari biskuit yang dicelupkan ke dalam teh maupun susu maka ketika harus mengisi kelas belajar daring di rumah tetap disempatkan sarapan pagi hari. Nah, ini cukup simpel dan bisa sambil ngemil biskuit saat sela-sela kelas berjalan.



Menikmati Hatari di Ruang Kerja


Mengenal Hatari Biskuit


Pertama kali mencoba Hatari biskuit sudah pasti di rumah karena mama suka roti berbentuk petak yang ada gula di atasnya. Yeah, awalnya menyebut roti petak karena dari berbagai produk Hatari yang paling sering dikonsumsi adalah crackers berbentuk petak tersebut sebelum akhirnya terbiasa mengatakan Hatari. Setiap hari stock crackers ini selalu ada apalagi mama memang harus bolak balik ngemil karena perut tidak boleh dibiarkan kosong. Saya pun memperhatikan teman-teman kerja di sekolah juga terbiasa membawa crackers tersebut untuk cemilan di sela jam kosong mengajar.



Well, Hatari biskuit ini merupakan brand dari PT. Asia Sakti Wahid Foods Manufacture (ASWFOODS). Ini adalah perusahaan profesional yang menjual dan mengekspor biskuit,wafer,dan produk coklat dari varian yang berbeda-beda. Perusahaan sudah berdiri sejak tahun 1978 dan pada awalnya berada di Medan, Sumatera Utara, Indonesia.



source: google

1. Varian Hatari 


Produk dari Hatari biskuit ini bermacam-macam seperti cream biscuits, twins cream biscuits, cream sandwich biscuits, crackers, jam biscuits, dan flavoured biscuits. Masing-masing dari produk tersebut ada rasa yang bermacam-macam juga tentunya makin banyak pilihan yang bisa ditentukan sesuai selera. Yeah sesuai dengan taqline Hatari yaitu Biskuit Selera Kita makanya pilihlah mana yang selera kamu yah.

2. Sertifikat Hatari


Oh yeah, kawan melalak cantik enggak perlu ragu dengan kehalalan dari Hatari biskuit. Nah,dari ke tahun sudah memiliki berbagai macam sertifikat yang mana diantaranya sertifikat HALAL, SNI-ISO 9001:2008, HACCP, Bintang Dua, SNI-biskuit dan wafer.

Hatari Peduli Paramedis Dengan Beri Bantuan Biskuit Senilai 1 M


Well, saat wabah covid-19 semakin meluas seperti ini tentunya semakin ekstra juga usaha tim medis dan pemerintah. Yeah, setelah World Health Organization (WHO) menetapkan covid-19 sebagai kasus berskala internasional dimana sudah banyak korban jiwa dan yang positif terjangkit virus ini di indonesia, tenaga medis serta rumah sakit menjadi garda terdepan dalam berupaya untuk dapat bekerja keras dalam penyelamatan para korban tersebut.

source: google

Nah, inilah saatnya semua pihak harus turut saling membantu sama lain memerangi wabah covid-19 dengan salah satunya tentu untuk tetap berada di rumah saja. Tetapi kawan melalak cantik semuanya bisa juga ikutan Hatari Peduli loh,contohnya yah bisa support di sosial media untuk membagikan postingan yang positif, ajak untuk teman-temannya berjemur sejenak di pagi hari,ajak untuk perbanyak minum air putih atau ajak untuk tetap di rumah saja sambil nikmati Hatari biskuit nya.

Pada bulan April 2020 ini, PT.Asia Sakti Wahid Foods Manufacture ( ASW FOODS ) perusahaan FMCG dengan brand HATARI BISKUIT memiliki inisiatif dan tekad untuk membantu tenaga medis dan rumah sakit rujukan korban covid-19 ini dengan memberikan bantuan logistik berupa BISKUIT senilai 1 MILYARD RUPIAH yang akan didonasikan dan salurkan melalui Palang Merah Indonesia dan dinas kesehatan di 8 area seluruh Indonesia.

Untuk penyerahan secara simbolis sudah dilakukan pada hari Rabu tanggal 01 April 2020 di Palang Merah Indonesia Provinsi DKI Jakarta Salemba oleh Management PT. ASW foods beserta jajarannya dengan pimpinan PMI Provinsi DKI Jakarta tersebut.

Penyerahan Bantuan Biskuit


Kegiatan Hatari Peduli ini dilakukan oleh ASW Foods dengan memiliki tujuan menjadi penyemangat moral tenaga medis sebagai garda terdepan memerangi pandemik covid-19 dengan produk HATARI biskuit. Yeah, saya tahu sekali bahwa produk dari Hatari yang berkualitas ini dapat memiliki manfaat sebagai makanan ringan para medis agar kondisi tubuh selalu stabil karena dalam kandungan biskuit ini terdapat nutrisi karbohidrat, protein, dan gula, Tentunya hal ini membuat rasa biskuit manis dapat menimbulkan rasa kenyang dan sumber tenaga bagi para medis tersebut

“Perusahaan kami akan selalu mempunyai visi untuk berbagi kepada orang – orang yang membutuhkan dukungan apalagi melihat kejadian luar biasa yang terjadi di Indonesia ini, maka kami tergerak untuk melakukan hal positif kepada bangsa Indonesia ini, semoga bantuan kecil yang kami berikan dapat bermanfaat bagi para tenaga medis yang berjuang untuk menyelamatkan bangsa ini “ menurut bapak Raymond C.Widodo selaku marketing manager ASW Foods.

Nah,itulah kegiatan Hatari Peduli yang sudah berlangsung sejak kemarin. Kawan melalak cantik tentunya bisa ikut terus melakukan kebaikan untuk mendukung tenaga medis maupun support terhadap masyarakat Indonesia lainnya. Kamu yang ingin memposting di sosial media boleh banget tambahkan hashtag berikut ini: #hataribiskuit #hataripeduli #biskuitsehat #biskuithalal #renyahnyaberlapislapis #lockdown #covid19 #corona #rumahsakit #stayathome

Mengenal Hatari biskuit lebih dekat juga bisa mampir ke website dan sosial medianya di bawah ini:

Website: http://www.aswfoods.com/hatari/home
Fanpage: https://www.facebook.com/aswhatari/
Instagram: https://www.instagram.com/hataribiskuit/
Twitter: https://twitter.com/HatariBiskuit


Newer Posts
Older Posts

Total Tayangan Halaman

HELLO, THERE!


Hello, There!
Hello, There!
My name is Ririn Famur Wandes Rahayu Lubis. I am from Medan, North Sumatera, Indonesia.

Find More



LET̢۪S BE FRIENDS


recent posts

Labels

Blogger Medan Cafe Medan English Article Lifestyle Blogger Review Cafe Solo Backpacker Tips Melalak Cantik Tips Traveling Wisata Asia Tenggara Wisata Indonesia

Blog Archive

Postingan Populer

  • T-Garden Medan,Resort and Ranch Instagramable ala Bali
    T-Garden Medan Resort and Ranch menambah daftar tempat wisata baru yang santai dengan konsep nuansa kekinian ala Bali yang instagram...
  • Pengalaman Pertama Nge-Grab ke Kualanamu International Airport
    Rasa bahagia dan syukur tak terhingga dihaturkan kepada Sang Pencipta sejak membaca sebuah email pengumuman yang menyatakan bahwa aku te...
  • Asian Make Up with PIXY TWC Cover Smooth and PIXY Lip Cream
    Setiap wanita selalu ingin tampil cantik dan mempesona. Definisi cantik dari setiap wanita pun berbeda-beda,begitu juga kaum lelaki y...
  • Menikmati Wisata Seni 3D Art Magic Eye Museum Kawasan Bandara Kualanamu
    Menikmati wisata seni 3 dimensi di hari libur memang menyenangkan dan semakin seru apabila dinikmati bersama keluarga, para sahabat mau...
  • Imajinasi, Creativity, dan Teknologi Ciptakan Konten Kreatif Masa Kini
    Kehidupan manusia melalui banyak proses yang tidak sederhana. Manusia yang diciptakan juga berproses hingga akhirnya kembali lagi ke s...

Community

selebgram medan

Intellifluence Trusted Blogger


 

Created with by BeautyTemplates | Distributed by blogger templates